Redaksi Puisina

Sajak Terakhir karya Desisi

Sajak Terakhir

Sajak terakhir
Kutuliskan untukmu yang tersayang
Melalui rintihan panjang
Tetesan air mata

Bait-bait rindu mulai menuai
Menanti waktu untuk dilantunkan
Isak tangis derai air mata
Menghantarkanmu menghadap sang kuasa

Bertaburan bunga-bunga
Wewangian disana
Ditempat peristiharatan terakhir papa

Kini hanya tertinggal nama
Tertulis pada sebuah nisan
Terkubur diatas pijakan tanah
Terekam dalam memori usang

Selamat jalan papa
Selamat menempuh hidup yang baru
Menuju surganya sang pencipta
Menghadap sang ilahi

Nuwo Balak Bupati, Gunung Sugih, 11 Oktober 2017
Advertisement