ABU NAWAS

BERKARYALAH YA AKHI

BERKARYALAH YA AKHI

Kamu lelaki bukan banci
Tak selayaknya diam diri
Harusnya bernyali dan berani
Bukan sekedar amankan posisi

Berkerja dan berkaryalah Akhi
Jadilah Pengusaha Ustad Da'i
Setidaknya mampu hidup mandiri
Walau hanya Sesuap nasi

Banyak ikhwan akhir zaman
Gudang ilmu kurang amalan
Hanya cari gelar pengakuan
Ujungnya cari perhatian perempuan

Banyak bicara minim karya
Menang debat hati bangga
Kebanyakan teori tanpa data
Merasa diri ahli segalanya

Tengoklah di seberang sana
Mereka Butuh karya nyata
Bukan sekedar gaya dan kata
Untuk mampu memanusiakan manusia

Akhi Perlukah kita membanggakan
Jadi imam masjid warisan
Ustad madrasah hasil pemberian
Gelar kyai karena keturunan

Sudah gitu saja akhi
Jangan di ambil hati
Ini sekedar rangkaian puisi
Bukan fatwa kitab suci

Aku buat sambil ngopi
Iseng iseng saling berbagi
Menolong memperhatikan dan menasehati
Bukti kita kawan sejati

Abu Nawas
Ngawi Jawa timur  senin 19 maret 2018 09.20

Read More
ABU NAWAS

MENULISLAH YA UHKTI

Menulislah Ya Uhkti

Bukan aku ingin menggurui
Aku bukan orang suci
Bukan Kyai Ataupun WakHaji
Hanya Lelaki Pecinta  Puisi.

Coba Nulislah Ya Uhkti
Tentang Nikmat Nikmat Illahi
Tentang Ajaran ajaran Nabi
Tentang Nasehat orang suci

Buatlah tulisan penebal iman
Buatlah tulisan mengajak kebaikan
Buatlah tulisan penjaga kedamaian
Buatlah tulisan tentang kebahagiaan

Bulan bintang siang malam
Bisa jadi kalam ilham
Dengan tunduk takluk tenggelam
Penerang jiwa yang suram

Jangan nulis status menyindir
Kata kasar bahasa nyinyir
Itu tanda hati fakir
Fakir ilmu kurang berfikir

Ya Uhkti Bacalah Alquran
Karena itu Kalam tuhan
Jadikan pelajaran dan renungan
Tulislah kesimpulan lalu sampaikan

Hidup pada akhirnya mati
Kecantikan tidak berguna lagi
Menulislah walau sebait puisi
Semoga jadi bekal nanti

Saat kita tua renta
Biar karya yang bicara
Waktu muda punya cerita
Menyulam kata rangkai bahasa.

Baca dan Menulislah Ya Uhkti...
Walau hanya sebait puisi
Percayalah banyak yang menanti
Buah karya titisan bidadari...

Terima Kasih.

Abu Nawas
Ngawi Jawa Timur Minggu 18 Maret 2018 21.05

Read More
ABU NAWAS

SERIBET ITUKAH TUHAN

SERIBET ITUKAH TUHAN

Hamba hanya orang bodoh
Terpaksa bertanya padamu lewat hatiku
Berharap ada jawaban walau butuh waktu untuk paham
Walau mungkin hamba kurang sopan dan jauh dari syarat rukun adabiyah kepantasan.

Tuhan seribet itukah aku untuk mengabdi padamu
Harus ini dan itu yang kadang kurang tepat dengan kondisiku.
Untuk sembahyang banyak sekali aturan yang memberatkan
Air suci, tempat suci, pakaian suci,sementara hamba hidup mengais sampah di comberan.

Tuhan seribet itukah aku untuk di katakan iklas tulus tanpa ada riya pamer ujub sumngat dan perasaan lain.

Harus diam dalam beramal , pura pura jadi jahat biar tidak ada orang tahu ibadahku , pura pura bodoh di saat aku tahu , dan pura pura sedih agar aku bisa bersyukur .

Tuhan seribet inikah ...
Agar aku di kata orang beriman
Agar aku bisa selamata dari berbagai ancaman
Agar aku bisa masuk surga dan lepas dari neraka.

Ku tak sanggup tuhan....
Jika harus menjaga kesucian pakaian, tempat dan hati saat sembahyang.
Ku tak sanggup tuhan...
Jika aku beramal di suruh diam tanpa menceritakan apa yang aku rasakan, pengalaman spiritual yang aku alami.
Tuhan aku tak sanggup...
Jika aturan ibadah padamu di perketat , jujur ku merasa berat .

Jika boleh aku minta...
Biarlah ku jalankan sembahyang tepat waktu agar ku bisa berjumpa 5 kali sehari.
Tanpa di hantui oleh was wasa soal sesuci dan lain lain
Jika aku boleh mohon...
Biarlah ku jalani hari dengan berbakti padamu dengan amal baik sebagaimana kau takdirkan aku jadi mahkluk sosial.

Ku ingin dapat pahala dari kerjaku untuk keluarga
Ku ingin dapat pahala dari candaanku pada sesama
Ku ingin dapat pahala dari ide ideku untuk berkarya.

Tanpa takut di bayangi istilah iklas riyak takabur dan lain sebagainya .

Ku ingin seperti angin air tanah dan api yang tak pernah iri satu sama lain.

Maaf tuhan.... mungkin ku hamba kurang sopan
Hidupku terlalu susah untuk menerima syarat rukun ibadah adalah cobaan dan ujian .
Bagiku untuk mempertahankan iman saja sudah berat.

Maaf tuhan... sekali lagi maaf....
Jika ini di anggap kurang sopan
Maaf tuhan.... maaf.....
Sujud.....
Innalillahi wa innailaihi rojiun.

Abu Nawas
Ngawi Jawa timur sabtu 17 maret 2018 13.37

Read More
ABU NAWAS

MIMPI PANJANG YANG BERDARAH

MIMPI PANJANG YANG BERDARAH

Mimpi panjang dan berdarah
Berbunga dan terus mewangi
Membius lalu meracun
Menikam dalam gelap

Mimpi panjang yang berdarah
Pecahkan matahari
Mimpi jadi semakin panjang
Mengambang di angan-angan

Mimpi panjang yang berdarah
Bringas membunuh sadar
Lelap jadi lupa untuk terbangun
Mimpi kelam terus berbunga

Mimpi panjang yang berdarah
Kapan kah akan berakhir
Selokan telah membusuk
Tak terusikkah hidung nuranimu

Wahai kalian penebar mimpi
Jangan jadikan  impian itu hanya sebatas mimpi
Yang berbunga di bibirmu dan mewangi meninabobokan kami

Berhentilah,,,,

Kami telah terluka
Balutlah luka kami tanpa racun
Janganlah obati luka  kami
Dengan mantra-mantra ilusi mu

Berhentilah,,,
Bangunkan lah  kami dari lelap ini
Agar lepas dari belengguh
Mimpi yang berdarah

Al amin amin
Toraja 150318

Read More
ABU NAWAS

TAK INGIN ADA BENCI

TAK INGIN ADA BENCI

Aku tak ingin tahu
Segalanya tentangmu
Semua yang kau laku
Yang ada di sekitarmu
Takut ada benci membelenggu

Aku tak ingin tahu
Cinta yang ada di hatimu
Untuk siapa sayangmu
Dan juga rindu yang kau tunggu
Takut sebabkan sakit hatiku

Aku tak ingin tahu
Makna aksaramu
Tentang cerita baitmu
Dalam syairmu
Takut kisah dia di puisimu

Aku hanya mau
Cinta dan rinduku
Tersimpan di sini
Tak rusak oleh rasa benci
Tak luntur karena sakit hati

Biarlah rasa yang ada
Tetap jadi yang terindah
Dalam sunyi rinduku
Terkenang selalu
Hanya aku yang tahu

Rinie Rien
Bandung 120318

Read More
ABU NAWAS

AKU MASIH SAJA LUPA

AKU MASIH SAJA LUPA

Aku masih saja lupa
Menunggu hadir sapa
Di tiap pagiku
Sedang mentarimu
Sudah bukan untukku

Aku masih menanti salam
Saat senja mulai tenggelam
Berharap mimpi kan singgah
Ketika datangnya malam
Pada penantian karam

Menunggumu
Masih saja kulakukan
Menantimu
Tak pernah terlewatkan
Aku masih saja lupa
Kalau dirimu bukan lagi milikku

Ketika sapa tak lagi singgah
Dan mimpi tak lagi indah
Tapi aku masih saja lupa
Bukan berarti aku amnesia
Itu karena ada cemburu terlalu
Yang tak dapat aku minta berlalu

Rinie Rien
Bandung 130318

Read More
ABU NAWAS

PANTUN HANTARAN KASIH

HANTARAN KASIH

Petik-Petik daun selasih
Petik disimpan dalam almari
Aduhai teman terima kasih
Hadir bertandang penganti diri

Terapung diair sama hanyut
Terendam didasar sama basah
Tiadanya kasih ingin menyusut
Kerananya rindu kian mendesah

Aduhai teman terima kasih
Sepekan menunggu hati sendu
Cantik kemas putih bersih
Bingkisan teman terselit rindu

Berjarak jauh serasa hilang
Bercerai seketika serasa mati
Kiriman teman hati terkenang
Memaut kemas mengikat hati

Bergurindam riang ditengah rimba
Berhanyut perahu jatuhkan sauh
Menyembahnya kasih dari hamba
Datangnya teman berlenggang jauh

Salam Kasih.
Dari Dyra
March 12 2018
Kuala Lumpur

Read More