PUISI "SUDUT YANG SEMAKIN BISU" ENDANG ERIS APRILIANI

SUDUT YANG SEMAKIN BISU

Izinkanlah
menyimak waktu
pada helaian sajak
tentang bait-baitmu
di ujung samudra.

Kemudian bercerita pada malam
di mana hawa dasar bersembunyi dalam lubuk
sebagai patung.

Tahukah kalian napas cinta ini?
tak pernah habis tertutup zaman
sebab lama terjebak
dalam dimensi rupa rupamu
jauh sebelum siang terbentuk.

Sihirmu menenggelamkan rasaku
pada binar yang benar benar mati di penghabisan cerita.

Jakarta, 17 Oktober 2017.
Advertisement