Tampilkan postingan dengan label Ahmad Toyib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ahmad Toyib. Tampilkan semua postingan
Puisi Tahun Baru Hijriyah 1 Sura

Puisi Tahun Baru Hijriyah 1 Sura


Puisi Tahun Baru Hijriyah 1 Sura

Puisi Tahun Baru Hijriyah 1 Sura. 1 Muharram atau 1 Assyura adalah permulaan kalender Hijriyah, yaitu suatu kalender yang berdasar pada perputaran bulan mengelilingi bumi. Jika kalender masehi menunggu jam 00.01 sebagai tanggal barunya maka kalender hijriyah cukup setelah matahari tenggelam di ufuk barat sudah dihitung awal tahun baru. Di Indonesia perayaan tahun baru hijriyah tak semeriah perayaan tahun baru masehi, tak ada kembang api juga tak ada keramaian manusia menyambutnya. Namun jika menilik isi atau makna tahun baru hijriyah masyarakat Indonesia mempunyai budaya tersendiri untuk merayakannya. Sebagai penggiat dunia maya aku persembahkan puisi sederhana menyambut Tahun Baru Hijriyah, berikut puisiku;

Puisi Tahun Baru Hijriyah 1 Sura
Matahari sore itu
Berjalan tengelam tanpa ragu
Menembus tanah menghapus langit biru
Menuju batas akhir aliran sang waktu

Siang telah usai
Gelapnya malam telah mengintai
Membuat degup jantung semakin menderai
Mengingat waktu siang yang terabai

Wahai kawan pecinta ilmu
Tahukah engkau saat sore itu
Walaupun matahari membuat langit jadi kelabu
Bulan sabit tak berhenti memberi harapan baru

Malam 1 Muharram tahun baru hijriyah
Bulan awal hijrah yang menjadi sejarah
Umat muslim Makah menuju Madinah
Meninggalkan harta demi ajaran Ilahiyah

Malam 1 sura orang jawa menyebutnya
Tak ada kembang api untuk menyambutnya
Mereka berkumpul namun tak ramai
Berbicarai santai merasakan hidup damai

Selamat tahun baru hijriyah 1436H untuk sahabat puisina. Bolehlah kita menyalakan kembang api di langit malam tapi jangan lupa sang bintang adalah keindahan asli gelapnya malam. Bolehlah kita merayakan tahun baru seperti budaya asing tapi jangan sampai kita merasa asing terhadap budaya sendiri asli made in dalam negeri. Sugeng warsa Enggal 1 Sura 1498.

Read More
Puisi Bidadari Berkumis Tipis edisi "Arjuna Linglung"

Puisi Bidadari Berkumis Tipis edisi "Arjuna Linglung"

Puisi Bidadari Berkumis Tipis - Bidadari simbolik keindahan dan kecantikan makhluk yang bernama wanita. Kesempurnaan ciptaan Dzat yang Maha Indah tiada kemustahilan untuk menjadikan makhluk bernama wanita cantik seperti bidadari. Kecantikan itu relatif berdasar perbedaan mata yang memandang. Begitu halnya jika kamu melihat wanita berkumis tipis, sah-sah saja kau sebut dia sang bidadari berkumis tipis. Bukan pada pandangan pertama aku mengatakan dia cantik tapi pada suara pertama yang menggelitik aku menyebutnya cantik. Satu dua bait puisi mengalir mengagumi kecantikanmu yang tetap energik;

Puisi Bidadari Berkumis Tipis edisi "Arjuna Linglung"


Puisi Bidadari Berkumis Tipis
Untukmu bidadari berkumis tipis
Senyumlah manis jangan sinis
Jikalau engkau masih gadis
Bolehlah aku berkata puitis

Waktu itu
Saat pertama kali aku bertemu
Dengan gadis manis berparas ayu
Terbangunlah aku
Buyarlah lamunanku

Wahai Gadis cantik bermata lentik
Berbibir tipis yang tersenyum manis
Mata siapa yang tahan tak melirik
Padamu bidadari yang  berkumis tipis

Engkau memang cantik
Pandai berias dengan kosmetik
Namun bukan itu yang membuat aku tertarik
Tapi karena tutur katamu yang menggelitik

Bagaimana kuat aku terus membisu
Bagaimana kuat aku bertampang lugu
Jika dirimu berbicara semangat tanpa ragu
Memilihkan sesuatu yang terbaik untukku

Aku suka dengan pendirianmu
Walau berseberangan denganku
Aku juga tahu perbedaan itu sulit bersatu
Tapi juga jadi pelecut memeperdalam sebuah ilmu

Untukmu sahabat
Kita tak perlu sependapat
Namun kita harus mufakat
Tuk mencari yang lebih bermanfaat

Kecantikan wajah akan luntur dimakan usia, tapi kecantikan hati akan menambah rasa syukurmu +Icar Maghirang +neng icha +icha Salsabila +nissa icha kepada Dzat Yang Maha Kuasa.
Read More
Puisi Gagal SNMPTN Optimis SBMPTN

Puisi Gagal SNMPTN Optimis SBMPTN

Puisi Gagal SNMPTN Optimis SBMPTN – “Ketika mimpimu yang begitu Indah, Tak pernah terwujud Ya sudahlah, Saat Kau berlari mengejar anganmu Ya sudahlah “. Di awali lirik lagu Bondan Prakoso “Ya Sudahlah” hasil kegagalan SNMPTN tak perlu disesali. Sahabat… itu bukan akhir dari segalanya tetaplah belajar dan semangat menggapai mimpimu yang belum terwujud. Apapun hasilnya apa yang sahabat usahakan tetap ada manfaatnya. Jika sahabat gagal tahun ini jadikan pengalamanmu untuk mengikuti SNMPTN atau SBMPTN tahun depan, keep Fighting to the end;


Puisi Gagal SNMPTN Optimis SBMPTN


Puisi Gagal SNMPTN Optimis SBMPTN
SNMPTN
Biar gagal tetap keren
Karena semua peserta punya kompeten
Demi kampus yang tenar juga beken

SNMPTN
Bukan tiket terakhir my friend
Masih ada SBMPTN
So keep Fighting to the end

Gagal pertama kali
Jangan menyesal untuk mencoba lagi
Selama kesempatan belum terkunci
Tetap semangat dan siap unjuk gigi

Anggap saja sebagai pemanasan
Jangan anggap sebagai kegagalan
Jika tahun ini tak dapat keberuntungan
Berjuanglah lebih gigih di tahun kemudian

Kegagalan tak perlu disesali
Kesedihan jangan kau ratapi
Jangan menyesal dan gigit jari
Keep fighting and win your destiny

Sahabat +windy hae +santi rahayu +Putri Santika  kamu pasti bisa, sahabat takdir ada di tangan Anda. Raihlah mimpimu gapailah cita-citamu walaupun berawal dari kegagalan, ok!

Read More
Puisi Broken Heart di Lubang yang Sama

Puisi Broken Heart di Lubang yang Sama

Puisi Broken Heart di lubang yang Sama – Setiap manusia pasti punya rasa cinta, karena itu pula manusia berpotensi mengalami sakit hati karenanya. Sakit hati pertama kali rasanya sangat pedih karena baru mengalami, namun sakit hati yang kedua kali tak kalah hebat rasa sakitnya. Bukan karena berpengalaman lantas kebal rasa tapi justru sakit yang kedua malah menambah penderitaan karena jatuh di lubang yang sama. Entah mengapa cinta membuatku buta, entah mengapa aku tak jera untuk mendapatkannya. Walaupun tak jera rasa sakit tetaplah kudu diobati, jika tak ada bidadari yang mengobati biarkanlah aku merangkai kata mengungkapkan luka hatiku yang dulu pernah ku alami yang ke-dua kalinya;

Puisi Broken Heart di Lubang yang Sama


Puisi Broken Heart di lubang yang sama
Hati siapa yang tak kecewa
Hati siapa yang tak terluka
Orang yang tersayang hilang di depan mata
Orang yang tercinta tega mendua

Engkau menabur benih cinta supaya bersemi
Engkau rangkai bunga kasih supaya mewangi
Kini buah cinta kasih itu tumbuh terkebiri
Karena Janji yang kau ucap telah kau ingkari

Aku setulus hati mencintaimu
Aku korbankan semuanya hanya untukmu
Semakin aku mengingat janji manismu
Semakin terluka aku merasakan hadiah pahitmu

Terjatuh aku ke dalam
Kubangan hitam aku terdiam
Teringat aku ke dalam
Kenangan pedih masa silam

Tanpa suara aku bicara
Tanpa warna aku merasa
Hatiku berkata hatiku menderita
Dari air mata sampai mati rasa

Ini sudah yang kedua kalinya
Aku menderita karena cinta
Bodohnya aku jatuh dilubang yang sama
Karena kata cinta yang membutakan mata


Cinta itu bahagia jika tak bahagia bukan cinta namanya. Cinta tak dapat dipaksa karena cinta adalah keikhlasan. Cinta sejati jangan kau cari tapi perlu diperjuangkan sampai titik darah penghabisan. Salam patah hati +Nia McCoy +muryani Tri +intan sera +Nilam Patel +rini puji lestari .
Read More
Puisi Hari Kebangkitan Nasional versi Jokowi

Puisi Hari Kebangkitan Nasional versi Jokowi

Puisi Hari Kebangkitan Nasional versi Jokowi – 20 mei sudah lewat namun rasa kebangkitan nasional tak boleh luntur seiring tumbuhnya generasi baru. Puisi Jokowi dalam peringatan hari kebangkitan Nasional bukan puisi bermuatan politik tapi lebih ke sisi nasionalis. Demi kebangkitan Nasional di era kemerdekaan di era modern kita harus bangkit untuk bergerak. Bukan bangkit bergerak melawan penjajah namun bangkit menunjukkan potensi diri dalam persaingan antar negara dengan negara antar bangsa dengan bangsa. Puisi ini merupakan koreksi makna hari kebangkitan nasional yang sebelumnya pernah saya tulis lewat judul “Puisi Jas Merah Hari KebangkitanNasional". Pengertian dan semangat jiwa Hari Kebangkitan Nasional saya rasa lebih mengena dan terwakili lewat 2 (dua) bait puisi karya Jokowi.

Puisi Hari Kebangkitan Nasional versi Jokowi


Puisi Hari Kebangkitan Nasional versi Jokowi
Untuk maju kita harus bangkit
Bangkit dari diam untuk bergerak
Bangkit agar kita berdaya
Bangkit karena kita percaya

Cukup sudah kita menunggu
Sekarang saatnya bangkit dalam satu ikatan
Menuju satu tujuan
Sebagai bangsa pemenang

Indonesia, 20 Mei Joko Widodo

Demikian puisi hari Kebangkitan Nasional kaya Joko widodo, semoga dapat menginspirasi kepada generasi untuk bumi pertiwi Indonesia. 
Read More
Puisi Patah Hati bukan Sakit Gigi

Puisi Patah Hati bukan Sakit Gigi

Puisi Patah Hati bukan Sakit Gigi - Semua orang pasti pernah merasakan patah hati baik karena asmara, persahabatan ataupun pekerjaan ( gagal nyaleg yang lagi ngetrend ). Sakitnya patah hati melebihi sakit gigi karena tak ada dokter khusus spesialis cinta yang bisa mengobatinya. Sakit hati terjadi karena rasa kecewa akibat pengingkaran sebuah janji oleh salah satu pihak. Betapa kecewanya dan sakit hatinya bagi mereka yang teguh menjaga janji itu. Namun jangan patah semangat untuk Engkau pemilik cinta sejati penjaga hati suci karena benih kebaikan cinta yang engkau tanam tetap akan berbuah manis pada saatnya. Patah hati adalah manusiawi seperti halnya sakit gigi. Berikut puisi persembahan untuk aku dan Engkau sang penjaga hati sang Arjuna Linglung;

Puisi Patah Hati bukan Sakit Gigi


Puisi Patah Hati bukan Sakit Gigi
Janji yang telah kita sepakati
Kata cinta yang terucap setulus hati
Kini telah engkau ingkari
Semudah membalikkan jari

Sakit… pedih hati ini
Hancur… lebur janji sehidup semati
Dalam sekejap duniaku berhenti
Oleh kata sekecap yang menusuk hati

Aku kecewa aku teraniaya
Seperti boneka yang tak berdaya
Engkau yang mengukir cinta
Engkau juga yang menggores luka

Apakah hidupku hanya untuk memikirkanmu
Apakah selamanya aku tak bisa berpaling darimu
Selama aku masih hidup aku tak kan melupakanmu
Bukan mengingat kebaikanmu tapi karmamu

Aku bukanlah langit yang berdiri kokoh
Tanpa tiang penyangga yang tak kan roboh
Aku hanyalah bumi yang menumbuhkan pepohonan
Yang membutuhkan sinar mentari sebagai sumber kehidupan

Aku percaya benih cinta yang ku tanam
Setulus hati tak kan pernah padam
Kan terus tumbuh dan berbuah sampai khatam
Bersama mentari yang bersinar siang dan malam

Arjuna tetaplah arjuna walaupun jadi linglung karena sakit hati tetap akan bangkit menjalani hidup tanpa mengeluh. Namun Arjuna juga manusia +Nia McCoy +Nita Karunia +cintaniati putri bukan wayang yang tak pernah sakit hati apalagi sakit gigi tak kan pernah bisa hidup sendiri dan tetap membutuhkan sang bidadari.


Read More
Puisi Mujarab Pemilik Influenza

Puisi Mujarab Pemilik Influenza

Puisi Mujarab Pemilik Influenza- Saat ini musim pancaroba penyakit influenza menjangkit dimana-mana. Saat flu melanda aktifitas terganggu. Sambil istirahat enaknya sambil browsing berselancar di dunia maya melihat informasi yang berkembang di dunia saat ini. Jika dulu puisi hanya rangkaian kata sekarang puisi bisa dijadikan mantra penyembuh sakit influenza. Jangan Percaya! Ini hiburan semata, semoga menikmati;

Puisi Mujarab Pemilik Influenza

Puisi Mujarab pemilik Influenza
Ini hanya sekadar puisi 
Namun bukan basa-basi 
Kusus untuk wanita juga laki-laki 
Bukan untuk wanita setengah jadi 

Hak ciiiiin 
Itu suaraku saat bersin 
Betapa leganya saat bisa dikeluarin 
Tak seperti sumbangan untuk fakir miskin 

Hidung mampet sulit bernafas 
Hidung meler badanpun panas 
Ragaku layu langkahku jadi lemas 
Jiwaku menggebu hatiku tetap malas 

Aku sedang flu 
Siapa yang bisa mengobatiku 
Kan kunyanyikan sebuah lagu 
Lagu sedih saat malam minggu 

Katanya...jangan banyak minum air 
Karena ingusmu akan semakin mengalir 
Itu hanya mitos janganlah kau kuatir 
Minumlah secukupnya sakitmu akan berakhir 

Jika sakit berlanjut hubungi dokter 
Jangan sampai mendatangi orang pinter 
Apalagi membaca mantra melupakan obat 
Periksakanlah...sembuh kan kau dapat

Setelah membaca puisi ini segeralah istirahat kembali. +Ninah Mars +Sar Minah +ayu sari dewi Kurangi aktifitas bila perlu istirahat total sehari. OK

Read More
Puisi Pernikahan untuk Sahabat Kecilku

Puisi Pernikahan untuk Sahabat Kecilku

Puisi Pernikahan untuk Sahabat Kecilku
Hari ini bulan ini bulan rajab yang penuh hari bahagia. Bahagia berkat anugrah cinta yang menyatukan dua insan dalam ikatan pernikahan. Salah satu diantara yang berbahagia di bulan ini adalah sahabat kecilku, sahabat yang menjadi teman sepermainanku, dialah sahabat sebangku saat kita mulai belajar, belajar membaca dan menulis dialah sahabat yang bisa membuat kita tertawa setelah kita menangis. Begitu banyak kenangan yang tak kan terlupa walau kita sudah dewasa. Kenangan ceria bersama, kenangan bermimpi bersama dan kenangan betapa polosnya kita untuk sekadar tertawa membuat ku teringat kembali masa-masa itu, saat ku menghadiri resepsi pernikahanmu hari ini. Sahabat izinkan aku bersuara satu dua patah kata di hari bahagiamu;

Puisi Pernikahan untuk Sahabat Kecilku


Puisi Pernikahan untuk Sahabat Kecilku
Sahabat
Aku bahagia melihatmu
Aku bahagia melihatmu duduk berdua dengan jodohmu
Aku bahagia Engkau melepas masa lajangmu
Aku bahagia Engkau akan menempuh hidup baru

Sahabat
Apakah kamu ingat saat masa yang dulu
Masa kecil saat kita masih polos dan lugu
Kita selalu bermain bersama menghabiskan waktu
Sekadar bermain petak umpet atau bermain gundu

Sahabat
Aku teringat saat kita belajar bersama
Saat kita belajar menulis juga membaca
Di hadapan seorang guru kita menuntut ilmu
Agar kelak kita bisa dibanggakan oleh ayah dan ibu

Sahabat
Kita memang telah lama tak berjumpa
Hingga kita jarang bertegur sapa
Namun aku tahu perpisahan kita
Adalah awal kita untuk menggapai cita-cita

Sahabat
Di hari pernikahanmu yang mulia
Aku tak bisa membawakan kado yang berharga
Aku hanya bisa menyumbangkan satu dua patah kata
Dalam bingkisan puisi aku merangkai kata doa

Ya Rob
Dzat pencipta makhluk berpasang-pasang
Berkahilah mereka dengan penuh kasih sayang
Lindungilah mereka saat menghadapi coba dan rintang
Jadikanlah keluarganya bahagia sejahtera saat pagi juga petang

Ya Rob
Dzat pencipta surga
Kuatkanlah mereka mengarungi bahtera rumah tangga
Berikanlah mereka buah hati keluarga
Bahagia seutuhnya jiwa dan raga

Untukmu sahabatku, kehadiranku adalah tanda aku tetap peduli bahwa kamu masih tersimpan di isi hatiku. Jarak hanya memisahkan raga kita, namun hati tak kan pernah berhenti mengakui bahwa engkau adalah sahabatku. Selamat menempuh hidup baru +Irma Sakuragi +amy ramadhani +ambar sulistyowati ...
Read More
Puisi Mary Anning sang Kolektor Fosil

Puisi Mary Anning sang Kolektor Fosil

Puisi Mary Anning sang Kolektor Fosil
Google lagi-lagi memberikan sebuah penghargaan kepada tokoh yang mungkin untuk sebagian orang belum mengenalnya namun karyanya banyak bermanfaat untuk umat manusia. Dialah Mary Anning sang kolektor fosil laut Jurassic. Puisi Mary Anning adalah setitik penghargaan untuk sebelanga karya Mary Anning untuk umat manusia. Paling tidak berkat karyanya film Imajinasi Jurassin Park bisa kita nikmati bersama keluarga tercinta.

Puisi Mary Anning sang Kolektor Fosil


Puisi Mary Anning sang Kolektor Fosil
Namamu asing di sebagian telinga kami
Namamu tersembunyi tak dikenal para generasi
Namamu seakan menjadi fosil sejarah ditelan bumi
Namun tanpa namamu fosil laut itu tak kan punya arti

Ilmuwan Mary Anning dari kaum sederhana
Engkaulah pengangkat martabat kaum wanita
Berkatmu wanita juga boleh berkarya
Menjadi ilmuwan yang dulu dipandang sebelah mata

Riwayat masa kecilmu yang penuh duka
Tak menghentikan tekadmu tuk slalu berkarya
Mencari fosil sampai ke tengah samudera
Demi sejarah yang bermanfaat untuk umat manusia

Iya memang awalnya aku tak mengenal namamu
Lewat google aku bertemu denganmu
Sebuah nama yang patut dibangga
Oleh anak cucu juga saudara sebangsa

Dibalik penghargaanmu yang sekarang
Dulu engkau adalah orang yang terbuang
Para ilmuwan tak cukup bisa memandang
Hanya karena engkau wanita yang tak boleh pulang petang

Bolehlah engkau marah
Atas apa yang mereka sebut karya ilmiah
Dunia memang tak berpihak padamu
Namun dunia baru akan selalu mengenangmu

Selamat istirahat bunda Mary Anning, karyamu akan terus membangunkan jiwa generasi. +Mary Andrea Abanto +Anning Yao +Annisa Putri

Read More
Puisi Arjuna Mencari Kursi bukan Cinta

Puisi Arjuna Mencari Kursi bukan Cinta

Puisi Arjuna Mencari Kursi bukan Cinta adalah puisi yang terinspirasi dari lagu band Dewa 19 "Arjuna Mencari Cinta". Akhir-akhir ini banyak musisi yang mencalonkan diri sebagai pelaku pemerintahan. Tidak salah memang dan itu diperbolehkan namun janganlah sifat menghibur jadi landasan melebihi "jiwa melayani" sebagai mentalitas wakil rakyat. Sebagai rakyat biasa kami berharap Arjuna-Arjuna pemilik seni berbicaralah dengan hati jangan sampai kepopuleranmu terkotori oleh kepentingan politik bagi-bagi kursi. Sambil duduk dikursi dan ditemani segelas kopi, bacalah puisi kami dalam hati;

Puisi Arjuna Mencari Kursi bukan Cinta


Puisi Arjuna Mencari Kursi bukan Cinta
Sudah kudaki gunung dan lembah
Hanya untuk mewakili satu daerah
Sudah kujelajahi luasnya nusantara
Hanya untuk mendapatkan satu suara

Sudah kubangun dermaga anti rapuh
Hanya untuk tambatan perahumu berlabuh
Tapi semakin ku berharap menduduki
Semakin aku tak mampu berdiri

Akulah Arjuna yang mencari kursi
Suara rakyat pemilik kursi

Mungkin tak pernah kududuki
Sampai hembusan nafas terhenti
Mungkin bukan kursi yang kududuki
Tapi keranda yang ku tiduri

Akulah Arjuna yang ditinggal Drupadi
Gara-gara kursi aku patah hati

Kursi rakyat ada ditangan rakyat sendiri. Gunakanlha hak memilih capres dengan tepat Sesuai hati Nurani +Arjuna George +Dinda Drupadi +Cinta Dilla Sari 
Read More
Puisi Jas Merah Hari Kebangkitan Nasional

Puisi Jas Merah Hari Kebangkitan Nasional

Puisi Jas Merah Hari Kebangkitan Nasional
Puisi Jas Merah Harkitnas adalah puisi yang bertemakan sejarah untuk memperingati hari kebangkitan Nasional Indonesia. Selamat harkitnas yang ke 106 untuk seluruh  generasi tua juga generasi muda!. Jas Merah "Jangan lupakan sejarah" sudah terpatri dalam kalender Nasional. Sebagai generasi Tua mereka sudah merasakan perjuangan menghadapi penjajah. Sebagai generasi muda kami pegang kata jas merah itu. kami bukan keturunan pahlawan yang mengangkat senjata bukan juga anak Diplomat yang bersenjata pena, izinkan kami generasi biasa untuk merangkai kata; 

Puisi Jas Merah Hari Kebangkitan Nasional


Puisi Jas Merah Harkitnas
Jas Merah
Jangan lupakan sejarah
Perjuangan yang meneteskan darah
Perjuangan suci demi masa yang cerah

20 Mei saat itu
Pejuang mulai bersatu
Membentuk organisasi yang terpadu
Mengusir penjajah dan sekutu

Generasi tua juga generasi muda
Bangkit berjuang meyempurnakan cara lama
Simpan senjata satukan cita-cita
Demi Indonesia merdeka

Kini Indonesia sudah merdeka
Mewarisi harga diri dan kemandirian bangsa
Tanah yang subur jaminan rakyat makmur
Namun kenapa bumi pertiwi serasa tertidur?

Ayo lekas bangun dari mimpi indahmu
Keindahan itu hanya bayang-bayang kejayaan masa lalu
Ayo lekas bangkit gapai cita-citamu
Karena cita-citamu lebih berharga daripada nama besar orang tuamu

Demikian rangkaian kata dari orang biasa untuk Indonesia tercinta. Selamat harkitnas +Haris Nadeem +Bangkit Indriyana +Nasionaldemokrat Sonia , Semoga inspirasi sejarah pendahulu membangunkan dari mimpi Indah yang hanya ada di sejarah.

Read More
Puisi Teman adalah Karunia Tuhan

Puisi Teman adalah Karunia Tuhan

Puisi Teman adalah Karunia Tuhan adalah puisi yang ku tunjukkan untuk pembaca setia puisina. Berkat kalian aku terus belajar merangkai kata. Di saat dunia terus maju yang menggilas budaya yang layu engkau memberiku setitik asa seperti gemerlap bintang di tengah malam, Berikut puisiku untukmu temanku;

Puisi Teman adalah Karunia Tuhan


Puisi Teman adalah Karunia Tuhan
Kamu adalah sinar mentari
Yang memberi kehangatan di waktu pagi
Kamu adalah gemerlap bintang
Yang memberi setitik asa yang mulai hilang

Teman
Kamu membuatku tertawa
kamu membuat hatiku bahagia
Apa yang engkau kata
Membuat hidupku berharga

Teman
Kamu selalu memberikan kasih
Kamu tak pernah menunjukkan rasa sedih
Semua tentangmu
Kan ku ingat sepanjang hidupku

Teman
Kamu adalah sebuah rahmat
Kamu adalah seorang malaikat yang terlihat
Semua tentangmu
Kamu adalah karunia Tuhan untukku
Read More
Pantun Tiket Kereta Api

Pantun Tiket Kereta Api

Pantun tiket kereta api adalah pantun untuk menyambut hari lebaran yang tinggal 2 bulan lagi. Berbicara tiket kereta api mungkin terlintas kata antre. Walaupun telah tersedia layanan online pembelian tiket kereta api masih saja berita antre pembelian tiket menghiasi layar televisi. Yah memang beginilah budaya kita saat lebaran kurang afdol jika tak pulang kampung bertemu sanak sodara. Walaupun harus antre dan berdesak-desakkan ayo semangat budayakan pulang kampung dengan beli tiket jauh-jauh hari atau gunakan fasilitas layanan online, oke! Sembari antre ayo kita lanjutkan baca pantun semi puisi;

Pantun Tiket Kereta Api

Pantun Tiket Kereta Api
Mau lebaran belilah baju koko
Beli dua untuk sodara juga untuk sendiri
Beli tiket apa antri sembako
Sejak pagi aku belum dilayani

Pisang ledre itu nama camilan
Pisang raja udang jangan sampai kau makan
Aku rela Antre sehari semalaman
Karena ingin pulang saat lebaran

Musim paceklik ekonomi jadi sepi
Bikin pengusaha jadi panas dingin
Aku pilih naik kereta api
Bebas polusi juga anti masuk angin

Tut tut suara kereta
Kereta api paling cepat jalannya
Ayo ikut pulang ke desa
Bersilaturahmi dengan sanak sodara

Ayo kawan +Fitri Andhyni Puspita Sary +Fitriani Wulandari +Ratu Vienny Fitrilya +Fitri Wahyuni +Fitriyani Yani  mulai kemas-kemas dan jangan lupa bawa oleh-oleh buat sanak keluarga. Semoga pulang kampung tahun ini diberi kelancaran.
Read More
Puisi Makan Malam untuk Suamiku Sayang

Puisi Makan Malam untuk Suamiku Sayang

Puisi Makan Malam untuk Suamiku Sayang adalah puisi keluarga yang bercerita tentang seorang istri yang menunggu suaminya untuk makan malam. Di mana sang suami sedang bekerja keras demi keluarga tercinta. Apa daya karena jarak makan malampun belum terlaksana. Bagaimanakah kelanjutan ceritanya, mari kita baca lanjutannya dalam puisi berikut;

Puisi Makan Malam untuk Suamiku Sayang


Puisi Makan Malam untuk Suamiku Sayang
Istri
Rumah itu seperti taman
Jika Anak-anak adalah bunganya
Seorang ibu adalah perawatnya
Dan Pemilik taman harus datang memeriksanya
Berjalan memeriksa apa ada bunga yang layu
Pulanglah! ketuk pintu rumahmu
Lebih awal demi bunga yang layu itu
Tak setiap waktu tapi cinta dan kebersamaan
Akan menjadi sebuah liburan di akhir pekan

Suami
Mustahil! Kamu seorang wanita tak akan tahu
Kerja keras adalah yang dibutuhkan untuk membuat bisnis tumbuh berkembang
Aku tak bisa bersama dengan kalian sampai waktu telah larut
Segeralah tutup pintu rumah kita, jangan tunggu aku untuk makan malam.

Istri
Makan malam adalah seperti pupuk penyubur
Tanpanya keindahan taman akan luntur
Rumah hanyalah sebuah rumah, sayang
Sampai kamu memberi sebuah kejutan
Hadiah istimewa yang ku rindukan
Kamu tidak perlu bekerja keras untuk membelinya
Kamu cukup mengembalikan bagianku yang hilang
Pancaran mata darimu sebuah "kasih sayang"

Suami
Tentu aku mencintaimu dan anak-anak kita
Mengertilah sayangku ini semua untuk kita
Aku bekerja keras demi keluarga kita
Sekarang, esok lusa dan selamanya rawatlah taman kita

Istri (merenung)
Dia tidak bermaksud melukaiku
Aku tahu hatinya baik
Suamiku adalah laki-laki yang mencintai kami
Aku silau dan menjadi kabur penglihatanku
Sedikit waktu untuk bersenang-senang
Sedikit waktu untuk bermain
Sebuah kata untuk membuktikan betapa dia cinta
Dan sebauh ketakutan rasa cinta itu pergi

Suami (Merenung)
Dia tidak bermaksud melukai hatiku atau menyusahkan
Istriku, tapi ini lebih sulit dari sekadar membalikkan telapak tangan
Aku telah membangun rumah dan memasangkan sebuah mahkota untuknya seperti ratu
Namun sang ratu pergi tanpa memahami keinginanku
Aku hanya memberinya sebuah berlian kemarin
Mungkin beberapa wanita seperti itu, hanya melihat yang ada di depan mata

Read More
My Love in Puisina (bukan "Arjuna Linglung)

My Love in Puisina (bukan "Arjuna Linglung)

My love in Puisina adalah puisi cinta yang terinspirasi dari lagu “My Facebook” karya band Gigi. Jika “my facebook” cinta bertemu dengan teman lama maka "My Puisina" cinta bertemu dengan teman baru yang sebelumnya belum pernah bertemu. Betapa cantiknya wanita itu apakah yang bisa dia lakukan untuk memancarkan kacantikan dari dalam atau istilahnya “inner baeuty”. Dengan puisi aku menyapa gadis ayu yang masih malu-malu menggoreskan tintanya untuk pembaca setia puisina;

My Love in Puisina bukan "Arjuna Linglung"


Berawal dari puisina
Kau datang dengan terencana
Setelah engkau membaca puisiku
Kau tinggalkan sebuah komentar baru

Mungkin waktunya sudah tiba
Mungkin juga tempatnya yang tepat
Untukku mengenal seorang wanita
Berparas ayu dan berfikir smart

Ku tak bisa terus menanggapi komentarmu
Karena yang ku butuhkan adalah karyamu

Cuma itu yang ku harapkan
Cuma itu yang bisa kau lakukan
Karena aku hanya mengharap kebaikan
Dari seorang gadis di antara beberapa pilihan

Ku bisa saja membuka hatiku
Ku bisa memberikan semua cintaku
Tapi apakah kau pun setuju
Menjalin hubungan sebelum bertemu


Ayo kawan +cinta apriliani +cinta Aprilia +cintaniati putri +cinta Aprilia +Cinta Aprilia Jasmine  tunjukkan kecantikanmu dengan bahasa puitismu. Kecantikanmu akan semakin awet tak kan lekang oleh waktu.
Read More
Puisi Vimeo vs Youtube versi Seniman

Puisi Vimeo vs Youtube versi Seniman

Puisi Vimeo vs Youtube Versi Seniman
Puisi Vimeo vs Youtube versi seniman adalah puisi yang terinspirasi dari maraknya pemberitaan pemblokiran vimeo situs berbagi video. Mengapa hanya Vimeo yang diblokir di Indonesia sedangkan youtube tidak padahal keduanya sama-sama situs berbagi video. Apakah terlalu perkasanya youtube sehingga sulit digoyahkan seperti pemangku kekuasaan yang otoriter. Sebagai penggiat seni (walaupun amatir) masalah ini bukan jalur kami, karena kami hanya menari dalam kata sekadar menghibur layaknya vimeo dan youtube namun berbeda isi. Berikut persembahan puisi Vimeo vs Youtube, semoga menghibur;

Puisi Vimeo vs Youtube versi Seniman


Puisi Vimeo vs Youtube Versi Seniman 
Vimeo oh vimeo
Aku baru saja mengenalmu dari temanku si ringgo
Ku pikir kamu catatan singkat seperti memo
Atau sebuah nama kendaraan sejenis bemo
Tapi ternyata kamu adalah situs berbagi video

Ah betapa aku terlihat  deso
Gampang terheran dengan istilah dari kuto
Maafku buat pendiri situs vimeo
Aku baru mengenalmu  dari temanku si ringgo

Walaupun deso aku juga pernah buat video
Bukan video si marno yang hanya bilang yes or no
Tapi video cara menanam padi yang berjalan mundur
Lihatlah rapinya padiku tertata di atas tanah yang subur

Si ringgo berkata “jika kamu ingin menjadi artis”
Kamu kudu kreatif dan eksis
Di situs you tube tongkrongannya para selebritis
“Kamu bisa terkenal tanpa membayar alias gratis”

Iya kawan aku semakin pede
Berkat si vimeo dan you tube
Banyak orang mengenal namaku
Serasa seperti artis tapi gak laku

Demikian puisi vimeo vs you tube versi seniman, jika tak menghibur jangan kabur kawan +Melinda Mesbah +Anindya Yumika Dewi +ayu sari dewi +sari fatonah +Jeny Julia . Tinggalkan komentar supaya kita sama-sama jadi tenar. hehehe
Read More
Puisi Imajinasi Dorothy Hodgkin Hadir di Vimeo

Puisi Imajinasi Dorothy Hodgkin Hadir di Vimeo

Puisi Imajinasi Dorothy Hodgkin Hadir di Vimeo
Puisi Imajinasi Dorothy Hodgkin Hadir di Vimeo adalah puisi imajinasi yang menggambarkan seorang Ilmuwan Mesir yang hadir di situs berbagi video. Bagi pembaca yang belum pernah mendengar “Dorothy Hodgkin” Dia adalah ilmuwan wanita dalam bidang Kristalografi Protein. Kimiawati ini mampu menguraikan struktur insulin dan penisilin. Dalam imajinasiku mampukah seorang Dorothy Hodgkin mengurai kesemrawutan pemblokiran Situs berbagi video yang akhir-akhir ini jadi pembicaraan khalayak ramai.

Puisi Imajinasi Dorothy Hodgkin Hadir di Vimeo


Puisi Imajinasi Dorothy Hodgkin Hadir di Vimeo
Dorothy namamu begitu terkenal di dunia maya
Apakah kamu keturunan orang kaya
Ataukah artis jelita pemilik follower sejuta
Hingga Google Doodle memajang karyamu di halaman utama

Dorothy
Kamu adalah Kimiawati pengurai molekul mikroskopis
Walau bukan artis namamu tetap eksis
Lantas apakah Kamu bisa mengurai permasalahan vimeo
Situs berbagi video yang diblokir kemkominfo

Dorothy Hodgkin
Hadirlah namamu di situs favorit berbagi video
Supaya kemkominfo tak jadi menutup si vimeo
Unggahlah goyang molekul penisilin dan insulin
Bukan goyang pinggul kesukaan upin ipin

Dorothy Mary Hodgkin
Di hari ultahmu aku tak ingin membuatmu kecewa
Berbanggalah,,,Kan ku siapkan kado yang istimewa
Video berdurasi satu jam saja by Zazkia Gotik
Goyang unik yang tak berbau politik

Demikianlah puisi imajinasi untuk seorang ilmuwan, semoga menghibur pembaca setia puisina +Artika Pawardhani +Artika Winda +Dorothy Kern ,thanks.
Read More
Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku adalah puisi untuk ibuku yang tercinta. Betapa besarnya jasa seorang ibu hingga tak hanya dunia yang mengakuinya lewat Mother’s Day setiap 11 mei tapi juga surga mengakuinya lewat surga berada di bawah telapak kaki beliau. Ibu…lewat puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku aku ingin mengucapkan terimakasih telah membesarkanku dan mendidikku. Ibu… maafkan aku belum bisa membahagiakanmu…

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku
Engkau adalah sinar mentari di siangku
Engkau adalah cahaya rembulan di malamku
Engkaulah sebatang pohon yang ku buat sandaran
Engkaulah seseorang yang membuat masalahku terpecahkan

Engkau adalah seseorang yang mengajariku tentang kehidupan
Bagaimana harus menjalani hidup di jalan kebenaran
Engkau adalah kata dalam puisiku
Engkaulah yang tercinta,,,ibu

Engkau adalah orang yang merawatku saat ku masih belia
Engkau adalah mata yang bisa membuatku melihat luasnya dunia
Engkaulah kaki yang menuntunku menuju jalan surga

Engkau adalah orang yang paling mengerti tentangku, bahagiaku dan sedihku
Engkau adalah orang yang membantuku untuk menggapai mimpiku
Engkau mendengar suara hatiku, suara ketakutan
Takut dalam kehidupan yang butuh perlindungan

Aku bersyukur kepada Tuhan yang telah mengirimmu kepadaku
Engkau adalah temanku, hatiku dan jiwaku
Engkau adalah teman terbaik yang ku tahu
Engkau adalah kata dalam puisiku
Engkaulah yang tercinta,,,Ibu

Ibu Kasih sayangmu kepadaku tak terhingga sepanjang masa, seperti mentari menyinari bumi hanya memberi tak mengharap kembali. Ayo sahabat +Arina Anashkina +Iyang alfaroeq +antie ianda fadhilla kita bahagiakan ibu jangan sampai sakiti hati mereka.
Read More