Tampilkan postingan dengan label Puisi Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Alam. Tampilkan semua postingan

PUISI KOPI DAN HUJAN

Hujan dan kopi tambah puisi

1- Bkn puisi, bkn bidadari hati or kopi,apalagi sebait puisi,yg mnghangatkan dingin hujan ini tpi soto bandung buatan bieti yg mampu mengobati.

2- yang suka bilang hujan, kopi, buku, dan puisi itu kombinasi terbaik; you are wrong dude.

3- Saya benci puisi tentang hujan, syair tentang senja, menganalogikan sesuatu dengan kopi dan malam, karena semuanya membuat saya mengingatmu.

4- Lalu dgn apalagi, aku menjelaskan rindu ?? ... dgn kopi ? hujan ? puisi ? atau sebatas hai ??

5- Coba ya tolong yang suka bikin puisi, kreatif sedikit, kurangin kata senja, hujan dan kopi! Saya sbg penikmat ini bosen denger 3 benda itu.

6- Bosen aja eug lihat puisi kok isinya kalo ndak kopi, senja, hujan blablabla. Hambok sekali-kali kopi diganti es cendol gitu biar segeeer~.

7- Aku mengenang, mendengar suara rindu dari sela sela rintik hujan yang menembus dedaunan dari dinding dinding kamar saat kau tulis puisi kopi.

8- Ini nakanak instagram kok mendadak berlomba2 jd traveler, penikmat kopi, pecandu senja, perindu hujan, dan pengagum puisi, yak.

9- lama tak ku jalani puisi, tak ku hirup kopi. ada enggan jatuhnya hujan di dahi malam ini. ada kelam pada awan berpeluk bulan mati.

10- Di luar, basah belum juga mengering, secangkir kopi petang pun belum juga tandas, sedang aku masih sibuk menghitung kenangan, yang jatuh bersama tetes hujan. @LelakiPesisir.

11- Di sini pernah ada kita, menunggu hujan reda dengan secangkir kopi dan beberapa buku puisi.

12- Aku tidak tahu mengapa semakin deras hujan, semakin nikmat pula segelas kopi. Apakah yang menghubungkan antar keduanya? Puisi …


Read More

PUISI SABTU PAGI SINGKAT SEDIH ROMANTIS UNTUK KEKASIH

Berikut ini kumpulan puisi pendek singkat  sabtu pagi untuk kekasih , selamat menikmati.

1- sebait puisi untukmu di sabtu pagi ini,
"damailah dengan aktivitasmu saat ini,suatu saat nanti kita akan bersama mengerjakannya"

2- Hiruk pikuk Sabtu pagi. Kepala
dan hati tak henti berkontradiksi,
alhasil puisi pun tak kunjung menjadi.

3- Sabtu Pagi Harus memilih Karna tak memilih Itu pun ...pilihan

4- Sabtu pagi, kopi dan puisi yang bahkan tak sempat kau cicipi.

5- Sabtu pagi
Masih tentangmu dan segelas kopi
Andai kau disini
Akan aku ceritakan segala yang puisi
Perihal rindu yang tak kenal spasi.

6- ritual malam sabtu, mandi kemudian membaca puisi. tapi jangan sampai larut, besok pagi ada seminar, jadi harus lebih ready.

7- adakah yg lbih indah dari Rindu Minggu pagi, dikecupinya satu persatu sisa nafsu Sabtu yg memendar di putik dedaun

8- Secangkir susu hangat dan pagi yang kesiangan, aku tergesa berlari, mengejar sabtu tanpa libur.

9- Sabtu pagi. Masihkah sunyi masihkah rindu menguntit diri, atau kau nyanyian puisi Yang tak bisa sebaris dengan sebait lagu baru.

10- Tiada yang lebih puisi di Sabtu pagi, selain secangkir kopi lalu tarik selimut lagi~

11- sabtu dan pagi menumpuk puisi soal 'HATI' bagaimana aku akan bercerita tentangnya sedang hatiku sendiri masih tersandera

12- Menghitung hari, satu demi satu, Sabtu, Minggu, Senin, Selasa, Rabu, perut berisi, makanan pagi, bukan puisi…

13- Lalu apa yang lebih menyenangkan dari hujan pagi, puisi-puisi amatir dan siaran radio hari Sabtu? Mungkin bertemu kekasih..

14- Selamat pagi pecinta puisi. Sabtu besok kita ada acara yang dikemas agak berbeda yaitu membaca puisi sambil berdiskusi dengan penulisnya.

15- Pagi Sabtu.
Buku puisi kegemaran,
teh tarik hangat.
And you, singing.
Cukup
untuk aku.

16- Selamat pagi sahabat.
Sabtu yang rindu, mari menautkan rasa pada puisi, untuk TEMU kita malam nanti

17- kamu tak kan mendengar puisi di sini.
sabtu masih pagi. walau matari belum tinggi, embun di dedaunan terlanjur kering.

18- Pada pagi Sabtu yg hening ini, moleklah korang mulakan dgn menjenguk wattpad Aneka Puisi.Ia akan menjadikan Sabtu korang lbh bermanfaat. :')

19- Setiap pagi ku berlari..tak terasa sdh sejam lamanya,sambil mengukir sertiap kata yg tertuang dlm hati menunggu datangnya sabtu tuk bertemu!

20- Pagi ku berlari..semakin kencang kakiku melangkah serasa hari sabtu sdh esok hari,lembut sdh penunggu,ingin mendapat sentuhanku..

21- Dari ternganga tenung dinding di pagi sabtu.. jom join gagak nak kongsi fact yang boleh menghiburkan hati buat mereka yg mudah terhibur

22- Sabtu pagi adalah puisi bagi mereka yang sedang jatuh cinta. Sambil berharap bahwa malam akan datang dengan cepat.

23- Sabtu pagi, hari menjelang Minggu. Cangkir kopi berserak, puisi memahat asap kretek berputar di tiap sudut. Kau, sedang apakah?

24- Sabtu pagi, siapkan diri untuk wikend. Jangan lupa bawa hadiah. Puisi misalnya. Bukankah akan abadi diingatannya.

25- Selamat pagi, sabtu.
Rapikanlah kenanganmu.
Biarkan dia berlalu.
Beri jalan pada yang baru.
Semoga duka berlalu.

26- sabtu pagi ini terbuat dari; secangkir kopi,
tumpukan kata-kata, dan
senyummu yang hilang timbul dalam ingatan.
Read More

SAMBUNG PUISI PENDEK SELAMAT DATANG NOVEMBER

Berikut ini kumpulan puisi pendek di bulan november yang menerangkan cinta air mata kesedihan dan lain sebagainya . Kopi puisi senja dan pagi pena dan hati.
1- SELAMAT PAGI NOVEMBER "Doaku agar november ku indah umpama bicara puisi hati, mekar berlagu,semekar rasa yang selalu ada dihati" insyaallah…

2- Selamat datang November, ketika banyak puisi & kata2 manis menyebutmu: tentang cinta, hujan, patah hati, keriangan, asmara basah, senyuman.

3- 1 November 2017 Mungkin ini saatnya waktu yang paling tepat untuk berjuang 'mengecilkan perut' demi sesuatu yang lebih besar.

4- Jika tak rumit bukan namanya perasaan tetapi cuma keinginan.
November kala.

5- Hujan di awal november.. Moga lebih berkah lagi.. Maaf meski sumbang terdengar,kau masih jadi topik utama dalam lirik puisiku.

6- Setelah hujan reda di bulan oktober, kini rinduku yang mulai basah di awal november. Kau buat duka yang sempurna.

7- Apa yang kau mau?
Dibawah rintik hujan bulan November
Tanpa mengucap sepatah kata
Hanya senyum getir yang tertinggal .

8- Salam pagi, November yang mula, semoga duka cinta menjelma kata-kata .

9- November, selamat pagi.
Kau biasa menyapaku dengan wangi kopi dan puisi;
tapi aku suka menyambutmu dengan kecup di dahi.

10- Di kalender November, angka-angka yang dilingkar mekar menjadi puisi yang tak ingkar.

11- Senandung pagi;
tujuh november hari ini,
rahasia kita tersimpan rapi,
hanya bercerita lewat puisi,
padamu misteri terkunci.

12- November,
saat malam menjelang pagi
dia tawarkan cinta yang tak kudamba,
dan dan berkata;
kau hanya perlu memintaku saja.

13- Segala nurani 'kan tertuang dicangkir puisi pagi ini pun kopi dengan hangat menyambut hari pertama november; benarbenar kopi puisi.

14- Pagi di awal November kau telah menulis puisi. Tetapi kau menyebutnya, daun yang gugur dari ranting sepi.

15- Laki laki yang jahat adalah dia yang melewatkan hujan di pagi hari bulan november tanpa membuatkan puisi untuk orang yang dikasihi.

16- kita pernah mengingat, hari-hari basah bulan november, cahaya yang malu tampak, juga puisi yang menceritakan kau.

17- Aku berharap, hujan di sepanjang November kelak mempersembahkan puisi-puisi pelangi, yang melengkung indah di langit hati.

18- dengan puisi, aku mengawali november ketika embun menyapa kaca jendelamu, lebih dulu dari cahaya matahari.

19- Tak perlu kelabu untuk nampak sederhana tapi beri warna untuk lebih gembira, pagi november ceria.

20- Pagi diawal November; rindu kian mendebar di dadaku, kamu--dermaga yang kutuju.

21- Tanpa sadar puisi ada dalam hati kita dalam kehidupan sehari-hari. Selamat pagi bulan november.

22- Awal November disuguhi dengan pagi yang mendung, banyak keinginan yang terkandung, seperti tangisan yang tak terbendung.

23- HUJAN selalu mengingatkan aku, pada tapak kakimu,ketika kita menyusuri pematang sawah.pada pagi di awal november.

24- Sehabis oktober, ku bunuh bulan-bulan pahit dengan senyum. Sehangat kopi pagi di awal november, yang selalu disemogakan penuh berkah.

25- Dan akhirnya kopi pun di temani hujan di pertengan bulan november di akhir sepertiga pagi.

Bagi yang ingin menambahkan silahkan kirim di kotak komentar menggunakan akun googleplus.
Read More

PUISI PENDEK SELAMAT PAGI TERBAIK

1- Dingin pagi ingin ku memeluk mu panas siang ingin ku melindungimu sunyi malam inginku merenungimu indah dunia inginku memilikimu.

2- Dingin ingin ku memeluk mu panas siang ingin ku melindungimu sunyi malam inginku merenungimu indah dunia inginku memilikimu .

3- Selamat pagi hati, sudahkah lelah menanti? Nanti bilang ya, karena aku takut, tiba-tiba rasa menjadi basi.

4- Mentari pagi, merayap lamat-lamat. Menyergap. Di benak seorang koruptor. Dia menyuap Tuhan.

5-Pagi Selasa, dan hati yang seringkali kecewa, aku harap hari ini kau bahagia, walau hanya dengan senyum simpul dari dia.

6-Selamat pagi kekasih, adakah hatimu masih berbunga untukku, adakah namaku masih kau senandungkan, adakah aku kau rindukan?

7-Pagiku, pagimu, dan pagi-pagi kita mungkin saja sama. Secangkir kopi dan satu dua kalimat yang entah dituju untuk siapa.

8- Kau wujudkan mimpiku Di setiap malam Kau remukkan harapanku Di setiap pagi Dan aku bahagia, duduk berdua denganmu Di setiap sore.

9- Malaikat gerhana, kelomang, langit hitam -- semua gelontorkan waktu. ular pagi seperti perasaan menembus asa.

10- Malam Izinkan kumembelai seluruh luka Menangis di kebisuan raga Merintih di keriuhan jiwa Sebelum esok pagi Aku melangkah Lagi.

11- Aku menikmati pagi berteman sunyi, Melewati siang dengan keheningan, Hidup dalam kesendirian, Namun hadirmu, Kuinginkan.

12- Kutitip asa pada senja… Karena malam tak lama lagi menjelang, aku tak mau lena dalam mimpi… Pagi kusambut lagi harapan….

13- Pagi bulan Oktober Tanpa gairah Tanpa semringah Hanya rindu yang kian parah Akankah Oktober berlalu tanpa senyum cerah?

14- Sederet kenang telah dikekalkan puisi; tentang harum secangkir kopi, dan wangi hujan pagi ini.

15- Pagi di mana udara dingin, Dan panas kahwa berkepul, Berlaga menawafiku berhurikan. Seperti rindu dan kasihku.

16- 30 Oktober pagi yang enggan, Beranjak dari anak tangga, aku melangkah harap, agar hari ini; aku selalu bersyukur, Aamiin. ~

17- Tiga pagi menjadi diri sendiri dan sedang jujur-jujurnya. menulis puisi dan bertemu denganmu, aku mau.

18- "Aku ngantuk, Dik!"
tapi kau minta aku buatkan puisi,
janji besok pagi pasti jadi,
semua kata kutuang dalam; secangkir kopi.

19- Senja berbalut mendung, menyisakan kenangan pagi, di mana rindu masih kau genggam dalam indahnya panorama.

20- pagi hidupku, ular, purnama -- semua diikat kata dan tanda. pencinta mencari kian kemari kebahagiaan dengan pilu.

21- Pagi yg tnp puisi, setuang kopi mencaci. Menggigit setengah roti dgengan perasaan tak kunjung terobati.

22- Secangkir kopi yang kuminum pagi ini, mengingatkanku tentangmu, kau hadirkan manis di awal, kau hadirkan pahit di akhir.

23- Mencintamu bagai melangkah di pecahan kaca. Kan kulewati meski pagi menjemput setiap butiran cahaya meluah dari hati ini.

24- Gelisah pagi hari akhirnya datang Hati mendadak tidak tenang Walaupun tidak ingin datang Aku harus tetap tenang .

25- Berbasuh lengan terguyur seluruh badan, dalam tenang sejuk pagi, dalam dingin air suci, akan hadir bisikanmu malam tadi.
Read More

PUISI "TETES #HUJAN PENANTIAN" @AgustinKumalasari

TETES HUJAN PENANTIAN

Mendung...
Telah menutup langit yang agung
Menghalangi datangnya sinar hangat matahari langsung
Dan menyelimuti bumi dengan kabut yang suwung

Ku rasakan ada sesuatu dari langit telah jatuh
Setetes air yang jatuh tersimpuh
Yang dingin menusuk dikalbu

Tetes air hujan ini akan menjadi saksi
Saksi akan penantian yang tak pasti
Tapi aku yakin Tuhan akan mengerti
Bahwa kini aku sedang menanti

Tak ku peduli dengan ocehan burung dimana-mana
Aku hanya peduli akan hidup dan cita-cita
Yang nanti akan menjadi penunjuk jalanku di masa tua

Dan penantianku ini sangat berarti
Tak kan ku sebut namun akan kusimpan dalam hati
Agar tak ada seorang pun yang mengetahui
Bahwa aku kini tengah menanti


Ponorogo,25 Oktober 2017
07:11
Agustin Kumalasari❄
Read More

PUISI ALAM TENTANG GUNUNG,CINTA,RENUNGAN DAN KEINDAHAN

Jarang sekali penulis #puisi lepas yang membawakan suara hati orang lain untuk membantu mereka mengutarakan apa yang di rasakan saat menemukan keindahan alam, saya baca hampir rata-rata hanya menyampaikan pesan yang ada di pikiran penulis saja, di sini puisi jadi mati dan kurang energi ,jumud kurang menarik dan hanya cocok di tulis di kertas kemudian simpan di lemari biar hancur lebur di makan rayap .

PUISI ALAM TENTANG GUNUNG,CINTA,RENUNGAN DAN KEINDAHAN ,di kumpulkan dari berbagai sumber yang saya anggep netral dalam berkreasi dan tanpa beban saat membuat puisi serta mementingkan pembaca saat menulisnya. Seperti apa puisinya, ayo kita simal bersama.

1- Sebab ketika kita percaya, tanah kering bisa menjadi hutan lebat, gunung batu pun bisa berpindah tempat.

2- Untukmu Gunung Agung
Meski murkamu tak terbendung, namun harapku tetap bernaung, do'a ku menahan marahmu, redalah dalam lestari bumi.

3- Airmata adalah sungai gunung paling jernih yang mengalir dari mata seorang hamba yang bertaubat nasuha.

4- Kuselak antara tirai jendelaku
Menyisir bulan di bahu purnama
Gunung longlai tersisih sepi
Duka menduga waktu.

5- Maha suci Engkau
Yang memecah langit
Mengguncang semesta
Menerbangkan awan dan gunung
Menggelegarkan petir dan cahaya
Allah..Allahu rabbuna

6- seakan-akan seorang kekasih yang mengutuk abu, serupa ratu rembulan yang dipenjara langkah limbung, gunung membantai dedahan.

7- belum terbit mentari
kau sudah di kaki gunung
memanjat pohon aren
menuang nira jadi gula
peluh cinta dan juang.

8- Gunung agung pun dijadikan sasaran berita bohong...sesungguh nya saat ini gunung agung masih tenang dan belum ada tanda2 erupsi....berdoalah.

9- Meredup bukan berarti kita redup,menyala bukan berarti kita hebat,org hebat bila kita tak pernah sulit walau gemuruh gunung menggoncang bumi.

10- Bersama gunung
Mengapa kopi dan gunung
Selalu terlihat serasi
Seperti huruf dalam puisi
Mereka melengkapi

11- Di hutan itu,
aku mencari kisah kita yang hilang,
kutemukan ia penuh berantakan,
seperti gunung menyembah rebah.

12- biar saja aku menjadi puisi, yg setiap katanya adalah duri. @ Cemoro Sewu, Kaki Gunung Lawu Magetan

13- Dengan puisi
ingin aku mengajakmu ke tepi sungai
dan ke pematang sawah
ke lembah gunung
mencium aroma dedaunan
agar kau ingat pulang.

14- Cinta melipir pergi
Mewarisi kata2 sepi_
Trotoar tanpa pejalan kaki
Gunung tanpa pendaki
Dan juli, masihkan ia dengan puisi.?

15- Tak elok puisi ku
Terbakarlah diriku di sisi mu
Inilah aku sang penghibur buku
Mendaki gunung demi waktu .

16- Jika bumi adalah kertas kosong, maka gunung laut pepohonan adalah puisi, dan manusia adalah secangkir kopi..

17- Alloh itu Maha romantis
Dia ciptakan rebulan dgn sabit
Langit dgn senja
Pagi dgn embun
Gunung dgn julang nya
Romantisme yg tak terkalahkan

18- CINTA BERSELIMUT BADAI
Senja meratap berjuta tanya
Berdua kita melangkah gunung
Melawan keraguan sendiri
Aku tegar mengait renta usia

19- Untuk menjadi pahlawan bukan dia yang mendaki gunung, yang menyelam lautan dan membuat puisi tp dia yg mampu membuat cerita atas dirinya.

20- Di kaki gunung kau termenung
Jauh dari sepi sebaris puisi
Betapa indahnya Indonesiaku!

21- Lihat batu langit memaki diri. Menghempaskan raut pedih. Memaki-maki seribu puisi.
Diantara mendung yang gunung

22- Selama penantian ini, aku memilih bersembunyi di lereng gunung puisi. Tempat mendung, hujan dan kabut mengelabui waktu yang kian mengejarku.

23- Gunung adalah kesunyian abadi, buku adalah dunia yang ringkas, sedang puisi adalah tempatku untuk berpulang.

24- puisi ini bisu.kerana kau belum pernah membacanya.gunung itu tinggi.pendakinya belum pernah ke mari.

25- ini kisah cinta beralaskan kabus
di kaki gunung rindu.
meski lantaimu dari tanah.
meski bumbungmu dari awan.
meski dindingmu dari pepohon.
Read More

25 PUISI HUJAN ROMANTIS CINTA DAN KENANGAN

Puisi pendek seperti ini tak ada judul yang membedakan , sengaja saya beri kata cinta romantis dan kenangan , sebagai wadah agar gampang di ingat saja . Bagi anda yg suka puisi ini bisa kok di kirim untuk sms atau chatingan atau buat status di sosial media. Ok langsung saja ya.

1-Lepaskan saja payungmu, sebab di kota ini rindu adalah kemarau, dan hujan serupa puisi yang basah.

2- Kamu ingat? Setiap hujan, kamu sering minta dibikinkan puisi. Seandainya masa itu terulang.

3- sesederhana kupanggungkan puisi-puisiku namun kau tak hadir,
sesederhana deras hujan turun di atas permukaan pasir.

4- Seperti langit yang mampu mencintai segala cuaca, mendung hujan maupun cerah, semua dapat terlihat indah.

5- Bagiku, hujan itu seperti rangkaian puisi. Menyampaikan banyak kenangan dan angan. Berirama. Dan begitu syahdu.

6- Tak ada rahasia yang kubagi bersama hujan sore ini. Kecuali satu. Dirimu yang datang sebagai bayangan dalam mimpiku.

7-Segala tentangmu
Segalamu,
Mulai bercerai berai
Hanyut bersama hujan
Hari Senin

8- Di sisi rumput yang basah, hujan turun untuk mempertemukan aku dengan doanya; seseorang yang telah menunggu di bawah payungnya

9- Merangkai waktu dengan tetes-tetes hujan
Menyulamnya dengan segenap ingatan
Berharap menjadi peta
Jalan menuju
--hatimu

10- Mana yang lebih mengganggu
Hujan ataukah rindu
Silih berganti mengusikku
Membuka jalan menujumu
Pada nama terkubur waktu.

11- kaos kaki belang-belangmu, jilbab yang basah oleh air hujan lalu cemberutmu sebab telat kumenjemputmu. aku rindu itu.

12- gerimis hujan melarutkanku dalam kerinduan, berharap terbawa rasa bersamamu yang kini kian derasnya.

13- Hujan, maaf. Aku mengikutimu terjatuh
Sebab, ada goresan kecil dalam kalbu. Sehingga kumenangis tersedu.

14- Kau ta akan menemukanku
Dibatas langit
Diujung samudra
Kini hanya tersisa dirintik hujan
Ku tak berharap
Hanya mengaduh
Semoga asa tak luluh

15- Aku, telah melupakanmu. Hanya, hujan enggan membiarkanku. Ia piawai mengembalikan rindu.

16- Hujan adalah pilihan terindah. Saat kutitipkan puisi, rintik kata rindu yang tumbuh, kujatuhkan di halaman rumahmu.

17- Bertenggerlah malam di dahan itu
Daun-daun sunyi senyap
kesedihan turun ketika hujan dan kau tak punya rumah.

18- Hujan, badai, gulung ombak, hembus angin, segala apa yang resah
Telah pecah di dada
dan segalanya jadi doa.

19- Tadi fajar bilang, bahwa sore ini akan turun hujan tapi tak membawa rindu yang biasa ia titipkan.

20- Lelah kutanya
Pada angin utara
Bila hujan reda
Karena
Kurasa
Mendung tak pernah ada
Tapi kenapa
Basah matamu tak kunjung sirna

21- Hujan lebat, udara dingin mengandung hakikat kehangatan.
Berterima kasihlah untuk sebuah alasan menyeruput kopi.

22- Duduklah sejenak, pahamilah hujan. Apa yang ia sampaikan, apa yang ia jatuhkan. Semoga bukan kesedihan kita saat berjauhan.

23- Di beranda pagi ini
Aku puisikan pelangi
Meski hujan ingkari janji
Kesetiaaan tetap bernyanyi

24- cinta kapan kau kan menyapa
relung jiwaku yang terluka
derasnya hujan, gemuruhnya petir
Tak mampu membangunkanku

25- Pada hujan yang membawa rindu
Menyapa hati di pagi yang sendu
Menunggu mimpi menjadi nyata
Namun sayangnya tersadar lagi dan terluka
Read More

25 PUISI MINGGU PAGI TERBARU TERBAIK

Minggu pagi , untukmu yang galau , untukmu yang gembira, untukmu yang pilu sedih, untukmu yang bahagia ceria dan seneng hatinya. Berikut ini ada beberapa puisi ucapan selamat pagi yang bisa di kirim ke siapa saja , entah sms, chat wa bahkan untuk buat status. Ok langsung saja.


1- Jika secangkir kopi pagi tak mampu lagi lahirkan puisi, untuk apa lagi kukulum sepi setiap inci...

2- Banyak hl yg ingin ku tuang dlm sebait puisi tpi lelakiku begitu angkuh tuk ku terjemahkan,sampai beranjak pagi pun aq blm bisa bermimpi

3- Aku ingin menjadi pagi. Yang setiap muncul “didoakan selamat” oleh banyak umat.

4- Puisi ini kutulis untuk mengingatkanmu bahwa sebelum sedingin udara pagi, kau pernah sehangat api unggun di malam hari.

5- ibarat pujangga yang menaruh ayat kehidupan, apakah uranus pagi menyentuh orang-orang?

6- lubang hitam pagi, lebah, bintang -- semua menyelimuti rasa khawatir. memang diriku yang memutari permainan takdir dalam tempurung bahasa

7- malaikat rembulan, capung, uranus -- semua siapkan durjana. rubah pagi ibarat buku tanpa menutup mata

8- Pagi yg tnp puisi, setuang kopi mencaci. Menggigit setengah roti dgengan perasaan tak kunjung terobati

9- Semilir angin di pagi buta, kerap gigilkan raga. Namun jiwa yang menyala, tak kenal lelah mengejar cinta.

10- Ini pagi yang indah untuk kau maki, hadapi saja, meski rindu membuatmu patah hati

11- Pagi mentari
Hangatkanlah raga ini
Dari dinginnya embun pagi
Dari khayalan imajinasi
Beribu pribadi
Yang semakin menjadi

12- Mengurung sepi dalam puisi, membait sejuta misteri; kopi dan pagi.

13- Ohh ini adalah bagian looping paling sinting, waktu hanya berputar di jam 06.00 pagi berbagi hati di dimensi kedua sampai bermimpi.

14- Pagi yang kepagian.
Datang tanpa aku undang.
Sementara sepasang mataku
belum sempat aku pejamkan.

15- Selamat pagi kopi
Yang selalu memberi inspirasi
Di setiap bait-bait puisi
Menuliskan perasaan hati
Untuk kekasih hati.

16- jiwa dan nyawa yang sendiri seakan-akan mendung pagi melebihi bisik bintang jatuh

17- Terpejam netra
Berhias bunga pilu
Sebelum pagi menyapa
Kurayu malam, lumpuhkan ingatanku.

18- " Pada senyummu, Puisi.
kuhantarkan lagi setia
juga cerita-cerita abadi tentang senja"

19- meski tanpa secangkir kopi, pagi ini
percakapan kita tetap hangat;
kau bergurau dengan cinta
aku menjamu rindu.

20- Selamat pagi
Penyelamat hati
Di jari manismu
Aku menaruh janji
Kuberikan seluruh isi hati

21- pagi memerah
mega mengundang tanya
hari ini, kisah apa
yang kau bawa?

22- Kau bilang kau ingin bbrpa puisi driku.. Maka pagi ini kusuguhkan secangkir kopi dan sajak sajak rindu

23- Segelas teh hangat, di pagi yang begitu muda. Kau nampak tersenyum murah, meski kutahu itu bukan untukku adinda.

24- Dan tiba-tiba hari-hariku berubah menjadi puisi
Semilir di pagi hari
Meriang jika siang
Pecah, serupa ombak-ombak pasang kalau malam

25- Pagi yang indah dengan secangkir kopi, sembari menunggu calon istri yang masih sibuk berurusan dengan calon mantannya

Demikian puisi pendek ucapan selamat pagi mudah mudahan bisa jadi inspirasi.
Read More

PUISI "SEBENING EMBUN PAGI" ERIN ENDANG

SEBENING EMBUN PAGI

ERIN

Dear, engkau yang banyak berceloteh pada malam
lalu melambaikan tangan pada kelopak dan dedaunan hijau
bisakah menuangkan secangkir kopi nikmat tanpa ampas?
sebab hatiku lupa sebuah rasa
di mana keindahan mampu melukiskan cerita.

Lihatlah pesona di ujung pagi
pada embun
dan jalur perjalanan
masihkan aku bertahan dalam isakan?
sebab lama terlucuti oleh kalimat
menumbangkan benih biji kopi untuk tersimak dalam ruang sempit ibu kota.

Sedang jejak jejak silam menjadi bangkai
bergelombang tanpa arus
kemudian membuang hasil tanpa menimbang rintik
ah ... cukuplah sekian
warna kemarin mulai kurapihkan dalam puisi linglung berjarak lereng lereng misteri
karena lupa mencatat alamat kepulangan.

Dear, kini terjebak macet
jangan menolong atau mengusik wajah berkelipatan
biarkan terbang bersama angan.

Jkt, 21-10-2017.
Read More

25 BAIT PUISI KOPI PAGI

Inilah 25 bait puisi pagi yang di ambil dari berbagai sumber, puisi pendek tentang kopi di pagi hari , mudah mudahan bisa jadi sumber inspirasi dan semangat untuk menjalani hari.


Pagi yg tnp puisi, setuang kopi mencaci. Menggigit setengah roti dgengan perasaan tak kunjung terobat

Karna kau terbit setiap pagi, hadir mentarimu yg selalu ku nanti, sebab ucap tak selalu memikat hati, mencoba menyusun bait bait puisi.


Aku merasa dalam rindu dan terbuai dalam perasaan cinta saat ku sambut pagi dengan dinginya angin #puisipagi

Puisi tidak menyelamatkan apapun, namun memberi keberanian membuka jendela dan pintu pada pagi hari

Cemas menanti di beranda pagi, pekat kopi bertarung imaji. Ilusikan luka di hati, Mengubur rindu dalam puisi.

kopiku pagi ini pahit tanpa gula, namun bisa berubah manis karna melihat kamu tertawa

Seseorang harus meminum kopi tiap pagi. Lalu menulis puisi untuk seseorang yang tak pernah meminum kopi.

Selamat pagi kopi
Yang selalu memberi inspirasi
Di setiap bait-bait puisi
Menuliskan perasa'an hati
Untuk kekasih hati ataupun kawan sejati


Kabut pagi dilubuk hati kupahami sbagai keindahan awal dari sebuah cerita tntang indahnya kenangan, meski nyatanya kita tak lagi berpegangan


Al fatihah
Awali pagi dengan tengadah
Melangit mengharap berkah
Menabur doa2 munajah
Semoga segala terijabah
Hilang semua beban gelisah

Menjelang pagi tawamu selalu mengiringi, tanpa gelegar isak tangis getaskan bumi, seduh kopi tanpa basa-basi.

Pagi, udaramu sangat dingin, menggigil tubuh ini, tanpa dekapan, hanya angan yang memeluk sepi

Kopi di pagi hari adalah semangat
bisa menikmatinya adalah rahmat
brsamanya, sembari kutuliskan puisi
dan narasi agar kenikmatannya membekas

Di setiap pagi,akan kupastikan denting nada bergema dalam puisi tersemai mutiara budi diiringi wangi nafas doa meski raga tak bersua


Dibalik jendela pagi
ada cinta Tuhan
terpampang rapi
nikmatilah dengan hati

Semesta berpaling,
Menarikan kesunyian abadi,
Satu yang semua,
Mendamaikan jiwa manusia.

Pada hujan yang membawa rindu
Menyapa hati di pagi yang sendu
Menunggu mimpi menjadi nyata
Namun sayangnya tersadar lagi dan terluka


Waktu sudah di gerbang pagi, mata masih begitu birahi.
Wajahmu ngiang di kepala ini, hingga susah tidur terjadi lagi

Pagi dan sebuah senyum yang tertinggal di secangkir kopi. Itu dahulu, sebelum punggung kita beradu pandang dalam seteru.


Remang malam menyusuri benak, tersurat rupa dambaan hati. Sinarnya pagi redupkan luka, dari cinta tak terbalas.


Secangkir bayang, tersaji...
Indah, menyanding mentari.
Meramu cerahnya pagi... Menyempurnakan mimpi


Pagi memekarkan banyak cerita tentangmu, pada secangkir kopi dan selembar puisi, kutuangkan kata, kata yg tiap berbisik cuma menyebut namamu


Selamat pagi, penyair. Sudahkah kau mandikan puisi yang bangkit dari pendar mentari, sudahkah kau kenang wajah yang datang lalu pergi?


Pagi perindu, sajak telah khatam di lengkung alis matamu. Sementara puisi, kalimatnya telah tamat di lesung manis pipimu.


Dan kalaupun embun berlinang bukan pada putik-putik pagi tapi pada indahnya sang untai puisi, karena engkau embun yang meneteskan kesejukkan

Rawa pagi dalam embun mengelus,
Terendus halus halwa.
Hati empunya,
Sujud kala dhuha,
Sebuah kecewa--
Tak terungkai kata.
Read More
PUISI "LETUSAN GUNUNG AGUNG DI PULAU DEWATA"

PUISI "LETUSAN GUNUNG AGUNG DI PULAU DEWATA"

Wikipedia-Gunung Agung adalah gunung berapi tipe stratovolcano, gunung ini memiliki kawah yang sangat besar dan sangat dalam yang kadang-kadang mengeluarkan asap dan uap air. Dari Pura Besakih gunung ini nampak dengan kerucut runcing sempurna, tetapi sebenarnya puncak gunung ini memanjang dan berakhir pada kawah yang melingkar dan lebar.
Gunung Agung adalah gunung berapi tipe stratovolcano, gunung ini memiliki kawah yang sangat besar dan sangat dalam yang kadang-kadang mengeluarkan asap dan uap air.
Dari puncak gunung Agung kita dapat melihat puncak Gunung Rinjani yang berada di pulau Lombok di sebelah timur, meskipun kedua gunung tertutup awan karena kedua puncak gunung tersebut berada di atas awan, kepulauan Nusa Penida di sebelah selatan beserta pantai-pantainya, termasuk pantai Sanur serta gunung dan danau Batur di sebelah barat laut.

Kepercayaan Masyarakat
Masyarakat Hindu Bali percaya bahwa Gunung Agung adalah tempat bersemayamnya dewa-dewa, dan juga masyarakat mempercayai bahwa digunung ini terdapat istana dewata. Oleh karena itu, masyarakat bali menjadikan tempat ini sebagai tempat kramat yang disucikan.

Sumber dari wikipedia.

PUISI "GUNUNG GUNUNG AGUNG DI PULAU DEWATA"

Bali....
Pulau kecil potongan surga
Banyak orang seluruh dunia mengakuinya
Keindahan alamnya...
Adat istiadatnya
Dan berbagai pernak pernik lainya....

Bali...
Banyak orang bilang tentangnya..
Jika kau kesana...
Hatimu akan senang...
Pikiran juga tenang...
Semua masalah jadi hilang...

Tapi tidak dengan bali saat ini...
Barisan turis di ganti barisan pengungsi
Harum menyan dan dupa di ganti dengan lahar dan magma...
Keindangan alam di ganti dengan debu berterbangan....

Gunung agung meletus....
Asap membumbung tinggi bersama abu panas percikan api dan lahar
Suara menggelegar.... melebihi halilintar...
Hewan hewan lari
Pohon pohon tumbang
Manusia mengungsi

Air mata dan do'a terus terucapkan
Menyan dan dupa tak merubah keadaan
Gunung agung meletus...
Mengingatkan kita jika alam menjalankan tugasnya.
Puisi pengungsi gunung agunh



Read More
PUISI "KEMARAU RETAK BUMI"

PUISI "KEMARAU RETAK BUMI"

September 2017 musim kemarau panjang , banyak daerah subur jadi gersang,lahan-lahan jadi tandus, mata air banyak yang kering .Wajah wajah imut jadi kumut bermandi keringat dan debu .

"KEMARAU RETAK BUMI"

Pak tani libur mencangkul
Tak ada air sawah kering
Tanah retak seperti gempa
Saat kemarau waktunya tiba

Ternak ternak kurus tanpa daging
Tak ada rumput untuk di ambil
Siang panas menyala nyala
Malam dingin tiada terhingga

Kelaparan di di mana mana
Mata air entah kemana
Yang ada hanya haus
Yang ada hanya panas

Debu berpesta terbang tanpa beban
Angin berhembus makin kencang dia bergoyang...
Ilmuan bingung cari solusi...
Dukun dukun bingung cari mantra aji...

Perang di depan mata
Demi bertahan hidup
Mempertahankan nyawa...
Lupa diri lupa saudara...

Undang undang tak berlaku
Hukum alam berjalan...
Hukum rimba lepas kandang...
Tak usah di pikir

Nyatanya masalah air tidak bisa di politisir
Kembalilah pada tuhan...
Di balik kekuatan akal
Ada kekuatan alam ciptaanya.

Karang Asri Ngawi Minggu 25/September/2017

Read More
PUISI "GERIMIS DI BULAN SEPTEMBER"

PUISI "GERIMIS DI BULAN SEPTEMBER"

Kenangan manis selalu di hati
Tak perduli di caci di maki
Bosan tak mampu mengahpus
Benci tak kuasa menggilas
Saat rasa itu kembali dengan bayangnya

Gerimis di bulan september
Mengingatkanku padamu
Saat ku hapus airmatamu
Ku robohkan dukamu
Sebisa semampuku
Ku kembalikan senyumu

Gerimis kali ini beda...
Seperti tetes air mata....
Sebagai tanda turur berkabung
Atas matinya kisah kita...

Merasa berduka atas hilangnya bidadari surga
Merasa berduka atas matinya cinta
Merasa berduka atas cerita cerita yang sirna
Yang sempat aku rawat aku jaga
Bahkan teramat lama aku mengharapkanya.
Tepat di bulan september ,gerimis mengingatkanku tentang aku kamu dan masa lalu.

Senin Ngawi 25/SEPTEMBER/2017

Read More
PUISI KEMARAU DAN PACEKLIK

PUISI KEMARAU DAN PACEKLIK

Kemarau adalah musim di mana gak ada hujan sama sekali , banyak kekeringan di mana mana dan air bersih tidak ada .

Paceklik adalah bahasa jawa yang punya arti di mana kondisi seseorang yang gak duwe duit blas ,rono rene golek utangan , buka usaha mung bati catetan bo.

"PACEKLIK DI BULAN SEPTEMBER"

September 2017....
Ora ono udan blas....
Howone panas...
Utang ora lunas lunas...
Bank titil semakin ganas...
Masalah drindil ae
Mumetne Ndas...

Paceklik uglak aglik...
Turu alu...
Awak lemu dadi kuru...
Biasa guyu malih ngelu...
Padahal ora loro untu....

Delok sawah garing...
Arep ngileni banyu gak ono ragat...
Gawe tuku solar gawe tuku pulsa listrik...
Anane mung mendelik...

Paceklik....
Ing wulan sepetmber....
Wong golek utangan pating smliwer..
Sing kuat tenger tenger...
Sing kalah.... klenger...

Paceklik ing wulan september...
Minggu Ngawi 25 September 2017.

Read More
PUISI KEMARAU PANJANG 2017

PUISI KEMARAU PANJANG 2017

Sejak Memasuki tahun 2017 nyaris jarang sekali turun hujan bahkan gerimispun tidak . Banyak tanah retak ,sumber sumber air bersih kering ,sungai kering tanaman pada mati ,suhu semakin tinggi , paceklik di mana-mana . Mudah-mudahan puisi asal jadi ini bisa jadi inspirasi .

"KEMARAU PANJANG"
Embun pagi enggan turun walau cuma setetes
Bunga bunga kering kemrasak...
Daun daun berwarna coklat renyah...
Matahari terbit makin nambah sakit

Panas.....
Gerah....
Haus.....
Kemana ku cari air....
Kemana ku cari kesejukan....

Satu persatu nyawa melayang....
Mati di tusuk haus
Penyakit berseliweran
Debu berterbangan
Sesak pernafasan....

Jantunh berhenti berdetak
Paru paru hirup debu dan asap...
Oksigen jadi barang mahal
Air tak gratis lagi....

Kumuh tidak mandi
Senggrok kerongkongan berbunyi..
Tak ada teriakan...
Tak ada jeritan...
Panas...

Kemarau panjang
Bukti kebesaran tuhan..
Hanya dengan satu musim...
Bisa hancur sebuah peradaban...

Minggu ,Tengger Kandangan Ngawi Jatim 25/september/2017

Read More

Gerhana Oh Gerhana [Matahari & Rembulan ]

Puisi singkat romantis tentang gerhana matahari dan rembulan di tahun 2016 . Untuk melengkapi koleksi puisi keajaiban alam yang penuh  fenomena dan misteri , penuh pelajaran untuk diri yang tak lebih dari sebutir debu di hamparan padang pasir , selamat menikmati .

Matahri dan rembulan ,
Tak pernah bersatu dan bersentuhan.
Rela terbakar demi memancarkan cahaya keseluruh dunia
Gagah perkasa menahan panas dengan leleh yang di derita
Berkobar dan bersinar demi kehidupan berputar
Matahariku sayang
Ada saatnya kamu harus istrirahat
Sebentar , membiarkan hitamnya malam
Setahun sekali tak lebih dari 1 jam
Kau tanpak terpejam , tanpa sinar tanpa kobar .
Banyak hikmah yang tersebar
Andai kau tak terbakar , gelaplah kehidupan .
Betapa lemahnya manusia .
Sesombong apapun , toh nyatanya .
Tak mampu membuat energi yang bisa menerangi sepertimu .
Walaupun seluruh dunia iuran berjuta-juta bahkan triliunan .
Fakta membuktikan Listrik hingga sekarang masih jauh dari pemerataan .

Rembulan , kau tanpa manja di sampingnya .
Sinarmu redup sejuk penuh pesona .
Cahayamu tak seberapa namun cantikmu nyata.
Kau tersipu malu jika siang memaksa kau ada .
Pucat tanpa cahaya takluk tunduk di sisi sang matahari .

Rembulan , kadang kau harus pergi
Barang sejenak untuk tidak menyinari bumi
Agar manusia tahu dan mengerti
Bahwa Kuasa Illahi itu lebih besar dari sekdar konspirasi
Bukan politisi dan jauh dari perhitunagn Fisika dan Kimiawi .
DialAH Allah maha besar lagi maha tinggi
Tak sepantasnya manusia sombong angkuh diri
Jika nyatanya , tanpa matahari dan rembulan saja
Mereka bisa mati .

Di hari gerhana matahari ini aku ucapkan.
Selamat istrirahat matahari , tertutupmu adalah terbukanya mata hatiku.
Selamat istrirahat rembulan , pergimu adalah kembalinya aku pada tuhanku .

Read More

PUISI CINTA "GERHANA MATAHARI"

Puisi cinta Gerhana Matahari untuk memikat hati sang kekasih pujaan. Puisi cinta ini mengambil tema gerhana matahari sebagai media melontarkan gombalan maut pada si dia. Kenapa harus gerhana matahari? ya... Indonesia kita ditahun 2016 sedang digemparkan dengan fenomena alam Gerhana Matahari Total di bulan Maret. Tak ada salahnya anda menyiapkan puisi rayuan untuk kekasih dengan memanfaatkan moment yang fenomenal tersebut. Tidak perlu panjang lebar, langsung rayu aja bro!

Puisi Cinta "Gerhana Matahari"

Hai beb...
Tahukah kamu bahwa kamu cahaya dalam gelapku
Sinar dalam hidupku
Mempesona kagumkanku

Beb...
Tahukah kamu bahwa hadirmu bagai mentari yang menyinari hariku
Cerah bersahaja
Anggun mempesona
Diri ini serasa gembira tanpa tertawa
Serasa puas tak terkata
Serasa bergairah tanpa diminta

Beb...
Tanpamu aku gerhana disiang bolong
Hatiku gelap dibekap pekat
Semangatku lenyap ditilap senyap
Merindu penuh harap

Beb...
Aku jadi siangnya dan kau jadi mataharinya
Walau sinarmu harus terhalang rembulan walau sebenang
Aku kan terus bersabar hingga gerhana itu hilang

Beb.. 
Siang harus bersama mataharinya yang terang
Meski rembulan kadang menjadi penghalang
Namun siang dan matahari takkan pernah terpisahkan
KAU dan AKU sayang
Read More
Bisnis Investasi

Saat Ku Termenung

Ku lihat gunung di sana
Hitam abu abu di selimuti awan
Ku lihat langit dan awan
Kokok ayam kicauan burung
Duduk di depan jendela.

Dengan sepasang mata
Pemberian yang maha kuasa
Aku bisa menikmati pemandangan yang ada
Hitam putih hijau biru dan warna lainya
Aku bahagia aku bahagia...

Sepasang telinga...
Ku bisa mendengar nyanyian
Ku bisa tahu saat orang memanggilku
Ku juga dengar merdunya suara suara burung

Oh maha kuasa maha indah
Maha segalanya...
Ka jadikan aku sebagai manusia
Oh tuhan
Oh Allah
Oh sang maha pencipta
Entah bagaimana aku menyebutnya
Terimakasih
Terimakasih
Terimakasih...
Terimakasih...
Read More
Bisnis Investasi

Puisi Hari Banjir Nasional

Hujan turun sudah pada tahu...
Yang turun itu air juga pada tahu
Perlu di perdebatkankah tentang hujan...
Airnya itu di katakan jatuh apa turun...

Gara-gara jatuh atau turun saja...
Sampai harus mengorbankan segala-galanya
Ada yang sampai mendirikan partai dengan biaya berjuta juta
Ada yang meprovokasi di mana-mana
Demi memenangkan perbedaan
Apakah air hujan itu turun apa jatuh.

Negeri subur yang gema ripah
Jadi susah penuh keluh kesah
Gara-gara pejabatnya cuma perang istilah
Demi kepentingan pribadi biar di kata gagah....

Berebut jabatan berebut pengakuan...
Aku lihat mantan pemimpin narsisnya tak ketulungan...
Nongkrong di sosial media share poto jalan-jalan
Wajar saja , kalau sampai kebanjiran
Karena saat mimpin cuma sekedar ingin jadi pemenang...

Bagaimana mau mikir selokan...
Jika semuanya pada pinter-pinteran ...
Saling merintah merasa sok jagoan...
Biar di kata tak punya jabatan asal punya kekuasaan
Entah kemanusiaan atau kesetanan...

70 Tahun merdeka...
Terasa baru kemarin saja...
Gara-gara, pemimpinya gila jabatan
Gila kekayaan

Pantas saja banjir selalu datang
Rutin setiap musim hujan...
Waktu terang pemimpin jalan-jalan
Waktu banjir pemimpin banyak tempat cadangan...

Rakyat lagi yang jadi korban...
Yah sudahlah begini adanya...
Jalani saja...
Sampai keajaiban itu tiba...

Read More

Puisi Hari Gerakan Satu Juta Pohon 10 Januari

Puisi menyambut Hari Gerakan Satu Juta Pohon tanggal 10 Januari. Puisi alam unik, puisi pohon.

Pohon...
Ku berpikir takkan pernah menemukan sebuah puisi indah
Indah layaknya keindahan pohon

Sebuah pohon yang menancap tajam di permukaan tanah
Tepat didepan rumah

Sebuah pohon yang mengangkat lengan berdaun hijau
Berayun-ayun saat angin bertiup sepoi

Sebuah pohon penghijau pandangan
Penyejuk ruang dunia tanpa batasan

Sayangnya hanya sebuah pohon
Bagaimana jika satu juta pohon

Ah,, ini hanya puisi biasa
Yang dibuat orang-orang bodoh layaknya saya

Namun yang buat saya puas
Walau secarik dua carik kata
Saya mampu mempuisikan pohon ciptaan Yang Maha Esa
Bagaimana dengan anda?!
Read More