ROCHMATUL HIDAYAH

Puisi WAKTU

Berikut kami tulis kembali puisi karya Anwari WMK. Dari 71 puisi berdimensi filosofis yang ditulis
selama tahun 2010, sebanyak 15 puisi di antaranya berbicara tentang kekuasaan politik. Berikut kami sajikan 15 puisi tersebut, dengan disertai harapan semoga bermakna, dan semoga pula memberikan kontribusi terhadap upaya merawat Bahasa Indonesia.

WAKTU
Di sebuah negeri

waktu berhenti berputar

jam jam dinding meleleh
tanpa sebab

Setiap napas
tanpa masa lampau
Setiap sukma
tanpa masa depan
Lihat...

Bandit, bromocorah

copet, maling dan penipu

berbedak gincu di
istana istana kuasa

bersulang anggur
pembesar negeri serupa raja zaman purba

rakyat dipaham maknakan
ulat,
cacing, dan belatung
Di sebuah negeri

waktu berhenti berputar

jam jam dinding meleleh

sebab
pembesar negeri
pesta pora tanpa henti
kala rakyat terbenam
genangan air mata

sebab
sekerat kemanusiaan

segumpal kerakyatan

dimuliakan dengan kepalsuan
dan engkau para pujangga

tersuruk labirin peradaban hantu

dan kalian kaum intelektual

dibisukan takdir kuasa dunia hitam

dan dirimu para agamawan

terhempas tsunami kemunafikan
Ooh..... perih
Negeri itu ternyata Indonesia
Ooh.....perih.....

Ooh.....