Tampilkan postingan dengan label Rochmatul Hidayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rochmatul Hidayah. Tampilkan semua postingan

PUISI CINTA "GERHANA MATAHARI"

Puisi cinta Gerhana Matahari untuk memikat hati sang kekasih pujaan. Puisi cinta ini mengambil tema gerhana matahari sebagai media melontarkan gombalan maut pada si dia. Kenapa harus gerhana matahari? ya... Indonesia kita ditahun 2016 sedang digemparkan dengan fenomena alam Gerhana Matahari Total di bulan Maret. Tak ada salahnya anda menyiapkan puisi rayuan untuk kekasih dengan memanfaatkan moment yang fenomenal tersebut. Tidak perlu panjang lebar, langsung rayu aja bro!

Puisi Cinta "Gerhana Matahari"

Hai beb...
Tahukah kamu bahwa kamu cahaya dalam gelapku
Sinar dalam hidupku
Mempesona kagumkanku

Beb...
Tahukah kamu bahwa hadirmu bagai mentari yang menyinari hariku
Cerah bersahaja
Anggun mempesona
Diri ini serasa gembira tanpa tertawa
Serasa puas tak terkata
Serasa bergairah tanpa diminta

Beb...
Tanpamu aku gerhana disiang bolong
Hatiku gelap dibekap pekat
Semangatku lenyap ditilap senyap
Merindu penuh harap

Beb...
Aku jadi siangnya dan kau jadi mataharinya
Walau sinarmu harus terhalang rembulan walau sebenang
Aku kan terus bersabar hingga gerhana itu hilang

Beb.. 
Siang harus bersama mataharinya yang terang
Meski rembulan kadang menjadi penghalang
Namun siang dan matahari takkan pernah terpisahkan
KAU dan AKU sayang
Read More

Puisi Hari Kopassus 16 April

Puisi memperingati hari Kopassus (Komando Pasukan Khusus) Tanggal 16 April. Jangan terlalu serius, berikut puisi kisah cinta tentang Kopassus. Sekedar untuk hiburan sekaligus partisipan meramaikan hari penting Nasional. Kalo bukan kita siapa lagi. Selamat membaca.

I Love You Kopassus

Kopassus oh kopassus
Jasamu besar tiada tertebus
Andai jodohku kopassus

Pucuk dicinta ulam tiba
Cinta sejatiku mulai bersemi
Sejak pandangan pertama di warung mini

Kata orang kamu Kopassus
Keren namamu
Keren tampangmu
Bikin merinding kudukku

Berangkat Petang pulang subuh
Tiap hari kau begitu
Ku amati setiap waktu
Betapa giat kau dengan tugasmu
Sungguh pria idamanku

Terbayang menyanding pria bergelar
Betapa hati berbinar
Namun lamunan segera bubar
Mengapa kamu ditenteng petugas keamanan

Oh sialan…
Ternyata kau kopassus gadungan
Bukan komando pasukan Khusus
Melainkan Komplotan Manusia Berkasus
Cinta sejatinya panding dulu wus

Read More
Puisi Hari Wanita Internasional

Puisi Hari Wanita Internasional

Puisi Hari Wanita Internasional

Puisi hari wanita Internasional untuk memperingati hari wanita/ perempuan Internasional tanggal 8 Maret. Selamat membaca, semoga terhibur.

Aku seorang wanita
Hanya seorang wanita
Tercipta dari tulang rusuk sang Adam
Dengan kokohku, ku jaga kalbu Adam
Aku amat dekat dengan jantung
Tempat dimana semua kehidupan dimulai

Namun tak jarang ku disiakan
Kala itu kaumku tak berharga
Namun hal itu buatku lebih tegar
Buatku siap lalui kehidupan dan menerjang
Bukan tuk lampaui sang Adam
Hanya kesetaraan agar ku seimbang
Karna aku bagian dari kehidupan
Karna takdirku tuk dampingi sang Adam
Dan melahirkan generasi pengisi kehidupan

Karna aku seorang wanita
Hanya seorang wanita
Pelaku sejarah
Sama seperti lainnya

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Puisi Valentine Day Romantis "Kau dan Aku"

Puisi Valentine Day Romantis "Kau dan Aku"

Selamat Valentine-Day bagi anda yang merayakan. Alangkah lebih romantis jika valentin anda disertai puisi romantis untuk kekasih tercinta anda. Jangan lewatkan momen romantis ini, berikan kesan tersendiri dan beda bagi pasangan anda.

Puisi Valentine Day Romantis "Kau dan Aku"

Dalam Lamunan
Ku terbayang dan terfikir dirimu
Tentang senyummu yang buatku rindu
Buatku ingin hidup selamanya

Dalam Lamunan
Ku terbayang dan terfikir dirimu sayang
Kita melangkah beriringan
Arungi kehidupan dengan ikatan suci tanpa paksaan

Dalam Lamunan
Kau beriku kebahagiaan
Dengan sosok mungil nan tampan
Buah hati cinta kita
Ia bermain sesukanya
Dan kita duduk berdua memandangnya
Aduh senangnya....

Kini lamunanku bubar
Kerana suara Handphon dikamar
Oh ternyata kamu sayang
Ada yang ingin ku sampaikan
Semoga lamunanku jadi kenyataan
Read More
Puisi Hari Gizi dan Makanan 25 Januari

Puisi Hari Gizi dan Makanan 25 Januari

Puisi Hari Gizi dan Makanan 25 Januari


Puisi hari gizi dan makanan nasional tanggal 25 Januari , puisi gizi, puisi makanan, puisi sehat, puisi anak.

Aku anak sehat
Setiap hari makan banyak
Sayur dan buah tak pernah terlewat
Pun minum susu agar ku kuat

Aku anak sehat
Tubuhku kekar dan kuat
Olahraga tak pernah telat
Lari pagi bersama teman sejawat

Aku anak sehat
Karena ibu rajin dan cermat
Sejak bayi ku selalu dijaga dan dirawat
Agar tak sakit dan senantiasa sehat
Read More

Puisi Hari Gerakan Satu Juta Pohon 10 Januari

Puisi menyambut Hari Gerakan Satu Juta Pohon tanggal 10 Januari. Puisi alam unik, puisi pohon.

Pohon...
Ku berpikir takkan pernah menemukan sebuah puisi indah
Indah layaknya keindahan pohon

Sebuah pohon yang menancap tajam di permukaan tanah
Tepat didepan rumah

Sebuah pohon yang mengangkat lengan berdaun hijau
Berayun-ayun saat angin bertiup sepoi

Sebuah pohon penghijau pandangan
Penyejuk ruang dunia tanpa batasan

Sayangnya hanya sebuah pohon
Bagaimana jika satu juta pohon

Ah,, ini hanya puisi biasa
Yang dibuat orang-orang bodoh layaknya saya

Namun yang buat saya puas
Walau secarik dua carik kata
Saya mampu mempuisikan pohon ciptaan Yang Maha Esa
Bagaimana dengan anda?!
Read More
Puisi Anak "Ayo Sekolah"

Puisi Anak "Ayo Sekolah"

Puisi anak sekolah perdana, asyiknya belajar sambil bermain, teman baru, guru baru, sekolah baru, pengalaman baru. puisi pendidikan



Bismillah...
Dengan menyebut nama Allah
Kulangkahkan kaki tuk pertama kali
Memasuki gerbang sekolah
Menimba ilmu sejek dini

Bismillah...
Dengan percaya diri
Berseragam merah putih
Ku tengok kanan dan kiri
Semua wajah asing bagiku
Mereka teman-temanku
Teman baruku
Membuncah semangat ini
Tuk perkenalkan diri
Jadikanku bagian sekolah ini

Satu senyuman menyambut ramah
Uluran tangan menyapa
Assalamualaikum...
Selamat datang...
Oh.. bu guru
Guru baru bagiku
Yang akan mengajarku

Ku masuk kelas
Kutaruh tas
Dan ku mulai belajar dengan ikhlas
Bismillah...
Mudahkan... lancarkan... sukseskan Ya Allah
Read More
Puisi Anak, Iqra' Bismi Robbik

Puisi Anak, Iqra' Bismi Robbik

Puisi anak tentang urgensi menuntut ilmu berdsakan al-Qur'an dan & Hadits. Puisi pendidikan, puisi mainan, puisi belajar.



Aku adalah anak manusia
Bagian dari hambanya
Bagian dari umat Rasul-Nya
Khalifah di dunia

Allah bilang iqra' bismi rabbik
Bacalah dengan nama Tuhanmu
Maka segeralah membaca
Agar kau tahu apa maksud Tuhan menciptamu
Nabi bilang uthlubul ilma
Tuntutlah ilmu
Maka segeralah belajar agar kau tahu kaifiyah hidup ala Rasul

Maka aku harus membaca
Maka aku harus menuntut ilmu
Maka aku harus belajar
Maka harus segera
Sekarang juga
Tak patut tuk menunda
Tak layak tuk berleha

Terimaksih teruntuk bunda
Yang mengenalkanku huruf dan angka
Yang mengajariku tulis dan baca
Bahkan ajariku lantunkan kitab suci-Nya

Hingga kini benar terasa
Betapa urgen pelajari ilmu-Nya
Dari yang dasar sampai yang komplek esensinya
Hingga kini benar terasa
Apa jadinya jika tak belajar satupun jua
Pastilah ia khalifah terbodoh di bumi-Nya

Kita mulai sekarang juga
Bagaimana dengan anda
Mumpung ruh masih diraga
Belum terlambat asal ada niat didada

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Puisi Munajat "Hanya Aku"

Puisi Munajat "Hanya Aku"

Puisi munajat singkat seorang hamba sebagai manusia. Puisi aku, puisi kontemporer, puisi hiburan



Aku ini manusia
Bukan patung berhala
Yang dipahat hamba
Pun bukan arca
Hiasan di wihara

Aku benar manusia
Yang ingin hidup semestinya
Ingin kaya
Ingin dipuja
Ingin dicinta
Ingin bahagia
Ingin sentosa
Ingin segalanya
Yang dapat puaskan jiwa
Hahahahahahahahahahaha
Hingga ku tak disebut manusia
Dengan tenang husnul khatimah
Bagaimana dengan anda
Read More
Puisi Pohon, Hari Menanam Pohon Nasional

Puisi Pohon, Hari Menanam Pohon Nasional

Puisi memperingati Hari Menanam Pohon Nasional 28 November. Puisi tentang pohon, puisi pohonku, puisi alam.



Ku lihat pagi ini
Kau masih seperti yang dulu
Sejuk udara dibawahmu
Karna daunmu yang hijau mendayu

Angin menggoyangkanmu
Hujan membasahimu
Panas matahari bukan masalah buatmu

Akar.. batang..
Tetap tangguh menancap kokoh perut bumi
Batang.. ranting..
Bermahkotakan daun
Ku harap kau tetap seperti itu
Seperti saat buyutku menanammu
50 tahun yang lalu

Pohon itu...
Batang itu...
Ranting itu...
Daun itu...
Ku harap kau tetap seperti itu
Agar alamku hijau sejuk olehmu
Read More
Puisi untuk Kawan bukan Lawan

Puisi untuk Kawan bukan Lawan

Puisi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 22 Desember. Puisi untuk Teman. Puisi untuk Sahabat.



Hai teman..
Kau adalah harta
Walau bukan satu-satunya yang paling berharga
Ku tak pernah pinta kau tuk sehidup semati
Namun kau selalu ada dalam tiap mainku
Sebagai lawan dalam obrolku
Tersenyum jika aku bercanda
Marah jika ku buat kecewa
Hahaha

Kita memang teman
Sejak TK hingga remaja
Kemana mana berdua
Aku punya kau minta
Kau punya ku minta
Jangan bertengkar...
Demikian pesan ortu kita

Semoga pertemanan ini hingga lanjut usia
Karena dunia milik kita berdua
Mulai dari kelereng hingga binaraga
Mulai dari permen hingga pizza
Semoga kita selalu bahagia
Teman...
Read More
Puisi HAM untuk Hari HAM Nasional

Puisi HAM untuk Hari HAM Nasional

Puisi Hak Asasi Manusia untuk memperingati hari HAM Nasional 10 Desember. Anda pemerjuang HAM? Anda wajib baca puisi berikut.



HAM...
Itu bukan nama makanan
Pun bukan merek barang
Hak asasi manusia, demikian kepanjangannya

Setiap orang punya HAM
Sudah selayaknya diperjuangkan
Namun ada hak ada kewajiban
Kewajiban harus ditunaikan

Malang melintang anak Adam
Mencari hak dan lupakan kewajiban
Tuntaskan kewajiban
Niscaya hak wajib anda dapatkan

Munir pemerjuang HAM
Namun tewas dalam misi perjuangan
Apakah ini keadilan?
Jangan takut menjadi munir berikutnya
Jika hak dan keadilan tak jua tiba
Maka Tuhan yang akan berkata
Keridhoan dan kasih sayangnya menanti anda

Dan janganlah lupa
Inilah kehidupan
Yang memang harus diperjuangkan
Berjuang tunaikan kewajiban
Lantas berjuang dapatkan hak dan keadilan

Demikian puisi asal jadi
Semoga anda terinspirasi
Biarpun isinya ngelantur tak tentu arah
Yang penting anda tuntas membacanya
Hahahaha
Read More
Puisi Akhir Tahun dan Tahun Baru

Puisi Akhir Tahun dan Tahun Baru

Puisi HUMOR akhir tahun dan tahun baru, puisi RENUNGAN akhir tahun dan tahun baru, puisi MUNAJAT akhir tahun dan tahun baru,



Akhir tahun?...
Hampir-hampir tak percaya akal ini
Rasanya baru kemarin terompet tahun baru di bunyikan
Rasanya baru kemarin indahnya kembang api tengah malam kusaksikan
Rasanya baru kemarin kumpul-kumpul awal tahunan
Rasanya baru kemarin...

Nyatanya tahun ini akan segera berlalu
Nyatanya hampir 360 hari telah terlewati
Nyatanya banyak detik, menit dan jam terlampaui
Nyatanya aku masih tetap seperti ini
Nyatanya tetap begini...

Di akhir tahun ini
Moga Tuhan beri kesadaran diri
Agar kita tak lagi rugi
Atas sekian kesempatan yang terlewati
Moga Tuhan beri Hidayah
Pada kita yang suka lengah
Moga Tuhan beri Inayah
Agar mudah, tanpa susah payah
Menjalani hidup ditahun baru yang penuh berkah

Ya,, semoga penuh berkah
Yang jomblo segera nikah
Yang kismin segera kaya
Yang hidup makin jaya
Yang mati masuk surga
Yang sedih segera ketawa
Yang ketawa tetaplah bahagia
Ya,, semoga penuh berkah

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Puisi Selamat Hari Natal

Puisi Selamat Hari Natal

Puisi Hari Natal terbaru, guna memperingati dan menyambut hari natal umat kristiani. Selamat membaca.



Natal oh natal
Akhirnya kau datang
Tak perlu dijemput
Pulang tak perlu diantar
Lho kok jadi kayak jailangkungan??

Mari puisinya dilanjutkan..
Natal oh Natalan
Setiap Desember pasti dirayakan
Dirayakan oleh umat kristian
Sambil kumpul keluarga dirumah kesayangan
Plus liburan akhir tahunan

Berbagai menu disiapkan
Berbagai hiasan dipamerkan
Berbagai hadiah diberikan
Untuk semarakkan momen natalan
Jangan lupa sama tetangga sebelahan
Kalo bisa kasih juga jajanan
Biar senang turut menikmati perayaan
Biar beda akidah asal tetap bina kerukunan
Selamat Natal dan akhir Tahunan...

Read More
Puisi Anak "Sepeda Kecilku"

Puisi Anak "Sepeda Kecilku"

Puisi deskriptif dunia anak yang tak pernah ada habisnya, suasana ceria dan gembira selalu mengiringi walau hanya dengan sepeda mini. Selamat membaca, semoga terhibur.



Sepedaku...
Lucu bentukmu sesuai usiaku
Sepeda mini pemberian ayahku
Hadiah buatku karena rajin membantu ibu

Setiap hari ku bermain denganmu
Pagi, siang, sore, bahkan hingga petang merajut malam
Ku kayuh pedalmu dengan tenaga
Roda berputar semakin cepat
Semakin riang pula hatiku terasa

Tak jauh ku bermain denganmu
Hanya berputar-putar diantara meja kursi rumahku
Namun cukup membuatku lelah
Hingga lelap tertidur pulas
Tak lupa ku bawa kau dalam mimpiku
Karena kau sepeda kesayanganku
Read More
Puisi Bulan Shofar "Bulan Waspada"

Puisi Bulan Shofar "Bulan Waspada"

Puisi muhasabah dan munajat dibulan shafar. 300 rb bala' dan 20 rb baliyat akan turun dibulan Shafar. Semoga puisi berikut mengantarkan anda untuk waspada, berhati-hati dan mendekatkan diri pada Allah Sang Penguasa Jagat Raya.



Bulan shofar...
Tahukan kalian apa itu shofar?
Bulan shofar adalah bulan kuning
Tak ubahnya lampu rambu lalu lintas
Kuning artinya berhati-hati

Inilah bulan dengan bala' terdahsyat sepanjang sanah
Dengan titik pusat di hari rabo terakhirnya
Waspadalah... waspadalah...

Orang jawa bilang rebo pungkasan
Adanya hanya di bulan shafar
Bulan paling gawat dan mengerikan
Keramat dan menyeramkan
Penuh dengan bala' dan afat
Penuh amarah, bencana dan kesedihan
Penuh penyakit dan kerugian

Bencana yang besar di bulan shafar
Mulai bencana sirry  hingga jahry
Shaghiry hingga kabiry
Diturunkan diantara langit dan bumi
Tak pandang gender, strata dan usia
Pun tak pandang marga dan warga negara

Namun tidak bagi mereka yang beriman
Iman pada Allah yang menciptakan
Menciptakan segalanya, termasuk bencana, kesedihan, shafar dan rabo pungkasan
Tawakkal adalah jalan paling aman
Dan mohon perlindungan dengan kesungguhan
Semoga kita termasuk hambanya yang diselamatkan

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Puisi Anak "Bonekaku Tersayang"

Puisi Anak "Bonekaku Tersayang"

Puisi anak, puisi boneka, puisi mainan kesayangan, puisi hiburan, puisi lucu. Selamat membaca, semoga terhibur.



Minggu pagi termenung sendiri
Duduk di kamar memandang boneka
Boneka beruang amat besar
Kudapat saat ku dibangku taman kanak-kanak
Hingga kini ku tak lagi disebut bocah

Bonekaku sayang
Bulumu mulai usang
Seiring usia kita yang terus menjelang
Kini kau jadi milik putriku sayang

Tetaplah jadi mainan kesayangan
Walau kau hanya sebuah boneka
Tanpa akal tanpa nyawa
Kau sangat berjasa
Menemani putriku di tiap waktunya

Sebagai gantinya
Kau kan selalu kami jaga
Kami rawat sebaik-baiknya
Agar kau juga bisa menemani cucuku nantinya
Bahkan cicit hingga seterusnya
Terimakasih bonekaku tercinta

Oleh: Rochmatul hidayah
Read More
Puisi Untuk Guru "Wahai Guruku"

Puisi Untuk Guru "Wahai Guruku"

Puisi memperingati HARI GURU 25 Nopember. Puisi sanjungan untuk guru. Puisi pujian untuk guru. Puisi perjuangan guru.



Wahai guruku yang khudhu'
Yang mengajariku dengan khusyuk
Yang menerangkan apa itu baik apa itu buruk
Yang menjewerku bila ku ngantuk
Dan saat ku pandai, kau-pun mengangguk-agguk

Wahai guruku yang luhur
Yang mengajariku mengenal segala yang mashur
Mulai dari bel berbunyi hingga dhuhur
Tanpa lelah tanpa lengah tanpa udzur

Wahai guruku yang tegas
Yang mengajar hingga tuntas
Yang memarahiku bila tak kerjakan tugas
Yang menghukumku bila telat masuk kelas
Dan yang memujiku bila ku rangking kelas

Wahai guruku yang terhormat
Aku kan tetap patuh dan taat
Belajar dengan giat dan semangat
Nasihatmu kan slalu ku ingat
Jasamu kan slalu ku kenang, hingga akhir hayat

Wahai guruku yang bijak
Terimakasih kusembahkan dengan hikmat
Semoga kau senantiasa sehat
Senantiasa selamat
Di dunia hingga akhirat

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Kumpulan Puisi untuk Ayah

Kumpulan Puisi untuk Ayah

Kumpulan puisi sedih dan gembira untuk ayah dalam rangka memperingati hari ayah 12 Nopember



Ayah..
Kau tak pernah mencari pujian
Kau tak pernah sekalipun bermegahan
Kau hanya berjalan diam-diam
Bekerja tuk mereka yang kau cintai hingga ajal

Ayah..
Mimpimu jarang terucap
Langkahmu pasti dan mantap
Terus berjalan disertai harap
Dengan satu tujuan nan tegap
Yakni membahagiakan mereka dengan dekap penuh hangat
Read More
Puisi Tahun Baru Islam

Puisi Tahun Baru Islam

Puisi Bulan Muharram



Puisi tuk menyambut tahun baru Islam, bulan Muharram Mu'addhom. Selamat membaca.

Hari berganti hari
Bulan berganti bulan
Waktu terus berjalan
Usia bertambah bilangan
Tak terasa Muharram telah datang

Muharram...
Tahun baru Islam
Orang Jawa bilang, 1 suro-an
Sakral memang, bagi mereka yang mau merasakan

Muharram...
Terbilang bulan mulia Islam
Penuh keridhoan bagi yang membutuhkan
Anda Islam?
Maka berlombalah menggapainya
Dengan amalan dunia, pun akhirat yang berpahala

Muharram...
Bulan mulia penuh berkah
Hanya satu kata tuk sambut hadirmu
Happy new Hijry year
Haniiah bisanah jadidah
Read More