Tampilkan postingan dengan label Puisi Politik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Politik. Tampilkan semua postingan
Bisnis Investasi

Ahok Vs Dprd

Zul makzul makzul makzulkan
Kata lama yang sering terngiang
Sering di tulis dan di baca di koran
Di media Internet radio dan televisi

Entah barang basi atau sensasi
Kata zul makzul makzul melulu
Bukan malah kerja bagaimana cara memperbaiki
Zul makzul makzul makzulkan

Getu terus yang di kumandangkan
Apa yang di cari sebenarnya
Kenapa Dpr dengan pemimpin kok ga akur
Ini ada apa ?

Zul makzul makzul makzulkan
Musim hujan banjirpun datang
Gelandangan masih kelaparan
Perekonomian masih tidak karuan

Masih juga ada zul makzul makzulan
Sementara pendidikan berantakan
Tetangga sebelah sudah bisa ke angkasa
Membuat internet menguasai dunia

Di sini masih ribut ...
Zul makzul makzul makzulkan
Tradisi jahiliyah berebut kekuasaan
Atas nama apa dan untuk siapa

Dikit dikit makzulkan
Senggol dikit lengserkan
Zul makzul makzul makzulkan
Omong kosong tentang kebenaran...


Read More
Bisnis Investasi

Negara Kesatuan Republik Partai

Ada sebuah negeri bernama Republik Partai
Presidenya presiden demi partai
Mentrinya bekerja untuk partai
Dprnya Dpr Demi Partai
Mprnya Mpr Demi Partai
Tentaranya mengabdi pada partai
Polisinya tunduk dan patuh pada partai
Pengusahanya berlindung pada partai
Ilmuanya perwakilan dari partai
Pelajarnya belajar ilmu partai
Petaninya menanam dan menyebar agenda partai
Nelayanya menjaring suara partai
Tukang sayurnya jual bumbu-bumbu partai
Pegawai sipilnya ngurusi partai
Senimanya berkarya untuk partai
Ulamanya berfatwa demi partai

Semuanya berpartai
Dari tua,muda,lelaki dan wanita bahkan waria
Dari yang waras,setengah waras sampai yang tidak waras
Dari yang sudah mati dan yang belum lahir
Seakan akan hidupnya memang untuk partai

Pohon pohon di tempeli simbol partai
Jalan-jalan penuh dengan bendera partai
Hutan dan Gunung di tempeli partai
Lautan dan kapal-kapal di pasang bendera partai

Bayi baru lahir di beri cap partai
Orang mati di beri batu nisan partai
Kokok ayam bersuara partai
Semua yang ada di beri cap partai...

Tak percaya tapi ada...
Sebuah negara yang seluruh hidupnya untuk partai
Sampai lupa , bahwa perang partai itu hanya di kandang saja
Hanya terjadi di satu negara...dan hanya perang saudara .

Negeri tersebut tertinggal...
Kalah telak dengan negara tetangganya...
Negeri sebelah sudah bisa buat kapal terbang
Kapal selam,tank,komputer dan lain sebagainya .

Negeri partai cuma bisa menjahit bendera partai
Punyanya cuma kapas saja , mesin rajutnya di dapat dari negeri tetangga
Negeri sebelah rakyanya makmur kaya raya
Negeri parti rakyatnya keluar negeri cari kerja
Jadi babu rumah tangga .

Tak percaya itu ada
Negeri yang seulurh rakyatnya hidup demi partainya
Entah bagaimana masa depanya
Yang pasti negeri partai tak bisa apa-apa
Jangankan untuk tampil di mata dunia
Lewat teknologi,ekonomi sosial politik dan lainya
Untuk makan saja harus keluar negeri .
Ngeri...

Tak percaya tapi ada
Negara republik partai namanya
Hidup mati demi partai yang di anutnya
Walau sebenarnya tak berpengaruh apa-apa di mata dunia ...

Read More
Bisnis Investasi

Negeri Gila-Gilaan Gila

Sengaja ku tulis puisi asal jadi ini karena melihat elit politik yang benar-benar sudah tidak masuk akal lagi , perang sesama saudara sendiri ,kenapa tidak memulai babak baru untuk memajukan negeri dan mulai ikut berperan dalam mengatasi masalah kemanusiaan secara globla .

Ada sebuah negeri
Kaya raya , orang bilang cuilan surga
Tanahnya subur , lautanya luas
Udaranya jadi pemasok oksigen terbesar dunia .

Tapi sayang .... Penghuninya Gila...
Gila-gilaan Gila kekuasaan
Gila-gilaan Gila jabatan
Gila-gilaan Gila kekayaan

Pejabatnya Gila-gilaan rebutan kursi 
Rakyatnya Gila-gilaan mencari nasi
Artisnya Gila-gilaan promosi
Senimanya Gila-gilaan buat sensasi

Sejak jaman raja-raja
Ribuan bahkan jutaan nyawa melayang
Korban ambisi gila-gilan gila kekuasaan
Tak segan memfitnah,membunuh demi jadi jabatan .

Rakyatnya ikutan gila gila-gilaan
Karena hidup terlantar tanpa pendidikan
Jangakan pendidikan, cukup sandang pangan sudah lumayan.
Kebodohan merajalela , mencetak generasi yang ikutan Gila

Sementara negeri sebelah tertawa...
Buat apa kaya raya kalau penghuninya gila semua
Tiap hari berantem perkara siapa yang jadi raja
Tiap hari pusing mikir makan siapa .

Negeri sebelah bilang...
Seperti cerita dalam film saja
Hiburan sepulang bekerja...
Lihat orang satu negera pandai bacot semua...
Sambil bergunam...
Di negeri sendiri kok terasa wisata....
Oh Gila....




Read More
Puisi Politik Suara Hati Kami

Puisi Politik Suara Hati Kami

Hy sobat puisina, moga selalu dalam lindungan dan tersenyum bahagia. Coretan kali ini Puisi Politik Suara Hati Kami, agar terdengar walau tak terdengar. Dibaca walau tak dibaca. Se-enggak-enggaknya kita sudah mengeluarkan unek-unek untuk pemerintah di negeri ini:



Suara Hati Kami

Apakah kau tau
Apa kau tau tentang aku

Aku tau sikap mu
Tapi kau tak tau sikap ku

Aku tau kau pejabat
Mana mungkin kau tau aku pecabat atau bukan

selayar menghempas badai
ombak-ombak dilaut lepas

selaput merah dalam TV
terjungkal melepas lelah

dari satu alunan
tak juga bisa menyembuhkan

dari satu hukuman
tak jera minta ampunan

apakah kau tahu tentang rakyat
kau tau rakyat
tapi, apakah kau tahu keinginan rakyat?
kamu itu tau
tapi berpaling muka macak tidak tau

ini uang ini uang
untuk saya sendiri dan
kelompok ku saja kata konglomerat

rakyat hanya bisa diam
perotes pun tak bisa
demo pun tak menyelesaikan masalah

hanya satu yang bisa kalian sesali
saat kau sakit dan kau mati

By: Dalang Wanataka


Itulah sedikit Puisi Politik Suara Hati Kami suatu saat kita coret-coret unek** kita lagi di Majalah Puisina.
Read More
Puisi Pesan Bumi Akibat Kenaikan BBM

Puisi Pesan Bumi Akibat Kenaikan BBM

Naik laigi - naik lagi. BBM lagi, BBM lagi. Siapa yang tak angkat bicara soal kenaikan BBM, kenaikan BBM sudah menjadi tradisi setiap ganti pemimpin negeri. Asal saja uang subsisi disalurkan ke rakyat tidak disimpan rapat-rapat. Puisi ini sedikit menyampaikan pesan bumi. Langsung aja yah....



Pesan Bumi
manusia menghuni bumi
seperti binatang tak punya hati
sejengkal demi sejengkal kutemui
habislah bumi ini

ku temui atas tanah, sungai, laut, udara
disana ada nilai berharga
untuk semua
umat penghuni bumi

bumi mengelurkan minyak
Minyak menjadi BBM
harga tinggi menjadi patokan
katanya demi rakyat
moga tersalur ke rayat

bumi tak berpengaruh atas kenaikan
bumi paling senang dimanfaatkan
bumi membenci kerusakan

Andai bumi bisa bicara
Manusia pasti diam

By: Dalang Wanataka




Read More
Puisi Politik : Menolak RUU Pilkada Oleh DPRD

Puisi Politik : Menolak RUU Pilkada Oleh DPRD

Puisi Politik : Menolak RUU Pilkada Oleh DPRD _Puisi berikut ini merupakan wujud penolakan terhadap RUU Pilkada, serta ajakan kepada pembaca mari sama-sama kita lupakan tentang kependukungan atas siapa dan koalisi mana. Dengan kembali bersama sebagai warga negara. Selamat membaca..
Puisi Politik : Menolak RUU Pilkada Oleh DPRD

mereka...!!
adalah Dewan Perwakilan Rakyat
yang dulu
anda gunakan hak pilih anda untuknya
dan anda percaya
Bahwa mereka mampu
membawa kehidupan yang lebih baik
sebagai warga negara

Namun
setelah mereka berada disana
mereka lupakan anda
dengan cara merampas hak demokrasi anda
sehingga anda tak boleh lagi
memilih pemimpin anda

Dan hanya mereka lah
yang boleh menentukan siapa pemimpin bagi anda.
tanpa pertimbangan anda

Terlepas dari sudut pandang mana saja
bisa dikatakan bahwa
orang-orang yang dulu berjasa
telah menghantarkan mereka sampai di atas sana

kini dijadikan ibarat sapi perah!

Dicukupkan makanannya
kemudian diremas keluarkan puan-nya
tanpa pertanggung jawaban akan masa depan-nya.

Rela?

______
Terima kasih dan semoga bermanfaat..
Read More
Puisi Selamat Ulang Tahun Wiji Thukul

Puisi Selamat Ulang Tahun Wiji Thukul

Puisi Selamat Ulang Tahun Wiji Thukul_Puisi berikut ini merupakan salah satu karya Wiji Thukul sebagai seorang pekerja seni juga sebagai aktivis yang lantang membela hak rakyat serta sangat berani menentang kebijakan pemerintah yang mengandung tirani. Puisi Bunga Dan Tembok adalah salah satu puisi karyanya yang banyak diapresiasi oleh berbagai kalangan sebagai wujud penentangannya terhadap ketidak adilan. Selamat ulang tahun kang Wiji.. 
Selamat membaca... 

Puisi Selamat Ulang Tahun Wiji Thukul


seumpama bunga
kami adalah bunga yang
tak kau kehendaki tumbuh
engkau lebih suka membangun rumah
dan merampas tanah

seumpama bunga
kami adalah bunga yang
tak kau kehendaki adanya
engkau lebih suka membangun
jalan raya dan pagar besi

seumpama bunga
kami adalah bunga yang
dirontokkan di bumi kami sendiri

jika kami bunga
engkau adalah tembok
tapi di tubuh tembok itu
telah kami sebar biji-biji

suatu saat kami akan tumbuh bersama
dengan keyakinan : ENGKAU HARUS HANCUR
dalam keyakinan kami
dimanapun - TIRANI HARUS TUMBANG!



Semoga puisi di atas dapat menjadi penyemangat untuk kawula muda khususnya, untuk lebih menumbuhkan kecintaan kepada tanah air. Semoga bermanfaat.,
Read More
Puisi Untuk Presiden Jokowi Dan Jk

Puisi Untuk Presiden Jokowi Dan Jk

Mumpung masih anget tanggal 22 Juli 2014 Menjadi hari yang menegangkan , Hari bersejarah di mana penentuan pemenang dalah laga bursa presiden republik indonesia yang kita cinta , banyak canda tawa dan air mata , ribuan bahkan jutaan yel yel rakyat mendukung jagoanya . Kalau boleh di katakan Mungkin Hari Inilah Hari Revolusi Mental . Hari di mana kekuatan rakyat melawan kekuatan elit politik kelas berat di negerinya , Hari di mana kekuatan relawan melawan kekuatan yang tersetruktur dan terorganinasi bahkan terlatih . Pada saat itu jokowi jk jadi simbul kekuatan rakyat sedangkan Prabowo Hatta menjadi simbul kekuatan pejabat . Namun pada akhirnya Kakuatan Rakyatlah yang menjadi pemenang , berkat rahmat tuhan . Mudah mudahan puisi asal jadi ini nantinya bisa menjadi pesan moral kepada pak jokowi dan jk yang di percaya menjadi simbul kekuatan rakyat indonesia agar memimpin negara ini untuk lebih hebat dan lebih kuat .

Puisi Untuk Presiden Jokowi Dan Jk


Pak Jokowi Selamat atas kemenangan Ini
Pak Jk selamat atas kemenangan ini .
Kemenangan luar biasa dari kita semua
Kita rakyat indonesia Negara terbesar asi tenggara .

Ini adalah langkah awal untuk menjalani masa akn datang
Masa yang lebih menantang , tidak selsai dengan kampaye doang
Untuk itu sejak dini mari rapatkan barisan lupakan perbedaan
Sejak sekarang kita adalah rakyat indonesia
Rakyat yang siap mengemban kemakmuran dan kesejahtraan .

Pak Jokowi Jk...
Tak mungkin kita berlama lama di samping Bapak
Karena kita harus kembali bekerja
Menghidupi sanak dan keluarga

Tapi tenanglah...
Kami akan selalu mengawal bapak
Mantabkan dan yakinkan
Dasari keiklasna dan keyikanan
Bahwa dengan ketulusan dan kejujuran
Semua masalah bisa di selesaikan .

Si miskin bisa kaya
Si bodoh bisa pintar
Si sakit Bisa Sehat
Yang terbelakang bisa maju
Yang tertinggal bisa kita ambil lagi
Rangkul semua rakyat yang ada
Jangan sampai satupun yang tersisa
Jika perlu dan kita mampu
Siapkan masa depan anak cucu kita yang belum lahir dan belum punya nama .

Pak jokowi... dan pak Jk...
Kami harap laporan kinerja bapak setiap harinya
Biar kita ikut menikmati dan merasakan keluh kesahnya
Biar kami ikut merasakan bila nanti ada prestasi yang membuat bahagia

Bapak jokowi Jk...
Seringlah muncul di tv untuk mengobati kerinduan kamu
Seringlah sampaikan nasehat dan saran kepada kami
Apa yang perlu kami jalankan untuk menggapai masa depan
Kemana kita mengadu jika ada permasalah
Kepada siapa kita menuntut jika mohon keadilan
Dan bagaimana kita menyalurkn jika kita ingin menyumbang .

Pak Jokowi dan Pak Jk...
Tak banyak yang aku harap dari menulis puisi ini
Kecuali saya ingin melihat perkembangan dan pembangunan yang nyata
Yang bisa saya lihat setiap harinya
Mungkin itu tidak secara langsung kepada saya
Namun saya turut bahagia jika..
Saudara lumpur lapindo bisa di selesaikan
Papua tidak tertinggal
Para gelandangan dapat hidup layak
Pendidikan gratis
Pengobatan murah
Pekerjaan yang banyak...
Aku ingin di tv ada banyak siaran lapangan kerja
Aku ingin di tv ada siaran dokter dokter sukarela
Aku ingin di tv ada guru guru mengajar secara online
Aku ingin di tv penuh dengan siaran yang menyejukan .

Saya kira cukup di sini dulu
Mudah mudahan baitku bermanfaat
Bagi Diriku , Bapak Jokowi
Bagi Pmebaca dan bagi rakyat indonesia
Read More
Bisnis Investasi

Pantun Lirik Lagu Salam Dua Jari Slank Untuk Jokowi Jk

Iseng iseng saja , dengerin lagu salam dua jari karya Slank dan kawan kawan kok enak banget , "Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi " . sederhana dan mengena sampai sampai walaupun ini sebenarnya lagu kampaye untuk pemenangan Capres Jokowi dan Jk , tapi banyak masyarakat yang memutar lagu ini dalam acara pesta pernikahan dan sunatan , artinya lagu ini memang enak di dengar dan rakyatpun merasa terhibur dan bisa jadi rakyat juga merasa terwakili .

Karena melihat liriknya terkesan di buat seperti pantun , saya kira tidak ada salahnya kalau lirik lagu ini di tambah biar panjang sehingga bisa menambah kombinasi lirik sesuai selera penyanyinya masing-masing . untuk itu saya mencoba beberapa pantun yang sesuai irama lagu ini . yuk di simak .

Berasal dari desa
Juga bukan 1/2 dewa
Tapi Dia Baik rekam jejaknya..
Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi .

Bukan Turun anak bupati
Juga bukan kalangan Tni
Kerjanya terbukti di solo dan  Di Dki
Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi .

Hidupnya sederhana
Orangnya biasa saja
Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi 2 x

Pejabat yang merakyat
Yang di cintai rakyat
Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi 2 x

Sekarang dia nyapres
Walau modalnya ngepres
Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi 2x

Banyak kampaye hitam
Tapi dia tetap tenang
Salam dua jari jangan lupa pilih jokowi 2x

Rakyat ada di belakang
Membentuk tim relawan
Salam dua jari jangan lupa dukung jokowi 2x

Banyak fitnah berhamburan
Relawan tetap berjuang
Salam dua jari jangan lupa dukung jokowi 2x

Kita harus menang total
Dukung revolusi mental
Salam dua jari jangan lupa dukung jokowi 2x .

Demikian beberapa pantunan pendek yang bisa di tambakan , jika ada ide untuk menambahkan silahkan kirim saja di kotak komentar . terimakasih .






Read More
Puisi Ulang Tahun Untuk Bp. Ir Joko Widodo

Puisi Ulang Tahun Untuk Bp. Ir Joko Widodo

Puisi Ulang Tahun Jokowi_Padamu Sang Pecinta Jelata: Salam jumpa pembaca puisina, Bagaimana suasana pilpresnya? semoga tetap aman nyaman dan tetap mejadi nilai kebaikan untuk kita semua. Nah,, pada momen pilpres kali ini, ada beberapa karangan puisi untuk salah satu kandidat Presiden negeri ini,, yang baru saja mengulang hari lahir / ulang tahun. Tanpa maksud apapun sehingga cukup untuk menjadi pemeriah pilpres.. berikut ini adalah salah satu puisi untuk ulang tahun beliau. Selamat membaca..
Puisi Ulang Tahun Untuk Bp. Ir Joko Widodo

salam sang pecinta
salam hormat dari warga rakyat jelata
'kaum protelar yang menghuni bawah kasta
yang mengenal siapa anda
sosok yang kami harapkan sekian lama

sepuluh jari tertangkup di dada
khidmat ucapan selamat ulang tahun untuk anda
pengayom sekian rakyat jelata yang mencinta
yang tiada henti bermimpi untuk wujudkan cita-cita
pada negeri yang mulia dan merdeka

tiada lilin yang kami persembahkan
tanpa lagu perayaan yang kami nyanyikan
tak ada gemerlap pesta yang kami haturkan
senyap tanpa riuh rendah tertawa celotehan
hanya doa khusyu' harapan yang kami panjatkan
agar bertulus kasih cinta selalu engkau kedepankan
pada kami, mereka dan kita

padamu sang pecinta jelata
sosok rendah hati penuh daya tulus cinta
silap harta benda bukanlah yang diminta
bukan pula segudang puji dan puja
hanya selayang pandang mata akan sejahtera
bagi kami dan para saudara segenap warga

adalah
krisis moral manusia
korupsi yang merajalela
tebaran tangis derita jelata
pelecehan seksual dan pedofilia
pertikaian, perpecahan diantara saudara
penghilangan nyawa yang sudah tiada harga
segenggam kado indah bahagia untuk engkau giat bekerja
di puncak kursi singgasana yang menanti komando sang panglima


"Selamat Ulang Tahun Bp. Ir Joko Widodo (21 juni 1961 - 21 juni 2014)
semoga sehat sejahtera dan kebaikan mengiringi serta"

Jakarta - 21 Juni 2014
@rahabganendra
Read More
Lirik Bersatu Padu Coblos No: 2 Jokowi Kalla

Lirik Bersatu Padu Coblos No: 2 Jokowi Kalla

Berikut ini adalah lirik lagu dukungan kepada Jokowi dari group musisi kill the Dj . Lagunya ngerap jawa , indonesia banget , liriknya juga kren banget . oke langsung saja di baca liriknya sekalian lihat videonya .


Apa yang dibutuhkan Indonesia
Jujur, Sederhana, dan Bekerja
Ayo kawan dukung Jokowi-Kalla
Bersatu padu coblos nomor dua

Badannya kurus wajah kampungan
Namun hatinya tulus sinar harapan
Dengan kerja nyata kau jawab keraguan
Karena janji-janji sudah membosankan

Citramu sederhana apa adanya
Cerminan sikap dari nuraninya
Lambang cinta untuk rakyat Indonesia
Jokowi adalah kita

Ratu adil tak usah dicari
Coba tanyakan di dalam hati
Rekam jejaknya sudah pasti
Jawabannya adalah Jokowi

Jika suara rakyat suara Tuhan
Suara ini kami amanahkan
Dengan nurani tanpa bayaran
Demi martabat, demi kedaulatan

Relawan bergerak dengan suka rela
Bukan berarti tak ada harganya
Justru karena tak ternilai harganya
Tak akan ada yang sanggup membayarnya

Sekian lama reformasi hanya utopia
Sekian lama demokrasi tersandra
Pertiwi menangis berdoa
Jokowi jawabannya

Yang lebih penting dari politik, kawan
Adalah kemanusiaan
Guru bangsa mengajarkan
Kita saudara dalam kebhinekaan

Setelah pilihan dan kemenangan
Kami akan mundur menarik dukungan
Membentuk barisan parlemen jalanan
Mengawasi amanah kekuasaan

Menang tak jumawa, kalah lapang dada
Siapapun dia presiden indonesia
Menang tak jumawa, kalah lapang dada
Salam damai untuk Indonesia (skj)
Read More

Judul PRESIDEN HANYA NAMA

Salam puisinaa... akhirnya isa muncul setelah absen lama buangeet... ^^
Ingin ikudt nimbrung kemeriahan pra pemilu.. capres 2014.. mohon sartiknyaa (saran dan kritik)
Cekidootttt..

Judul "Presiden hanya nama"
Aku anak tanah air
Mengais rizki agar darah mengalir
Menuntut ilmu mendetak jantung karir
Agar tak jadi hama jaman akhir

Aku tertegun.
Tersentak bumiku rata
Kebodohan meraja. Kemiskinan tertawa
Mengiris waktu. Mencabik jiwa

Biarlah ku selami dunia maya
Dunia politik akting pro kontra
Bukan tuk dasi gaya jas mewah
Tuk virus penjajah pemakan segala

Memang disini penuh buaya
Lawan kawan buta habis dimangsa
Apalagi rakyat diam pasrah
Melihat dua muka pengobral mulut busa

Aku presiden hanya nama
Bekerja tuk rakyat dg bismillah
Karna pahlawanpun harus serahkan nyawa
Demi harga mati indonesia.

Terkirim dari Samsung Mobile
Read More

Puisi Pilpres "Ini Jagoku Mana Jagomu"

Pilpres semakin dekat
Orang sama sepakat
Mantab pada jagonya yang hebat
Itu sih katanya...

Aku hanya orang desa
Tak paham apa-apa
Saat ditanya "mau pilih siapa?"
Aku hanya bilang "rahasia"

Betapa katroknya aku
Berbekal hp jadul
Kubuka mbah google
"Wikipedia biografi" itu yang ku sentul

Ada dua kandidat
Semua ku baca amat-amat
Aku memang bukan pengamat
Apalagi ahli siasat
Aku hanya pembaca biografi singkat

Aku hanya orang lugu
Tak faham ini dan itu
Namun biografi cukup bagiku
Tuk mengenal siapa calon presidenku

Sekarang silahkan tanya
Siapa jagoku sebenarnya
Takkan kujawab "rahasia"
Karena ku tahu harus pilih siapa

Dia sama denganku
Hanya saja...
Segudang prestasi
Segudang visi misi
Segudang karya nyata
Melahirkan kenyamanan rakyatnya
Itulah bedanya ia denganku
Dia "orang desa yang mendunia"
Bukan hanya terkenal dengan iklannya

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Mules, Sambal Prahara

Puisi konyol, sedikit humor, hati-hatilah dalam mengkonsumsi makanan.
Pastikan 4 sehat 5 sempurna. Jangan hanya enak, namun berabe akhirnya.
Selamat membaca.


Menu hari ini sajian cepat
Tempe penyet sambal tomat
Tomat satu cabe empat

Cicip dulu...
Kurang mantap tu
Tambah cabe lagi dua puluh
Adu duh.. Gak kukuh

Pedasnya menggila
Bikin kepala berdugem ria
Bibir memerah
Mata berkaca-kaca
Hidung pilek seketika

Tak tahan, sambal tomat tempe penyet
Perut mulas sampai mencret
Keluar masuk toilet
Tak bisa kontrol kebelet

Jalan belakang terasa panas
Andai bisa dingin dengan dikipas
Dasar sambal bikin perut mulas

Warning...
Jangan makan sambal prahara
Bikin mulas seketika
Bikin gundah gulana
Akibat pedasnya yang tak bersahaja

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Puisi Politik Arjuna Linglung Kehilangan Amplop

Puisi Politik Arjuna Linglung Kehilangan Amplop

Puisi Politik Arjuna Linglung Kehilangan Amplop_Salam sejahtera pembaca puisina,, semoga kau tetap sahaja duduk disana, meski berita politik yang kian getar-getir rasanya. Puisi berikut ini sedikit curhatnya arjuna yang gagal nerima amplop pilkada,, cukup menjadi hiburan saja dengan sedikit untung-untungan rakyat jelata, semoga pilpres esok tetap kebagian jatah amplopannya,, nggak melulu hanya kalangan pejabatnya saja. Selamat membaca..

Puisi Politik Arjuna Linglung Kehilangan Amplop

ini sajak pesta rakyat
setelah pilkada yang baru saja lewat
menuju pilpres yang kian dekat
tetap semangat
karna amplop akan kembali mendarat

amplop keramat dari para pejabat
pejabat hebat lagi terhormat
berpidato sana sini tentang martabat
tentang sedianya mengemban amanat
amanat yang katanya suara rakyat

namun ingat,

kini rakyat juga telah belajar
bukan tentang segunung aturan kau langgar
atau janjimu sendiri yang kau ingkar
tetapi etika pemimpin yang terasa hambar
bersama tebal amplop kau takar
Read More
Puisi Arjuna Linglung Untuk Kursi Dewan Indonesia

Puisi Arjuna Linglung Untuk Kursi Dewan Indonesia

Puisi Arjuna Linglung Untuk Kursi Dewan Indonesia_Puisina untuk pemilihan presiden indonesia. Salam jumpa pembaca,, huru-hara politik kian santer beritanya, panas-dingin suasananya, untuk menentukan siapa orang yang akan menjadi Pemimpin negeri tercinta kita indonesia. Nah,, pembaca puisina,, berikut ini adalah Puisi hiburan agar tetap santai Pilpres yang akan datang. Arjuna Linglung Untuk Kursi Dewan Indonesia. Selamat membaca..

Puisi Arjuna Linglung Untuk Kursi Dewan Indonesia

Rasanya sudah terlalu lama
Aku duduk damai nan sahaja
di singgasana Madukara
rakyat makmur sentosa
pun juga bermasyarakat penuh cinta.
Karena peperangan sudah berakhir pula

Sampai terbesit hatiku meyakinkan langkahku 

untuk sekali lagi maju
bukan untuk perang apalagi mengejar dewiku yang baru
namun demi keadilan dan kemakmuran kutuju

ke Negara Indonesia tatangga terkasihku
 

Jadi...
Dewiku Sembadra
yang anggun nan elok parasnya
Juga Adikku Srikandhi
yang tak pernah tak kurindui 

kupinta do'a dan ikhlasmu

Entah menunggang banteng
entah berteduh gelantung dipohon beringin
entah memasung dada bintang kejora
dan entah bertengger dikepala garuda

aku ingin menjadi wakil rakyat di negeri sana
untuk mengajak masyarakat hidup bermartabat
untuk berbagi sepenuh manis sedikit getirnya rasa
Demi makmur dan jayanya tetanggaku Indonesia

Sehingga menjadi benar nyata
Digdaya Pancasila -nya,
Satu padu Bhineka Tunggal Ika -nya
Read More
Puisi Para Arjuna Mencari Kursi

Puisi Para Arjuna Mencari Kursi

Puisi Para Arjuna Mencari Kursi

Dunia politik yang terjadi di Tanah Air dalam bulan terakhir sangat menarik.Sakit asyiknya seluruh berita TV,atupun koran berisi tentang pilpres.Beritanyapun sangat menarik ketimbang sinetron ataupun gosip atau acara humor lainnya.Apalagi saat ini muncul para arjuna-arjuna yang mencari kursi jabatan.Bagaimana kisahnya,mari  membaca Puisi Para Arjuna Mencari Kursi .

Puisi Para Arjuna Mencari Kursi

Hai para arjuna pencari kursi
Jangan ribut pilih sana-sini
Ingatlah jabatan tertinggi
Ada di tangan semua rakyat pemimpin negeri

Kalian boleh berorasi
Mondar -mandir bernegosiasi
Membentuk koalisi partai
Untuk mendapat jatah berapa kursi

Entah apa warna bajumu
Mau merah,biru,putih,kuning atau hijau
Warnamu menyuguhkan dunia politik
Menjadi penuh intrik

Hanya arjuna yang gagah berani
Yang akan menjadi pemenang nanti
Di pundakmu kami harapkan perubahan negeri
Menjadi negara maju yang berediologi

Mari tunggu episode selanjutnya.Tentunya rakyat menuggu lakon terbaru.Dari pertarungan dua arjuna yang berebut kursi pemimpin negeri.Kisah ini begitu mendebarkan hati.Mari kita tunggu bersama perjalan hari-hari Arjuna menduduki kursi.Terimakasih kepada sahabat +dina tiarra +Merisa Suhendra +Zainurrakhmah Abdullah +Melly Feyadin +felly indriana yuk tonton film Arjuna mencari kursi.
Read More

Puisi Politik Cinta "Bidadari Linglung"

Puisi cinta gaya politik terbaru dan terampuh terutama untuk pasangan
yang baru jadian. Selamat membaca. Semoga terhibur.



Pertama kali ku mengenalmu

Timbul hasrat tuk menguasaimu
Ku spikulasi tuk dapatkan simpatimu

Ku buaikan janji manis padamu

Tak peduli meski kau anggap pencitraan


Waktuku habis tuk kampanye di hadapmu

Bahkan, waktu tanggung jawabku
Terkorupsi demi kamu


Ku berharap opini publik melintas di telingamu

Menyadarkanmu bahwa jiwa ini ingin terintegrasi dengan jiwamu


Menyadari sinyal cintamu menuju hatiku

Tak ubah seperti aku sedang menguasai dunia ini

Aku pun bergegas menyampaikan aspirasi

Dan berharap suara mayoritas cintamu menerimaku

Hingga tiada sabar telinga ini mendengar kebijakanmu


Akhirnya...

Hasil rekapitulasi kadar cintamu pun terlontar

Kebijakanmu membuat hati ini terbang


Cintaku telah diterima pujaan

Kita berdua berjanji akan menjalin hubungan liberal

Tanpa sikap otoriter yang mengganjal

Aku percaya sama kamu
Begitupun kamu percaya sama aku

Karena cinta ini berasal dari kita, oleh kita, dan untuk kita

Semoga masa periode cinta kita abadi selamanya
Read More

Puisi Bernyawa yang mati By : Agus Ariya Santa

Berikut ini adalah puisi kiriman dari sobat Agus Ariya Santa , mudah-mudahan bisa menghibur .

Bernyawa yang mati

Depan sebuah gedung tak bertuan
Halaman luas di penuhi keril dari aspal yang pudar
Pintu pagar besi berkarat lekat
Rumput hijau tumbuh kurus di celah aspal yang lekang
Tapak sepatu tercetak di atas keramik berdebu
Dan di antara debu lain tertutup selemabar kertas coklat
Tak jauh dari letak bekas sepatu

Sebuah kertas yang luar biasa
Kertas abrakadapra
Ia menampung karunia hidup
Karunia yang cukup untuk melawan frontal kehidupan

Jangan sampai tangan tengadah di atas kepala
Karena asa hilang tanpa cahaya
Tentu lenyap kehormatan di telan lakon kotor
Dan predikat sampah melekat menjadi jati diri

Pemalas! bodoh! Kotor!
"Jelas saja" kerja keras dan impian kami! Kamu rampas!
Dari impian ceriwitan sampai yang tak terhingga bagimu

Jadi apakah pantas cap itu di muka kami?
Jika ada kata yang dapat menjadi simbol untuk kalian, betapa bahagia walau tidak merubah kenyataan
Sayang tak terpikir simbol itu di benak kami
Karena perut kecil lebih penting cepat di isi sebelum roh pergi dari raga.

Hormat kami,
Agus Ariya Santa
Read More
Puisi Putri Widji Thukul Vs Fadli Zon

Puisi Putri Widji Thukul Vs Fadli Zon

Baca berita dari bisnis.com , waktu iseng-iseng cari informasi bagaimana perkembangan politik saat ini pas cari-cari di google langsung ketemu berita Puisi Putri Widji Thukul Untuk Fadli zon, Tanpa pikie panjang aku langsung masuk saja , penasaran seperti apa perang puisinya . apakah seperti Puisi Rieke Diah Pitaloka dan Fahmi Habcyi yang sama-sama petinggi Partai PDI-P .mari kita baca bersama-sama . Berita selengkapnya . tapi sebelum baca beritanya , saya ingin sampaikan sebuah puisi putri widji Thukul yang saya dapat dari facebook .
Puisi Putri Widji Thukul Vs Fadli Zon


Pulanglah, Pak - Puisi Putri Wiji Thukul (Fitri Nganti Wani)
Pulanglah, Pak
Kami sekeluarga menunggumu, Pak
Kawan-kawanmu juga menunggumu, Pak
Pulanglah, Pak
Apakah kamu tidak tahu
Indonesia pecah, Pak?
Pipa-pipa menancap di tubuh pertiwi kita
Asap-asap dari pabrik-pabrik
Mengotori pertiwi kita, Pak
Limbah-limbah membuat sungai-sungai
dan kali-kali tercemar
Kami terpaksa tutup hidung, Pak
Pertiwi kita menangis
Pertiwi kita butuh kamu, Pak
Pulanglah, Pak
Apakah kau tidak ingat aku lagi
Aku anakmu, Pak
Aku, adik, ibu dan semua orang merindukanmu, Pak
Apakah hanya dengan doa-doa saja
Aku harus menunggu?
Penguasa, kembalikan Bapakku!!!
Bisnis.com,JAKARTA- Puisi Fadli Zon (9/5/2014) menerima tanggapan dari Fitri Nganti Wani, putri penyair Wiji Thukul, seorang aktivis yang hilang hingga sekarang.
 
"Nyuruh nyari doang tp gk bantuin ya percuma dong cin.. Tp kyknya lo jg gk mungkin deh berani bantuin kita2, orang yg ngilangin salah satunya juga bos lo sendiri. Jebreeetttt," katanya melalui akun Facebook.
 
Fitri pun membuat sebuah puisi untuk yang diduga dilayangkan untuk menyindir Fadli Zon dan Prabowo Subianto.
 
Tak Berjenggot Kebakaran Jenggot
 
Dia yang tak berjenggot
Kebakaran jenggot
Pelaku teriak pelaku
Lucu lucu lucu
 
Dia yang tak berjenggot
Kebakaran jenggot
Terbatas merdekanya
Maju kena mundur kena
 
Dia yang tak berjenggot
Kebakaran jenggot
Jungkir balik jilat pantat si bos
Menculik dan membunuh nuraninya sendiri
 
Kemarilah kawan
Aku ingin jadi temanmu
Kita harus jujur
Atas hati masing-masing
Di sini kamu akan nyaman
Bukan karena uang, bukan..
Tapi karena kebenaran
 
Tapi sayang beribu sayang
Bagimu aku bukan levelmu
Yang mumpuni soal politik
Segalanya kau sebut politik
Bahkan perjuangan tulus
Seorang anak
Yang mencari bapaknya
 
Dia yang tak berjenggot
Kebakaran jenggot
Kasihan betul!
Ruang mata kosong melompong
Mayat hidup,
Bukan manusia
 
10 Mei 2014
 
Ini tanggapan dari puisiSekjen Partai Gerindra Fadli Zon  tentang orang hilang (Fadli Zon, 9 Mei 2014)
 
Fadli Zon menghadirkan larik-larik pada setiap bait puisinya seolah mengimbau untuk membereskan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di Indonesia pada 1998. Berikut bunyi puisi tersebut:
 
Sajak Orang Hilang
 
orang hilang tak tentu rimba
lenyap seperti ditelan bumi
berbaris nama setiap masa
merajut duka tiada henti
 
ribuan orang hilang di Madiun sembilan belas empat delapan
ratusan ribu orang hilang dalam revolusi sembilan belas enam puluhan
ribuan orang hilang ditembak misterius sembilan belas delapan puluhan
belasan orang hilang sembilan belas sembilan belas sembilan delapan
orang-orang hilang berbaris sepanjang zaman
 
orang hilang tak pernah pulang
dinanti keluarga setiap hari
air mata beku kering kerontang
tak jelas nasib hingga kini
 
orang hilang di mana-mana
di pasar-pasar becek tempat belanja
di mal-mal mewah setiap kota
di sekolah sampai tempat ibadah
di gang sempit hingga jalan-jalan raya
orang hilang dimana-mana
 
orang hilang harus dicari
jangan cuma jadi komoditi
orang hilang harus disidik
jangan disulap alat politik
 
Fadli Zon, 9 Mei 2014
Read More