Puisi SMS Cinta Setia Sampai Goblok

Puisi SMS Cinta Setia Sampai Goblok Label: Agus Santuso, Puisi Cinta, Puisi Gombal, Puisi Kekasih, Puisi Kesedihan, Puisi Rindu

 Puisi SMS Cinta Setia Sampai Goblok. Selamat malam puisina, tahun baru suasana baru semangat baru. Puisina menerbitkan puisi bertemakan cin...

 Puisi SMS Cinta Setia Sampai Goblok. Selamat malam puisina, tahun baru suasana baru semangat baru. Puisina menerbitkan puisi bertemakan cinta, bagaimana sepasang kekasih yang sedang menyelami lautan asmara. Yang riuh ombaknya menjadi ujian, pasir menjadi hiasan dan teduh laut adalah keharmonisan. Mungkin judul puisi diatas sedikit kaku atau wagu, yang bukan berarti tulisan ini menyindir, akan tetapi lebih bagaimana manusia yang jatuh cinta secara sadar. Banyak insan yang selalu asyik masyuk mengarungi samudera ini, mereka yang memiliki kontrol diri akan selamat sampai seberang atau ada yang begitu keasyikan sampai air asin menjadi minuman keseharian. Memang rumit, namun semua kembali kepada pribadi masing-masing, dan yang terpenting adalah pengendalian diri.

Puisi SMS Cinta Setia Sampai Goblok.

Lautan terpisah
dan seiring bergantinya hari demi hari
cinta ini semakin menjadi dan tertuah pada pemiliknya
dan aku perlahan-lahan menjadi gila,

saya mendengar suaramu di telepon
tapi itu tidak menghentikan rasa sakit
jika aku bisa melihatmu di sisiku
maka aku akan memberikan hatiku

Kemanapun engkau pergi,,
apapun yang engkau kerjakan,,
aku akan disini menunggumu-
Bagaimanapun jalannya,
atau bagaimana hatiku akan hancur,
Aku akan tetap menunggumu.

Aku percaya ini akan terwujudkan,
sepanjang waktu aku berfikir,
ini terjadi entah bagaimana/

Aku mendengar tawaan,,
Aku merasakan kepedihan,,
tapi aku tidak mendapati engkau disampingku,

Tidakkah kamu melihatku
engkau mendapatiku menjadi gila.

Aku takjub
bagaimana kita bisa terus menjaga keromantisan ini.
tapi pada akhirnya, jika aku bersamamu
aku akan bersamamu (mengambil kesempatan itu)
Tidakkah kamu melihatku
kamu mendapatiku menjadi gila.,

Ada perkataan bijak dari teman saya, yang teman saya dari seorang yang dia anggap cukup tepat untuk mengekspresikan perasaan dirinya saat itu. "Terkadang cinta tidak ada logika, namun jangan sampai cinta membutakan logika". Cukup sekian dulu posting puisina untuk awal januari, semoga sedikit ulasan tadi bisa memberi inspirasi