New Design

Recent Post

Friday, April 25, 2014
Wonoderyo Putune

Puisi Ingat Akan Mati

Mau berpuisi religi, yaitu ingat akan kematian. Simak aja puisi berikut ini :

Ingat Akan Mati

Daun kering berguguran
Seperti air mata
Menetes satu persatu

Hamparan hijau tua
daun ikut kering
Manusia akan tua
Lalu ...

Kini semakin hadir
Dedaunan menempel bumi
Bukan kaki akan menempel
Esok tubuh kita menempel
Menempel bumi
Sendiri tiada teman
Benar benar sendiri

By: Dalang Wanataka 25:2014

Puisi final antara cinta dan persahabatan "Edisi Arjuna Linglung"

Puisi final antara cinta dan persahabatan "Edisi Arjuna Linglung"

Enaknya sahabat jadi cinta daripada cinta jadi sahabat. Mungkin terkesan egois tapi ini sungguh logis. Betapapun baiknya sahabat Anda dia bukan belahan jiwa. Beruntunglah kita yang masih bisa memilih sahabat +Sinta Paramitha Andrianto +Enigma Hernandez +Rizka Mutia Wardani atau cinta karena jika tak bisa memilih kita akan tersesat di ruang abu-abu ruang samar yang membelenggu kalbu. Untuk sahabatku bukan cintaku, puisi ini ku persembahkan untukmu;

Puisi final antara cinta dan persahabatan


Puisi final antara cinta dan persahabatan "Edisi Arjuna Linglung"
Antara cinta dan persahabatan
Bersemi rasa ragu diantara dua pilihan
Antara hitam dan putih
Abu-abu mengaburkan jiwa yang letih

Aku tak mau terbelenggu dalam permainan hati
Katakan ini kebenaran atau hanya sebuah ilusi?
Sampai ke alam mimpi aku memikirkannya
Sebuah perasaan aneh yang tak bisa ku sebut namanya

Betapa bodohnya aku
Sudah sekian lama hubungan kita terjalin
Sampai kita bisa menerima kekurangan satu sama lain
Namun mengapa aku terlihat seperti orang lain?

Dalam dirimu hanya aku yang bisa melihat
Seperti gula dalam secangkir teh pekat
Dan seperti pintu yang bisa memilih kunci dengan tepat
Serta seperti bunga yang mekar demi satu lebah yang tersurat

Kini diantara keduanya terlihat jelas
Perasaan apa yang bisa membuatku lepas dan bebas

Dari kedua bola matamu saat memandang
Dan dari senyummu yang senantiasa mengembang
Engkau tak kan lagi bisa membuat hatiku bimbang
Bahwa rasa itu bukan cinta tapi hanya rasa sayang
Puisi Persahabatan Tak Lekang Oleh Waktu - Arjuna Linglung

Puisi Persahabatan Tak Lekang Oleh Waktu - Arjuna Linglung

Puisi Persahabatan Tak Lekang Oleh Waktu_Lanjut.... untuk malam berkah puisi sahabatnya pembaca puisina. Semoga esok kita tetap kebagian hangat fajar, menyapu embun direrumputan, dan membasuh badan kemudian... Sudah larut,, selamat istirahat ... puisi berikut ini bisa pembaca sampaikan untuk orang-orang sekitar pembaca puisina... tak banyak arti, namun cukup untuk bekal mencipta mimpi..

Puisi Persahabatan Tak Lekang Oleh Waktu

saat kutatap matamu
Bisa kulihat ada rasa sayang yang kautahan
berdegup menjalar ke dadaku
namun saat kudekap dirimu
tahukah kau bahwa kurasakan hal yang sama
Detak jantung dan nadi berjalan seirama

mengurai pagi yang tak selalu lahirkan mimpi
kuterima untukmu berkas matahari
untuk bekal kita melunturkan sepi
karena didunia ini tak ada yang abadi

dari gelap, sebilas cahaya mulai merekah
dan kita berdua tahu, bahwa hati bisa berubah
Serta sulit menjaga lilin tetap menyala
Di musim hujan bulan april yang sedikit dingin

bersama kawan yang selalu datang dan pergi
sehingga tak seorangpun benar-benar yakin siapa yang pergi hari ini
tanpa luka juga bahagia

Andai kita bisa memanfaatkan masanya
untuk berkata jujur
Aku bisa merasa tenang..
sebab kau juga tahu
persahabatan tak pernah diukur waktu

Terima kasih dan salam kenal pada +Ikhsan Nur Amin +Dedih Suhendi +dalang pak +Esse Chandy
Thursday, April 24, 2014
Puisi Sahabat Hati Untuk Merajut Mimpi - Arjuna Linglung

Puisi Sahabat Hati Untuk Merajut Mimpi - Arjuna Linglung

Puisi Sahabat Hati Untuk Mimpi - Arjuna Linglung_Malam berkah puisina... tak bosan kutanyakan kabarmu disana, dan kuharap baik-baik saja. Puisi Sahabat hati,, untuk bekal merajut mimpi, puisi ini bisa pembaca kirimkan untuk sahabat pembaca puisina,, untuk selalu menjaga kebersamaannya. Sahabat yang bisa diajak untuk berbagi bahagia dan yang memahami kala duka.. selamat membaca,,

Puisi Sahabat Hati Untuk Mimpi - Arjuna Linglung

Ada senandung di dalam jiwaku
senandung yang telah berulang kali coba kutulis
Aku terjaga dalam dingin,
namun kau selalu nyanyikan senandung itu padaku
Berulang-ulang kali

Maka kutundukkan kepala
dan kuangkat tanganku,
berdoa agar jadi yang sebaik-baiknya sahabatmu
sampai kusadar bahwa kaulah kilau semua asaku

Nyanyikanlah aku lagu tentang gemintang
kan kubawakan kau sepotong rembulan
dan kita saling berbagi cerita
tentang malam cahaya
tentang galaksi tempatmu menari
dan dari cahaya yang kupetikkan untukmu
menjadi mimpi
mimpi termanis,
semanis senyummu sahabat hati 


Salam kenal dan terima kasih kepada +Mieza Jhaa K +Jamilatus sholiha +Naura syifa +Beni Iskandar +Banyu Bening +richa cute atas kunjungannya ke puisina..
Cindia Irani

Puisi Aku Sungguh Rindu

Wahai malam....
Sampaikan rinduku
Pada dia yang ku cinta

Rindu ini sungguh menyayat
Menyesak di dada
Seperti kehabisan nafas

Aku rindu dia
Tak kuasa menahan rasa ini
Rindu ini menggerogoti jiwaku

Sungguh Kekasih....
Tolong aku....
Bebaskan aku dari belenggu ini

SUFYAN PUISINA

Puisi cinta. berkarya tuk anak istri tercinta "edisi arjuna linglung


Salam puisina.
sebagai kepala rumah tangga ,hal seperti ini sudah biasa,
dan memang sudah kewajibanya.
Bagi yang belum berkeluarga silahkan baca sampai selesai ,
semoga bisa mendapat pendidikan buat persiapan  di kemudian hari.
Bagi yang suka sampaikan pada teman anda
Bagi yang tidak suka sampaikan pada AUTOR

Matahari telah menampakkan wajahnya
Pertanda hari di mulainya
rutinitas kerja biasanya
Demi anak istri tercinta

Ku berangkat dengan berbekal niat,
Sembari mengiringi salam hangat
Dari anak istri doa munahajat
Sebagai bekal hari semangat

Dalam bekerja slalu ada duka lara
Namun semua tak begitu terasa
terkalahkan akan rasa cinta
Demi yang terbaik untuk keluarga

Saat pulang tlah tiba
walau terkadang bawa hasil tak seberapa
Namun semua lapang dada
serta slalu mensyukurinya

Kami ingin jadi kolifah yang terbaik di dunia
Walau masih jauh dari sempurna

Cindia Irani

Puisi Percaya akan Cinta Sejatimu

Dua bulan....
Memang belum lama
Tapi cukup buatku percaya
Akan cinta sejatimu

Senang dan sedih
Kita lalui berdua
Hukum dan janji
Kita pegang erat

Kini....
Di setiap hembusan nafasku
Selalu menyebutmu

Cintamu tlah dalam merasuk
Di aliran darahku
Di jiwaku

Aku untukmu
Dan kamu untukku

SUFYAN PUISINA

Puisi sahabat sahabat dunia akerat "edisi arjuna linglung

Nasehat dalam membina persahabatan,sebagaimana pesan al-qomah (seorang sahabat Rosululoh saw) kepada anaknya

Lima tanda-tanda  sahabat
Yang terbaik dunia akerat
Agar maklumat dan hasrat
Perjuangan mendapat rohmat

Sahabat yang suka melindungi
Dialah hiasan diri
Tatkala kekurangan mengiringi
Dia bangkit seraya memberi

kau berikan jasa baikmu
Dia terima dengan rasa haru
Saat terlihat kebaikanmu
Dia bangga senyum menyeru

Kau berikan jasa baikmu
Dia menganggap sangat berguna
Saat terlihat keburukanmu
Ia tutupi dengan kesungguhan hati menderu

Jika engkau meminta
Diapun dengan suka kan memberinya
Jika kesedihan dan kesukaran menimpa
Dia datang menghibur meringankan bebanya

Jika engkau berkata
Diapun membenarkanya tak sekedar percaya belaka
Jika persoalan berat mendamprat
Dia berjuang meringankan beban
Jika salah paham menguji
dia mengalah demi teman sejati

Itulah lima tanda teman sejati
Moga kita bisa meneladani
Contoh yang telah diwarisKan
Buat bekal masa depan

20 Puisi Terbaru
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved