Puisi Untuk Presiden

Recent Post

Minggu, Agustus 31, 2014
ABU NAWAS

Kontes Puisi "Kemerdekan Perjuangan Pahlawan"

Sobat puisina , dalam rangka memperingati hari17 Agustus bertepatan kemerdekaan republik indonesia , kali ini saya inging mengadakan kontes/lomba puisi yang bertopik tentang kemerdekaan . Mudah-mudahan lomba puisi kecil-kecilan ini bermanfaat bagi kita semua

Syarat peserta :
1. Sudah jadi penulis tetap di puisina.blogspot.com ( maaf yang bukan penulis tidak bisa gabung )
2. Penulis sudah menerbitkan minimal 10 puisi di puisina . ( maaf anggota yang belum menerbitkan 10 puisi tidak bisa ikutan kontes ini ) .
3. Peserta mentaati peraturan yang berlaku

Syarat puisi kontes :

1. Puisi bertajuk tentang Kemerdekaan , Perjuangan , Pahlawan dll ( bisa soal politik,sosial,budaya,ekonomi dan lain sebagainya , lebih spesifik lebih bagus dan labih berbobot lagi jika puisi tadi mewakili suara nurani  200 juta rakyat indonesia ) .
2. Panjang Puisi minimal 3 bait , maksimal 5 bait . Dengan ketentuan 1 Bait terdiri dari 4 baris, satu baris minimal 4 kata .
3. Judul puisi Minimal 4 kata maksimal 6 kata .
4. Pengunjung Puisi Minimal sudah mencapai 100 Kunjungan .
5. Puisi sudah memiliki setidaknya 5 Komentar . ( peserta boleh saling berkomentar)
6. Puisi terbitan terbaru sejak tanggal 1/08/2014 ( tidak boleh menggunakan puisi yang telah ada ).
7. Di larang menerbitkan puisi yang melanggar hukum berlaku .
8. Isi puisi menjadi tanggung jawab penulis .
9. Bukan puisi copy paste .
10. Belum pernah di terbitkan di media manapun , baik blog, facebook atau situs berita dan portal puisi manapun .
11. Puisi di terbitkan seperti posting biasa . kemudian linknya di daftarkan ke kotak komentar ini .
12. Setiap puisi untuk kontes di beri label " Puisi Kemerdekaan "

Cara daftar kontes :
1. Buat posting seperti biasanya 

2. Kirimkan link judul puisi yang  akan di lombakan pada kotak komentar bawah ini . dengan keyword Puisi Kemerdekaan . Saya akan segera ngecek kelayakan puisinya , jika layak maka akan saya tampilkan di kolom bawah postingan ini .
3. Di beri label " Puisi Kemerdekaan "
4. Pendaftaran Puisi di Buka sejak Tanggal 1 Agustus 2014 . Di tutup Tanggal 17 Agustus 2014

Ketentuan Penilaian :
Penilaian akan di hitung menggunakan poin yang berdasarkan Jumlah Komentar, Jumlah Pluser dan Jumlah Kunjungan , dengan ketentuan sebagai berikut .
1 Komentar = 5 Poin . ( tidak termasuk komentar penulis / peserta )
1. Pengunjung = 2 Poin . ( tidak termasuk kunjungan penulis/peserta)
1. Plus = 1 Poin . ( tidak termasuk pluser penulis dan peserta )

Ketentuan Pemenang :
1. Pemenang di bagi menjadi juara 1,2 dan 3 .
2. Pemenang di tentukan oleh poin yang di dapatkan .

Ketentuan Hadiah :
Juara satu mendapatkan uang  Rp.100.000
Jura Dua mendapatkan uang    Rp.50.000
Juara Tiga mendapatkan Uang Rp.25.000

Jadwal Kontes :
Di buka sejak Hari Jum'at tanggal 1 Agustus 2014 dan Di tutup pada Hari selasa Tanggal 10 Agustus 2014 .
Penentuan Pemenang akan di lakukan pada hari sabtu siang tanggal 1 September 2014 .

Peraturan tambahan :
Keputusan juri tidak dapat di ganggu gugat .
Peraturan bisa berubah sewaktu-waktu menyesuaikan keadaan .

Demikian infromasi kontes ini saya sampaikan kepada seluruh penulis puisina . mudah mudahan bermanfaat dan atas perhatianya saya ucapkan terimakasih . selamat berlomba . Jika ada pertanyaan silahkan Tulis di kotak komentar .
Jumat, Agustus 01, 2014
ABU NAWAS

Puisi Sore " Cinta Ini Untukmu "

Selamat sore puisina , terlepas kamu sudah mandi atau belum mandi saat baca puisi ini, saya percaya urusan mandi atau ndak mandi itu urusan pribadi hehehehe . Langsung saja di baca puisi sore kali ini .
Potomu semalam menghiasi hati
Komputer dan memory hp ini .
Walau kita bertemu di ujung jari
Namun cinta ini tembus sampai hati

Tak takut aku di kata lebay
Pun tak malu jika di kata gombal
Jika memang itu fakta yang aku rasa
Jadi tak perlu malu aku mengakuinya

Jika menjelang tidurmu kau tanpak manis
Tentu sore ini kau akan tanpak cantik .
Bau keringat siang tadi
Ada debu debu di pipi dan dahi
Seakan jadi bedak alami
Menambah betapa cantikmu itu manusiawi .

Cinta ini untukmu
Bagaimanapun adamu
Walau mungkin bau apek dan asem di tubuhmu
Kusut dan kusam di wajahmu
Karena aku tahu , itu cuma debu
Yang selelu mengiringi hari harimu.
Sore ini aku tetap cinta kamu
Bagaimanapun adamu .
Kamis, Juli 31, 2014
ABU NAWAS

Puisi Cinta Super Romantis

Halo puisina , Berikut ini adalah puisi cinta super romantis , Kalau di baca bisa buat hati bergetar , jika kamu kangen kekasih atau kangen mantan walau dia sudah jadi milik orang , saat baca puisi ini hanya ada dua pilihan , kalau tidak nangis ya tersenyum . Oke.... Tarik napas dikit...

Sini yank...
Duduk dekatku...
Ada hadiah untukmu...
Tak perlu ragu
Bimbangpun jangan ..

Sayank ...
Ini sebungkus nasi...
Di dalamnya ada secuil kerupuk
Sesendok sambel
Dan sedikit sayur...

Jika nasinya basi  Diamlah..
Tadi pagi aku membelinya
Tak tega makan karena ingat dinda .
Tentu dinda lapar ...

Jika kerupuknya mlempem Diamlah
Tetap kunyah layaknya rempeyek udang asal eropa .
Jika sembelnya kurang pedas diamlah
Karena harga cabe lagi mahal .

Sayank...
Aku ingin kau suapi
Habis makan tak perlu kau buat kopi
Uang kita tak mencukupi.
Tersenyumlah...
Dan percayalah...
Aku mencitaimu sepenuh hati
Aku akan berusaha mebahagiakanmu
Sebisaku semampuku.
ABU NAWAS

Puisi Selamat Tinggal Kampung Halaman

Puisi anak rantuan selepas mudik lebaran , akhirnya harus kembali berjuang untuk menggapai masa depan merantau ke negeri orang . Singkat saja dan simpel saja .

Rasanya baru kemarin desing mesin itu bisu
Asap dan debu jalan menemaniku
Macet panas dan hujan bersamaku
Rasanya baru kamerin..

Aku ingat saat raut ibu terngiang di benaku
Seperti kaca di helm bututku
Iya rasanya baru kemarin
Senyum teman sekampung menggelitik
Saat aku mancing , hujan hujanan main bola .

Ku bongkar tabungan
Aku mantabkan untuk pulang
Aku rindu kampung halaman
Dan aku kangen suasana lebaran .

Ah macet bukan masalah
Ah lapar bukan persoalan
Ah jauh , apalagi . Itu mah bukan halangan
Yang penting aku pulang untuk berlebaran .

Teramngu di ujung janggut
Pikiranku mulai kalut..
Ternyata sudah satu minggu
Tak terasa habis sudah masa cutiku

Kini aku harus berangkat...
Rela tak rela , aku harus hadapi kenyataan
Bahwa aku harus tinggalkan kampung halaman
Rasanya baru kemarin...
Selasa, Juli 29, 2014
ABU NAWAS

Puisi Anti Judi Lirik "Do Re Mi Dadu Karo Remi"

Berikut ini puisi anti judi bahasa jawa , puisi ini di ambil dari lirik lagu bahasa jawa atau campursari berjudul "Do Re Mi Dadu Karo Remi " Sebelum baca puisinya , silahkan tonton dulu videonya .

do re mi dadu karo remi wiwit iki mbok yo dilereni
mugo-mugo Gusti inggalo ngejabahi
leren judi insyaallah munggah kaji

jaman mbiyen kae mak’e wes natih ngelingne
judine mbok ojo diteruske
mbok dipikir tuek’e timbang soro uripe
ora sugih sing ono malah kere

umpomo mbiyen kowe manut kandane wong tuwo
tak mungkin uripmu tansah rekoso
bondo lan dunyo kabeh ilang musno
sing ono kari rogo karo nyowo wowowowooo

do re mi dadu karo remi wiwit iki mbok yo dilereni
domino kiyu-kiyu togel’e ora metu
ben dino sambat mumet sambat ngelu

do re mi dadu karo remi wiwit iki mbok yo dilereni
mugo-mugo Gusti inggalo ngejabahi
leren judi insyaallah munggah kaji

umpomo mbiyen kowe manut kandane wong tuwo
tak mungkin uripmu tansah rekoso
bondo lan dunyo kabeh ilang musno
sing ono kari rogo karo nyowo wowowowooo

do re mi dadu karo remi wiwit iki mbok yo dilereni
domino kiyu-kiyu togel’e ora metu
ben dino sambat mumet sambat ngelu

do re mi dadu karo remi wiwit iki mbok yo dilereni
mugo-mugo Gusti inggalo ngejabahi
leren judi insyaallah munggah kaji
leren judi insyaallah munggah kaji
20 Puisi Terbaru
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved