SUFYAN PUISINA

Puisi Mengenang masa kecil

Puisi Mengenang masa kecil

Puisi pesan moral
menceritakan situasi kehidupan di masa kecil yang penuh
kepolosan,keluguan serta penuh canda tawa,

Di tambah Dengan situasi alam sekitar yang begitu alami ,asri,dan mempesona.

Namun kini jauh dari kenyataan,karena keasrian,ketenangan,dan
kealamianya telah terkoyak
Dengan berdirinya bangunan-bangunan megah,berubah menjadi perkotaan.

Puisi ini aku tujukan buat teman-teman puisina,sekedar menghibur
ataupun mengingat masa kecil yang selalu ceria,
Biar sedikit fresh
Setelah seharian di sibukan dengan rutinitas yang melelahkan.

Puisi mengenang masa kecil

disaat kecil dulu
Ku teringat bermain bersama teman-temanku
Berkejaran di sawah
Yang berlumpur basah
Mandi di sungai yang
penuh bebatuan
Airnya mengalir jernih sebgai sumber kehidupan
Hingga bermain petak umpet dibawah pohon-pohon besar yang menjulang
keangkasa,begitu rimbun dan hijau kampung halamanku

suasana riang gembira
sorak sarai bersaut-sautan
Kadang bernyanyi tanpa irama
Iringan musik dengan siulan berdendang
Walau kadang tak bisa diulang

bersama siang kita bermain berlari
Menikmati indahnya panorama bumi
Bersama malam bermain berlari menikmati indahnya kunang-kunang dan
suara jangkrik yang bernyanyi

Kini ku ingin menikmati masa kecil tu lagi
penuh riang canda,tawa
Namun tak mungkin lagi
Smua tlah berubah

Aku bingung harus bertanya dan mengadu pada siapa
kemana sawah-sawah dan pohon menjulang dulu?
Kenapa sungai tak mengalir
sejernih dulu?

Cuma ada bangunan perumahan
Berjejer tak aturan
Tersulap menjadi kota
Merubah pradaban lampau