Dalang Wanataka

Puisi Pena Penyair Bermuka Pahlawan

Sahabat puisina tercinta dan berbahagia. Dalang wanataka kali ini mebawakan sebuah puisi bermuka bahlawan itu hanya judulnya aja sobat. Melihat negeri ini yang begitu dahsyat dalam hati menangis sambil berdoa. Ampuni kami tuhan dengan dosa-dosa kami. Banyak kita rasakan dan kita tau pahlawan yang sok cerdas dan sok kecakepan tampil dimedia elektronik bahaklan dikoran atau kartu nama. Jalang bener meraka mengucapkan lantunan yang begitu merdu dan sangat dasyat. Inilah renungan sang pujangga penyair pena tua:


Pena Penyair Bermuka Pahlawan

Pasti tak sadar begitu tabu namamu
Naskah sejarah noda sengaja
Noda sulit dibersihkan
Jika semua adalah pahlawan
Lantas siapa terluka

Dimana harus menyembunyikan wajah
Sok-soan jadi pahlawan
Jalang melucuti seribu pulau
Iblis berkedok malaikat

Gemercak mata tertumpah
Diatas batu karang terkapar
Sedih menghiasi negeri rantau
Menjadikan rantau senja tua
Mudah pena dengan lunglai
Menghapus di muka pahlawan
Pena persyair satu jadi dua


 By : Dalang Wanataka

Terimaksih kepada +Cindy Yuvia +tiefa giet +Yuni Artha Sihombing Lumbantoruan +Cindy Yuvia