ABU NAWAS

PUISI DO'A GENERASI TERTINDAS

 Ini buat sobat puisina di manapun berada , yup... kita paham , tidak semua orang beruntung bisa mengenyam pendidikan layak , pekerjaan mapan , hidup di tengah lingkungan yang bermoral serta di dukung status sosial yang tinggi , entah itu warisan nenek moyangnya atau karya sendiri . Sedih... pedih... harus di jalani hari demi hari , tapi toh hidup harus di jalani dan waktu tak mau tahu entah kita tertindas atau tidak jarum jam terus berjalan maju menggerus usia kita yang kian hari kian tua hingga akhirnya mati . oke puisi pemanasan pagi ini mudah-mudahan bisa menambah nikmatnya secangkir kopi , dan bisa memberi inspirasi dan menambah gairah kerja hari ini .

Di hamparan bumi yang luas
Seakan kehidupan begitu buas
Ketika langkah kian terhempas
Mengapa seolah kami merasa tertindas

Di hamparan bumi yang luas
Ketika nafsu kian mengganas
Bergejolak bagai larva yang panas
Binatang yang tak pernah puas

Wahai tuhanku
di tanah negeri ini kami tersedu
Ketika sang penguasa kami tak tahu malu
Berlomba mengejar sesuatu yang palsu
Menutup mata hatu demi sesuatu bagai debu
Tak puas untuk di rengkuh tak ingat apa itu tabu .

Wahai tuhanku...
Di mana kini rasa malu
Apakah telah menghilang dan menjadi masa lalu
Apakah tak ada lagi kalbu
Hingga kering dan terganti oleh batu
Advertisement
Advertisement