ABU NAWAS

PUISI PESAWAT MH370 YANG HILANG

Hilangnya pesawat mh370 pada 8 maret 2014 menjadi treding topik saat ini , saya kurang mengikuti berita ini , kebetulan saat itu lagi panas-panasnya negara kita dalam merayakan pesta demokrasi . Okelah kali ini saya akan menyempatkan untuk membuat puisi singkat terkait dengan hilangnya pesawat mh370 milik negara tetangga yaitu malaysia.

Sabtu 8 maret 2014
Menjadi hari Na'as teknologi penerbangan negara malaysia bahkan dunia .
Sebuah pesawat dan 200 penumpang hilang entah ke mana
Jatuh di laut , atau terperosok di hutan atau nangsang di gunung
Atau mungkin mendarat di planet lain .... entahlah...

Pencarian masih terus di lakukan...
Banyak negara besar ikut berperan...
Indonesia, china,amerika dan negara lainya...
Mereka merasa ikut tanggung jawab atas kejadian yang ada

Bantuan kemanusiaan atau mumpung ada media penelitian.
Pesawat jadi media trasnportasi canggih abad ini
Pesawat jadi trend gengsi hidup selera tinggi
Denganya semua bisa wilayah bisa di dekati..

Tak jarang kecanggihan teknologi mengalahkan keyakinan adanya tuhan
Sang maha canggih yang membuat sang perancang pesawat itu sendiri .
Hilangnya pesawat megalahkan huru hara musibah gunung kelud
Huru hara banjir jakarta , yang jelas korbanya bukan cuma 200 orang saja .

Aku bertanya...
Mungkinkah di dalam pesawat ada orang penting
Seorang yang harus di hapus dari muka bumi
Supaya tidak mengganggu kebijakan politik negeri

Atau mungkin....
Ada ilmuan yang sedang melakukan percobaan...
Sebuah penemuan baru terkait dunia penerbangan...
Dan MH370 adalah sebagai sasaran...

Entahlah...
Aku masih menganggapnya biasa saja ...
Namanya juga buatan manusia...
Wajar bila tidak ada yang sempurna
Anggap saja ini teguran dari yang maha kuasa
Bahwa sehebat apapun daya manusia , masih ada tuhan yang berperan di dalamnya .
Kekuasaan mutlak ada di tanganya ....

Sengaja aku tak buat puisi sedih...
Puisi yang mampu meneteskan air mata untuk keluarga korban
Mungkin karena masih banyak orang yang lebih menderita dari mereka
Sederhanya , mereka bisa bayar tiket pesawat tentu mereka bukan orang mlarat .
Jadi enjoy saja .

Di mataku masih terbayang pengemis prapatan
Pengemis di kolong jembatan
Korban banjir korban gunung meletus
Terakhir korban-korban pemimpin yang tidak betanggung jawab .
Terimakasih.