SUFYAN PUISINA

puisi renungan puisi malam

Di malam hari dalam suasana hening sepi sunyi dan senyap,
kita bertafakur pada yang maha kuasa,
Dalam tafakur inilah terkadang hati kita jujur akan dosa-dosa yang
selama ini kita lakukan. Moga sahabat puisina semua bisa melakukanya.
Dan penulisnya bisa ketularan.

Senandung puisi malam

Malam sepi nan sunyi
dalam dekapan temaram
Menguak jelaga dalam kegelapan
Yang menyelinap di relung dinding hati

Menggeliat jasat yang lemah
Bangkit dalam keheningan
Menggapai rindu yang memenuhi
jiwa
Mencengkeram dalam sanubari

Raga bersimpuh dihadapaNYA
mengiyakan pengakuan dosa
Menjerit curamnya hati
Meluluskan kehinaan diri

Malam semakin beranjak
Dikala jiwa terus bersajak
Tak terasa mata mulai membengkak
teringat keseharian yang berteman congkak

kini malam hilang berlantun
tatkala tersuak gema ilahi
Pertanda fajar hendak menyibak pagi
Moga pagi ini bersama ILAHI ROBBY
AMIIN. . . . . . . .!