Dalang Wanataka

Puisi Ibu Sang Malaikat Ku

Perjuangan seorang ibu betapa berat bila dibayangkan untuk mengandung dan melahirkan seorang anak dari darah daging seorang ibu. Apakah ibu berbadan langsing atau mengandung mu? jawab ibu mengandung mu karena keajaiban  dan kebesaran Allah SWT yang sangat luar biasa. Sembilan bulan kita hidup diperut seorang ibu. Ibu menunggu hari, jam, menit dan detik untuk menanti kelahiran seorang anak. Tangisan seorang anak seperti memecah dunia saat itulah paling bahagia seorang ibu walau sakit terasa terobati oleh sosok bayi merah mungil yang dikumandangkan azan seorang ayah. Terimakasih ibu telah melahirkan ku, semoga ibu ditempatkan disorga paling mulia. Amin.............


Ibu Sang Malaikat Ku

Sembilan bulan aku hidup diperut ibu
Kemanapun ibu pergi aku selalu ikut
Ibu tersenyum aku ikut tersenyum
Ibu bersedih aku ikut bersedih
Ibu menangis aku ikut menagis
Ibu bedoa aku juga berdoa

Selalu ada setiap aku tersenyum
Seperti menunggu datangnya matahari
Selalu ada setiap aku menangis
Seperti malaikat penyelamat
Selalu ada disetiap aku berdoa
Seperti jiwa bersatu dengan raga

Tak bisa ucapan ini ku defenisikan
Seribu terimakasih pun tak cukup
Kau lah ibu paling mulia
Drajat ibu 3 tinggat dibanding ayah

Ibu...
Ibu melahirkan ku
Berkat ibu akau terlahir bahagia
Mohon restu doa ibu
Telah memjadi malaikat dalam kehidupan ku