Tampilkan postingan dengan label Puisi Ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Ibu. Tampilkan semua postingan
GAMBAR WANITA CANTIK CADAR KREN

GAMBAR WANITA CANTIK CADAR KREN

Anda sedang mencari gambar muslimah bercadar kren terbaru dengan caption kata mutiara bijak motivasi penyemangat hidup .

Berikut ini ada beberapa gambar muslimah bercadar kren kwalitas terbaik lengkap caption kata mutiara yang bisa membangkitkan semangat

Banyak sekali tersedia gambar muslimah bercadar yang bisa anda ambil di sini ,baik di simpan di hp atau untuk di share ke teman teman.

Inilah gambar yang kami maksud

Read More
PUISI UNTUK EMAK

PUISI UNTUK EMAK

Mereka tidak pernah tahu luka di dalamnya,
Saya selalu berusaha tersenyum dengan bangga,
Mereka tidak tahu bagaimana perasaanku,
Saya tidak pernah mencoba untuk berbicara dan menyembuhkan,
Saya selalu tampil begitu tangguh, Tapi pada akhirnya itu tidak cukup,

Saya tidak pernah benar-benar dicintai,
Saat itulah dia datang,
Penuh cinta, tangannya terbuka, Sekarang tanpa dia aku bukan apa apa,
Dia begitu mencintaiku, Sekarang saya tahu, Dia ada di sampingku, Hati kita tidak pernah berpisah. Aku cinta kamu emak.

Read More
Puisi untuk Ibu "Doa dan Air Mata"

Puisi untuk Ibu "Doa dan Air Mata"



Puisi doa untuk ibu dari seorang putri yang telah bersuami. Dilema diantara dua hati. Selamat membaca, semoga terhibur

Keras membeku
Tertahan bagai diganjal batu
Sesak sampai ulu
Sulit dihapus
Sesekali ku dorong dengan nafas panjang
Kian dalam kian sempit ku hembuskan
Nafasku terhimpit disertai sakit
Air mata menetes deras dan pasti
Tanpa kendali
Mengalir tanpa permisi
Kenapa jiwa ini

Baru tahu bahwa aku menyayangimu
Baru merasa bahwa aku takut kehilanganmu
Semua terasa setelah kita jauh
Terpisah oleh jarak dan waktu
Inikah yang dinamakan rindu

Ibu ,, mengertilah aku
Aku sangat rindu ibu
Tapi apa dayaku
Duniaku bukan lagi untukmu
Hanya bisa menangis sedu
Sesekali memanggil ibu

Ibu ,, semoga sehat selalu
Disini aku rindu terpaku
Ingin bertemu memeluk mencium bahkan menimangmu
Ingin hadir saat kau butuh
Merawat sakitmu
Senyum akan ceritamu
Serius dengan curhatmu
Aku tak tahu kapan Tuhan kabulkan inginku itu

Hanya bisa berdoa
Semoga Tuhan beri kesempatan
Hadir dan bahagiakanmu
Sebelum ajal menjemput salah satu dari kita

Semoga kau sehat selalu
Bahagia, termanjakan ...
Meski tanpa hadirku
Bu '... ibu' ...
Aku KAHHNGeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeNN
Read More
Bisnis Investasi

Puisi Mama Oh Mama By: putri dewi maharani

mama, mama, mama

sebuah kata yang mungkin bagi mereka biasa
tapi sebuah kata yg penuh makna buatku
mama. .
kadang engkau menyayangiku dengan kasar,
kadang engkau menyayangiku dengan tampar,
kadang engkau menyayangiku dengan tegar,
engkau menyayangiku dengan sempurna. .
aku menyayangimu lebih dari yang kau tau, mama. .

Hormat kami,
putri dewi maharani
Read More
Puisi Rindu Untuk Ibu Tercinta

Puisi Rindu Untuk Ibu Tercinta

 Puisi Rindu Untuk Ibu Tercinta

Puisi Untuk Ibu Terbaru 2014.Ibu Sampai kapan pun aku tak akan lupa akan jasamu,karena dari ibulah kehidupan kita bermula.Ibu telah mengandung diriku selama sembilan bulan dan telah membesarkanku dengan penuh kasih sayang.Rasanya akan mustahil bila membalas jasamu,namun setidaknya untuk membahagiakan dirimu biarkanlah bait puisi ini kutuliskan untukmu.Karena engkaulah pahlawan yang kulihat pertama kali saat mataku terbuka.

Puisi Rindu Untuk Ibu Tercinta


Ibu
Kau lah yang melahirkanku
Kau lah yang mengajariku
Membuka kedua mata
Untuk mengenal dunia

Maafkan aku ibu
Bila suka menangis
Sering membuatmu bangun malam
Saat aku ngompol atau kehausan

Ibu betapa besar kasih sayangmu
Mengajariku berbicara dan tertawa
Mengajariku makan dan minum
Hingga aku menjadi dewasa

Ibu aku sudah besar
Bisa makan sendiri
Bisa mandi sendiri
Aku tak ingin lagi merepotkanmu

Ibu yang kurasakaan saat ini hanya ingin bertemu denganmu.Terimakasih Ibu atas kasih sayang yang kau berikan padaku.Dalamnya lautan Hindia tak sedalam cinta dan kasih sayangmu padaku.Dan luasnya Samudera Pasifik tak seluas pengorbananmu saat merawatku.
Read More

"Selamat Ulang Tahun, mama" By.Sri Widiya Ningsih

Hallo para pemabaca Puisina.. semoga kabar anda sekalian baik ya...
Puisi kali ini saya persembahkan untuk mama saya yang sedang berulang tahun hari ini 14 Juli.
Minta do'anya juga ya, semoga beliau di berikan kesehatan, panjang umur, dan di kuatkan dalam menjalani segala cobaan hidup.. amin..
Hmmm sayang sekali saya dan beliau terpisah ribuan kilometer....
Ya, memang tak semua pembaca puisina mengalami kisah yang serupa dengan saya ini. Tapi semoga puisi ini cukup menghibur ya.. :-)

"Selamat ulang tahun, ma.."

Hari ini matahari tersenyum hangat
anginpun berhembus amat menyejukan
seakan semuanya turut bersuka cita
di hari yang buat mu amat membahagiakan

Aku memang tak menjadi bagian di sana
di tempat yang sama dengan mu berada
namun tak lantas hari ini ku lupa
sebab sejauh jarak terpisah, kau dekat terasa

Aku akui, aku tak bisa seperti mu, ma..
yang berikan kado terindah saat hari bahagiaku
hanya sebatas do'a yang aku panjatkan pada-Nya
agar kebahagiaan selalu menyertaimu

Selamat ulang tahun , ma..
hanya ucapan yang mampu di kata
sekaligus wakili rindu yang telah lama mendera
namun tak apa bila kini keadaan tak ada di pihak kita
karna suatu saat kita kan bersatu di dermaga yang sama

#Salam hormat saya
Sri Widiya Ningsih
Read More
Puisi Rindu Untuk Ibu Dari Rantauan By "Sky Shucaya"

Puisi Rindu Untuk Ibu Dari Rantauan By "Sky Shucaya"

Puisi Rindu Untuk Ibu Dari Rantauan By "Sky Shucaya" _ Memasuki malam ke enam belas bulan ramadhan, pembaca Puisina. Semoga kabarmu selalu baik di tanah rantau sana,, menunggu separuh bulan lagi untuk menuntaskan rindu pada keluarga, dan tentu akan banyak cerita yang akan kita sampaikan dari rantauan saat kembali ke kampung halaman. Seperti puisi kiriman rindu untuk ibu berikut ini. Selamat membaca..

Puisi Rindu Untuk Ibu Dari Rantauan By "Sky Shucaya"

Nafas sahur telah turun ke wajah dunia,
Ramadhan mengayuhkan rasa rinduku.
Bau udara mengengat
Ku rindu ibuku di kampung halaman.

 Sudah sekian waktu ku tinggalkan hidangannya,
Tak bisa ku santap lagi racikan tangan ibu,
(Aduh...) Aku rindu aroma masakan dia.

Di ruangan ini ingin sekali tidur di pelukanmu,
Mengadu segala hidup,
Aku sudah lelah dengan semua ini
Terkadang ku ingin pulang dari rantauan negri orang.

Aku larik tak sampai ke bait,
Hanya rima-rima yang melantunkan do'a
Esok sekedar ku nikmati jamuan rindu,
Peluk tubuhmu,
Aku adalah seorang bocah kecil yang merengek di pangkuan.
Maka kau senandungkan lagu tidur hingga aku terlelap di sampingmu.

Kini udara ramadhan sungguh ku persembahkan do'a abadi di kala dingin turun ke bayangan wajah sayumu.

Hormat kami,
sky shucaya | skyshucaya@gmail.com

Kepada pengirimnya diucapkan banyak terima kasih serta semoga rindu untuk ibunya sedikit terobati,, Salam Ramadhan untuk anda dan keluarga..
Read More

"Jarak KIta (Aku dan Ibu)" by.Sri Widiya Ningsih

Hallo para pembaca Puisina...
Kadang sesuatu berjalan melenceng seperti yang diharapkan. Hidup tak seperti cerita-cerita dalam sinetron yang telah di rancang. Kadang kita menemukan sebuah titik di mana waktu tak menghendaki sebuah kisah dan saat itu juga jarak ikut berperan memisahkan.
Puisi kali ini saya persembahkan buat mama saya yang palinggggg hebat..
Ini adalah puisi rindu, juga buat kalian-kalian yang memiliki kemiripan kisah dan sedang merindukan seorang ibu..
Selamat membaca... :-)

Jarak Kita (Aku dan Ibu)

Sekilas menatap wajahmu
keteduhan mampu mengusir gersangnya hati
rona merah di wajah cantikmu
membuat cerah rasanya hari

Sejenak memandang wajahmu
ku rasakan damai yang menyejukkan
senyum tulus kau pancarkan selalu
membuatku merasa lengkap dalam kehidupan

Itu masih hanya sebatas gambar
namun tatapan matanya berbinar
pancarkan rasa kasih yang amat besar
tumbuhkan kekuatan, membuatku tegar

Hidup memang tak selamanya indah bukan?
seperti kisah kita di antara kilometer yang jutaan
tapi itu hanya sebatas jarak yang terhampar
karena jiwa dan hati kita takkan berpencar

Untukmu aku berusaha kuat, ibu
biarlah keangkuhan dunia menganggap remeh
namun kelak kita kan kembali satu
merakit kisah dengan warna-warni yang tercoreh

#Hormat saya
Sri Widiya Ningsih
sriwidiyan13@gmail.com
Read More
PUISI SENANDUNG KENANGAN UNTUK IBU by Hanik Apriliana

PUISI SENANDUNG KENANGAN UNTUK IBU by Hanik Apriliana

PUISI SENANDUNG KENANGAN UNTUK IBU by Hanik Apriliana_ Salam semangat Puisina, lanjut lagi untuk puisi kiriman yang datang dari sodari Hanik Apriliana. Puisi kenangan untuk ibu, sederhana namun penuh makna,, semoga puisi berikut ini kian menambah semangat kita untuk selalu ingat dan berbakti kepada ke dua orang tua, kepada Ibu khususnya. selamat membaca..


Ibu,,,,
Sungguh ku kenang jasamu
Engkau rela berkorban apapun demi aku

Sungguh kau wanita yang mulia,
engkau yang membesarkanku,
mendidikku,
serta mengajarkanku berbuat tuk kebaikan

kasih sayangmu begitu tulus padaku
tapi kini tuhan telah merenggu nyawamu
Tetes air matapun jatuh berlinang membasahi pipi
Seakan-akan tak bisa terlupakan
Senandung kenangan itu Kenagan diwaktu Kecilku
Saat kau masih disisiku

Kini engkau sudah tenang dialam sana
Do'a Anakmu kan slalu menyertaimu


oh ibu......
Engkaulah senandung kenanganku

Hormat kami,
Hanik Aprilina | aprilina_hanik@yahoo.com 

Terima kasih dan salam kenal dari Puisina beserta seluruh pembacanya..
Read More
PUISI RINDUKU UNTUKMU BUNDA by Dewi Arlina

PUISI RINDUKU UNTUKMU BUNDA by Dewi Arlina

PUISI RINDUKU UNTUKMU BUNDA by Dewi Arlina _ Puisi kiriman berikutnya masih dari sodari Dewi Arlina, tentang rindu kepada ibu. Semoga dengan puisi yang dikirim berikut ini,, beliaunya juga baca mbak,, serta selalu dinaungi do'a dari beliaunya. Selamat membaca teman..

Malam semakin larut
Namun mata ini tak dapat terpejam
Terbayang wajahmu...
Oh...begitu banyakah dosaku padamu?
Begitu seringkah aku menyakiti hatimu?
Engkau yang mengandungku...
Engkau yang melahirkanku...
Engkau yang menimangku..
Dan engkau yang mengajariku tentang alam..
Oh Bunda...
Masih pantaskah aku menemani hari hari mu?
Masihkah Engkau menerimaku kembali dan memaafkanku?
TUHAN...
Aku ingin kembali padanya...
Memeluk,mencium,dan mencuci kakinya...
Memohon ampun atas khilafku..
Bunda...
Aku begitu merindukanmu
Senyummu tak akan pernah terlupakan
Aku menyayangimu..
Kaulah kartiniku...
Kaulah pelita yang menerangi setiap langkahku...



Hormat kami,
dewi arlina | dewiarlina88@gmail.com


terima kasih dan salam kenal dari Puisina juga para pembacanya...
Read More
AGUS GANTENGSTERS

Puisi Rinduku Untuk Ibu by ''Dewi Arlina''

Puisi Rinduku Untuk Ibu by Dewi Arlina _ Puisi kiriman dari pembaca Puisina. Puisi Rindu untuk ibu sekaligus do'a atas curah kasih sayangnya. Semoga puisi berikut ini bisa menjadi inspirasi bagi pembaca untuk senantiasa berbakti kepada ibu yang telah melahirkan kita di dunia. Selamat membaca,,



Rinduku untuk ibu
Malam semakin larut
Namun mata tak bisa terpejamkan
Pikiran tak tenang
Hanya bayangmu yg hadir setiap saat dlm hari hariku
Hati terasa gelisah saat terbayang wajahmu
Kau yang mengandungku
Kau yang melahirkanku
Kau yang merawatku
Namun aku telah menyiakanmu...

Oh...ibu
Dukamu adalah dukamu
Tangismu itu karena aku
Ingin ku menjerit di setiap ku ingat kau...
Ibu...jika waktu bisa kuputar
Ingin sekali aku didekatmu,
Berbakti dan mendampingimu
Ibu...ingin rasanya kuungkapkan rasa penyesalan yang teramat dalam...
Ingin ku basuh dan kuciumi kakimu
Agar kau memaafkanku...

Ibu...
Kenapa diri ini marah jika ada yang menyakitimu,,,
Sedangkan aku tidak pernah luput menyakitimu...
Kenapa rasa sayang ku kepadamu
Seakan tak kau balas,,
Ibu...
Jika kau tahu betapa aku menyangimu walaupun kau tak pernah peduli kepadaku
Ibu...
Ijinkanlah aku untuk pulang dan mencium serta merangkulmu
Karena aku sangat  merindukanmu...


Hormat kami,
dewi arlina | dewiarlina88@gmail.com 

Terima kasih untuk pengirim "Dewi Arlina'' atas puisinya. Salam kenal dari Puisina beserta pembacanya..
Read More

Puisi Si Kecil Dipinggir Jalan

Sedikit surahan hati untuk anak pengamen jalanan, yang sempat dalang wanataka wawancarai  mengenai kehidupannya. Sebenarnya dia tidak mengiginkan kehidupan dilajanan, tapi apa daya yang bisa dilakukan oleh si kecil hanya bisa pasrah dan pasrah. Ini dia curahan hatinaya lewat puisi.


Si Kecil Dipinggir Jalan

aku si kecil tak berarti
tertindak zaman edan
meminta minta uang dipinggir jalan
receh berharga tuk sikecil

aku si sikecil mungil
kesana kemari membawa kentrung
bernyayi dan menghibur
semua orang

aku si kecil lucu
tidak ada orang peduli pada ku
walau tertawa tercela
mereka bilang aku tak lucu

aku si kecil dan kerdil
merindukan ibu yang telah melahirkan ku
dari kecil belum bertemu
siapa ibuku

By: Dalang Wanataka


Read More

Puisi Lembar Pelajaran

Selamat malam sahabat Puisina....
Puisi ini masih tentang Ibu.. Perempuan yang sangat tangguh hadapi derita, seburuk apapun itu..
Selamat membaca....

Saat malam datang
Dingin menyusup
Di selimut kusam
Dari celah anyaman rotan
Dinding bagi mereka

Perempuan itu bernyanyi
Sangat indah nan merdu
Meski kadang kala
Lirik terputus putus
Karena kantuk

Perempuan itu
Genggam jemari kecil anaknya
Mengelus pelan
Curahkan kasih sayang dalam

Ia hanya petani
Namun ia mampu
Beri lembar pelajaran
Kepada anaknya
Tuk hargai derita

Read More

Puisi Ibu, Maafkan Aku!

Selamat malam sahabat Puisina....
Puisi ini ditujukan untuk para anak, agar selalu mencintai, menyayangi, dan melindungi Ibunya, sebagai bentuk balas budi terhadap indah kasihnya..
Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan baca sendiri yaa....
Selamat membaca....

Ibu....
Wanita yang penuh dengan kesabaran
Wanita yang penuh dengan ketulusan
Wanita yang penuh dengan kasih sayang

Sepucuk surat ku terima
Di hari jum'at
Tak bernama

Seketika bau duka menyambar
Cepat ku buka perekatnya
Untaian hurufnya sungguh ku kenal
Tancapkan kenangan

Ku kepalkan tanganku
Ingin ku maki diriku sendiri
"Kenapa ku tinggalkan Ibu sendiri!!"
Berhambur amarah pada diri
Bercampur duka mendalam

Ibu, maafkan aku....
Tak dapat ku lindungi dirimu
Meninggalkanmu seorang diri
Di dunia kejam ini
Maafkan aku....
Maafkan anak durhakamu ini...

Kan ku simpan selalu
Surat terakhirmu ini....

Read More

Puisi Abadi di Hatiku

Tuhan....
Dosakah diriku ini
Selalu merepotkan Mamaku
Selalu mengadu dan meminta
Bahkan pertaruhkan nyawanya
Padahal dia sendiri tidak berdaya

Mamaku yang cantik....
Maafkan anakmu ini
Bila sering melukai perasaanmu
Senantiasa mengecewakanmu

Terima kasih Mamaku....
Telah hiasi hidupku
Menjagaku sampai saat ini
Senantiasa ada untukku

Sampai aku mati....
Cintamu akan terus bercahaya
Abadi di hatiku

Read More

Puisi Bunda, Aku Berjanji

Selamat malam sahabat Puisina....
Puisi ini dibuat khusus untuk Mamaku tersayang.. Atas kasih sayang dan ketulusannya telah merawatku dari kecil hingga ku seperti ini..
Makasih Mah....

Bunda....
Ingin ku rangkai kalimat
Yang paling indah untukmu

Seraya kupilah dari ribuan kata
Dan akan kupilih
Tapi tak jua bisa kurangkai kalimat
Sebagai gambaran ketulusanmu

Bunda....
Bolehkah aku bermanja?
Belailah rambutku
Aku ingin berada di pangkuanmu
Hingga aku terlelap

Bunda....
Bolehkah aku bertanya?
Mengapa diluar sana
Tak ku temukan keikhlasan
Tak seteduh kasih
Seperti keikhlasan dan teduhnya kasihmu

Sering ku lihat
Orang orang membentak Bundanya
Seperti Malin Kundang

Tetapi Bunda....
Aku tak ingin seperti itu
Tak akan ku sekeji itu
Tak akan ku sayat hatimu
Aku berjanji

Read More
Puisi "Dengan Lilin" by Sar Minah

Puisi "Dengan Lilin" by Sar Minah


بسم الله الرحمن الرحيم بِسْمِ ٱللهِ ٱلرَّحْمٰنِ ٱلرَّحِيمِ

Puisi buat ibu saya yang selalu jadi arah saya untuk melangkah, 
kok saya lihat semuanya lagi bikin puisi buat ibu,
jadi saya ikutan.
Mumpung juga lagi kangen sama ibu di rumah.
Silahkan dinikmati


Dengan Lilin 

Dengan lilin kecil aku bercengkrama
Tentang sosoknya yang anggun
Membelai pagi dengan menawan
Meski peluh telah di keningnya

Dengan lilin kecil aku bercerita
Tentang dia yang selalu menopangku
Riuh doa nya di alir darahku
Rantai kasihnya di setiap nafasku

Dengan lilin kecil aku berdusta
Tentang rinduku akan hadirnya
Tentang sepiku akan belaiannya
Dan tentang cemasku akan dirinya

Dan dengan lilin aku berbagi kisah
Tentang figur seorang wanita
Yang mampu membuatku bangga
Karena terlahir sebagai anaknya



Read More
Puisi Mother's Day In Indonesia from Puisina

Puisi Mother's Day In Indonesia from Puisina

Mother's Day In Indonesia from Puisina _ Hari Ibu Internasional dari Puisina untuk pembaca yang turut serta merayakan Hari Ibu International. Puisi Mother's Day In Indonesia berikut ini, bisa pembaca sampaikan kepada ibu sebagai pahlawan yang lebih sekedar meminta tanda jasa pada kita pembaca puisina,, Ya walau masih bulan desember nanti peringatan hari ibu di indonesia, tidak ada salahnya jika kita senantiasa menulis puisi sebagai do'a untuk ibu kita.. selamat membaca

Mother's Day In Indonesia from Puisina

Ada banyak kata yang ingin kusampaikan
ada banyak bakti yang harus kubayarkan
untuk maaf
terima kasih
dan juga perhormatan padamu
ibu..

atas suratanmu
serta kebersedianmu
tuk ada dirahim mu
sampai saat perjuanganmu
melahirkanku

ibu,,
tak mampu bagiku untuk tak mendo'akanmu
begitu juga selalu kuharap restumu
dari awal pagi
sampai awan menelan matahari
untuk memulai hari lagi

ibu,,
jujur,, tak ada yang dapat mengganti wangi
selain tanakan nasimu

pun tak ada yang lebih lembut
selain tampar tanganmu
saat kumasih lelap dalam tidur pagiku

serta tak ada yang lebih merdu
selain omelanmu

yang kesemuanya itu
hanya untuk tumbuh kembangku
yang rela kau rawat sebagai anakmu

dan ibu..
kini ku telah dewasa.,
maafkan bila hanya kulayangkan do'a
do'a semoga engkau selalu bahagia nan sahaja
beserta restumu jua.
untukku agar tak terlampau durhaka

Read More
Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku adalah puisi untuk ibuku yang tercinta. Betapa besarnya jasa seorang ibu hingga tak hanya dunia yang mengakuinya lewat Mother’s Day setiap 11 mei tapi juga surga mengakuinya lewat surga berada di bawah telapak kaki beliau. Ibu…lewat puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku aku ingin mengucapkan terimakasih telah membesarkanku dan mendidikku. Ibu… maafkan aku belum bisa membahagiakanmu…

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku

Puisi Mother's Day Kata dalam Puisiku
Engkau adalah sinar mentari di siangku
Engkau adalah cahaya rembulan di malamku
Engkaulah sebatang pohon yang ku buat sandaran
Engkaulah seseorang yang membuat masalahku terpecahkan

Engkau adalah seseorang yang mengajariku tentang kehidupan
Bagaimana harus menjalani hidup di jalan kebenaran
Engkau adalah kata dalam puisiku
Engkaulah yang tercinta,,,ibu

Engkau adalah orang yang merawatku saat ku masih belia
Engkau adalah mata yang bisa membuatku melihat luasnya dunia
Engkaulah kaki yang menuntunku menuju jalan surga

Engkau adalah orang yang paling mengerti tentangku, bahagiaku dan sedihku
Engkau adalah orang yang membantuku untuk menggapai mimpiku
Engkau mendengar suara hatiku, suara ketakutan
Takut dalam kehidupan yang butuh perlindungan

Aku bersyukur kepada Tuhan yang telah mengirimmu kepadaku
Engkau adalah temanku, hatiku dan jiwaku
Engkau adalah teman terbaik yang ku tahu
Engkau adalah kata dalam puisiku
Engkaulah yang tercinta,,,Ibu

Ibu Kasih sayangmu kepadaku tak terhingga sepanjang masa, seperti mentari menyinari bumi hanya memberi tak mengharap kembali. Ayo sahabat +Arina Anashkina +Iyang alfaroeq +antie ianda fadhilla kita bahagiakan ibu jangan sampai sakiti hati mereka.
Read More
Puisi Hari Ibu Internasional

Puisi Hari Ibu Internasional

Puisi hari ibu internasional, merupakan hari yang amat penting untuk kita semua. Dari ibu lah kita terlahirkan, begitu besarnya kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya, itulah ibu. Sebuah puisi ini persembahan dari ku untuk ibu:



Hari Ibu

Ibu
kau yang mahirkan ku
Semasa kecil selalu dipelukan mu
Kasih sayang mu melebihi raga mu

ibu
menanti tumbuh ku
melangkah lebih maju
sabar semua untuk aku

ibu
peran penting dalam kehidupan ku
ajari aku cara berjalan
ajari aka cara bicara
ajari aka cara tertawa
ajari aku cara tersenyum
perempuan nomor satu
hanyalah ibu ku


By: Dalang wantaka 5:2014

Demikianlah mengenai puisi hari ibu internasional, mungkin dari sobat pembaca ingin menambahkan puisi ini silahkan berkomentar. Itulah puisi ku mana puisi mu?
+Yeni Ikasari 

Read More