Tampilkan postingan dengan label Puisi Malam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Malam. Tampilkan semua postingan
Puisi Bulan Muharram Aku Rindu

Puisi Bulan Muharram Aku Rindu

Puisi Bulan Muharram Aku Rindu

Bulan telah berganti menuju tahun yang baru.Di malam tahun baru muharram ini mari sejenak pejamkan mata untuk merasakan kesejukan bulan yang mulia.Nah untuk melengkapi malam tahun baru ini,tidak ada salahnya jika sambil membaca puisi.Untuk sahabat semua ,aku hadirkan puisi ini semoga dapat menemani sahabat dalam menikmati malam ini.Selamat membaca! 


Puisi Bulan Muharram Aku Rindu


Malam ini begitu syahdu
Duduk sendiri sambil merindu
Menikmati indahnya muharram tanggal satu
Pertanda hadirnya tahun baru

Tahun 1436 hijriyah masehi
Kejadian apa yang kau bawa tahun ini
Apakah akan lebih baik?
Dari tahun yang lalu

Untuk sahabat setanah air Indonesia
Di tahun baru masehi ini
Mari semua satukan tangan
Langkahkan kaki untuk revolusi

Semoga di tahun mulia ini
Negara Indonesia diberkati
Menjadi negara yang subur
Rakyat sejahtera dan makmur

Bulan muharaam termasuk dalam 4 bulan yang diistimewakan.Semoga pembaca juga mendapatkan keistimewaan di tahun ini.Sekian puisi "bulan muharam  aku rindu" yang aku persembahkan untuk Anda.Sekian terimakasih!
Read More
Puisi "Buta Tuli" By Sky Shucaya

Puisi "Buta Tuli" By Sky Shucaya

Puisi "Buta Tuli" By Sky Shucaya_ Ada kabut dibalik tata genteng atap, sesekali melirik dari celah-calahnya,, tak punya maksud tak pula mengundang hasud. Tak pula dapat disimpul makna,, namun cukup tahu,, ada yang mengawasi kesedirian ku. Puisi kiriman teman... dari Sky Shucaya,, untuknya diucapkan terima kasih..

Puisi "Buta Tuli" By Sky Shucaya

Rembulan yang menjilati tapak bumi,
membuat hati teriris tipis-tipis ragaku tak berlarik lagi.
aku mengaum dalam keterpurukan hati 

membayangi mimpi tiada arti 
aku tak bisa lelap malam ini
gundah semakin gemuruh terjelembab di tirai hitam,

aku lelah melangkah menyusuri jejak sendiri.
dunia ini ramai namun aku merasa buta tuli,
Tuhan dengarkanlah nyanyian seorang 

yang tak bisa beranjak dari hasutan-hasutan busuk,
aku merasa jauh dari pantai tempat menemukan kehidupan.
malahan aku jadi tudingan para penikmat kehidupan.


Hormat kami,
sky shucaya | skyshucaya@gmail.com
Read More

3 Puisi Sang Bidadari Malam Linglung

Kembali ku nikmati malamku
Sebagian lengang mencabik kedua telinga
Dan sunyianpun menghujat nadi
Lengang dan sunyi kembali menemaniku

Samar hembusan anginpun menyuarakan desahmu
Aku termangu dalam ketidak berdayaan panjang
Ku coba musnahkan semua lewat gulita malam
Namun masih saja ku sambangi bayangmu

Seperti alur berirama sendu
Aku merangkai makna bersama malam
Dan aku mengukir arti bersama gelap
Aku mencoba musnahkan asa lalu

Kehangatanmu duhai malamku
Tunjukanlah segera lewat terpaan sinar rembulan
Keindahanmu duhai malamku
Tunjukanlah segera lewat kerlipan para bintang

Aku menantimu duhai malamku
Setelah sekian lama larut membinasakanmu
Maafkan Aku...
===========================================
Mencoba memaknai hari dengan cinta
Meski tertebus keiklasan dan kesabaran
Namun merangkainya hingga tumbuh dengan indah
Begitu sulit dan begitu rumit memahaminya

Sementara hari tak pernah berhenti
Sementara harap tak pernah berwujud
Kesepianpun melanda hati dalam luka baru
Di mana torehan luka lama masih terasa pedih

Malam ini aku coba menikmati indahnya gelap
Pada persimpangan gulita dan akhirnya kembali diam
Dan bulan dan bintang serasa kembali menemani
Aku merenung bersama malam di persimpangan gulita
Di temani seonggok bulan dan sekerlip bintang
Akhirnya aku mulai memahami kesendirianku
Ku coba memikat kembali malamku

Duhai malam... maaf telah lama membiaskanmu
Aku dalam kesendirian ini baru menampakkanmu
Maafkan aku....
==========================================
Hanya bilur rindu merentang lemah
Anginpun menghapus rasa cinta
Nuansa patah menepi di mata hati
Indah yang pernah ada , membusuk sudah
Erangan sakitpun mencabik lara !

Antara ada dan tiada
Resah berkalut benci kian menyulut
Ini mungkin awal dari keterpurukan cinta
Embun yang bertuturpun makin menusuk
Namun ranting telah patah
Aku sendiri kembali dalam hampa
Read More

Puisi Pada Sang Abadi

Pada Sang Abadi
Di sepertiga malam
Hati kian khusyuk
Melafadzkan keindahan
Menghangat darah

Aku tak mampu berhenti
Berdo'a malam ini
Tarian jantungku
Kian berputar cepat

Dalam remang
Ia tunjukkan cahaya
Pada dunia yang penuh rupa
Terjemahkan putih cinta yang bersarang

Jantungku berolah nada
Menafsirkan rasa
Kemenangan jiwa

Energi semesta
Simfoni kedamaian
Pesona keindahan
Kepastian atas titah kuasa

Read More

Puisi Gerimis Semalam

Gerimis semalam
Tumpahan dari langit
Buncahkan air
Beribu ribu tetes jatuh

Ku intip dari jendela
Berisik bersama daun daun
Memusnahkan sunyi sepi

Hanya satu yang rumpang
Kemana bintang bintang?
Tak terdengar guraunya
Tak nampak kilaunya

Ahh ternyata....
Ia terhunus kelam
Di kelarutan malam

Read More

Puisi Suasana Malam

Malam yang tenang dan sepi
Perlahan gelap dan hitam
Diiringi hawa dingin
Sekalipun disinari bulan

Di tengah cahaya rembulan
Hiasan langit mulai tampak
Bintang bintang runcing
Gemintang berkilau

Sunyi senyap di udara
Angin malam saling merapat
Di malam mesra yang makin larut

Bumi yang bernafas sejuk
Uap nya basahi dedaunan
Tetesan embun

Read More

Aku mencoba mencintaimu dalam gelapku - Bidadari Linglung

Merajut bayangmu hingga sampai batas nyata
Membuat larutan hatiku kian memancarkan resah
Mungkinkah bisa kita lewati hari hanya berdua ?
Sementara gambaran pasti menghanyutkanmu .

Dan di keheningan malam ini
Tepian wajahmu mulai mengguratkan senyumku
Begitu tenang kau jaga hati dan fikiranku
Begitu sejuk kau sumpahi kesalahanku

Dalam malam tak bertepi kali ini
Tiba-tiba aku sungguh menangisi jauhmu
Aku ingin merengkuhmu dalam pelukanku
Namun semua hanya ada di batas hayal!

Cintaku... Gubahlah resahku menjadi pasti
Bentuklah mimpiku menjadi nyata
Tuangkan janjimu menjadi setia
Agar dapat ku cumbui meski hanya bayangmu

Dan demi hening dalam malam tak bertepi
Biarlah ku lewati gulita di kesendirian renungan
Aku mencoba mengukir dirimu di sekelebat hatiku
Aku mencoba mencintaimu dalam gelapku

Maka nantikan aku dalam rajutan benang cinta
Kita akan sama mengelabui malam dalam kisah
Kita akan sama merangkul gelap dalam mimpi
Dan kita sama bernyanyi dalam rindu...
Read More

6 Puisi Selamat Malam Romantis - Bidadari Linglung

Ada yang terasa aneh saat malam hadir
Saat keterpurukan menghantui hati
Dan diirimu hadir lewat bayang
Adakah lintasanmu merajai sukmaku?

Sementara malam kiat pekat membahana
Terengkuh sudah kesunyian dalam hamparan
Mencabik lara dalam sekam kerinduan
Mencoba menjarahmu namun hampa

Aku dan kamu dalam bayang
Mungkin itulah yang terbaik
Saat hati menjarah pekat
Saat aku menjarah hatimu
============================
Malam menepati janji
Pekat dan sunyii kembali melaruti alam
Dan aku mencoba merambahnya lewat untai
Adan aku mencoba merambahnya lewat bait

Gelisah ,bimbang dan penat
Seolah berlomba memasuki kepingan hati
Terpatri di dalamnya membentuk setoreh luka
Luka yang belum mau pergi

Haruskah aku ikuti rambahan malam?
Sementara hati kecilku berharap sang benderang
Ya... kemanakah hati ini harus bertaut
Pada kegelapan ataukah sang benderang

Dan malam ini
Toh aku tetap merambah malam...
Mungkin inilah takdir...
Aku sangat mencintai malam dan kegelapan

================================
Aku Dan Kau Dan Ujung Malam
Di ujung malam berisian gundah
Aku masih saja menggumuli pekat
Dalam buaian desir lewat terpa sang angin
Kesunyian pun kian menampar hati

Sementara gerimis mulai meluruh jatuh
Rintiknya menghantar irama sendu di kedalaman khayal

Di mana malam ini kau berlabuh?
Lelapkah dalam buaian mimpi ?
Atau tengah menekuri cakrawala
Seperti dulu biasa kita lakukan berdua?

Meradang aku lantaran tiadamu
Pekik hati seperti tak lagi memiliki makna

Maka jangan biarkan aku sendiri
Sebab aku terbiasa denganmu
Maka jangan biarkan gelap menguasai
Sebab aku merasa mati
============================
Hidup Dalam Untaian Kata
Terkadang dengan tulisan
Bisa mengungkapkan rasa terpendam
Karena dalam untai kata
Terselip makna tanpa bias
Dan aku mencoba mengukirnya lewat malam
Menyatu bersama hati dan fikiran
Di antara pekat dan dingin

Semoga saja bisa menabur sedikit kenangan
Agar sepahit apapun, bisa menjadikan hikmah
Sebab hidup adalah perbuatan
Sebab hidup adalah perjalanan

Sementara waktu terus menggusur kenangan
Tanpa kepastian , hidup pun terasa sempit
Seperti berlomba menjauhi akhir
Namun tetap pada penantian tiada bertepi
=============================
Merambah malam bersama bayangmu
Meniti pekat dalam hembusan angin malam
Senandung lirihpun meluruhkan rasa
Aku,kamu... mungkin tak lagi tergapai oleh waktu
Namun penantian ini tetap tergapai oleh bayangan

Dan waktu tetap mencurah lewat detak jam
dan kamu begitu saja melewatinya
Dan aku di sinis,sendiri,sepi..
Hanya bisa membayangi rautmu lewat gemintang

Malam kian menjurang
Aku masih saja menggeluti bayangmu
Aku masih saja merangkulmu lewat bisikan malam
Sanggupkah kau merasakan ?
============================
Saatnya Pergi...
Detik melantun dalam irama lara
Saat di mana aku harus menuntaskan asa padamu
Ketika tersibak kisah ini pada hamparan lain
Yang sebelumnya telah aku sambangi penuh kasih

Jarak kitapun kian terhempas jauh
Mengurung kisah dalam tebaran air mata
Mengusung keranda cinta pada pemakaman
Kita hanya bisa terdiam... diam... diam...

Kau ungkap hidup tanpaku hampa
Benarkah ?
Ku ludahi hampamu dalam pekat
Sebab kau tidak akan pernah hampa

Andai aku memutuskan untuk pergi
Tak terkisah betapa lega hatimu
Aku di sini bagai seonggok bangkai hidup
Read More
Puisi Alam Rintihan Hujan Dimalam Itu

Puisi Alam Rintihan Hujan Dimalam Itu

Mendegarkan lagu yang terbuat dari alam terasa lebih merdu, contohnya hujan turun dimalam hari saat kita mau tidur pasti tidurnya akan nyenyak. yah beginilah puisinya:



Rintihan Hujan Dimalam Itu

rintihan hujan menabuh genting
terlihat kilat menembus sela dinding
petir bergantian saling kejar
tak ada yang bisa menghalau suara itu

suara artis dari TV terdengar mati
suara motor radak ngebut
takut
takut basah
kenapa air itu menetes
menghampiri bumi jadi basah

hujan dimalam menyejukkan badan
bermimpi nyeyak tanpa disadari
indahnya dimalam itu
rintihan hujan menjadi sahdu
meghantarkan mimpi
mimpi bertemu bidadari

By:Dalang Wanatka 14:14
Read More

Puisi Menemaniku Malam Ini

Aku pergi
Ditemani rintikan hujan
Terdengar merdu
Dinginnya mulai mencubit
Menegakkan bulu kulitku

Andai aku bisa bercengkrama
Denganmu rintikan hujan
Kan kuajak kau bercerita
Tentang satu sosok
Yang sangat kucinta

Aku terus berjalan
Menelusuri langit
Ku jumpai bintang - bintang
Yang kian bersinar
Menemaniku malam ini

Read More

Puisi Malam Minggu Tanpa Pacar

salam selalu sobat puisina, semoga sobat dalam rangka rasa gembira. Hentakkan nafas sejenak sambil baca puisi. Ngopi, ngeteh, nyusu sambil online kita hiburan sejenak sambil tersenyum dan ketawa. Sebuah puisi untuk kamu:

Malam Minggu Tanpa Pacar

Sabtu menjelang minggu
Rasa malam begitu kelabu
Tunggu tunggu kabar darimu
Kau tidak membalas ku

sore hari tepat waktu
ternyata kamu jalan sama teman ku
sakit rasanya hatiku
kau selingkuhin aku

jangan salahkan aku
aku mempoligami mu
aku lari kepenghulu
cepat pak nikahkan aku

1 2 kurang tambah satu
pacar muda setia selalu
istri tua bertingkah lugu
merayu rayu hatiku

itu semua gara-gara malam minggu
istri 1 2 3 setia selalu
bahagianya aku

By:Dalang Wanataka 4:2014

Read More

Puisi Galau : Untukmu Yang Tak Kunjung Datang

Puisi Galau : Untukmu Yang Tak Kunjung Datang _ Selamat malam minggu pembaca puisina,, yang katanya ini malam anak muda buat kasih-kasihan edan, edan senyum-senyum sendiri lewat hape,, edan nglamun2 sendiri makan tempe rasa sate, edan glimbang-glimbung dewe kaya wewe, nikmati aja ya,, yang lagi jomblo,, sambil baca ini puisi galau,, heheuheheu... salam kenal,,,

Malam ini...
Angin menghempas, guruh terdengar
Bulan bersembunyi di balik mega hitam
Seakan tahu bahwa malam memang kelabu

Apakah bulan juga tahu isi hatiku?
Siang malam ku menanti
Merindukan kasih hati
Yang tak kunjung datang

Dewi malam....
Katakan padanya
Ada rindu mendendam dalam kalbu
Dapatkah kau sampaikan Bulan?
Dapatkah?

Bila kau mau... cepat katakan
Bila kau mau... cepat sampaikan
Bahwa rindu ini telah tertanam untuknya
Read More

puisi renungan puisi malam

Di malam hari dalam suasana hening sepi sunyi dan senyap,
kita bertafakur pada yang maha kuasa,
Dalam tafakur inilah terkadang hati kita jujur akan dosa-dosa yang
selama ini kita lakukan. Moga sahabat puisina semua bisa melakukanya.
Dan penulisnya bisa ketularan.

Senandung puisi malam

Malam sepi nan sunyi
dalam dekapan temaram
Menguak jelaga dalam kegelapan
Yang menyelinap di relung dinding hati

Menggeliat jasat yang lemah
Bangkit dalam keheningan
Menggapai rindu yang memenuhi
jiwa
Mencengkeram dalam sanubari

Raga bersimpuh dihadapaNYA
mengiyakan pengakuan dosa
Menjerit curamnya hati
Meluluskan kehinaan diri

Malam semakin beranjak
Dikala jiwa terus bersajak
Tak terasa mata mulai membengkak
teringat keseharian yang berteman congkak

kini malam hilang berlantun
tatkala tersuak gema ilahi
Pertanda fajar hendak menyibak pagi
Moga pagi ini bersama ILAHI ROBBY
AMIIN. . . . . . . .!
Read More