Tampilkan postingan dengan label Puisi Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Renungan. Tampilkan semua postingan
25 PUISI RENUNGAN TENTANG IMAN DAN AMAL SOLEH

25 PUISI RENUNGAN TENTANG IMAN DAN AMAL SOLEH

Berikut ini adalah 25 kumpulan puisi renungan tentang iman dan amal soleh dari teman Group Puisi Online di facebook . Sengaja tema puisi Jaga Iman dan Amal Soleh ini di pilih , guna menghadapi kemajuan jaman yang semakin pesat , jangan sampai lupa dan lengah bahwa secanggih apapun dan semaju apapun, jaman tak bisa mencegah kematian dan menunda penuaan , di sini mengajak kita untuk sadar benar bahwa apapun yang kita lakukan adalah ujian . Ok, inilah 25 puisi renungan yang kami maksud.

25 PUISI RENUNGAN TENTANG IMAN DAN AMAL SOLEH


1. TAKUT JIKA TAK BERIMAN

Gemetar hati jika robbi memperlihatkan kuasanya
Takut jikalau kumati dalam keada'an kafir
Takut jikalau kudapati aku dalam situasi kemurka'annya
Aku takut karena keta'atanku kepadamu kurang ya robb
Astagfirullah al-adziim

Ketika hari yang engkau janjikan sudah sangat dekat
Semoga iman dan keta'atanku kepadamu kokoh
Tak tergoyahkan oleh apapun
Aamiin ya allah yarobbal'aalami
in

Mati dlm keada'an Khusnul khotimah itulah harapan kita
Jannah adalah tujuan kita
Ingin kita termasuk penghuni jannahnya
Allahumma aamiin yarobbal'aalamiin

By Bibi Alfan
 
2. Rasaku Tak Menentu..
 
Semakin tersayat sepi sendiri..
Saat Rembulan begitu tinggi..
Hanya satu saja inginku..
Kembali mengabdi padamu Ya Robbi..

Rasaku tak menentu
Serba Salah sebab dituju..
Diam pun aku tak mampu..
Melangkah Mati menjadi pijakan terakhirku..

Mesti bagaimana aku menyikapi..
Simalakama yang kuhadapi..
Hanya kembali berserah
diri
Sebelum terbujur kaku di sesali...

Masihkah engkau belum puas.
Mengeja Rindu sesaat nikmat..
Sungguh tiada ingin berprasangka ..
Hanya Pada Mu Tuhan Ku pasrahkan SegalaNYA..

-----Julia.....
 
3. SUCI HATI LUHUR BUDI

Siang malam jadii pelajaran
Waktu berjalan jadi renungan
Cepat lambat hidup kita tinggalkan
Setelah itu tutuplah harapan

Badan di bungkus kain kafan
Terbujur kaku di lobang sendirian
Tak ada guna lagi kecantikan dan ketampanan
Percuma semua harta keluarga dan kedudukan.

Sendiri gelap dan pengap
Jangan lalai jangan lelah
Saat itu kita sudah mati
Semua amal di tutup tiada guna lagi.

Mumpung masih hidup hari ini
Kita jalani wasiat nabi dan kyai
Hati suci luhur budi
Buat bekal nanti sewaktu waktu kita mati.

BY : Abunawas Joyobinangun Hadiningrat
 
4. KU TITIP SENYUM SUCI..

Yaa Raahmaan ...Yaa Rahiim..
Tak lagi hanya di ucap kata..
Terus menyapa Mesra dalam Jiwa...

Kau yang di sana...
Dimanakah Suara SuciMu..
Tak hanya gejolak menghentakkan jiwa..
Ataupun melempar beribu lembar kusam tercela..

Terus mencari Jati diri yang sudah terpatri Rapi..
Hingga kembali berbenah ikhlas..
Menyapa dalam Senyum Suci...

By...Julia
 
5.  OASE JIWA BERJELAGA

Swasmita tlah melerai hari
Sang malam pun menghampiri
Namun riuh dunia tak jua bertepi
Hingga saat waktu seketika terhenti

Di ujung malam yg tak bergeming
Tafakur jiwa merangkak hening
Bercermin diri tuk berevaluasi
Tuk menatap jelaga candala diri

Rintih hati memekik rasa
Betapa rendah & nista
Jiwa ini bersemai dosa
Sebanyak buih di samudera

Oase jiwa berjelaga
Menghibaku memohon ampunan-NYA
Tersadar rapuhnya imanku
Hingga tak terarah jalanku

Oase jiwa berjelaga
Menengadah hastaku memelas harap kasih-NYA
Teruntuk kembali merengkuh cahaya agung-NYA
Sebelum jiwa ini kembali pada-NYA

BY : OCTA VY
 
6. Di Bawah Panji Syafaat Nabi

Saat sholawat telah di ucapkan
Doa doa di panjatkan
Puja puji di sampaikan
Syukur atas semua pencerahan

Untukmu nabi akhir zaman
Penerang saat dunia di rundung kegelapan
Pencerah saat dunia di selimuti kebodohan
Berkat jasamu kita jadi munusia beriman

Kini waktu telah berganti
Cobaan hidup kian menjadi jadi
Dengan sholawat aku berharap
Semoga aku tetap di bawah
Panji Syafaatmu Ya Nabi
Kuat iman Kuat Islam
Dan berkahir dengan kebahagiaan.

By. Abunawas Joyobinangun Hadiningrat
 
7. Lebur Diri Bahagaia Abadi

Tata titi hidup sejati
Tiada ada kemudian mati
Gunakan kesempatan sebelum kehilangan
Jangan sampek berkahir penyesalan tanpa kesudahan

Ada karena di adakan
Di ciptakan bukan kebetulan
Semua di rancang dan di rencanakan
Dialah tuhan maha pencipta semua keadaan

Kematian lebih dekat dari harapan
Lebih nyata dari pandangan
Hadapi dengan tenang penuh keyakinan
Percaya wasiat nabi akhir zaman
Apa yang di perintahlan adalah perintah tuhan.

By. Abunawas Joyobinangun Hadiningrat
 
8. Menang Jiwa Tenang

Di saat banyak orang cari pasangan
Di saat banyak orang berlomba cari pengakuan
Di saat banyak orang berebut perhatian
Di saat itu akan banyak pertikaian

Fitnah caci maki jadi hobi
Baik buruk benar salah tiada beda lagi
Semua di ukur dengan materi.
Bangga saat dapat populeritas diri.

Jangan terlena jangan tertipu
Tetaplah pegang perintah tuhanmu.
Dunia akan kita tinggalkan
Dan amal akan di perhitungkan.
Tetap di jalan kebenaran
Percaya sesulit apapun Tuhan akan memberi pertolongan.

By: Abunawas Joyobinangun Hadiningrat 
 
9. SENANDUNG LIRIH QALBU

Di sudut lakuna sukma
Semua berjalan dalam ketetapan-NYA
Ku berserah berpasrah pada-NYA
Jiwa raga dalam genggaman-NYA

Senandung lirih qalbu
Ku agungkan nama-MU
Ya Rabb luruhkan kerasnya hatiku
Agar diri tak angkuh & serakah

Senandung lirih qalbu
Berdzikirku mendekap cinta & kasih-MU
Hingga cinta-MJ segalanya bagiku
Tiada cinta seindah cinta-MU

Ya Rabb rengkuh jiwaku
Kala tersesat arah langkah hidupku
Curahkan slalu cahaya hidayah-MU
Tuk gelap jiwaku

By : Octa Vy 
 
10. Airmata Tanpa Guna

Selagi sempat dia sepelekan
Selagi hidup dia remehkan
Sok kritis tanpa keahlian
Sok tahu tentang kehidupan

Bangga dengan dosa yang ada
Terjerumus jauh di lembah nista
Dia pikir dengan kata maaf akan selesai semua
Baik buruk dosa pahala itu rekayasa.

Lupa bahwa kebenaran telah di tetapkan
Dan keburukanpun juga di tentukan
Jika salah nerakalah tempatnya
Jika benar sorgalah tempat tinggalnya

Air mata penyesalan tidak merubah keadaan
Permohonan maaf tidak lagi di hiraukan
Waktu hidup kemana saja
Sekarang sedihmu tiada guna.
Dan tinggalah di neraka selama lamanya
Iya abadi selamanya.
ABADI

By: Abunawas Joyobinangun Hadiningrat
 
11. Riang Hati Jiwa Ceria

Karena taat pada tuhanya
Hidup di permudah semua
Tak pernah bingung cari pasangan
Di beri mapan sandang pangan dan papan

Hidup senang atas dasar iman
Ikuti panduan sesuai alquran
Waktu luang baca sholawatan
Kirim puja puji pada nabi akhir zaman

Betapa bahagia jiwapun tenang
Serba indah dan enak di pandang
Allahu robi pujiku untukmu tanpa kesudahan
Ya Nabi Syafaatmu selalu ku harapkan.

By. Abunawas Joyobinangun Hadiningrat.
 
12.  Kemana Usia Pergi

Seperti ada yang hilang
Tak mungkin akan terulang
Diam tanpa suara pergi tak pamitan
Kesempatan itu tinggal kenangan

Umur terus maju berjalan
Sedetikpun tak bisa di hentikan
Satu persatu urusan terus datang
Sementara kemampuanku terus berkurang

Tuhan... Maafkan hamba yang lalai
Oga susah maunya hidup santai
Nyatanya sakit gigi tak bisa di wakilkan
Absen mati tidak terima di elakan.

By: Abunawas Joyobinangun Hadiningrat
 
13.  KASIHNYA yang ABADI

Ingin kuberlari kepadanya menuju peluknya
Mengadu dengan segala kesahku
Memohon ampunan untuk dosaku
Inginku didekap olehmu wahai Robbku

Inginku kau usap keningku
Dalam belaian kasih sayangmu
Lindunganmu yang selalu menaungiku
Tak ku harap pergi walau sesa'at

Tertatihku merintih pedih
Sesak didada terasa sangat
Sa'at kasih sayangmu nyata menyentuh kalbuku
Hanya sesal yg tersisa
Teringat masa-masa bodohku yg lalu

Wahai sang mu'minin mu'minat
Tuhanku lebih sayang kepadamu
Dia ambil angkat ruhmu terlebih dahulu
Agar kau tak merasakan kedatangan yaumil akhir yg amat mengerikan

Ya robbi jauhkanlah kami dari fitnah yg menyesatkan
Aamiin yarobbal'aalami
in

Coretan: Bibi Alfan
 
14. Saat Imanku Lumpuh
 
semakin jauh jalan kutempuh
semakin lelah aku tuk melangkah
hari hariku sunyi seakan tiada arti
tanpa hadirmu tuk menemani'''

aku yang terdiam dalam kebimbangan
mencari jawaban dalam biduk keresahan
aku yang terdiam dalam kesunyian
menanti hadirnya setitik kebahagia'an

sunyi yang kini aku rasakan semakin dalam
sepi yang aku dapatkan kini kian menghampiri
tertunduk sunyi dibalik penantian
terkulai lemas diambang keresahan'

oh''aku. kemanakah harapanku berlalu
oh..aku , dimanakah kan kutanam rasa rinduku
Allah tolong hambamu bantu aku
Selalu istiqomah ibadah kepadamu

By: @jasablog
 
15.  Saat Senjaku Menyapa

Kala senja telah hadir menyapa
memeluk erat mengganti perjalanan
mewarnai kebesaran dari ALLAH swt
agar kita sadar dan tidak terlena berpijak didunia fana

Ketika cahaya senja telah mewarnai dunia
semilir angin berhembus menerpa layunya rerumputan
Menawarkan kesejukan pada jiwa jiwa yang gersang
agar kita sadar bahwa hidup ini hanya persinggahan,

ketika senja semakin menjelma
Mengiringi cahaya mentari yang semakin sirna
memperlihatkan sebuah keagungan''dari
yang kuasa
akan kah kita terpaku pada kesombongan'

perhatikanlah wahai sahabat
Atas nikmat yang telah kita dapat
adakah kata syukur dibibir yang terucap
kata syukur atas segala nikmat yang kita dapat.

By :Lidya Lidya Syair
 
16. CINTA MENYAPA

cinta tak memandang miskin ataupun kaya'''
cinta tak memandang wanita ataupun pria''
cinta tak mengenal waktu dan usia''
karna cinta itu buta''''

cinta ibaratkan segenggam berlian
bila tidak hati hati dalam memegangnya
berlian itu bisa berjatuhan dan hilang
karna cinta sangatlah berharga

cinta bukan tentang harta dan tahta
melainkan cinta itu tentang rasa
bila hati sedang terluka maka cintalah pengobatnya
bila hati sedang bahagia maka cinta pula teman setianya
cinta bagaikan org buta yang berjalan''
hanya meraba dan merasa serta tak bisa memandang'''

Dekat dekatlah pada tuhan
Agar kita selelu dapat perlindungan
Di permudah segala urusan
Hidup tenang penuh kebahagiaan

By: Kartun Muslimah
 
17. "DI 1/3 MALAM KU"

Lunglai ragaku tanpa daya
Air mata seolah menganak sungai tanpa mampu ku cegah
Getir,,,
Sakit,,,
Dihampar sajadah
Jiwaku seolah hilang dari raga

Dingin dan beku seakan ku telah ditinggalkan oleh nyawa
Membisu dan kelu
Satu demi satu memori itu berpendar
Memutar lagi kelamnya masa silam
Tentang aku yang jatuh begitu dalam

Ya Robbi,,,
Masih pantaskah aku bersimpuh diri
Masih layakkah aku memohon ampunan dari MU ya Illahi
Setelah begitu jauh langkahku meninggalkanMU
Setelah begitu kelam ke nistaan yang kujalani demi sebuah hawa nafsu

Ya Robbi,,,
Di 1/3 malamku kini
Ketika hanya air mata yang jadi teman dalam sunyi
Dan tak sepatah kata pun yang mampu terucap lisan ini
Masihkah Engkau sudi memandang hambamu yang hina ini???

Tuhan,,,
Tiada satu pun kini yang menjadi harapan
Terlunta jiwaku dalam lumpur dosa tanpa bertepi an
Hanya keharibaanMU lah kini semua kusandarkan

Ya Robbi,,,
Berilah aku kesempatan untuk kembali
Bertaubat atas segala khilaf dan dosaku selama ini
Rengkuh aku dalam kebesaran kasihmu yang maha suci
Agar hidayahmu mampu ku genggam hingga nanti
Sampai detik ku harus pergi menghadapmu ya Illahi Robbi

By : Arini Eka
 
18. Aku Dan Tadabur Sunyi

Kulihat... diri yang begitu nista..
lumpur khilaf dan nafsu melumuri raga yang berdiri tanpa kuasa..
Dan kulihat.. saat diri yang jatuh dalam kubangan dosa itu tertiup rahmatNYA,

sebuah tiupan lembut yang mengguncang jiwa..
DIA yang begitu sempurna, DIA yang menggerakkan awan yang menurunkan curahan rahmatNYA..
DIA basahi lumpur kehinaan itu dengan air yang suci..

DIA yang memanggil dengan lembut, mengajakku berdiri tegak, melawan terik mentari dan berjuang lalu kembali seperti hewan-hewan yang telah kenyang ke peraduannya..

Dengan begitu, DIA menjadikanku begitu indah sehingga bulan dan bintang mengirikanku..
Kembali ku tatap mega yang luas terpapar indah..

Menyadarkanku akan realita yang masih berjalan,
waktu demi waktu terus berganti mendekatkan diri pada sang adzal..
Kembali pada saatnya bertemu denganNYA..
Bertemu dengan Sang Pemilik Mega nan Benderang

By. Aisyah
 
19. BUKAN HANYA DUNIA

Setiap langkah akan dicatat
Setiap waktu akan dipertanyakan
Akankah hidup terhempas lepas
Tanpa arah yang dituju

Dunia menawarkan segala nikmat
Namun hanya kenikmatan sesaat
Akhirat mengekalkan kehidupan abadi
Yang hanya teruntuk ketaqwaan

Manusia disibukkan dengan harta
Tahta mampu memalingkan Akhirat
Hingga hati mulai kering
Dan dunia penuh ketamakan

Renungkanlah kembali janji Tuhan
Janji yang pasti ditepati
Godaan yang memang diperuntukan
Namun iman labuhan terakhir

By : Nuraini Zainal Chaniago
 
20. Awali harimu dengan ucapan Bismilah...

Saat melangkahkan kaki kananmu...
Berkah awal hadapi awal permulaan hidupmu..
Dalam Dingin merasuk gelisah ke dalam hati..

Tafakur sunyi hadapi hikmah terpenuhi..
Bulir kristal air mata jatuh di atas sajadahku..
Bersama luruhnya hingar bingar Riuh suara batinku...
Terus tercatat sejarah hidup dalam berhijrah..

Bila kemaren itu adalah sampah..
Semoga hari esok adakah nafkah bersama harapan dan doa nan Cerah..
Selalu di penuhi berkah melangkah dalam lindunganmu Ya Robbi..

Ridhoi langkah kami tuk senantiasa terus berbenah diri ..
Sucikan hati dari prasangka dan hingar bingar duniawi....

By...Julia
 
21. Andai Saja Iman In

Seandainya imanku bagai mentari
Maka kan ku terangi seluruh bumi
Agar semua dapat menikmati
Seandainya imanku bagai rembulan
Kan kuterangi malam kelam
Agar kegelapan tak menakutkan
Seandainya imanku bagai bunga
Ku kan hiasi seluruh dunia
Agar indah dan penuh rupa
Kini imanku bagai biji sesawi
Yang meski kecil dan tiada arti
Namun kan segera besar dan bersemi
 
By: Muslimah 
 
22.  Karena Waktu Berjalan

Bak Oase di Gurun Sahara
Yang kering dan kerontang
Jiwa terkikis iman mulia
Ketenangan batin tercabik-cabik

Dunia penuh teknologi canggih
Setiap insan ingin menguasai
Hingga bersaing siang malam
Panggung sandiwara menyita masa

Larung pelita dunia istimewa
Batin terkikis ilmu agama
Tekanan menjadi himpitan raga
Namun waktu tak menunggu

By : Nur'aini Zainal Chaniago
 
23. AMPUNI AKU ROBBI

Bersama tenggelamnya senja
Seiring gelap menjelma
MalamMU menyapa semesta
Ku pasrahkan segala lelah
Diantara do'a-do'a
Bersama bulir basah
Juga tangis tak bersuara

Ampuni aku Robbi
Untuk kelemahan hati ini
Untuk ketidak mampuanku kendalikan diri
Untuk segala yang buatku jatuh
Pada sesuatu yang buatku terbelenggu

Dalam remangnya "cahaya"
Aku terus mencari
Dalam terseoknya langkah
Tetap kubertahan dalam jalanNYA
Meski hingar tak jarang buatku hampir terlena
Namun dalam rapuh kucoba tuk tak tersesat dalam gemerlapnya

Ya Robbi,,,
Tak pernah terhenti pintaku
Tetap rengkuh aku dalam kasih sayangMU
Meski berkali aku jatuh
Walau tak terhitung lagi khilaf dosaku
Izinkanlah aku kembali bertaubat memohon ampunanMU

By : Arini Eka
 
24. Hijabku Teman Syurgaku

Luasnya tatapanku terhadap dunia
Dan jauhnya langkahku sepanjang jalan
Tentu banyak rintangan yang harus ku lawan
Bertemankan kerudung panjang
ku siap menerjang pahit manisnya kehidupan

Uluran kain menjulur yang menutup pandangan
Setiap mata manusia yang tak pantas menatapnya
Menyelamatkan dari panasnya jahannam
Yang menyala bagi wanita pengumbar aurotnya

Hijabku...
Pelindung dari mata yang penuh dusta
Penyelamat jiwa untuk tetap istimewa
Sahabat yang akan membawa ku ke Syurga
Ia setia menjaga maruahnya seorang wanita

Ohh ..hijab...
Indahnya kau penyempurna kecantikanku
menambah terjaganya diriku dari omongan palsu
Menutup mahkota teristimewa dalam diriku
penolong dari panasnya dunia setiap waktu

Wahai hijab.....
Tetaplah kau indah diatas kepala dan menjulurlah diseluruh tubuh....
Menepiskan angin yang menerpa dalam setiap gemuruhnya...
Dari cela cela setiap aurat yang harus dijaga dan diselamatkan dari mata-mata pendusta..
Jauhkan diriku dari godaan dan prasangka..

By; Anggun .


25. Genggamlah iman bersamaku

Inginku memiliki mu wahai tulang rusukku...
Betapa dahsyat harap ku padamu
Seperti deburan ombak yang menghantam kerasnya bebatuan...
Duhai pemilik hati dekatkanlah diriku dengan dirinya..

Iman dan taqwa mu meluluhlantahkan sanubariku
Membuatku kagum akan dirimu
Inginku kau menjadi imam ku
Genggamlam iman bersamaku..

Bimbinglah aku menuju jalan yang kau ridhoi..
Cinta dan kasih sayang mu yang tulus karena Rabb-Mu
Seakan tanpa ikatan menuju ikatan yang halal
Genggamlah iman bersamaku...

Cintailah aku seperti aku mencintaimu karena Allah...
Ingatkan lah aku..tegurlah aku
Genggamlah iman kita menuju jannah-Nya

#Gengganlah iman bersamaku
By : Farisa Farisea Istiana.
 
Demikian 25 Puisi renungan tentang Iman dan amal soleh , semoga bermanfaat,maafk jika salah ketik dll.
Read More
KARTUN DAKWAH MUSLIMAH PENYEJUK HATI

KARTUN DAKWAH MUSLIMAH PENYEJUK HATI

Tidak semua orang terlahir jadi putri seorang ulama dan kyai serta berdarah keturunan nabi. Dan tidak semua anak perempuan jadi putri seorang ustadzah yang mengelola madrasah .

Tapi semua muslim di haruskan untuk memperbanyak amal ibadah agar mendapatkan kebahagian kelak di akherat, dan setiap muslim berhak untuk berdakwah untuk menambah pundi pundi amal ibadah.

Berikut ini adalah kumpulan gambar dakwah muslimah berupa kartun yang bisa di simpan dan di sebarkan ke teman teman dan saudara saudara kita . Kita tak pelu lagi susah susah memikirkan cara membuatnya dan cara merangkai katanya, kita hanya perlu menyiapkan diri niat yang tulus ikhlas karena Allah , ikut andil menyebarkan nasehat dan saran untuk berbuat kebaikan.

Kita tidak tahu entah berapa banyak orang nantinya dapat hidayah berkat gambar yang kau sebarkan , kita juga tak tahu, barang kali ada salah satu gambar yang bisa jadi perantara turunya hidayah kepada orang tertentu yang kita sendiri tidak tahu .

Read More
PERJALANAN KEMARIN

PERJALANAN KEMARIN

Perjalanan Kemarin

Ku telusuri lorong waktu
Engggan melangkah ucap kalimah
Kawatir jika berfikir salah
Maksud hati muhasabah malah ceramah

Insan mahalul khotoq wa nisyan
Padamu tuhan semua ku pasrahkan
Ku tak mampu bicara kebenaran
Tanpa sedikitpun untuk menyalahkan

Perjalanan kemarin...
Hati teriris batin menangis
Lihat mereka bicara garis garis
Garis tanah garis keturunan

Seperti firaun yang gila kekuasaan
Layaknya qorun gila kekaayaan
Namrud yang gila kehormatan
Qobil yang gila perempuan

Tak percaya tapi nyata
Moral sosial spiritual intlektual
Hanya daftar nama ujian tahunan
Di hapalkan di sampaikan lalu lupakan

Diam berusaha mengerti keadaaan
Ada sumber air ada comberan
Ada siang ada malam
Kapan ku nikmati hangat mentari cerahnya hari.

Read More
KARTUN MUSLIMAH CANTIK TERBARU

KARTUN MUSLIMAH CANTIK TERBARU

Anda sedang mencari gambar kartun muslimah cantik bercadar terbaru. Warna hitam hijau kuning merah biru atau pink. Semua gambar kartun muslimah ada di sini .

Di era digital seperti sekarang ini, makin banyak sekali cara cara menyampaikan dakwa yang bisa kita lakukan . Ada yang lewat nulis puisi di blog di status ada yang berbagi video di youtube dan ada yang membuat gambar kartun muslimah seperti yang akan kita bagikan ini.

Tak ada salahnya jika kita ikut berperan aktif untuk ikut menyebarkan kebaikan lewat satu dua buah gambar kartun muslimah yang sekiranya memberi manfaat kepada orang banyak.

Banyak sekali koleksi kartun muslimah yang bisa anda dapatkan di sini. Silahkan anda pilih untuk di simpan atau di bagikan kepada teman teman.  Selamat menikmati.

Read More
KARTUN MUSLIMAH CANTIK SYAR'I

KARTUN MUSLIMAH CANTIK SYAR'I

Suka koleksi gambar kartun muslimah cantik syar'i sekaligus ada kata kata mutiara bijak tentang hijrah pacaran nikah keluarga istri idaman suami soleh dan persahabatan .

Berikut ini ada beberapa gambar kartun muslimah yang di ambil dari beberapa sumber guna melenkapi koleksi anda. Bisa untul di simpan di hp buat status atau sekedar buat renungan dan motivasi pribadi agar lebih baik lagi.

Di sini bisa anda dapatkan banyak sekali gambar kartun muslimah cantik dengan berbagai tema , syar'i, cadar, hijrah, sakinah, solehah dll. Silahkan di simpan dan bagikan untuk sebar kebaikan

Read More
PUISI RENUNGAN HARI RAYA IDUL FITRI

PUISI RENUNGAN HARI RAYA IDUL FITRI

Berikut ini ada beberapa kata mutiara singkat renungan hari raya idul fitri , sebagai pertimbangan agar kita tidak terjebak pada eforia perayaan , hingga kita lupa tujuan asalnya. Hari raya idul fitri sebagai hari kemenangan setelah sebulan penuh kita menjalankan puasa , ada baiknya saat merayakanya kita isi dengan renungan renungan sebagai penyempurna pahala dan hikmanya bulan romadhon.





Read More
Bisnis Investasi

SERIBET ITUKAH TUHAN

SERIBET ITUKAH TUHAN

Hamba hanya orang bodoh
Terpaksa bertanya padamu lewat hatiku
Berharap ada jawaban walau butuh waktu untuk paham
Walau mungkin hamba kurang sopan dan jauh dari syarat rukun adabiyah kepantasan.

Tuhan seribet itukah aku untuk mengabdi padamu
Harus ini dan itu yang kadang kurang tepat dengan kondisiku.
Untuk sembahyang banyak sekali aturan yang memberatkan
Air suci, tempat suci, pakaian suci,sementara hamba hidup mengais sampah di comberan.

Tuhan seribet itukah aku untuk di katakan iklas tulus tanpa ada riya pamer ujub sumngat dan perasaan lain.

Harus diam dalam beramal , pura pura jadi jahat biar tidak ada orang tahu ibadahku , pura pura bodoh di saat aku tahu , dan pura pura sedih agar aku bisa bersyukur .

Tuhan seribet inikah ...
Agar aku di kata orang beriman
Agar aku bisa selamata dari berbagai ancaman
Agar aku bisa masuk surga dan lepas dari neraka.

Ku tak sanggup tuhan....
Jika harus menjaga kesucian pakaian, tempat dan hati saat sembahyang.
Ku tak sanggup tuhan...
Jika aku beramal di suruh diam tanpa menceritakan apa yang aku rasakan, pengalaman spiritual yang aku alami.
Tuhan aku tak sanggup...
Jika aturan ibadah padamu di perketat , jujur ku merasa berat .

Jika boleh aku minta...
Biarlah ku jalankan sembahyang tepat waktu agar ku bisa berjumpa 5 kali sehari.
Tanpa di hantui oleh was wasa soal sesuci dan lain lain
Jika aku boleh mohon...
Biarlah ku jalani hari dengan berbakti padamu dengan amal baik sebagaimana kau takdirkan aku jadi mahkluk sosial.

Ku ingin dapat pahala dari kerjaku untuk keluarga
Ku ingin dapat pahala dari candaanku pada sesama
Ku ingin dapat pahala dari ide ideku untuk berkarya.

Tanpa takut di bayangi istilah iklas riyak takabur dan lain sebagainya .

Ku ingin seperti angin air tanah dan api yang tak pernah iri satu sama lain.

Maaf tuhan.... mungkin ku hamba kurang sopan
Hidupku terlalu susah untuk menerima syarat rukun ibadah adalah cobaan dan ujian .
Bagiku untuk mempertahankan iman saja sudah berat.

Maaf tuhan... sekali lagi maaf....
Jika ini di anggap kurang sopan
Maaf tuhan.... maaf.....
Sujud.....
Innalillahi wa innailaihi rojiun.

Abu Nawas
Ngawi Jawa timur sabtu 17 maret 2018 13.37

Read More
Bisnis Investasi

Kata Ikan Di Bak Mandi

Kata Ikan Di Bak Mandi

Sambil berenang dia komat kamit ikan berkata
Berhenti sebentar biarkanlah airnya tenang
Ada yang mau aku sampaikan.
Agar hatimu senang dan makin kuat iman.

Kamu sadar gak kalau alamku dan alammu berbeda.
Walau ku bisa di lihat mata di raba dan di bawa.
Tapi sesungguhnya kita beda alam
Kamu di daratan aku di air.

Hanya selisih air saja kita sudah tak bisa berbuat banyak.
Bagaimana kita akan nembus alam alam lainya
Yang tak tanpak oleh mata tak dapat di raba dan sulit di rasa tapi ada.

Satu hijab berupa Air saja kita tak mampu bersatu
Bagaimana dengan Allah yang terhalang jutaan bahkan triliunan hijab di sana.
Jadi tenangkan hatimu....
Buanglah rasa gundahmu
Istiqimahlah ibadahmu
Siapa tahu terbuka hijabmu
Hilang was was lahir yakin yakin tanpa ragu.
Ok begitu saja, silahkan lanjut mandinya.

Abu Nawas
Ngawi Jawa Timur Kamis 8 Maret 2018 14:47

Read More
Bisnis Investasi

Air Mata Pak  Kadir

Air Mata Pak  Kadir

Sang petualang tunduk takluk pada kenyataan
Sampai ujung duniapun tak akan di temukan
Ma Huwa
Kayfa
Limadza
Mata
Hata

Baju lusuh tubuh kumuh, tatapan jauh menerawang
Ingin terbang mengetuk langit, bila mampu.
Segala keterbatasan memaksa untuk diam
Gunung tanda tanya samudra bimbang
Gelap tanpa cahaya, meraba penuh prasangka.

Hanya diam....
Diam.... dan diam yang dia bisa
Angin berhembus debu berterbangan
Hanya diam dan diam lalu diam
Hujan petir deru ombak tak mampu membangunkan
Tak mampu memberi jawaban....
Hanya diam dan diam dan diam....

Hingga datang seorang lelaki paruh baya
Sederhana anggun dan berwibawa...
Tepuk pundak sambil berkata...
Hey pemuda , kamu sedang apa Cari apa atau siapa ?

Pemuda kaget terbangun dari lamunan panjang...
Lirih dan lemah setengah putus asa dia menjawab .
Maksud hati ingin mencari kebenaran .
Bapak paruh baya bertanya lagi , untuk apa ?
Pemuda menjawab
Untuk obati rasa penasaran dan jika perlu untuk aku amalkan dan aku ajarkan .

Bapak tadi bertanya lagi , bukankah kau sudah punya figur panutan serta kitab suci sebagai pegangan.

Pemuda menjawab,
Pertanyaanku lebih cepat dari hasrat amalanku, aku hanya merasa jadi kamus hidup yang menyimpan data untuk menjawab masalah atas dasar katanya. Aku merasa membohongi diri sendiri , ku merasa bersalah menyampaikan sesuatu yang aku sendiri tak pernah mengerti , ku tinggalkan semuanya dan sampai seperti ini , hidup segan mati enggan mengambang di pusaran was was dan keraguan.

Amalkanlah sesuai aturan jangan tergesa gesa untuk mendapatkan buahnya , sabar dalam bertaat dan kuat menjauhi maksiat , jalani hidup layaknya manusia normal , kau umat nabi pilihan, umat nabi akhir zaman, pemimpinya para rosul , tak seharusnya sepedih ini perjuanganmu hanya untuk mencari kebenaran.

Pulanglah.... amalkan dan semua pertanyaanmu terjawab di sana.
Baca kitab sucimu
Tirulah Ahklak nabimu
Sambung silaturahmi dengan gurumu
Amalkan dengan penuh kerelaaan
Niscaya Allah akan memberi pencerahan...

Hiduplah normal
Menikah suapaya hidupmu berkah
Bekerja cari rejeki halal untuk nafkah
Bersosial dengan sesama
Kau akan temukan semuanya bahkan lebih.

Pemuda pulang setelah jamaah ashar
Terus mampir warung kopi....
Karena tak punya uang terpaksa sementara hutang sik .

@Abu Nawas
Ngawi Jawa Timur Selasa 6 Maret 2018 17:11

Read More
Bisnis Investasi

GAGAL TOBAT

"Gagal Tobat"

Dengan enteng berandal berkata
Sebagian harta hasil rampokan ku berikan pada fakir miskin dan orang yang membutuhkan
Tanpa pernah berfikir , kalau pahalanya di berikan kepada pemilik harta yang sah.
Bukan pada seorang berandal
Maling dan koruptor
Walaupun itu wujud rumah ibadah.
Semudah itukah dia menjadi pahlawan
Oh tuhan tak buta tuhan tak tuli dan tak pernah lupa.

Dengan bangga seorang pemabuk berkata
Aku mabuk untuk diriku sendiri
Dengan uangku sendiri
Aku bisa berbuat kebaikan dengan mabuk yang aku jalani.
Pemabuk lupa ....
Kalau kebaikan orang yang tak sadar tak akan pernah di masukan catatan amal

Masuk perangkap setan....
Tobat hanyalah angan angan...
Sekali hitam tetaplah hitam
Kecuali Allah berkehendak lain...
Itupun kalau ada

Setan tak akan tinggal diam...
Di tanamkan rasa ketagihan...
Di ikat oleh pergaulan dan lingkungan
Hidup serba tergantung dengan masa lalu.

Berubahpun enggan...
Semua sudah jadi kebiasaan
Tobat tinggal harapan
Waktu hilang kesempatan melayang...
Mati dalam jurang kenistaan
Sebelum semua mampu di selesaikan.

Kata TOBAT tinggal kenangan
Penyesalan tak ada guna
Batu nisan gundukan tanah
Plas... gelap ....

Abu Nawas

Ngawi Jawa Timur Senin 26 Pebruari 2018 00:36

Read More
Bisnis Investasi

RAJA SANGGAR

Raja Sanggar

Tak perlu sangar
Tak perlu tenar
Yang penting berkibar
Rangkai kata untuk dunia

Ingatkan yang lagi bahagia...
Pesta pasti berakhir jangan sampai terlena
Bangkitkan hati hati yang nestapa
Tak selamanya hidup penuh air mata

Di sana ada anak manusia memadu cinta
Sumpah janji setia selamanya....
Di sana ada anak manusia...
Menangis pilu meratapi nasib duka dan merana...

Raja sanggar harus bisa
Menghidupkan bahasa dengan roh rasa
Agar syairmu tak garing...
Agar sajakmu tak kering
Dan puisimu tak bikin pusing....

Buatlah bait yang mewakili banyak manusia
Agar jadi cahaya saat gelap gulita
Pelipur lara pengobat luka....
Jangan cuma nulis atas dasar egomu semata...

Raja sanggar sudah pasti dewasa
Paham betul kenapa tuhan jadikan kau pujangga
Agar kau ajari manusia paham makna alam nyata
Asal muasal serta kemana kita akhirnya kita bermuara....
Selamat berkerja....

Abu Nawas
NGAWI JAWA TIMUR SENIN 26 PEBRUARI 2018 11:52

Read More
Bisnis Investasi

SELENDANG SUNYI

SELENDANG SUNYI

Pukul 1.52 dini hari
Jariku mengajak menari
Bernyanyi tentang keheningan
Teriring gamelan binatang malam selepas hujan.

Duduk bersimpuh dekap erat hati yang rapuh
Lirih rintih pesakitan putus harapan
Hidup enggan mati sungkan
Linglung kegulung di lautan bingung

Hati cuma satu terombang ambing
Ombak samudra kehidupan tanpa tebing
Pusaran takdir terus berputar entah sampai kapan
Malam tetap gelap hitam tanpa cahaya..

Hening..............
Bening..............

Mendongak ke atas tengok cakrawala
Ketuk langit memohon padanya
Baju kusut tanpa mahkota lusuh penuh noda
Selendang sunyi melambai....
Menari menyanyi gontai....
Kidung kidung semesta

Hooooooooooooooo.....
Hooooooooooooooooo......
Hooooooooooooooooooo.......

Cinta tetaplah cinta
Kini esok atau lusa
Ku bangun lagi harapan
Ku gapai lagi masa depan
Biarlah masa lalu jadi pelajaran
Masa sekarang adalah kesempatan
Esok adalah kebahagiaan

Hooooooo.........
Hooooooooo.......
Hooooooooooooooooo.......

Hamba hanyalah wayang
Pemeran lakon kehendak dalang
Selendang sunyi pulang
Jadi inspirasi pencari kebahagiaan

Abu Nawas

Ngawi Jawa Timur Rabu 21 Pebruari 2018 02:12

Read More
Bisnis Investasi

CAHAYA DI ATAS CAHAYA

CAHAYA DI ATAS CAHAYA

Gelap gulita mati rasa
Mati tanpa inspirasi
Ambisi padam
Yang ada hanya hitam

Emosi menjelma jadi bayang menakutkan
Benci dendam terlahir dari rahim kepicikan
Dangkalnya pengetahuan
Minim pengalaman....
Buta arah buta warna buta segalanya
Pupus harapan yang ada hanya kosong....

Dia datang sebagai cahaya
Cahaya di atas cahaya
Denganya kita punya pilihan
Punya harapan
Punya tujuan
Sekaligus cara menggapainya

Hidup kita dari mana
Oleh siapa
Untuk apa
Dan bagaimana
Serta kapan waktunya
Di mana asal dan akhirnya

Cahaya di atas cahaya
Tak menyilaukan mata
Menyelesaikan segala persoalan
Menghidupkan kehidupan
Menjelaskan penjelasan...
Cahaya di atas cahaya
Hati " HASRAT TITIPAN ILLLAHI "

Abu Nawas
NGAWI JAWA TIMUR SELASA 20 PEBRUARI 2018 20:10

Read More
Bisnis Investasi

BENANG LANGIT

BENANG LANGIT

Sepertiga malam mata belum terpejam
Terperanjat hati melihat kenyataan
Umur tidak menentukan kuatnya iman
Jadi tua bukan tanda luasnya pengetahuan

Penghormatan karena lebih dulu ngenyam kehidupan
Sia-sia saat kakek tua di perbudak nafsu angkara
Sudah tua pingin eksis saja maunya
Dengan dalih biar awet muda...

Tua sudah pasti tak perlu lari
Resiko hidup adalah mati
Kenapa harus di takuti
Masa muda sudah lewat...
Tua waktunya bertobat....

Renungan 1/3 malam....
Duduk sendiri menghadap langit....
Keluar benang dari dahi ...
Di tarik pelan tapi pasti....
Lembut setengah gelitik geli

Nafas makin longgar
Dada ringan...
Hilang benci dan dendam...
Hidup matimu untukku
Bukan untuk mengurusi mereka...
Jika memang dia mengganggu
Aku jaminan keamananmu...

Bersabarlah pada jalanmu
Terus istiqomah jangan lelah....
Ku buang ruwet pikirmu
Ku ringankan beban berat hatimu...
Ku tunggu sujudmu di subuhku....

Abu Nawas
Selasa 13 Pebruari 2018, 04:17 Ngawi Jatim

Read More

PUISI DIAM TERSENYUM NAJIB ALFARIZ

DIAM TERSENYUM

Hari Itu adalah sebuah cahaya yang terang
Begitu indah, nyaman, dan harmonis
Alunan detak hati yang sangat berbeda sekali
Menyatakan kehidupan yang layak untuk dijalani
Itulah hidup yang kuinginkan

Namun sayang masa telah berjalan
Hentakan kaki terus merangkak dengan berdarah-darah
Lukisan indah dalam bibirmu telah pudar
Rasa dalam jiwamu telah berubah
Entah kekeliruan, atau Kehampaan

Semuanya seperti bom waktu
Pada saatnya meledak hanya diam tersenyum
Semuanya seperti petaka
Pasa saat terjadi hanya diam tersenyum
Apakah itu sakit? Jawabannya hanya diam tersenyum,

Tuhan, jika ini memang jalanmu ijinkanlah aku ikhlas
Berharap dirinya yang lama akan kembali
Biarkan segalanya bermain dengan tugasnya
Meskpiun pedih, sangat pedih
Jawabannya hanya diam tersenyum

Hormat kami,
NAJIB ALFARIZ
Read More

PUISI PENDEK BERANTAI "RENUNGAN SEPERTIGA MALAM"

Berikut ini puisi pendek berantai di ambil dari berbagai sumber , sebagai renungan dan nasehat di sepertiga malam, mudah mudahan bermanfaat untuk kita semuab,tak banyak bisa saya sampaikan kepada penulis puisi ini , kecuali ucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya . Mudah mudahan tulisan anda semua , jadi sumber inspirasi kepada orang banyak untul sadar dan merenung dan kemudian suka berbuat baik, amin....khusus yang sudah baca jangan lupa jika baik puisinya bantu sebarkan walau hanya satu bait saja , sebagai bentuk simpati kebaikan. Terima kasih dan selamat menikmati.

1- Pada hening menjelang malam ini
Aku tak menemukan apa apa kecuali cinta
Ya Ilahi anta rabbi..padaMu aku menghamba dan mengabdi.

2- Tak ada
ribuan alasan
untuk bertahan
pada ujian
kecuali doa doa.

3- Kalau sudah waktunya, pintu pelaminan akan terbuka, kita qabiltu bersama, halal dan cinta mekar bahagia, lalu menua bersama tanpa luka.

4- Dari kejauhan kulangitkan doaku, agar kelak bahagia menyaru dalam langkahku, bersamamu.

5- Waspadalah terhadap kesombongan, sebab pada akhirnya kamu kelak akan kembali ke tanah dan tubuhmu akan dimakan oleh cacing ~Abu Bakar RA.

6- Asbahna asbahna
Alam berdzikir memuji Tuhan
Tunduk pasrah tanpa paksaan
Ajarkan makrifat cinta penghambaan
Kepada dunia dengan segala godaan.

7- Pada alif lam mim pagi
Kuketuk doa2 digerbang mimpi
Berhamburlah ribuan pengharapan
Terlepaslah ikatan kejumudan
Melangit menuju Tuhan

8- Maha suci Engkau
Yang memecah langit
Mengguncang semesta
Menerbangkan awan dan gunung
Menggelegarkan petir dan cahaya
Allah..Allahu rabbuna

9- Siang diberanda jiwa
Kemana lagi kusandarkan luka
Angin kemarau tak lagi berdesir
Memeluk tubuh penuh semilir
Rabbi..akulah hamba yang fakir

10- Sudahi air mata sedihmu, waktu kita tak sebanyak itu, dunia tak sepanjang hujan sampai ke bumi, tak selama pancaroba mewarnai alam ini.

11- Jika kebahagiaan adalah rangkaian ikhtiar, seharusnya kita tersenyum pada setiap detiknya .

12- Ribuan puisi tak akan mampu menggambarkan sifat agungmu
Bahkan seluruh shalawat tak bisa pula menyanjungmu dengan utuh
Ya Nabi..salam padamu

13- Jika dunia
tak menemukan
bahagianya
Bukan berarti
Tuhan melenyapkan
sisi baiknya

14- Sebelum lidahku terkunci dan enggan berhenti menyakiti, sebelum nyawa tercerabut dari akarnya, tolong maafkan khilafku tuan dan puan...

15- Kulambari hari ini dengan al ikhlas
Agar cerita hidupku tak lagi ampas
Kualasi waktu dengan alfatihah
Agar setiap langkah menjelma berkah

16- Iqra..
kubaca wajahku sendiri dicermin hati
Menangis aku mendapati cacat cela diri
Duh Allah..sedihku menggerimis perih
Ampuni kami...ampuni

17- Kubisikkan namamu disajadah rindu
Kulangitkan inginku untuk bersamamu
Kau, sehalal sesurga denganmu
Pintaku kepada Tuhan tanpa ada jemu

18- Pada hening pagi
Kunyalakan "qulhu" ditengah ladang sunyi
Untuk bekal hari ini dan seterusnya
Sebab kemurnian tauhid adalah segalanya.

19- Aku ingin tersungkur diwajah bumi, menikmati kesedihan ujian ilahi, airmata adalah isyarat, bahwa Tuhan selalu menyukai taubat.

20- Kunamai rindu, ketika hujan enggan berhenti diberanda kalbu, dan kita sibuk tentang jodoh yang belum ketemu.

21- Kubuka mushaf alam dibalik lembar lembar pagi, ada wahyu Tuhan tersembul dibalik indah dan dinginnya, energi cinta dari pintu gerbang dunia.

22- gerimis turun meritmis
menyiram lirih wajah pagi
terciptalah puisi cinta
antara langit dan Tuhan
antara bumi dan hujan

23- Berlayar dilautan malam
Sampanku adalah sajadah
Tempat aku melarungkan munajah
Mengais cinta dan selaksa berkah.

24- ketika nafsu membuncah enggan istirah, dan keinginan kadang begitu liar, aku hanya mampu diam dengan ribuan istighfar.

25- Kucoba menahan air mata agar tak menggenang, nyatanya berubah hujan deras di atas pusaramu yang tenang, aku gagal terlihat senang, ~IBU.

Demikian beberapa puisi berantai singkat untuk renungan, mudah mudahan bermanfaat.
Read More

PUISI "Hari terlewat sepertiga" PANDJI

Hari terlewat sepertiga

Hujan, kembali dia menyapa
Tanpa terduga, seperti biasanya
Hari ini baru terlewati sepertiga
Dan aku belum menggoreskan apa apa
Dilembaran lembaran kertas tua

Bukan aku tak punya pena
Bukan aku miskin tinta
Entah kenapa, keliaranku seperti terpasung oleh retorika
Dan hujan menertawakanku seperti orang gila

Akhh....biarlah, toh aku memang gila
Hidup dunia yang tak ada apa apa
Hanya berteman pena dan tinta

Tapi, hari sudah sepertiga
Aku masih menggores hampa

Kosong; tak ada apa apa...

Sudahlah, ku ajak bercanda saja dia
Kubiarkan bulirnya membasahi raga
Kubiarkan dinginnya memeluk jiwa
Hingga aku terpedaya
Hidup dalam dekapan hujan yang mempesona

Hingga aku lupa;
Aku belum menggoreskan apa apa
Hari sudah terlewat sepertiga...

Ambarawa, 18102017
10.04


#selamatpagimenjelangsiangkawanpena
Read More

PUISI "RESAH" Disisi Saidi Fatah (Netrahyahimsa)

Resah

Disisi Saidi Fatah (Netrahyahimsa)

Sejenak menjelang sholat jum'at
Hatiku risau,  khawatir tak menentu
Hingga usai jum'atan
Hatiku masih resah penuh Kebimbangan

Aku tak tahu
Apa yang telah membuatku begitu risau
Sampai tetes air mata
Jatuh ke pipi tanpa terasa

Perlahan-lahan
Menuntunku untuk mengingat
Satu per satu
Apa yang telah kuperbuat

Labuhan Jaya,  13 Oktober 2017
Read More

PUISI KEROYOKAN "GELAP MALAM" GROUP WA

GELAP MALAM
AKU ingin belajar pada malam
bagaimana membisikkan suara
yang lebih lirih daripada sepi
malam mengajariku mengucapkan cinta
lewat mimpi-mimpimu.

Hati berbicara melalui pena dan tinta diatas kertas
Menciptakan goresan luka maupun bahagia
Kawan, itulah kita..

Jangan pernah berujar cinta kalau itu hanya semu
Cinta bukan pensil, ada penghapus yg selalu mulihkan setiap goresan
Cinta tak pernah sebercanda itu

AKU ingin berguru pada malam
bagaimana menahan gigil
yang lebih dingin daripada angin

malam menceritakan tentang pelukanmu
yang menjanjikan hangat ke tubuhku

Dengan goresan tinta,melalui pena.
Kita menggoreskan setiap cerita lika liku kehidupan.
Terutama cinta,karena cinta sulit untuk diungkapkan secara langsung.
Hanya dengan pena, kita bisa menyuarakan isi hati diselembar kertas putih.

AKU ingin bertanya pada malam
bagaimana menertibkan rasa yang tiba-tiba
menjelma menjadi ilalang, luas dan liar
malam membimbingku menjabat tanganmu.

Lalu berbisik pada malam
Adakah desir angin akan membawa perahu untuk singgah dan bermukim
Atau hanya sekedar melewati batas

Malam menarik kafan untuk mayatnya sendiri, setelah betapa renta ia berupaya menerangi sebatang jarum dalam mimpimu. Berapa lama sudah kau terbangun?

Mengapa tak percaya?
Malam tak pernah sembunyikan bintang dan bulan

Bagaimana menakutkan?
Bila kau tak bisa melihat apapun digelap malam
Kecuali bintang dan bulan, lambang keindahan

Malam, adalah rumah nyctophilia
Banyak cerita yang terjadi disana...

Ucapan selamat malam.
Membuatku rindu akan dirimu yang jauh disana.
Yang sedang menimba ilmu.
Tanpa ada kabar darimu.
Rindu akan sapaan darimu.
Tapi lagi lagi ini hanya sekedar rindU

Sapaan seperti itu,membuatku rindu akan sosok mu.
Yang begitu perhatian pada ku.
Menasehati diriku,bila salah.
Mengigatkan ku,ketika diri ini lupa.
Aku rindu akan sosok mu.

@Oktami Nurkamah Puisina @*Adin🤣 @Agustin Puisina @Ainur Puisina @Den Mas Bagus Puisina @Pandji Puisina @Nur Laili PUISINA dkk

Read More

SAMBUNG PUISI " SUARA HATI DI BALIK KETIKAN JARI " GROUP WA

"SUARA HATI DI BALIK KETIKAN JARI "

Kedepan sinyal pergi
Di dapur sinyal mendengkur
Masa iya ku harus di pohon mangga
Mengintip orang bercinta
Bersimbah tinta pena

Berarti aku salah dengar
Betapa bingar telinga ini
Telah mendengar suara tak suci

Sungguh malang nasib org pedesaan
Menanti janji kebahagian dari org berdasi
Tapi hanya ilusi

Tak mengapa kau intip aku kala bercinta
Toh, aku ingin lebih liar dalam menuangka tinta
Supaya kau saksika betapa perkasa pena ku punya
Hingga bermuncratan tinta tinta makna
Diatas peraduan dunia

Sungguh dewasa kalimat nya
Anak kecil harus tutup muka
Jika tak ingin terjamah
Atau terjerumus dalam dunia fana
Cemburu aku lihat kau berdansa dengan pena
Meliuk liuk sampai klimak kau muntahkan imajinasi banjir inspirasi
Awas kau...

Itu bukanlah suara tak suci
Itu hanyalah rintihan lugu duniawi
Yang kau tak mengerti
Memang tak tertata rapi, tapi penuh dengan arti
Yang terlahir dari alam imaji

Tak perlu kau mengancam dengan pena kecilmu
Tak berarti apa apa untuk ku
Bagus jika kau cemburu
Karena aku adalah raja bidak yang ditandu
Oleh sombongnya retorika waktu

Maaf kawan tadi saya di panggil mck
Ada hasrat yg tak bisa di warna dengan kata kata

@⁨Zulfia Puisina⁩ @⁨Yoga Puisina⁩ @⁨Pandji Puisina⁩ @⁨Hardi Wiranata⁩

Kutegakkan huruf-huruf demi seikat kata
Ku untai untukmu yang manja
Sebilah senyuman yang mengiringi tarian pena
Membalas tawa indahmu di langit tenang bertabur bintang

Cepat ambil lagi penamu ayo lukis dunia bersama
Mumpung ada bidadari hadir di antara kita

Marah adalah jiwaku saat ini
Tapi bahagia mereka
Menghapus semua amarah
Sakit memang meradang

Marahmu sumber inspirasi
Inti energi hati...
Kesabaran dan ketulusanmu
Memperindah duniaku..
Teruslah marah biar makin memerah dan merekah

Hei...janganlah kau merayu si tua
Lagipula aku bukanlah si manja
Yang bisa kau ajak bersenggama
Aku hanya ruang hampa
Tanpa udara yang berpegangan pada pena

Marah adalah jiwaku saat ini
Tapi bahagia mereka
Menghapus semua amarah
Sakit memang meradang

Marahmu sumber inspirasi
Inti energi hati...
Kesabaran dan ketulusanmu
Memperindah duniaku..
Teruslah marah biar makin memerah dan merekah

Sudah cukup tua aku mengerti kata marah

Lanjut....

Wawh...si wanita mulai terjaga
Dari keangkuhan malunya
Dia mulai bicara dengan pena

Ayo kita ajak dia ke pesta
Terserah dia mau pakai busana apa
Jangan sampai dia terluka dan cela

Aku tak akan pernah kembali
Karena aku tak pernah beranjak dari tempatku berdiri
Jadi janganlah kau berbalik diri
Cukup lihat aku disini

Jemput @⁨Zulfia Puisina⁩  dengan cinta , buat dia tertawa sampai lupa bagaimana caranya menangis , lupa rasanya bersedih dan lupa rasanya sakit hati , dengan pena kita lukis surga di hatinya dan biarkan dia bahagia
Hei...dengan apa kau tarik kereta itu
Jika rodanya saja dari huruf tak tertata

Kan ku tarik dengan janji janji
Dan ku gauni dengan mimpi mimpi

Aku tahu akan ada satu bantuan
Entah dari mana datangnya
Fikirku sudah berhenti
Inilah saatnya
Aku akan menempuhnya

Bisakah kau tepati janji
Bisakah kau urai mimpi jadi sejati
Kawan, janganlah terlalu berimajinasi

Ini lah kawan
Lihat tanya morfosa
Apa jawab dunia
Tak ada yg tahu,
Semua ini kebetulan belaka
Aku berjanji
Dalam dunia imaji
Akan ku tepati janji dan menjadi nyata

Ya masuk lah ke dalam kereta
Kita akan pergi ke pesta dansa
Dan akan bertemu @⁨Pandji Puisina⁩ @⁨Irvan Puisina⁩
Wanita, jadilah perkasa
Ini dunia, bukan surga
Maka berjalanlah diantara duka
Dan kau akan menemukan bahagia
Read More