
PUISI RENUNGAN : KERANA SEJATINYA KAU BERTUHAN
AGUS GANTENGSTERS
Senin, Maret 17, 2014
Agus Santuso,
Puisi Islami,
Puisi Nasehat,
Puisi Religi,
Puisi Renungan,
Silvia Kresna
Edit
PUISI RENUNGAN : kERANA SEJATINYA KAU BERTUHAN_Puisi renungan untuk malam selasa yang dijuluki hari berdarah, dimana menurut kisahnya adalah hari saat Siti Hawa haid dan anak Adam membunuh saudaranya sendiri. Sehingga puisi berikut ini boleh menjadi renungan untuk saya, kita dan pembaca puisina seluruhnya. Agar setiap langkah yang kita tapaki selalu dalam kebaikan dalam mawas diri penuh semangat. Selamat membaca..
aku masih menjadikan sudut lorong ini sebagai singgasana kita
bercengkerama bagai dua cicit cicak yang menempel di dinding beton ini.
benar, ku rindukan dirimu.
sepi bagai jelmaan rupamu yang selalu diam ketika ku mengeluhi datangmu yang selalu lekat.
kini malah tak ada.
kertas-kertas sajak yang selalu kutulis tentangmu berhamburan bagai sampah.
ku rindukanmu.
nanar laba-laba dengan sarang usan menatap tingkahku bagai gila.
berbicara lalu diam, berbicara lagi dan diam.
tak mengerti pada siapa.
dan..lalu..celoteh manusia-manusia yang merasa mereka benar dengan tingkah munafiknya menertawaiku.
berseru sembari lalu.
"orang gila..orang gila,, " katanya.
aku tersenyum
kasihan,.
mereka fikir aku tak berfikir, huh?!
mimik hampa dalam mata mereka tak seperti binar mataku ketika memikirkanmu.
terlalu banyak kedustaan disana,.
berkata cinta dan sayang kepada suami-suami bahkan anak-nya padahal selalu mengumpat,
menjilat bagai keparat.
mati saja kau bangsat.
ke ikhlasan rasaku tak kan dimengerti bagi mereka yang waras lagi waris itu.
ketawaku seketika membahana.
menggema disudut dinding tak berfigura.
Tuhan tahu, gilaku lebih iman dari beriman.
tentu,
kerana sejatinya kau berTuhan.
seberapa besar kau faham makna ke ikhlasan
Re : Orang Gila By : Silvia Kresna
bercengkerama bagai dua cicit cicak yang menempel di dinding beton ini.
benar, ku rindukan dirimu.
Advertisement
kini malah tak ada.
kertas-kertas sajak yang selalu kutulis tentangmu berhamburan bagai sampah.
ku rindukanmu.
nanar laba-laba dengan sarang usan menatap tingkahku bagai gila.
berbicara lalu diam, berbicara lagi dan diam.
tak mengerti pada siapa.
dan..lalu..celoteh manusia-manusia yang merasa mereka benar dengan tingkah munafiknya menertawaiku.
berseru sembari lalu.
"orang gila..orang gila,, " katanya.
aku tersenyum
kasihan,.
mereka fikir aku tak berfikir, huh?!
mimik hampa dalam mata mereka tak seperti binar mataku ketika memikirkanmu.
terlalu banyak kedustaan disana,.
berkata cinta dan sayang kepada suami-suami bahkan anak-nya padahal selalu mengumpat,
menjilat bagai keparat.
mati saja kau bangsat.
ke ikhlasan rasaku tak kan dimengerti bagi mereka yang waras lagi waris itu.
ketawaku seketika membahana.
menggema disudut dinding tak berfigura.
Tuhan tahu, gilaku lebih iman dari beriman.
tentu,
kerana sejatinya kau berTuhan.
seberapa besar kau faham makna ke ikhlasan
Re : Orang Gila By : Silvia Kresna
Related Posts :
PUISI CINTA PADA LELAKIKU BETAPA PUISI CINTA PADA LELAKIKU BETAPA_Puisi cinta, puisi pujian, puisi rindu, puisi apa pun jika huruf dirangkai dan kata disambung sampai memil… Read More...
PUISI CINTA EDITAN UNTUK WANITA AKHIR ZAMAN PUISI CINTA EDITAN UNTUK WANITA AKHIR ZAMAN_Selamat pagi puisina, lekas bangun,,, ayam sudah mulai bertingkah, tanpa kokok ia sudah semanga… Read More...
PUISI ULANG TAHUN KE-17 UNTUK IRANI PUISI ULANG TAHUN KE-17 UNTUK IRANI_Selamat pagi puisina,, telat 45 menit buat puisinya,, maklum dan maaf. Puisi ulang tahun berikut ini di… Read More...
Puisi Gombal : Kepada Dewiku Yang Baru Saja Kulukis Puisi Gombal : Kepada Dewiku Yang Baru Saja Kulukis_ Puisi Gombal edition PUISINA, puisi berikut ini ditujukan untuk sodari baru puisina ya… Read More...
PUISI GALAU : AKU TAK MEMINTA KAU KEMBALI PUISI GALAU : AKU TAK MEMINTA KAU KEMBALI_Puisi Galau edition malam jum'ah, puisi ini mengisahkan seorang wanita yang ditinggal pergi oleh … Read More...