hebat.
mereka meneriaki ku hebat.
kuat sendiri.
tangguh sendiri.
padahal sepi menjalari hati.

siapa yang mengerti.
siapa yang hendak menyadari.
ketika malam menjemput mimpi.
yang ada malah air mata pembasuh pipi.

sepi..
sepi..
biar hati pun jiwaku.

berkawan tetap banyak.
tapi tak satupun yang bisa melihat dengan mata jinak.

sepi..
sepi..
cuma tulis yang jadi pelipur diri.

mengukir sajak-sajak sunyi.
penjabaran rasa hati.