Tampilkan postingan dengan label Puisi Sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Sedih. Tampilkan semua postingan
PUISI CINTA MOVE ON ITU BERAT JENDRAL

PUISI CINTA MOVE ON ITU BERAT JENDRAL

Anda sedang mencari puisi tentang move on , nah berikut ini ada banyak sekali puisi pendek tentanh move on yang di ambil dari berbagai sumber.
Sebelum anda membaca semua puisi move on di bawah ini, perlu anda ketahui . Bahwa puisi ini di ambil dari berbagai sumber di internet.
Itu Aku

Oleh Pozieerf

Merelakanmu pergi Adalah keputusanku Melupakanmu Adalah pilihanku Itu aku… Yang memilikimu hanya sejenak Lalu hilang.. Membiarkan pengganti yang berhak
Rasaku

Oleh Sristianty putri

Bergetar hati di relung yang paling sunyi, Mengingat smua kejadian yang kita lewatkan. Mungkin mulai detik ini, Aku merasa aku sangat menyayangimu. …
Penantian yang sia-sia

Oleh Deddy franki aji

Sekian lamanya aku menunggu… Tak sedikit pun kau melihatku… Siapa aku??? Mungkin bagaikan DAUN yg sudah gugur dan di sapuh oleh angin… …
Kamu Kamu Kamu

Oleh Sitjar

Harusnya tidak ada pertemuan. Sepatutnya aku beri jarak. Jika akhirnya kita hanya kata ilusi. Getar suara itu membisik relung hati.

"Melepaskan seseorang bukan berarti kamu tidak peduli mengenai akan orang tersebut. itu artinya kamu telah menyadari bahwa orang yang dapat kamu kendalikan/kontrol hanyalah dirimu sendiri."

"Kamu tidak dapat berpegang kepada seseorang yang ingin pergi dari dirimu. karena kamu hanya dapat mencintai apa yang kamu miliki sekarang, bukan disaat dia telah pergi."

"Di suatu saat kamu akan tersadar kalau kamu telah memberikan begitu banyak pengorbanan untuk seseorang, sehingga pada akhirnya hanyalah berhenti yang dapat kamu lakukan. Pergilah. pergi bukan berarti kamu telah menyerah, dan bukan berarti kamu tidak mencoba. Kamu harus tahu bedanya antara keputusa-asaan dan determinasi. Apa yang memang untuk kamu miliki pasti akan jadi milikmu, dan apa yang bukan, bagaimanapun kamu akan mencoba, tidak akan pernah menjadi milikmu."

"Biarkanlah perasaan itu pergi, lalu simpanlah pelajarannya untuk tidak terulang kembali."

"karena kamu harus melupakan apa yang telah kamu rasakan dan mengingat apa yang pantas kamu dapatkan".

"Karena ada orang-orang yang percaya kalau bertahan adalah tanda kekuatan. namun, ada juga saat di mana dibutuhkan lebih banyak lagi kekuatan untuk tahu kapan harus melepaskan sesuatu dan melakukannya."

"Tidak harus peduli apakah itu hubungan, pekerjaan, ataupun gaya hidup. Jika itu tidak dapat membuatmu bahagia, tingkalkanlah."

"Dan terkadang sesuatu yang baik hancur agar sesuatu yang lebih baik dapat terjadi."

"Karena kamu tidak akan tahu caranya melepaskan sesuatu sampai kamu tersadar bahwa tidak akan ada hal apapun yang dapat ditahan lagi."

"Karena semakin lama kalian bersama dengan orang yang salah, maka semakin lama pula kalian dapat bersama orang yang tepat untukmu".

"Terkadang, pergi dari orang yang salah dalam hidup kita dapat membuat tempat baru untuk orang-orang yang lebih baik."

"Mungkin saja kamu bertemu seseorang yang kelihatannya tepat untukmu, namun pada akhirnya kalian putus, kamu merasa kehilangan yang mendalam, dan tidak bisa merasakan hal yang sama lagi. tapi disaat yang sama kamu harus berhenti bertanya kenapa?. Mungkin sebaiknya kamu hanya menerima dan melepaskanya saja."

"Mempertahankan artinya kamu percaya akan masa lalumu. dan Melepaskan artinya kamu percaya akan adanya masa depan yang baru."

nanti akan ada sosok seseorang yang datang ke dalam kehidupmu dan akan membuatmu tersadar kenapa kamu tidak pernah berhasil dengan orang lain."

"Apa yang seharusnya terjadi maka terjadilah kamu pasti akan menemukan jalan lainnya dan tidak terus terpaku terhadap masa lalu."


"Melupakan seseorang yang telah banyak memberimu ingatan memang suatu hal yang sulit. akan tapi jika itu merupakan suatu jalan yang terbaik, maka lepaskanlah. "

"Berikan perhatian dan pengertian yg tulus kepada siapapun juga. namun jangan sampai salah memberikannya kepada orang yang tidak tepat."

"cinta merupakan sebuah anugerah, sekecil apa pun itu. Jangan sia-sia kan cinta, karena dengan cintalah kita dapat merasakan hidup yang sebenarnya".

"Berbagi dan memberi merupakan suatu keutamaan bagi kita manusia namun bukan kepada mereka orang-orang yang tidak mencintaimu, tetapi berbagi kepada mereka yang mencintaimu.

"Pikiran hanya suatu langkah awal. namun bagaimana kita harus mengimplemtasikan pikiran-pikiran tersebut. "

"Tuhan telah memberi aku ketenangan dalam menerima sesuatu yang buruk, dan keberanian untuk mengubahnya, dan kebijaksanaan untuk melakukannya. aku harus move on"

"Masihkah kamu tidak mau melepas masa lalu dan terus bersedih karenanya? Ingatlah teman, suatu kebahagiaan ada di masa depan, bukan di masa lalu. "

"Ketika kamu kehilangan orang yg kamu cintai, hapus air matamu. Dan mulailah lihat orang-orang disekitarmu, masih ada yg mencintaimu, yaitu mereka sahabatmu."

"Kamu tak bisa kembali menjadi dirimu di masa lalu, namun kamu dapat berubah sekarang menjadi dirimu yang lebih baik lagi dimasa mendatang".

"Jujur pada diri sendiri, selalu tempatkan hatimu dalam melakukan segala hal agar kamu memiliki jiwa yang damai."

"Terima kasih karena kamu telah pernah mengisi hatiku yang kosong, namun kita tak berjodoh saat ini. Yakinlah kasih jika kita memang berjodoh maka Tuhan akan mempertemukan kita di masa mendatang" - Defry Andani
Read More
PUISI ISTRI UNTUK SUAMI

PUISI ISTRI UNTUK SUAMI

Anda sedang mencari PUISI ISTRI UNTUK SUAMI  yang bisa mewakili perasaan anda saat ini. Sedih karena terlanjur cinta tapi di hianati. Susah karena cinta tidak di restui. Di himpit perasaan kecewa, di hantui oleh kenangan yang ada.
PUISI ISTRI UNTUK SUAMI satu ini , mungkin bisa mewakili perasaan yang anda alami . Berusaha merelakan tapi tak mampu melupakan. Hancurnya harapan jadi candi candi kenangan yang susah di lupakan . Selalu terngiang di hati dan pikiran.
Puisi ini di kirim oleh seseorang untuk mantan kekasihnya, sekaligus untuk pelipur lara , agar kegalauan dan kekecewaan segera sirna , dan bisa senyum tertawa seperti semula. Inilah puisi yang kami maksud.

Wahai Suamiku...
Dikala susah, kau setia mendampingiku...
Ketika sulit, kau tegar di sampingku...
Saat sedih, kau pelipur laraku...
Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku...
Bila gundah, kau penyejuk hatiku...
Kala bimbang, kau penguat tekadku...
Jika lupa, kau yang mengingatkanku...
Ketika salah, kau yang menasehatiku...

Wahai Suamiku...
Telah sekian lama engkau mendampingiku...
Kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai seorang istri...
Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu...? Dengan alasan apa aku perlu marah padamu...?

Wahai Suamiku...
Aku telah memilihmu untuk menjadi imamku...
Aku yakin bahwa engkaulah yang terbaik untuk menjadi bapak dari anak-anakku...
Begitu besar harapan kusandarkan padamu...
Begitu banyak tanggungjawab kupikulkan di pundakmu...

Wahai Suamiku...
Ketika aku sendiri, kau datang menghampiriku...
Saat aku lemah, kau ulurkan tanganmu menuntunku...
Dalam duka, kau sediakan dadamu untuk merengkuhku...
Dengan segala kemampuanmu, kau selalu ingin melindungiku...

Wahai Suamiku...
Tidak kenal lelah kau berusaha membahagiakanku...
Tidak kenal waktu kau tuntaskan tugasmu...
Sulit dan beratnya mencari nafkah yang halal tidak menyurutkan langkahmu, bahkan sering kau lupa memperhatikan dirimu sendiri, demi aku dan anak-anakmu...

Lalu...

Atas dasar apa aku tidak berterima kasih padamu...?
Dengan alasan apa aku tidak berbakti padamu...?
Seberapapun materi yang kau berikan, itu adalah hasil perjuanganmu...
Sungguh, kesungguhanmu beramal shalih telah membanggakanku...
Tekadmu untuk mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Allah membahagiakanku...
Sekali lagi kukatakan, tekadmu untuk mengajakku dan anak-anak istiqomah di jalan Allah benar-benar membahagiakanku...

Maafkan aku wahai suamiku...
Akupun akan memaafkan kesalahanmu...
Segala puji hanya milik Allah yang telah mengirimmu menjadi imamku...
Aku akan taat padamu untuk mentaati Allah Ta'ala...
Aku akan patuh kepadamu untuk menjemput ridho-Nya...

Mari kita bersama-sama untuk membawa bahtera rumah tangga ini hingga berlabuh di pantai nan indah, dengan hamparan keridhoan Allah Ta'ala, segala puji hanya untuk Allah yang telah memberikanmu sebagai jodohku...

Ya Allah, lindungilah suamiku, bahagiakan dia di dunia dan di akhirat, perbaikilah dia dan berikanlah petunjuk kepadanya, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu...

Ya Allah, jadikan aku sebagai penyejuk mata suamiku dan jadikan dia sebagai penyejuk mataku...

Ya Allah, jadikan aku cinta kepadanya dan jadikan dia cinta kepadaku, serta berikan kepada kami kecintaan untuk mencari keridhoan-Mu dan melaksanakan ketaatan kepada-Mu...

Ya Allah, kumpulkan aku bersamanya di Surga-Mu dan jadikanlah aku sebagai istri dan pendampingnya di dunia dan di akhirat yang kekal...

Aamiin...

(Dinukil dari Buku "50 Kiat Agar Cinta Suami Kepada Istri Semakin Dahsyat", hal. 99-101)
Read More
PUISI GALAU KREN "SATU KATA"

PUISI GALAU KREN "SATU KATA"

Anda sedang mencari puisi galau yang bisa mewakili perasaan anda saat ini. Sedih karena terlanjur cinta tapi di hianati. Susah karena cinta tidak di restui. Di himpit perasaan kecewa, di hantui oleh kenangan yang ada.

Puisi galau satu ini , mungkin bisa mewakili perasaan yang anda alami . Berusaha merelakan tapi tak mampu melupakan. Hancurnya harapan jadi candi candi kenangan yang susah di lupakan . Selalu terngiang di hati dan pikiran.

Puisi ini di kirim oleh seseorang untuk mantan kekasihnya, sekaligus untuk pelipur lara , agar kegalauan dan kekecewaan segera sirna , dan bisa senyum tertawa seperti semula. Inilah puisi yang kami maksud.

SATU KATA

Aku mungkin bisa untuk mengikhlaskan Namun, aku takkan bisa melupakan.
Aku mungkin bisa menyampingkan sejenak
Namun, aku mungkin takkan bisa tidur nyenyak.

Kebahagiaan …
Satu kata yang dulu ku inginkan,
Satu kata yang dulu ku tinggikan,
Satu kata yang tak pasti ku wujudkan.

Duniaku sekarang berubah
Berubah karena tak ada lagi yang jadi wadah.
Duniaku seakan menghilang
Menghilang karena tak ada lagi yang jadi penenang.

Waktu bisa saja mengabaikan,
Kenangan bisa saja dilupakan,
Tapi akan ku pastikan …
Cerita kita takkan pernah hilang dari ingatan.
Sampai waktu berhenti berjalan
Dan sampai dunia tak lagi jadi naungan.

Terima Kasih.

Read More

PUISI PENDEK BERANTAI MERDEKA CINTA RINDU RASA SETENGAH HATI MATI

Kumpulan puisi pendek berantai Http://puisina.blogspot.com tentang cinta apa saja,kekasih,orang tua,keluarga sahabat saudara, tanah air dan bangsa, terserah yang menikmati, ini sebatas kata teman minum kopi , sumber inspirasi pelukis imajinasi, resapi nikmati .

1- "Semoga sibuk-mu dan sibuk-ku adalah sibuk yg baik. Yang membuatkan Tuhan permudahkan kita yang sedang berjuang di jalan yang baik"

2- Cinta itu ibarat sebuah rumah,
Tak perlu megah yang penting selesa tinggal didalamnya.

3- Sengaja aku kata tak rindu,
Sedangkan separuh nyawa aku perlu.

4- Memandang pun tidak mahu Apatah lagi bersembang manis seperti dahulu Mungkin sudah berubah hati Atau mungkin saja sudah ada ganti.

5- Tentang apa yang telah pergi,
Berdoalah agar kita selalu tabah.

Tentang apa yang belum tiba,
Berdoalah agar kita selalu sabar.

6- “Mencari syukur dalam tiap-tiap dugaan Tuhan, Moga ini jawapan yang terbaik.”

7- "Tanpa kau sedari, kau sudah mengajar aku erti redha. Sungguhpun aku merindui kehidupan laluku, namun aku harus berdiri sendiri."

8- Cita-citaku sederhana, hanya ingin selamat pulang dari kerja dan menyaksikan senja habis sambil berbicara di sampingmu.

9- "Aku ingin bahagia dalam restu Tuhan. Dan semoga kamu adalah salah satu kebahagian yang Tuhan restukan"

10- Perlahan lahan aku undur diri Untuk mengajar kau berdiri diatas kaki sendiri Usah rindu bila tiada disisi nanti Aku cuma pemecah sepi.

11- Aku cuma diam.
Tak menyapamu bahkan di hari istimewa,
Bukan karena aku kehilangan kepedulianku,
Cuma kerana aku kehilangan keberanianku.

12- Maaf Diri ini tak sentiasa ada Untuk penuhi ruang dan masa Maaf Pernah membahagiakan Lalu mendukakan Maaf.

13- Jangan paksa diri melupakan Jangan ajar diri berdendam Tapi didik hati dengan memaafkan Tak apa Biarpun masanya lama.

14- Masih ingat dimana kita sama - sama bersiap cantik hanya untuk minum segelas air tanpa makan dan kenyang disuap suara dan pandangan mata?

15- "Kalau kita terkorban kerana cinta, kita jangan heret orang lain untuk merasa apa yang kita rasa. Tuhan tu adil."

16- Kerana setelah hilang, Mungkin baru tersedar sayang, Bisu kerana kelu, Beribu kali dibilang sayang, Masih terbuang.

17- "Kadang kadang hidup ini dihilangkan sekejap apa yang kita ada, supaya menghargai hal-hal dulu yang langsung tak ambil peduli."

18- Katanya sayang Kemudian hilang Katanya selalu rindu Tapi terus diam membisu.

19- Kerana ego Kita pura pura merajuk Kerana ego juga Kita pura pura tak kisah Sebenarnya kita lupa sedang berpura pura hingga hilang semuanya.

20- "Untuk mencapai bahagia berusahalah, kerana berjalan itu asalnya daripada satu selangkah"

21- Berjalanlah perlahan - lahan
Sampai satu saat kau dah jauh berjalan
Dengan tanpa sedar kau sudah boleh berlari
Tanpa dia.

22- Sahabat, Ingatkah saat awal perjumpaan kita, Aku berharap kau tak akan melupakannya, Walau sekadar didalam doa hari-hari kita.

23- Kehadiran kau buatku ceria sehari dua ini;
semoga kau ceria sentiasa disampingnya nanti.

24- Semoga Tuhan menjaga hati kita dan terus setia pada doa yang tak pernah kita lupa dan semoga kau sentiasa dilindungi Allah. Selamat Berbuka.

25- I lost someone Who didn't love me But you lost someone Who truly loved you.
Read More

PUISI PENDEK BERANTAI TENTANG CINTA DAN TAKDIR

Cinta tak harus memiliki , semua sudah di atur oleh illahi, manusia hanya bisa berencana dan tuhanlah penentu segalanya, jangan menangis karena cinta menangislah karena dosa, dan masih banyak lagi kata mutiara yang keluar bergitu saja baik sadar atau tidak sadar , berikut ini beberapa status indah yang semiliwer di timline twitter,facebook dan lain sebagainya , kita kumpulkan dan jadikan puisi .

1- ingin kutulis apa saja dilembar malam tentang purnama yang hampir padam takdir dan lika liku kehidupan kelam lalu tersungkur dipusara makam.

2- Senja ini akan terus berganti Bergulir mengikuti putaran takdiri Pun nasib dan kehidupan warna warni Semua berjalan sesuai titah Ilahi.

3- Al Fatihah untuk rinduku yang salah arah Untuk tengah malamku yang berlumur gelisah..."

4- Padamu penggenggam hatiku... Ijinkanlah aku untuk menyesap indahnya merindu pada yang kau kasihi.. Bimbinglah aku temui jalan pulang..

5- Segenap rasa, penglihatan, pendengaran akan suasana apapun jua, jiwa penyair tetap mlahirkan Kata2 sama..."Keindahan"

6- Untuk apa
Wajah tampan
Jika sikapmu
Kepada Tuhan
Selalu tak mengenakkan.

7- Untaian rindu dalam kata tak akan padamkan kegusaran. Ia hanya nyalakan api kian membakar. Padamkanlah ia dengan shalawat .

8- IBU Ingin kulahap semua sesalku Kulumat habis segala rinduku Lalu merangkak menuju sepi pusaramu Memeluk dengan sekuat doaku.

9- ingin kupeluk hujan tapi apa daya aku hanyalah airmata tanpa doa doa yang jatuh selepas senja.

10- IBU Ingin kulahap semua sesalku Kulumat habis segala rinduku Lalu merangkak menuju sepi pusaramu Memeluk dengan sekuat doaku.

11- Engkaulah rencana bahagiaku, tiap malam kuketuk pintu halal itu dengan jemari doaku, andai Engkau tahu...

12- Mari kita dirikan masjid digelap malam, agar tak ada yang tahu siapa yang paling dekat dengan pencipta alam.

13- Nama tuhan yg begitu indah sampai merasuk kejiwa yg penuh noda itulah penyampaian ibadah.

14- aku hanyalah org gila yg menanti mukjizat d balik serangkaian dosa, berharap Tuhan anugrahi cinta d kedalaman ht yg penuh dusta.

15- tentang hati yang patah mungkin Tuhan ingin mengajarimu tabah.

16- Tuhan, izinkan bulir tasbih ini menjadi rumahku, di mana aku singgah khusyu mengulir bahagia di malam-malamku.

17- Tuhan, izinkan bulir tasbih ini menjadi rumahku, di mana aku singgah khusyu mengulir bahagia di malam-malamku.

18- kepadaMu kularutkan diriku dalam dedaunan dalam ranting ranting ruang kosong dan sunyi kepadaMu aku ingin terlelap pada hangat cintaMu.

19- Dan aku ingin menjadi bening pagi, ketika asa dan rasa menjadi lahir kembali, mari mulai dengan setangkup doa doa.

20- Semoga kita tak cuma sepasang harapan yang tanggal di pelataran pelaminan, semoga halal memeluk sampai renta dalam buaian iman.

21- Tangisku Hanya tawa bagiMU Kusadari hidayahMU berlalu Aku mulai lagi Al Fathihah-ku.

22- puisiku luruh seperti tanah merah terguyur hujan seperti kebenaran lumur tersiram fitnah akhir zaman.

23- Lambat laun kita akan menyadari
Bahwa ribuan hikmah mengalir pada takdir
Tuhan tak pernah terlambat
Kitalah yang sering tak merasa dekat.

24- Tangismu yang menggerimis dilangit waktu Biarlah menjadi penyubur di pelataran hatimu Kelak ia akan kembali menjadi uap cinta bagi dirimu.

25- *Ramadlan*
Sengaja kulambatkan waktuku
Detik perdetik seperti menunggu
Aku ketakutan berpisah denganmu
Dalam tak tentu jumpa lagi denganmu
Read More
Bisnis Investasi

Ya sudahlah

Aku sudah berusaha sebisa dan semampuku
Keluar dari batas pribadiku
Ku korbankan segala yang ku punya
Harta...
Benda...
Ruang dan waktu...

Sedikitpun tak ada titik temu
Hanya fatamorgana bayang wayang tanpa nyawa
Hitam tanpa warna gerak tanpa suara.
Mati hampa tanpa rasa

Dengung menung bersenandung
Menengadah wadah nyayian linglung
Di sayat keinginan bangkit
Menjalar mengelakar rimbun rimba
Gelap gulita jelata maya

Aku ada
Tapi kok gini rasanya
Hanya sampah sorah
Ah entahlah
Biar rimbun biar menggunung
Dan biarlah begitu...
Entahlah

Ya sudahlah
Emang sudah begitu keadaanya

Read More
Bisnis Investasi

Air Mata Januari

Puisi sedih bulan januari , untuk yang kebetulan di bulan ini menghadapi berbagai musibah , baik itu kematian,putus dengan pacar, di phk atau kegagalan-kegagalan lainya . Mudah-mudahan puisi singkat ini bisa sedikit meringankan beban hati anda , selamat membaca .

Januari Hujan Sehari-hari...
Seperti derasnya air mata ini...
Membanjiri pipi kanan dan kiri...
Tisu bisa aku beli sakitnya hati bagaimana aku obati..

Kegagalan di awal tahun sangat menyakitkan
Walau mungkin masih banyak waktu berharap untuk bulan kedepan..
Hati ini penuh keraguan..
Jika di awalnya gagal bagaimana dengan ujungnya...

Ku coba hibur diri dengan lihat tv
Semua acara getu getu saja...
Sinetron dengan air mata buatan
Sungguh membosankan....

Aku coba baca berita...
Semua berita tentang pejabat bingung berebut kekuasaan
Ada sedikit yang membuatku terharu
Musibah banjir dan pesawat yang menguras air mata...

Januari ini ku menangis
Karena masalahku sendiri
Karena lihat berita di tv
Terakhir karena aku kau tinggal pergi...
Air mata januari jadi saksi


Read More
Bisnis Investasi

Puisi Nyayian Pilu Tahun Baru Sedih

Selamat tahun baru 2015 untuk para pembaca puisina , tak terasa hampir 2000 puisi telah terbit di puisina. mudah-mudahan semua coretan ini bermanfaat . Baik buruk atau apa penilaianya , yang pasti kita semua ingin mengungkapkanya dengan baik . Selamat membaca .

Matahri masih terbit dari timur
Terbenampun juga masih di arah barat
Berganti hari bulan tahu , seperti biasa
Rutinitas alam sama tiada yang berbeda.

Tapi tidak denganku
Duduk sendiri semakin layu
Memegang harapan yang semakin pudar
Semakin aku genggam semakin tanganku kesakitan .

Bertahun tahun aku mengharap perubahan .
Dari segala sisi kehidupanku ini
Ekonomi
Pendidikan
Lingkungan
Pergaulan
Cita-cita dan cinta .

Gelap ini semakin terasa
Saat waktu setahun akan habis tanpa sisa
Ku tengok daftar rencana
Nilainya nol semua....
Nyaris tak satupun target yang aku gapai
Kecuali aku hidup terus berkarya
Yang entah untuk siapa ?.

Selamat tinggal 2014
Selamat datang 2015.
Aku ingin tahu 2015
Tahun keberuntunganku .

Agar aku bisa bernyanyi merdu
Menyuburkan hati yang layu
Bukan nyanyian pilu
Yang selalu mengiringi tahun baru .
Read More
Puisi Mantan Dan Bulan Biru

Puisi Mantan Dan Bulan Biru

Puisi Mantan Dan Bulan Biru_ Selamat malam para mantan, untuk kamu yang punya mantan dan para mantan yang menuju mantenan. Tenangno pikirmu,,, sabarno atimu,,, wis to ayoh kene ngopi karo aku// tenan..!! bakule asli ayu. Hhahahaha selamat membaca..

Puisi Mantan Dan Bulan Biru

Bulan biru
ini tak sama dengan
yang bersinar dilangit malam itu
melainkan

tentang sebuah pilu

saat asmara telah sedia dipusara
dan batu nisannya
tertulis hanya namamu saja

bukan tentang mantan
yang mengirim undangan pernikahan
karena ia adalah perlambang cahaya
yang dibawa hafadhoh
ke hadapan tuhannya

bukan pula tentang mantan
yang meminjam pangkuan
untuk buah hatinya
karena sesungguhnya ia tak bisa disalahkan
atas sebuah lara

akan tetapi
tentang mantan
yang bertunangan dihari ulang tahunmu
yang saat itu
belum ada janur melengkung yang menyapamu

namun kau sudah diharuskan
melerai bahagia dan duka yang sedang beradu

Bulan biru.,
bersinar dengan sepenuh lesu

___
Terima kasih dan semoga terhibur// heheu hehu
Read More
Puisi Perpisahan Untuk Kekasih

Puisi Perpisahan Untuk Kekasih

Puisi Perpisahan Untuk Kekasih_ Salam,,??? hiks, sakne/ hahahha. Puisi berikut ini dikhususkan untuk anda yang dirundung duka, pembaca Puisina. Lebih spesifiknya urusan asmara yang ibarat pengunci angin pada roda, berputar kadang di atas kadang di bawah. Dan bisa lebih tragis kita sebut dengan : berpisah. Sampaikan puisi dibawah ini,, semoga ia mengerti. Selamat membaca/

Puisi Perpisahan Untuk Kekasih

saat kau pergi
jangan pernah berpikir aku kan berusaha mencegahmu
dan mungkin saat kau kembali
aku sudah pergi mencari jalan lain

dan setelah sekian lama waktu yang masih kau balas
kau tetap orang baik yang tak kukenal
maka pakailah sarung tanganmu dan pergilah
lebih baik pergi
selagi kau masih bisa

serta setelah semua darah yang masih belum kau balas
uang tambahan hanya menjadi pukulan lain
maka obatilah matamu dan bangkitlah

terkadang aku menangis begitu keras untuk membela diri
sangat muak dan lelah dengan semua pertengkaran yang tak perlu ini
namun kasih, saat sesuatu membuatmu terjatuh
di situlah kau harus tinggal

lebih baik bangkit
selagi kau bisa 

karena di saat itu pula
aku tak lagi mencintaimu seperti kemarin

______
Terima kasih dan semoga terhibur....
Read More
Puisi untuk Ibu "Doa dan Air Mata"

Puisi untuk Ibu "Doa dan Air Mata"



Puisi doa untuk ibu dari seorang putri yang telah bersuami. Dilema diantara dua hati. Selamat membaca, semoga terhibur

Keras membeku
Tertahan bagai diganjal batu
Sesak sampai ulu
Sulit dihapus
Sesekali ku dorong dengan nafas panjang
Kian dalam kian sempit ku hembuskan
Nafasku terhimpit disertai sakit
Air mata menetes deras dan pasti
Tanpa kendali
Mengalir tanpa permisi
Kenapa jiwa ini

Baru tahu bahwa aku menyayangimu
Baru merasa bahwa aku takut kehilanganmu
Semua terasa setelah kita jauh
Terpisah oleh jarak dan waktu
Inikah yang dinamakan rindu

Ibu ,, mengertilah aku
Aku sangat rindu ibu
Tapi apa dayaku
Duniaku bukan lagi untukmu
Hanya bisa menangis sedu
Sesekali memanggil ibu

Ibu ,, semoga sehat selalu
Disini aku rindu terpaku
Ingin bertemu memeluk mencium bahkan menimangmu
Ingin hadir saat kau butuh
Merawat sakitmu
Senyum akan ceritamu
Serius dengan curhatmu
Aku tak tahu kapan Tuhan kabulkan inginku itu

Hanya bisa berdoa
Semoga Tuhan beri kesempatan
Hadir dan bahagiakanmu
Sebelum ajal menjemput salah satu dari kita

Semoga kau sehat selalu
Bahagia, termanjakan ...
Meski tanpa hadirku
Bu '... ibu' ...
Aku KAHHNGeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeNN
Read More

Puisi Sedih "Heart " Siti Rohmah

"Heart"

Sebongkah kayu yang begitu kokoh kini mulai rapuh
Terkikis oleh organisme  kecil didalamnya.
Begitu lapuk hingga tak mampu berdiri tegak
Layu layaknya bunga yang telah hilang usia..
        Mengapa ...?
        Mengapa demikian ...?
        Karena ia sudah tak mampu menanggung beban didalamnya.
        Menahan lara begitu amat pedihnya
        Mengeluhpun tak bisa karna ia tak pernah mampu berkata.
Kayu....
Kayu layaknya hati sang insan
Semakin ia tergores benda tajam semakin ia merunduk dan roboh
Sama dengan hati...
Semakin ia tersakiti maka semakin pula ia terluka dan kecewa.
        Beribu kayu dan rotan didunia
        Takkan selamanya bisa hidup tanpa terguyur oleh air.
        Semakin ia tua semakin ia merasa dahaga
        Merunduk dan merunduk bila ia merasa lelah.
Hati begitu lembut melebihi sutra..
Hingga amat lembutnya sampai ia bisa menitihkan buih air mata
Amat pedih dan sakit..
Sampai mata tak mampu lagi berbicara

Hormat kami,
Siti Rohmah
Read More
Puisi Galau Hati Ditinggal Pergi

Puisi Galau Hati Ditinggal Pergi

Puisi Galau Hati Ditinggal Pergi

Untuk yang lagi galau ,berikut ini puisi galau hati ditinggal pergi  yang mungkin dapat mewakili perasaan galau dan sedih yang kadang sulit untuk diucapkan.Dari pada hanya bersedih hati terus,lebik baik membaca puisi berikut ini.

Puisi Galau Hati Ditinggal Pergi


Ketika hati dirundung sunyi
Hanya gelisah yang ku rasakan
Kerinduan yang tak bertepi
Berjalanpun tak punya tujuan

Aku hanya berdiri
Bercermin wajah sang rembulan
Lamunan membayang dihati
Adakah rembulan memberikan jawaban

Oh bintang malam kelabu
Tunjukkan arah untukku
Agar aku bisa menemukan
Dimankah dirinya berada?

Namun tiba-tiba aku terbangun
Dari bayang angan-angan
Hidup ini penuh kenyataan
Butuh perjuangan untuk mendapatkan
Cinta yang telah lama ku pendam

Demikianlah puisi galau hati ditinggal pergi,semoga dapat menghibur hati pembaca yang mungkin lagi galau.Terima kasih !
Read More
Bisnis Investasi

Puisi Do'a Bangku Kosong By : irfel

suara adzan subuh ini terdengar melntun indah....
tapi mentari tak kunjung retak...
kenapa gerimis pagi ini tk kunjung henti...
kenapa semuanya berubah...???

ku basahi tubuhku dg serintik embun...
lalu aku melangkah ke gubuk tua kita dulu...
ternyata engkau belum jua kembali....
2 bangku kosong ini slalu mmbuat ku merenung..

aku rindu dg tingkah kita yg slalu mereka salahkan
aku rindu celotehmu..
skarang semuanya trasa berbeda..
cuman 2 bangku ini yang ku bisa ku tatap dg deraian air mata

binar dan bening senyum mu sudah menjadi harapan hampa bagiku..
semua nya mmbuat smangatku redup
apakah kaw mlihat tngiisan kami???
tanpa kamu,,cerita kita jadi terbengkalai..

sekarang batu nisan telah membuat jarak yang sukar untuk di tempuh
Sebuah cerita fiktif antara kita,taburkan bunga kematian dicelah mekar mawar..
engkau slalu paparkan senyum padaku...
singgah sana yg kita bangun,,sekarang bak mimpi kala terjaga

Hormat kami,
irfel
Read More
Puisi Terima Kasih Karena Sakit Hati

Puisi Terima Kasih Karena Sakit Hati

Puisi Terima Kasih Karena Sakit Hati_ Selamat malam pembaca puisina,, Adakah yang sakit hati malam ini? bila tidak, syukurlah.. Dan bila ada, maka puisi berikut ini sangat pas untuk anda. Karena dari sana tak semuanya menjadi pedih, ada hal kecil yang membuat kita untuk mengucap terima kasih. Selamat membaca,,

Puisi Terima Kasih Karena Sakit Hati

Segala yang kutahu tentang cinta, kupelajari darimu
dan segala yang kutahu tentang sakit, kupelajari darimu
Dulu kau satu-satunya kekasihku,
dulu kau kekasih pertamaku
Kau tunjukan apa itu kesepian, dan kau memahamiku saat aku terluka
Tapi hal terpenting yang telah kau berikan padaku
Engkau adalah orang yang paling menyakitkan

Maka terima kasih untuk sakit hati ini
Dan terima kasih untuk bekas luka yang takkan hilang ini
karena jika bukan karenamu
Aku mungkin lupa, bagaimana rasanya merelakan
Dan bagaimana rasanya mendapatkan awal baru
Read More

"Hari Raya tanpa Ibu" By. Sri Widiya Ningsih

Minal aidzin wal faidzin kawan..
Tibalah kita pada Raya Idul Fitri. Malam ini indah bukan? Suara Takbir di perdengarkan dan menghapus keheningan malam ini. Dan lihat kembang api menghiasi langit gelap itu.
Tapi bagaimana dengan mereka-mereka yang tak sepenuhnya bahagia karena orang yang di cintai jauh dan tak terjangkau?
Puisi ini akan ungkapkan kepedihan itu, dan peran yang aku ambil adalah seorang 'ibu'.

Hari Raya tanpa Ibu

Suara gema takbir terngiang di seluruh penjuru
suasana hari raya menyertai seluruh kota
inilah saat berkumpul dan lampiaskan rindu
saudara jauh berdatangan saling bertegur sapa

Aku pun ikut menyambut dan persiapkan hari raya
kue-kue lebaran aku tata di meja makan
tapi tak lantas keceriaan dan suasana nya sama
tanpa seorang ibu, Hari Raya takkan tersempurnakan

Senyum palsu aku pasang dengan terpaksa
tuk sembunyikan sedih di depan sanak saudara
tapi sungguh hati kosong, sekosong-kosongnya
berada di tengah mereka tanpa kau beserta

Aku amat merindukan mu ibu
aku ingin mengumandangkan takbir bersama mu
dan di hari yang fitri ini aku mohon maaf darimu
walau secara langsung tak bisa ku cium tangan mu
* * *

#Jangan sia-sia kan kebersamaan dengan ibu, kawan..
(Sri Widiya Ningsih)

Read More

"Tebaran Sunyi" by.Sri Widiya Ningsih

Selamat malam para pembaca Puisina....
Seindah apapun ribuan bintang yang hiasi langit malam , adakalanya mereka tak nampak. Membuat langit terlihat kosong dan hampa. Mungkinkah langit pada malam itu sama sepinya seperti saat seseorang harus jauh teman dari  terbaiknya??
Ya, puisi kali ini menceritakan seseorang yang harus berpisah dengan teman terbaiknya. Teman yang memang di anggapnya luar biasa dan mampu menjadi motivasi di tengah kehidupannya yang rumit.
Baiklah, selamat membaca.. :-)

"Tebaran Sunyi"

Tebaran sunyi beterbangan
menyertai angin malam yang dingin
menembus hari terasa menyesakkan
suaranya sayup, berteriak tapi tak ingin

Benteng apalagi yang harus ku bangun?
sakit ini menyeruak tak tertahan
Upaya apalagi agar tak terasa luka apapun?
kisah ini membuat butir air mata berjatuhan

Bolehkah aku menolak perpisahan?
ujung buntu yang membuatku terjatuh
namun sungguh dia bukan sekedar teman
dia bagai pohon rindang tempatku berteduh

Lihatlah diriku dengan sejuta perubahan
ini berkat dia yang jadi tongkat penuntunku
dan aku masih butuh dia sebagai panutan
maka tolong berpihaklah walau sedikit padaku

Aku memang tak berhak menentukan takdirku
tak berhak pula aku paksakan kehendakku
bila di dunia kita tak mungkin selamanya bersama
semoga pertemanan bisa kita sambung di surga
(Amin Ya Robal Alamin...)

#Hormat saya
Sri Widiya Ningsih


Read More
Puisi Guci Hati _ Crhistina Perri

Puisi Guci Hati _ Crhistina Perri

Puisi Guci Hati _ Crhistina Perri  : Selamat malam pembaca puisina,, syukur untuk percik gerimis yang mengguyur karenanya akan tambah sejuk pekarangan. Berikut ini adalah puisi tentang kesedihan yang diambil dari lirik lagu . . . . Saya yakin pembaca juga tahu ;) . Kiranya dapat mewakili perasaan sedih pembaca dan ikhlaskan ia berlalu seperti gerimis malam ini.  Percayalah,, seberapapun perih hati,, hal itu tidak akan menghalangi senyum matahari esok pagi,,

Puisi Guci Hati _ Crhistina Perri

Kau tahu, aku tak bisa lagi melangkah, mendekatimu
karena yang menantiku hanyalah penyesalan
dan tak tahukan kau, aku bukan hantumu lagi
aku tlah kehilangan cinta dari orang yang paling kucinta

aku belajar hidup, setengah mati
dan kini kau inginkan aku sekali lagi

Dan kau kira siapa dirimu?
ke sana kemari membuat luka
mengumpulkan guci hatimu
dan mematahkan cinta

kau kan terserang demam
dari mata dalam jiwamu
maka janganlah kau kembali padaku
dan kemudian perkirakan dirimu

kudengar kau bertanya ke mana-mana
tentang keberadaanku
namun kini aku tlah terlalu tangguh
untuk jatuh lagi dalam pelukmu

kasih,, butuh waktu lama untuk merasa baikan
ingat bagaimana kau nyalakan kembali cahaya di mataku
andai kulewatkan saat pertama kita berciuman
karna kau ingkari janjimu

hingga kini kau kembali
dan tak bisa mendapatkanku lagi


Terima kasih dan salam kenal untuk +Embun Hatiqu +windy hae +Dinda Ardian +gifta alvina +Anny Margari +anny utit bagaimana kabar disana?
Read More

Puisi Patah Hati "Bidadari Linglung"

Puisi patah hati singkat dan terbaru, patah hati sedih karena
tersakiti. Dipersembahkan untuk pembaca puisina. Selamat membaca,
semoga terhibur.

Lirih keluh jiwaku
Seuantai kata dari bibir tiada berdaya

Berbicara pada dinding dengan rintihan kecil
Berdawai rindu pada sang kekasih Tundukan pandangku dengan santun ragaku

Lalu ku bernyanyi
"Jiwa ini utuh
Raga ini sempurna
Dan ruh masih bertahta
Namun hati ini membiru
Dingin dan pucat
Tiada hayat

Ku kubur dalam liang pekat
Karena patah berkeping dan terikat
Terlalu sakit untuk dirasa
Sakit tiada obatnya
Hingga ajal menyela
Ya hati ini telah mati
Mati rasa untuk mencintai

Jika diizinkan tuk reinkarnasi
Ku ingin hati yang tegap bagai baja
Tak mudah tersakiti
Walau patah hati 1000 kali

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Tatapan Kosong

Selamat pagi sahabat Puisina....
Puisi ini akan menemani Anda ( para Galauers ) di jum'at yang cerah ini..
Selamat membaca....

Tatapan kosong
Tidak ada lagi gairah
Pada perjalanan cintaku

Dahulu kita....
Saling menyapa suara alam
Menyambut kemenangan

Namun kini....
Semua telah lama hilang
Ditelan kenangan

Ku menatap kembali
Rasa bosan dan gundah
Semakin merasuk
Merusak jiwaku

Pesakitan yang melelahkan
Mengunci hati
Pada hitungan waktu
Yang kini berserakan

Read More