Puisi Kucing Berburu Tikus Kantoran

Puisi Kucing Berburu Tikus Kantoran Label: Puisi Nasional, Puisi Politik, wahyudi

Kucing yang imut dan lucu, gemes untuk menyentuhnya. Tapi kalau kucing mencari pejabat itu akan lebih sip dan gemes lagi. Sekarang dunia ini...

Kucing yang imut dan lucu, gemes untuk menyentuhnya. Tapi kalau kucing mencari pejabat itu akan lebih sip dan gemes lagi. Sekarang dunia ini enak kucing-kucingan, kucing takut akan tikus-tikus besar. Apakah harus kucing dijadikan harimau? tapi sayang harimaupun mulai punah gara-gara hutan yang dibeli oleh para tikus-tikus kantoran. Kucing dimana kucing yang besar dinegeri ini, jangan kau bersembunyi biar tikut tak lagi berkeliaran.


Kucing Berburu Tikus Kantoran

Negeri ini makin merinding
Ngurus negara makin pusing
ngurus mereka juga tidak penting
celana ini bau pesing
Gara-gara kencing

Mereka berlari dikerjar kucing
Kucing inginkan daging
Bersangkar dicelana bau pesing
Ada pejabat agak sinting
Berlagak pakai stoking
Mereka lihat juga jadi boring

lembutnya rambut miring
Pelindung salon akibat rebonding
Udah lupa sama pejabat tidak punya feeling
Negeri entah berantah akan ku tanamakan puding
Buang saja pejabat tidak penting
Pecat saja pejabat berbau pesing

Beginilah kucing mengejar daging
Tak dapat karena takut tarif pesing
Tedapat dijelana tanpa stoking

Terimakasih kepada +Yuri Elkaim +Occult Lectures +Hanny Kusuma +Shumaila Kamal