janji sepuluh puisi II : derai-derai cemara kota

ku tudungkan payung hitamku.
duka bertebar ke seantero bangsaku.
keadilan sudah gugur di tangan politikus-politikus rakus.

ku tolehkan pandanganku.
raga kurus terbujur kaku.
sang kakek tua pencuri buah jambu.
didera lima tahun penjara.
karena lapar dan dahaga.

tapi lihat,
lihat dikananku!
pria tambun memakai dasi.
memakan buah lagi roti isi.
padahal kerjaan mencuri uang negeri.

ingin ku cekik dia.
ingin ku lahap dia.
bagaimana kunyah buasnya mengeruk duit yang bukan haknya!

derai-derai cemara kota.
gugur karena gersang tak berhumus jua.
keadilan cuma penghias.
landasan ideologi pun nasionalitas.
padahal nyatanya NOL!