Puisi Masih Pantaskah Kau untuk Ku

Masih Pantaskah Kau untuk Ku
Pejalanan ku begitu panjang
Kesibukan dunia hanya sela-sela waktu
Menahan binar mataku
Keajaiban selalu tertuju hitungan angka
Tak kan pernah mati dalam otakku
Maih pantaskah berharap
Telah ku tinggalkan kenangan lama
Adakah pintu untukmu
Tak bisa lagi kau sudah tercela
Advertisement
Jalan mu bukan jalan ku
Kita pergi masing-masing
Biar masih basah mata ini
Derasnya air dipipi
Datang dan pergi bagai gelap
Menelan pagi saat kau pergi
Terimaksih kepada +Gie Wahyudi +Gita Narasati Kusumawardhani +Christophe GUIVANT +Ahmed Mahmoud
Related Posts :
Puisi Tinggalkan Aku Sendiri!!Andai kau suka air Kenapa kau tak ikut dengannya Mengalir di sepanjang sungai Andai kau suka angin Mengapa kau tak ikut bersamanya Men… Read More...
Puisi Perpisahan Agak Mengharukan Puisi Perpisahan Agak Mengharukan _ Salam,,, "monggo galau" kata +Fatimahtuz Zahra hehaha.. Puisi berikut agak sedih pembaca pui… Read More...
Puisi Perpisahan : Tiada Pamit _ Yan Ari Wibowo Puisi Perpisahan : Tiada Pamit _ Yan Ari Wibowo : Salam jumpa pembaca puisina... kilas satra malam selasa ini adalah karya "Yan Ari Wibowo"… Read More...
Puisi kesepian, TERJEBAK.Edisi bidadari linglung.Monggo galau. . . ^^ salam puisina Aku terjebak dikubangan keraguan.Terkunci dari indah kata ketulusan, merasakan getir percaya, bagai taria… Read More...
Puisi Renungan : Sediakah Bila Dia Pergi "Edisi Arjuna Linglung" Puisi Renungan : Sediakah Bila Dia Pergi "Edisi Arjuna Linglung"_ Puisi renungan atau mungkin puisi perpisahan, kiranya puisi berikut mungk… Read More...