Puisi Gombal : Kepada Dewiku Yang Baru Saja Kulukis

Puisi Gombal : Kepada Dewiku Yang Baru Saja Kulukis Label: Agus Santuso, Puisi Agus, Puisi Cinta, Puisi Gombal, Puisi Kekasih

Puisi Gombal : Kepada Dewiku Yang Baru Saja Kulukis_ Puisi Gombal edition PUISINA, puisi berikut ini ditujukan untuk sodari baru puisina ya...

Puisi Gombal : Kepada Dewiku Yang Baru Saja Kulukis_ Puisi Gombal edition PUISINA, puisi berikut ini ditujukan untuk sodari baru puisina yang alchamdulillah bersedia kirim puisi tanpa rukyah dan jampe2 gombalisme. Yap semoga tambah semangat nulis puisinya serta istiqomah insyafnya, aminn,,, selamat membaca:
 

Kepada dewiku yang baru saja kulukis,
alisnya edelweis
seperti purnama menyapa gerimis
liriknya picis
membelah gerimis menjadi kedip manis
hidungnya mancung
tampak semakin landung layaknya bidadari menyibak mendung
bibirnya tipis
sehingga melihat mendung serasa mengecup manggis

kekasih..
Siangku kini tak ada kantuk saat sesekali melirik kedip matamu
dan malam tak ada lagi dingin saat kau toreh senyum
yang gemerling sebening embun,

dan,
Kepada dewiku yang baru saja kulukis,
rasaku ini tak akan kukuras habis
atau selalu ku nyalakan
jika kau dewi rayap dan aku hanya lilin

bukan karena aku tak sanggup mengucap puisi isyarah ketulusan hati
dan juga bukan karena aku pengecut
sampai tak mau mengucap kata cinta untukmu..

hanya saja, ,
aku tak ingin kesungguhan ini menjadi hambar sampai menyampah
bila sering kali kusampaikan rindu
untuk engkau dewi serta bidadariku
Yang sebenarnya,
rindu hanyalah bualan angan dan juga pembuat kecoh.

sehingga kekasih,,
ini adalah kesepakatanku.
jika mulai detik ini, cinta bersedia kita perjuangkan.
maka_
Terima saja naksir saya yang sederhana ini,
kemudian akan saya tolak semua bidadari yang jatuh ke bumi
gara-gara minyak wangi.


salam kenal dan terima kasih kepada +Hafiza AizZawa +Titik Winarti +Reyanie Azhara +Kak Luthfi