ABU NAWAS

Puisi Hati Yang Tersinggung

Tidak dulu tidak sekarang , kehidupan di sekitar kita selalu saja ada gesekan hati berupa ide perasaan dan pemikiran yang jika di telisih akar masalahnya adalah sifat iri dengki dan serakah serta ego diri . Konflik bisa jadi adalah wujud nyata romantisme kehidupan , dengan konflik maka kita bisa berfikir kritis , dengan konflik kita bisa punya greget untuk melakukan perubahan walau tidak jarang konflik itu menjatuhkan korban . Ngomongin soal konflik rasanya juga tidak akan pernah habis , mengingat konflik itu sendiri adalah bagian dari hidup . seperti yang saya sampaikan , bisa jadi konflik itu adalah wujud nyata romantisme kehidupan , tinggal cara kita menyikapinya .

HATI YANG TERSINGGUNG .
Hari ini langitku mendung .
Orang bilang mendung belum tentu hujan .
Seperti hatiku saat ini , sedikit linglung .
Tapi tidak begitu sedih , cuma bikin bingung .

Sosial media , jadi tempat nongkrong istimewa .
Mengalahkan taman kota . Mall mall di sana.
Jalan raya sepi , manusianya pada update status.
Pasar-pasar mati , penjual dan pembelinya pada Online .

Gambaran hidup jaman teknologi modern
Teknologi informasi masa kini .
Segala sesuatu cukup dengan gerakan jari .
Tidak perlu pergi kesana dan dan kemari .

Bagus , jika segala sesuatunya mudah seperti ini .
Kita bisa hemat waktu dan bisa lebih fokus untuk ibadah kepada Ilahi .
Solat, Dzikir , Taqorub , tanpa di repotkan kegiatan yang bisa makan ruang dan waktu .
Di kamar saja kita sudah bisa melihat perkembangan dunia .

Tapi sesuatunya bisa jadi berbeda .
Mana kala sosial media jadi ajang pelarian .
Pelampyasan ego diri yang ingin pengakuan .
Pelarian hati yang selalu merasa dalam tekanan .

Sosial media harusnya jadi ajang silaturahmi .
Bukan tempat pamer , materi dan ideologi
Pamer foto foto k kebesaran diri .
Pun juga bukan untuk saling menyakiti dengan bahasa bahasa yang di kemas dengan rumus filosofi serta nada motivasi .

Hiks....
Senyum ..  sambil bertanya , maksudnya apa ?
Mendadak , ada kalimat motivasi muncul di beranda .
Senyum lagi , sambil bertanya lagi . maksudnya apa ?
Mendadak , ada kalimat , nasehat berbahu filsafat , di beranda .

Kamu sedang nyinggung orang .
Nyari perhatian orang
Atau sedang , bingung mikirin orang .
Atau iseng saja biar kaya orang .

Bukankah lebih baik kau ke sini .
Buatlah puisi , kalau tidak bisa buat ya baca puisi saja .
Duduk santai , merangkai kata mengurai makna kalam ilahi yang nyata .
Melukis kucing, ayam , bunga , dengan rangkaian AB AB . kan indah .

Jangan buang percuma hati dan pikiran hanya untuk nyinggung orang .
Tersinggungnya belum tentu , pengorbanan kita sudah pasti .
Sadarnya belum pasti , dosanya sudah antri .
Mending berbuat sesuatu yang kreatif, inovatif dan produkti .

Banyak kok , cara yang positif.
Agar kita bisa kreatif dan inovativ .
Misalnya , kamu komentari puisi ini .
Atau kau diam tanpa ada ide apa apa , itu juga kreatif bukan .