Puisi Titik Akhir Waktuku
Tuhan begitu dekat
Di tengah malamku
Di atas sajadah usangku
Mengurai sejarah hidupku
Hanya pada-Mu
Ku alirkan kata sendu
Seteru luka
Advertisement
Di sisa sisa tenaga
Mengucap nama-Mu
Di setiap hela
Tak mungkin ku hentikan
Waktu yang berdetak
Karna tetap saja
Terus menyiangi usia
Hingga titik akhir waktuku
Menghitung butiran peluh
Sembari menanti
Ajal menjumputi rohku
Related Posts :
Puisi Menemaniku Malam IniAku pergi Ditemani rintikan hujan Terdengar merdu Dinginnya mulai mencubit Menegakkan bulu kulitku Andai aku bisa bercengkrama Denganmu rint… Read More...
Puisi Renungan Alam : Bumi Ini Berpuluh puluh tahun yang lalu Hamparan rumput terbentang luas Pohon asri nan lebat Bunga - bunga bermekaran dengan indahnya Aku masih bis… Read More...
Puisi Jangan Kau Kira Aku Sekuat BajaTahukah kamu? Saat kau memilih wanita itu Dinding kokoh lagi menjulang tinggi Seketika runtuh hancur lebur Di saat itu juga Tahukah kamu? Sa… Read More...
Puisi Sebaris Kata RinduHari - hari begitu cerah Hingga selembar daun Masih ragu pun enggan Untuk menguning Ranting enggan pula Untuk mengering Juga tentang bola ma… Read More...
Puisi Dengar dan Ingat Ini!Dahulu.... Kita sama - sama terbang dalam cinta Menembus awan - awan lembut Melewati segala petir kehidupan Namun kini.... Hanya luka yang k… Read More...