AGUS GANTENGSTERS

Puisi Galau Mengharukan Hampir Sekarat

Salam mumet sithik,, jos,,,!! Berikut ini adalah Puisi Galau Mengharukan Hampir Sekarat, yang lagi galau-galauan jangan baca kecuali sedia tabung oksigen, atau silahkan baca semoga puisi dibawah ini mampu mewakili kegalauan anda. Sehingga hari minggu matahari tetap tak libur menyinari dunia, okeh/ selamat membaca..

Puisi Galau Mengharukan Hampir Sekarat

apakah kini giliranku yang berharap kau berbaring di sini ?
karna aku lebih sering memimpikanmu saat aku tak sedang lelap

apakah kini giliranku tuk fiksikan duniaku, ?
atau bahkan membayangkan emosimu,
katakan apa saja pada diriku sendiri

Apakah kini giliranku tuk meraih tanganmu?
bilang padamu, "aku mencintaimu dan kau tak mendengarku"

Apakha kini giliranku untuk sepenuhnya mengerti?
tuk melihatmu pergi dari hidupku dan tak lakukan apapun.

Jika harus kuungkapkan, segala perasaan yang kurasa
jika harus kuberkorban, duh,,, terserah kasih, terserah
jika harus kubongkar, segala diriku
Adakah sesuatu yang takkan kulakukan
Di dalam hati aku kan mati tanpamu

maafkan aku untuk semua yang tlah kulakukan
dengan kini, aku terendam dan kan tenggelam
berfikir apakah kini giliranku menangis?
tidakkah mengagumkan bagaimana hal-hal berbalik 180 derajat

Bawalah setiap serpihan hatiku
bawalah setiap serpihan jiwaku
bawalah setiap serpihan pikiranku
karena jika kau pergi,
di dalam hati aku mati tanpamu
Advertisement
Advertisement