Puisi Sungguh Aku Iba

Puisi Sungguh Aku Iba Label: Bidadari Linglung, Cindia Irani, puisi kasih sayang, Puisi Sedih, Puisi Singkat

Senin pagi Kulihat bocah lelaki Menyembul dari kotak keranjang Ranjang baginya Pagi sekali Bocah itu bergegas pergi Begitu terburu mem...

Senin pagi
Kulihat bocah lelaki
Menyembul dari kotak keranjang
Ranjang baginya

Pagi sekali
Bocah itu bergegas pergi
Begitu terburu memburu hari

Ku ikuti langkah kakinya
Bercampur macam tanya
Terus di jejali prasangka

Dan ternyata....
Bocah lelaki itu
Akan mulai bekerja
Di lampu merah

Sungguh aku iba
Dimana baju merah putihnya
Dimana tas dan buku sekolahnya

Seiris do'a menyertai
Semoga ada kehidupan indah
Di rumah Tuhan
Untuknya