
Puisi Rindu Lahir Dari Rahim Mimpi "Arjuna Linglung"
Puisi Rindu lagi puisina,, selamat siang, selamat bergerah riang, memang panas sungguh terasa sekali siang ini. Namun tetaplah semangat karena ini adalah energi yang bisa dirangkum menjadi puisi, iya,, puisi ini semoga bisa menjadi sedikit inspirasi bagi pembaca puisina untuk diolah kembali atau dikirimkan kepada kekasihnya,, sekedar bertegur sapa agar datang sejuk lewat senyum, hingga senja tetap mendekap harum dari tiap kuntum. Okeh,/ selamat membaca...
Pada siang,, cerahkan langitku
agar tak tertipu karena bayang,
untuk debu,, cukupkan lakumu
meski aku tak pandai menjajak laku, silahkan baitku untuk menyapamu
biar rindu selalu syahdu
seperti layu dedauan itu,
yang esok akan kembali mekar
bersama bias kilaunya fajar,
memang,
siang tak sesahaja seperti langit memeluk senja
gerah dan panas adanya
dengan kantuk yang kian mendera,
Namun tak ada yang salah dari titahnya
jika kuambil hikmah suatu rasa
Bahwa cinta tak tumbuh diantara kasih sayang dan kebencian
namun rasa saling percaya dalam kebersamaan
Untuk saling menguatkan
Dan kepada matahari..
kibarkan cahayamu untuk semangatku siang ini
sampai dahaga rinduku menjelma puisi
walau lahir dari rahim mimpi
Related Posts :
Puisi Masa-masa Pelarian (wanted) Kisah ini diambil dari sebuah pengalaman perjalanan di dunia perantauan. Susah senang dihadapi, tapi bersyukur banyak kesenangan dan pengal… Read More...
Indahnya Jika Tetap Bersyukur Indahnya Jika Tetap BerSyukur hidup itu indah jika mau kita bersyukur, mungkin kalimat yang amat sederhana, namun begitu besar makna dan… Read More...
Puisi Setengguk Air Minum (banjir ibu kota jakarta) Setengguk air untuk para semut, Ternyata air itu menerjang semut yang berkeliaran. Ini sebuah cerita ibu kota dilanda air tiada henti. Mana… Read More...
Puisi Suara Hati Rembulan tak bisa bicara, gimana mau bicara orang rembulannya aja masih cuti dari pekerjaanya. Coba kalu rembulan bisa mengisi suara hati y… Read More...
Puisi Bersemanyam Di Pundak Pagi yang cerah, menaik keatas jarum jam memancarkan panas pada sing hari. Ribuan tetesan keringat memancarkan semangat mencari masa depan.… Read More...