Yang Terjahat Laki-laki Yang Tersadis Perempuan "Edisi Arjuna Linglung"

Yang Terjahat Laki-laki Yang Tersadis Perempuan "Edisi Arjuna Linglung" _Selamat malam puisina, walau cengkrama kita cuma lewat dunia maya,, semoga apa yang kita kerjakan ini benar-benar menjadi karya yang bermanfaat bagi pembacanya,, menimbulkan senyum, membuat cemberut, atau apa sajalah gemeletupnya. Karyaku dan Karyamu menjadi puisi kita, PUISINA. selamat membaca

Entah setan mana yang hinggap diotak kanan-kiriku
dengan demikian sesat saat melihat
apa saja yang manusia lakukan,
hanya nampak sama halnya sandiwara keterpaksaan
atau juga pencitraan
yang dibalut dalam senyum ketawadhu'an
demi meraih perhatian

Atau ini bisik malaikat,
Setelah apa yang ada dihadapmu, memang begitu adanya,
memaklumi
mungkin ia sedang belajar berbenah diri
mungkin juga ia sedang perlu teman yang lebih menyenangkan
atau juga ia sedang memilah
mana teman untuk merasa senang
mana yang hanya berkawan
atau mana yang benar-benar sahabat
yang mampu saling memberi arti

Tak mengapa lah,, setiap manusia memiliki kisahnya masing-masing
tanpa orang lain ikut rencanakan.

dan beberapa pertanyaan ini seringkali meletup
pada pribadi setiap manusia
walaupun dengan atau tanpa sadar, saya dan engkau yang baca
entah berapa kadarnya apakah mengerjakannya juga?
entahlah, hanya beberapa pertanyaan ini,

Apa benar Yang terjahat laki-laki Yang tersadis perempuan
saat laki-laki merekayasa simpati
dan perempuan hanya membalas dengan senyum basi

Apa benar Yang terjahat laki-laki Yang tersadis perempuan
saat laki-laki sangat lantang tanpa sopan
dan perempuan hanya membalas dengan keraguan

Apa benar Yang terjahat laki-laki Yang tersadis perempuan
saat laki-laki mencurangi perhatian
dan perempuan hanya membalas dengan ketidakpedulian

Apa benar Yang terjahat laki-laki Yang tersadis perempuan
saat laki-laki berani mengolah perasaan
dan perempuan hanya membalas dengan palsu harapan

Apa benar Yang terjahat laki-laki Yang tersadis perempuan
saat laki-laki mengolah pernyataan
dan perempuan menuntut pembuktian diluar kewajaran

Apa benar Yang terjahat laki-laki Yang tersadis perempuan
saat laki-laki yang pada dasarnya bermain rasa dengan normal
dan wanita menciptanya dengan sepenuh hati dan jiwa

mari, duduk sini
kita seduh kopi
biar bincangku dan celotehmu menjadi puisi,