Puisi Kenangan : Bayangmu Dibias Hujan Dan Segelas Kopi "Arjuna Linglung"

Puisi Kenangan : Bayangmu Dibias Hujan Dan Segelas Kopi "Arjuna Linglung" Label: Agus Santuso, Arjuna Linglung, Pelipur Lara Pengobat Luka, puisi asmara, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Perjuangan

Selamat sore puisina.. Puisi kenangan untuk hujan sore ini, karena saya yakin tiap pembaca pasti pernah memiliki kenangan saat hujan. Entah ...

Selamat sore puisina.. Puisi kenangan untuk hujan sore ini, karena saya yakin tiap pembaca pasti pernah memiliki kenangan saat hujan. Entah dengan temannya, keluarganya atau mungkin kekasihnya, iya,,, memang hujan adalah satu anugerah dari tuhan juga kesahajaan alam yang memberi arti pada kehidupan. Dan puisi kenangan ini,, semoga bisa sedikit menuliskan kenangan pembaca puisina, biar kenangan tak hilang digerus bayangan. Selamat membaca,,, dan mari menyeduh kopi,

Telah dimulai satu jalan romansa
dari sudut sepi alun-alun kota
dibawah gerimis air hujan
serta temaram lampu jalan,
Ku temui dia disana,
meski bukan hendakku adanya

Dan hujan sore ini,
aku ingat tunduk lugumu
didasar cangkir kopiku
tenang dan kental membayang
Sampai rintik hujan menyisa sepercik angan

Dihadapanku, digelas dan dibias sapaan hujan

Sedikit kabur tapi degupnya tetap teratur
seperti tetes air di teras kecil ini
perlahan,, jatuh dengan kebersediaan
menggenang untuk alur seutas kenangan,

kenangan yang akan ku pahat sendiri
lewat senyummu yang mengurai imajinasi
dan makin jelas mematri
Untuk kita sebut sebagai puisi