Puisi Cinta : Cahaya Dari Jantung Matahari "Edisi Arjuna Linglung"

Puisi Cinta : Cahaya Dari Jantung Matahari "Edisi Arjuna Linglung"_Salamku untukmu,, pembaca puisina. Sabtuku rindu kala kuingat candamu,, malamnya candu mengeja parasmu,, dan dinginnya adalah bayang, bayangan yang persis saat pertama kau kujumpa. Puisi berikut ini mengisahkan kerinduan seseorang kekasih pada terkasihnya,,, entah yang dirindui meraskan hal yang sama atau bahkan sebaliknya.. silahkan baca puisi dibawah ini. Berdo'a saja,,, semuanya akan bahagia dan baik-baik saja...


sedikit demi sedikit malam berbalik
menghitung daun yang gemetar saat fajar
Lotus saling bersandar satu sama lain
dalam kerinduan
Di atas bukit, dimana kelam menelam kesunyian
pada sebuah peristirahatan

Selama gunung menyaksikan pendakinya
saat itu pula kegelapan sirna dengan selentingan
kemudian memudar
dan pagi,,
Lahir dalam binar matangnya anggur
Sehingga cinta,, mencurah lewat jantung matahari

Datang begitu hangat
dengan dekap lembut meluluhkan embun
pada dinding batu ia bertanya,
siapakah pemilik senyum indah itu..
Sampai aku lupa pada keras batu..
menghamba syahdu dengan degup rindu

Ia adalah dewiku..
yang membawa cahaya dari jantung matahari


Terima kasih kepada +syahla munaya +Liena Juliana +Xin Lin +Vedia Hadisuprapto atas dukungan dan partisipasinya untuk Puisina...