Tampilkan postingan dengan label Puisi Pedagang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Pedagang. Tampilkan semua postingan
Puisi Pesan Bumi Akibat Kenaikan BBM

Puisi Pesan Bumi Akibat Kenaikan BBM

Naik laigi - naik lagi. BBM lagi, BBM lagi. Siapa yang tak angkat bicara soal kenaikan BBM, kenaikan BBM sudah menjadi tradisi setiap ganti pemimpin negeri. Asal saja uang subsisi disalurkan ke rakyat tidak disimpan rapat-rapat. Puisi ini sedikit menyampaikan pesan bumi. Langsung aja yah....



Pesan Bumi
manusia menghuni bumi
seperti binatang tak punya hati
sejengkal demi sejengkal kutemui
habislah bumi ini

ku temui atas tanah, sungai, laut, udara
disana ada nilai berharga
untuk semua
umat penghuni bumi

bumi mengelurkan minyak
Minyak menjadi BBM
harga tinggi menjadi patokan
katanya demi rakyat
moga tersalur ke rayat

bumi tak berpengaruh atas kenaikan
bumi paling senang dimanfaatkan
bumi membenci kerusakan

Andai bumi bisa bicara
Manusia pasti diam

By: Dalang Wanataka




Read More
AGUS GANTENGSTERS

Puisi Pekerjaan : Saya Adalah Pedagang

Saya Adalah Pedagang - Selamat siang pembaca puisina, matahari tersenyum sedikit terik hari ini. Tetap bersyukur karena ia sedang menyalurkan energi agar kau tak gerutui lelah hati, Dan puisi pedagang ini adalah sedikit sapa juga penyemangat serta ucapan terima kasih untuk para kurir penghantar kelengkapan kebutuhan baik sandang, pangan, maupun papan yang mereka adalah Pedagang. Selamat membaca..

Dari desa sederhana
menuju hiruk ramai kota
fajar menyibak awan dikaki langit
Sahaja sesederhananya fitrah manusia
yang tetap bekerja dalam sadar Dan kadar dewasanya

Dan saya adalah pedagang
Bukan ksatria atau pangeran berpedang

menyusuri jalanan dengan saling sapa pertemanan
Juga meniti jejak rizki
untuk kebutuhan serta jalan pengabdian
kepada tuhan

saya adalah pedagang
Bukan ajudan berwajah garang,

yang menyepakati harga dengan saling menguntungkan
tanpa ada secuil pun paksaan

Saya adalah pedagang
bukan penyemai kemamangan

memberi penawaran
dengan sebaiknya pengadaan
apa adanya,
tanpa perlu dilebih-lebihkan

Dan saya adalah pedagang
Bukan semak penumbuk inang,

Dari sapa sederhana,
menjadi pengesahan
lewat jabat tangan
Dan kejujur bersamaan menjadi utuh pamit dengan senyuman

Sehingga esok,
kita bersua lagi dengan beberapa imbuhan tema,
saling berbagi cerita dari derai jiwa
untuk senja
berpulang bahagia
sesahajanya kantong lega

Read More