
PUISI " senyuman yang penuh kepedihan " Edisi - Arjuna Linglung
Puisi sedih sekali , jangan di baca kalau ndak terbiasa nahan air mata , yakin jangan baca puisi ini jika hatimu lemah , dari pada habisin tisu .
Sekilas aku melihat tawa dan murka
Atau senyuman yang penuh kepedihan
Sedang di hadapanku ada seribu wajah-wajah
Silih berganti berbisik dengan perlahan
Cuma kepedihan yang aku lihat di matamu
Tapi keriangan yang kau tunjukan padaku
Cuma kehampaan yang ada di jiwamu
Tapi gelak tawamu menggema membahana
Siapa yang sebenarnya yang kau bohongi
Sedang kau menikmati kebahagiaan yang tak kau punya
Bersandiwara atas kepiluan yang kau jalani
Apakah engkau setegar itu atau memang kau sekuat itu
Entahlah ...
Karena sesaat engkau tertunduk dan terpuruk
Lalu butir-butir bening mengalir di antara kelopak mata indah itu
Entahlah... yang ku tahu , aku hanya melihat senyuman bukan keluhan .
Sekilas aku melihat tawa dan murka
Atau senyuman yang penuh kepedihan
Sedang di hadapanku ada seribu wajah-wajah
Silih berganti berbisik dengan perlahan
Advertisement
Tapi keriangan yang kau tunjukan padaku
Cuma kehampaan yang ada di jiwamu
Tapi gelak tawamu menggema membahana
Siapa yang sebenarnya yang kau bohongi
Sedang kau menikmati kebahagiaan yang tak kau punya
Bersandiwara atas kepiluan yang kau jalani
Apakah engkau setegar itu atau memang kau sekuat itu
Entahlah ...
Karena sesaat engkau tertunduk dan terpuruk
Lalu butir-butir bening mengalir di antara kelopak mata indah itu
Entahlah... yang ku tahu , aku hanya melihat senyuman bukan keluhan .
Related Posts :
Saat hati merasa sepi saat hati merasa gundah kau berikan sandaran untukku menenangkan hati dan sejenak melepas rindu yang melanda ditengah terangnya bula… Read More...
Bagai kabut mengambangdalam caya purnamaDua kelana yang lesu mengetok di pintu gerbang. Lama mereka mengetok, keras-keras dan tabah. Bulan, lintas gumpalan kabut, sedih memandang M… Read More...
Kami dipisah oleh impian lembut-bercampur-manisKatubkan bibirmu keduanya, diam dan tegas. Nyaris kikis percaya kami dan dari dunia Kami dipisah oleh impian lembut-bercampur-manis- Tiap k… Read More...
Mencuci mayat bersimbah darahKuimpikan hari-hari bersimbah darah Kuimpikan hari-hari bersimbah darah Yang bakal pukul dunia hancur-luluh Dan diatas puingan dunia lama Me… Read More...
Puteraku pemuda komunis, anakmu seorang fasis Puteraku pemuda komunis, anakmu seorang fasis Seorang bapa Rusia kepada bapa-bapa Jerman Sekarang kita berdiri di lapang terbuka Engka… Read More...