Puisi Alam Indahnya Rerumputan
Menikmati keindahan tanpa asap kota, tanpa desingan suara kendaraan terasa lebih nikmat dan ayem. Di hiasi oleh rerumputan yang diterpa angin. Sosok kehidupan ini kangen, hanya bisa berpuisi saja kita sobat:
Indahnya Rerumputan
Kian lama kian habis
Terkikis
Menginjak injak
Membunuh rerumputan
Rumput telah mengering
Biaskan trasiring
begitu penting
Masih pertahankah rerumputan
Tak bisa lagi dengannya
Dimana sekarang indahnya rerumputan itu?
By: Dalang Wanataka 10:2014
Indahnya Rerumputan
Advertisement
Terkikis
Menginjak injak
Membunuh rerumputan
Rumput telah mengering
Biaskan trasiring
begitu penting
Masih pertahankah rerumputan
Tak bisa lagi dengannya
Dimana sekarang indahnya rerumputan itu?
By: Dalang Wanataka 10:2014
Related Posts :
Puisi Seruling BambuKebudayaan meniup seruling atau menyebul seruling sudah tak asing lagi. Suara yang khas nan merdu menggoda untuk mendengarkan lagi dan… Read More...
Puisi Bola DuniaSekedar puisi bingung untuk mengatasi penat, biarkan berjalan menuju bola melayang ditendang. Peningkatan dalam gaya bahasa bisa dibilang ku… Read More...
Puisi Layla Pacar Ku yang Baru Nama layla sudah terukir sejak lama baru ku temui sekarang. Aku juga tak menduga dan menyangka dengan nama layla. Layla pengobat hati kese… Read More...
Puisi Berjuang Demi HarapanPuisi ini kutulis dalam sebuah perasaan yang amat berkaca-kaca mata ku. Sebutan ini baru muncul dan malam hari ni bisa dinikmati. Hati ini t… Read More...
Puisi Masih Pantaskah Kau untuk KuKepergian seseorang kekasih tak menduga kapan itu kan terjadi, pastinya ada sela-sela keributan yang kita tak bisa hadapi. Ketidak ada cocok… Read More...