Fatimahtuz Zahra

Hadiah anak cucu kami..

Hadiah Anak CUcu Kami.. puisi ini untuk mengingat bangganya nyawa yang tertumpah untuk kami.. ^^
Hadiah anak cucu kami..
Saat itu kami tuli warta, buta aksara, bodoh dunia,
saat itu mereka datang dengan lembut bahasa, tinggi harap kami dengan terima warna bahasa, lekuk kulit, dan bentuk bangsa.
tapi tak lama, terperangah kami memandangmu mengangkat senjata, menusuk jantung dg cinta kami. menguliti tulang kami, untuk isi tanah kami.
mulut harap itu ternyata indah rayu, laku hormat itu ternyata janji semu, senyum menawan itu ternyata manis tipu..
tuan tanah kau hasuti, tuan ngilmu kau perangi, dan kami hanya kau bodohi.
kami terdiam ketika kau angkut semua isi tanah kami dengan keringat kami. tanpa daya kami.
setelah sekian lama kami terpuruk kebodohan, terlilit kemiskinan, terjerat kelaparan.
rumah tak lagi teduh, darah menganak sungai, luka menyayat hati kami. untuk perut mereka.
lalu..
bangunlah wajah2 pribumi menyentakkan hati, perjuangan menggerakkan jiwa kami, tapi tajamnya belati mengendorkan otot kami, teriris kami melihat anak istri tercincang tanpa harga. bak boneka
hingga kami saksikan pemuda kota bermandi darah, membela kami, tanah kami, menatap senapan tanpa getar gentar, menantang pedang tanpa ragu. mengusir mereka dari bumi pertiwi.
bergegas kami mengangkat bambu ditangan.
kami takkan rela anak turun kami merasakan perihnya tangan penjajah.
apa gunanya nyawa dibadan jika penjajah tak kunjung angkat badan.
demi hadiah untuk anak cucu kami.