Friday, April 25, 2014

Puisi berbaring diam-diam "Edisi Arjuna Linglung"

AHMAD THOYIB Puisi berbaring diam-diam "Edisi Arjuna Linglung"

Istirahatkan sejenak fikirmu, luruskanlah badanmu, dan berbaringlah diam-diam. Walaupun kegiatan m...

Baca Selengkapnya
Istirahatkan sejenak fikirmu, luruskanlah badanmu, dan berbaringlah diam-diam. Walaupun kegiatan menumpuk seperti gunung sampah yang tak pernah habis, itu tak akan mengurangi waktumu untuk menakhlukkan dunia. Puisi ini menekankan pentingnya istirahat yang cukup disamping usaha yang maksimal dalam menggapai cita-cita +Winda Krisnadefa +wina bojonegoro +Awe Winarso +Aedail Wina .

Puisi berbaring diam-diam "Edisi Arjuna Linglung"

Puisi berbaring diam-diam "Edisi Arjuna Linglung"
Berbaring… berbaringlah diam-diam
Bersama-sama kita akan tenggelam
Hanyut di gelombang warna-warna
Pendar-pendar kemilau pusaran cahaya

Bulan akan mencium mentari
Tanah dan pohon selalu menari
Di sini, di dunia kecil milik kita berdua
Langit akan selalu berwarna merah muda

Berbaring… berbaringlah hati-hati
Kita akan terbang makin tinggi
Ke dunia pendar ribuan warna
Dunia tanpa tangis tanpa luka

Mentari pagi akan membangunkanmu
Kicauan burung akan menyambutmu
Di sini, di dunia kecil milik kita berdua
Semua akan menemani kita menakhlukkan dunia

Merdeka


Advertisement

Setiap puisi menjadi tanggung jawab penulis , jika ada masalah silahkan laporkan ke Contact Admin . Terimkasih
KOMENTAR 1
Comments
0 Comments
Komentar

0 komentar:

Post a Comment

Cara Kirim Komentar Via Hp :
1. Pilih Profile sebagai Name/Url
2. Isi Kolom Nama dengan namamu
3. Isi Kolom Url dengan Http://puisina.blogspot.com atau kosongkan saja
4. Isi Kalimat yang mau di kirimkan
5. Publish

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved