Tampilkan postingan dengan label puisi kartini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi kartini. Tampilkan semua postingan
Bisnis Investasi

Untukmu Kartini Puisina

Untuk memperingati hari ibu kartini ini saya akan menuliskan puisi untuk menghormati Pahlawan wanita yang membela kaumnya . Ibu Kita Kartini , biografi selengkapnya bisa di baca di wikipedaia Perjuangan Dan Pemikiran Kartini . Selamat hari kartini untuk punjanggawati puisina .

Aku bangga dengan kalian .
Untuk itu mungkin aku semangat membaca karya kalian .
Di hari kartini ini , aku sampaikan sebuah perasaan .
Perasaan yang terpendam membeku dan membatu .
Betapa aku bangga dengan kalian .

Kaulah penerus perjuangan kartini .
Walau hanya sebatas menulis puisi asal jadi
Walau terkadang tulisanmu hanya narsis diri .
Tapi aku yakin puisimu adalah sumber inspirasi .

Kaulah kartini masa kini
Kreatif Inovatif dan produktif .
Mudah-mudahan karyamu berguna bagi orang banyak
Sepak terjangmu jadi contoh kaumu .

Jangan pernah menyerah , karena posting lewat hp murah .
Jangan lelah manakala jaringan internet susah .
Aku percaya kalian bisa dan kalian mampu .

Kartini bisa di penjara dalam kamarnya
Tapi suara hati dan tekatnya terus berkeliaran ke seluruh pelosok dunia .
Buku " Habis Gelap Terbitlah Terang " cobalah di baca .
Agar kita sama tahu apa dan bagaimana wanita jaman dulu .

Puisi ini indahnya tak seberapa
Tapi percayalah , keiklasanku nyata .
Terus berjuang berjuang dan berjuang .
Angkat derajatmu , Gunakan Ilmumu , Gunakan kesempatanmu .
Mudah-mudahan bermanfaat hidupmu .

Terimakasih.

Read More

Puisi Kartini, Waspada Emansipasi Berlebih "Edisi Bidadari Linglung"

Puisi untuk para Kartini masa kini. Siapa Kartini masa kini? Kita
semua, para perempuan bangsa Indonesia. Jika anda merasa bukan Kartini
masa kini, maka anda perlu membaca puisi ini. Semoga bermanfaat.

Puisi Kartini, Waspada Emansipasi Berlebih "Edisi Bidadari Linglung"

Wahai generasi Kartini...
Kartini sedih jika sekolah sepi
Kartini sedih jika kaumnya hanya bisa ngerumpi
Kartini menangis melihat doli
Kartini menangis generasinya jadi TKI
Kenapa tak kelola negeri sendiri
Dengan optimis dan kreatif
Untuk bangkit dan aktif

Wahai generasi Kartini...
Wanita harus emansipasi
Jangan mau ditindas dan haknya dikebiri
Harus lincah, cerdas dan berprestasi Serta berbudi

Bangkitlah para generasi Kartini
Jangan manja
Jangan sok anak mama
Malu sama ibu Kartini pemerjuang martabat kita

Satu hal jangan dilupa
Kartini wanita karir dizamannya
Namun tetap eksis dengan kodratnya
Kodrat sebagai wanita
Wanita dilingkungannya
Putri dari keluarganya
Istri bagi suaminya
Dan ibu bagi anaknya

Dan anda...
Apakah sudah menjadi wanita seutuhnya?!

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Pemimpi & Pemimpin Wanita - Puisi Kartini

Pemimpi
Ku sebut dirimu kartini
Perempuan biasa yang ingin terbang tinggi
Menembus batas kuat tradisi
Pernah ku kira hanya bualan berjudul mimpi
Sempat tertawa kau bicara samai peran lelaki .

Pemimpin
Ku sebut dirimu kartini
Penghancur tembok kokoh penguasa
Dan kau duduk seperti raja
Bertitah persamaan hak wanita dan pria
Tak percaya dunia kau buat
Tapi kau bangunkan kami dari tidur lama

Wanita penakluk pria
Ku sebut dirimu kartini
Wanita sejati hakekat manusia
Tak ingin di remehkan
Tak ingin di anggap pelengkap temani malam

Putri sejati,pertiwi
Putri indonesia harum namanya
Pemimpi dan pemimpin wanita
Read More

Puisi Pemikiran Ibu Kartini

Ibu Kartini yang hebat mampu melahirkan pemikiran yang revolusioner
bagi bangsa khususnya bagi kehidupan kaumnya yaitu kaum hawa. Berikut
sekelumit pemikiran beliau dalam bentuk puisi edisi Puisina.

Dialah R.A. Kartini
Tak gemar seremonial
Benci pemerintahan kolonial
Menentang feodalism kerajaan
Pemerhati kaum perempuan
Dibidang sosial pendidikan
Berharap rakyat Indonesia lepas dari perbudakan

Dialah R.A. Kartini
Perevolusi budaya jawa
Yang buat perempuan menderita
Karena kungkungan adat yang semena-mena
Tak bisa sekolah dengan leluasa
Dipingit tak terhingga
Dinikahkan dengan laki-laki tak disuka
Dan harus mau dimadu hingga kesekian
Lengkap sudah penderitaan perempuan
Yang dunianya hanya sebatas tembok rumah

Dialah R.A. Kartini
Pemikirannya hingga level agama
Mengapa alQuran hanya dilafal dan dihafal
Tanpa harus dipaham
Agama mengajarkan kebaikan
Namun banyak mereka yang berbuat dosa atas nama agama
Belum sempat ganjalan logikanya terjawab
Ia dipanggil Tuhan untuk menghadap
Namun perjuangannya yang singkat
Mampu memberi semangat
Para kartini-kartini yang hebat
Dimasa dan zaman moderat
Zaman baru yang maju
Yaitu zaman ini
Zaman kita
Para Kartini muda

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Biografi Ibu Kartini

Puisi biografi wanita hebat Indonesia, R.A Kartini. Dan inilah
puisinya. Selamat membaca.

Ibu Kartini...
Kaulah Raden Ajeng Kartini
Keturunan Jawa asli
Dari kalangan priyai
Gadis cerdas dan berbudi

Lahir 21 April 1879
Di
Jepara, Jawa Tengah
Negara Hindia Belanda
Yang saat ini Indonesia

Bersuamikan bupati Rembang
K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat
Dan berputrakan Soesalit Djojoadhiningrat
Hidup bahagia tersirat
Namun batinnya berjuang dengan tersurat
Ditengah pemerintahan yang keparat

Hidup bagai permaisuri
Gelimang harta disana sini
Namun kau tetap wanita karir sejati
Yang tak lupa akan kodrat diri
Sejak era 1900-an dan terpahat hingga saat ini

Kau aktif berkarya
Kolomnis majalah Eropa
Penulis buku di zaman penjajah
Hingga mencuatkan karya yang menghentakkan dunia
Khususnya bagi kaum wanita

Namun sayang beribu sayang
Diusia masih sangat muda
Disaat semangat masih menggelora
Kau harus pergi tuk selamanya
Meninggal dunia diusia 25

Kaulah pelopor kebangkitan wanita Indonesia
Pioner pejuang emansipasi wanita Indonesia

Ibu Kartini...
Meski jasadmu telah pergi
Namun jasamu tetap terpatri untuk bangsa ini
Dan kau pergi menjejakkan nama harum bagi Negeri

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Kartini Masa Kini

Puisi Kartini masa kini. Jika dahulu ada pejuang emansipasi wanita
yaitu Ibu Kartini, maka sekarang juga harus ada kartini generasi
penerusnya. Sudah waktunya para Kartini-Kartini baru bangkit
melanjutkan emansipasinya, yang tentunya sesuai dengan hak, kewajiban
dan kodratnya. Hidup Kartini Masa Kini...!!!

Kartini Masa Kini

Ibu Kartini...
Pioner pendidikan wanita
Sentral tokoh wanita Eropa di dunia Dan bagi kolonial Belanda di Indonesia

Kini... Aku...
Kartini masa kini
Yang berjuang demi emansipasi
Tak hanya untuk pendidikan
Melainkan jua demi harga diri
Harga diri wanita yang terkebiri
Terkebiri oleh otoritas para pria yang semaunya sendiri

Berjuang demi emansipasi
Emansipasi para wanita
Yang juga bisa jadi pejuang
Abdi negara dan agama
Pencetak generasi Qurani
Yang mumpuni

Berjuang demi hak wanita
Hak menjadi istri dan ibu yang bahagia
Sehingga terlahirlah para wanita shalihah
Tanpa ada trik dan intrik
Tanpa ada tekanan dan tindasan
Semua demi keseimbangan

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Kumpulan 2 Puisi Kartini Terbaru : Semangat Perempuan Indonesia

Kumpulan 2 Puisi Kartini Terbaru : Semangat Perempuan Indonesia

Kumpulan 2 Puisi Kartini Terbaru : Semangat Perempuan Indonesia_Berikut ini merupakan contoh puisi Hari Kartini atau puisi tentang Raden Ajeng Kartini untuk memperingati serta cerminan semangat perempuan indonesia. Dengan pembelajaran,, bahwa nilai perjuangan bangsa terkadang tidak melulu harus mengangkat senjata, tetapi bisa juga dengan karya.. selamat membaca. serta salamku untuk para generasi Kartini Indonesia.!
Kumpulan 2 Puisi Kartini Terbaru : Semangat Perempuan Indonesia


Raden Ajeng Kartini.
Aku mengenalmu hanya dari cerita buku
ku tahu keberadaanmu... juga dari situ
tak banyak kesan dan pesan
hanya sekilas bayangan yang sedikit kupaksakan
sampai kuterima ini sebagai warisan

Warisan dari seorang panutan.,
Warisan nilai-nilai keluruhan perempuan
Perempuan yang bukan penangis meminta perhatian
atau juga perempuan yang santun
namun hanya kiasan 
Lebih dari kenangan,
kau ajarkan kami suatu pengabdian
Dengan seutuhnya hakikat perempuan


_______________
-----------------------

habis gelap terbitlah terang..
kiranya itu judul untuk tiap sajakmu
mengharu biru
berdegup dalam kalbu..
sebagai secercah cahaya untuk jiwa-jiwa perempuan pilu
sehingga tak ada wagu kibarmu menjadi restu

Kartini...
Walau engkau tak mengokang bedil
mengincar penjajah bakhil
namun semangatmu tak pernah labil

Biarpun lakumu cuma sajak
namun jiwamu tetap bergejolak
demi generasi tak menjadi tamak
dan,
demi kesekian pun engkau cukup menulis surat
aku percaya,
bahwa binar semangatmu tak pernah jerat

Melantun anggun ditelinga meski tak bersuara


Read More
Sajak Kartini Dari Perempuan Dalam Negeri

Sajak Kartini Dari Perempuan Dalam Negeri

Sajak Kartini Dari Perempuan Dalam Negeri_Selamat hari kartini... indonesiaku. Degup syahdu kenanganmu akan tetap abadi dalam sajakku, yang kueja dari senyum pagi sampai jumpa senja sore. Puisi peringatan hari Kartini, seorang tokoh pahlawan nasional yang ikut membela hak wanita demi martabat yang lebih baik, tanpa pengekangan juga tanpa penindasan gamang. Seorang pejuang yang tak meninggalkan jati diri seutuhnya perempuan,, menulis karya bukan hanya demi satu perhatian, tetapi kebersediaan menjadi kenangan dengan nilai keluhuran.. selamat membaca..!

Sajak Kartini Dari Perempuan Dalam Negeri

Raden Ajeng Kartini..
Aku mengenalmu hanya dari cerita buku
ku tahu keberadaanmu... juga dari situ
tak banyak kesan dan pesan
hanya sekilas bayangan yang sedikit kupaksakan
sampai kuterima ini sebagai warisan

Warisan dari seorang panutan.,
Warisan nilai-nilai keluruhan perempuan
Perempuan yang bukan penangis meminta perhatian
atau juga perempuan yang santun
namun hanya kiasan 
Lebih dari kenangan,
kau ajarkan kami suatu pengabdian
Dengan seutuhnya hakikat perempuan

Selamat merayakan hari Kartini saudari-saudariku.. semoga semangat berkaryamu selalu menambah kebaikan dalam pekertimu,, aku mendo'akanmu..
Read More
Puisi Hari Kartini Ibu Aku Rindu Semangatmu

Puisi Hari Kartini Ibu Aku Rindu Semangatmu

Puisi Hari Kartini Ibu Aku Rindu Semangatmu

Selamat hari Ibu Kartini tanggal 21 April.Tahun ini kami masih berjumpa denganmu Ibu Kartini.Walau hanya berjumpa dalan syair lagumu,walau hanya sesaat kami teringat namamu.Tapi semangatmu akan terus hidup dalam jiwaku.

Ibuku Kartini
Harum namamu masih semerbak
Dari dulu ,kini dan akan datang
Engkau akan tetap dikenang

Ibuku Kartini
Maafkan aku
Yang hanya sekedar meniru
Caramu berbusana baju

Ibuku Kartini
Biarkan semangatmu yang membara
Mengalir dalam darah Indonesia
Meletup dalam setiap detak nadi
Berkobar dalam sorot mata generasi
Putra-putri ibu pertiwi

Ibuku Kartini
Cita-citamu menjadi obsesi
Yang terpatri di dalam hati
Bergerak dalam sikap
Bukan sebatas sajak kata harap

Ibuku Kartini
Perjuanganmu tak akan mati
Karena saat ini
Akan terbit edisi-esidi
Kartini-Kartini masa kini

Ibuku Kartini
Aku masih mengingatmu
Aku masih melantunkan lagumu
Walau aku tahu
Bukan lagu itu yang engkau harap dariku

Ibuku kartini
Hari ini aku rindu sekali ibu
Rindu hangatnya kasihmu
Rindu derasnya harapanmu
Yang dulu pernah engkau ajarkan padaku

Ibuku Kartini
Aku masih mengenangmu
Aku panjatkan doa selalu
Agar dedikasimu
Kian melekat erat dalam merah indonesiaku

Habis gelap terbitlah terang.setelah terang jadilah benderang.Menyinari setiap ruang-ruang harapan orang-orang,senatiasa garang dalam berjuang.Jangan layu atau kemayu ayo bangkit generasi indonesiaku.Maju !Terimakasih sahabat puisina +Jannah Nugraheni +Enah Tamayao +Anindhita Maharrani +syifa atha +Dian Tri Lestari



Read More
Puisi R.A Kartini Pahlawan Feminis dan Nasionalis

Puisi R.A Kartini Pahlawan Feminis dan Nasionalis

R.A Kartini,,Siapa yang tak kenal namanya? Sejak dibangku SD kita semua sudah dikenalkan namanya dan yang tak asing lagi adalah buku tentangnya yakni "Habis Gelap Terbitlah Terang". Selain hobi menulis R.A Kartini juga mempunyai kegemaran buat puisi. Berikut puisi karya Ibu Kartini yang mungkin jarang orang +Ella Kartika +Kartini F. Astuti  +Kartini Octaviani  mengetahuinya;  

Puisi Kartini Pahlawan Feminis dan Nasionalis

Puisi Kartini Pahlawan Feminis dan Nasionalis
Betapa si anak manusia
Betapa asing mula tadinya
Cuma sekilas, hati ikrar setia
Tinggal menetap, tunggal dan esa

Betapa hati di dada
Tersayat dengan suara
Betapa asing mula tadinya
Lama, lama gaungi diri laksana doa

Betapa ini jiwa
Dalam sorak-sorai melanglang
Jantung pun gelegak berdenyar
Bila itu mata sepasang
Ramah pandang menatap
Jabat tangan hangat diulurkan!

Tahu kau, samudera biru
Menderai dari pantai ke pantai
Di mana, bisikan padaku
D mana, Mukjizat bersemai?

Bayu tangkas, katakan padaku
Pendatang dari daerah-daerah tanpa nama
Siapa gerangan dia, pendatang tanpa dipinta
Mengikat hati abadi begini?

Oi, bisikkan padaku, surya bercaya kencana
Sumber sinar, sumber panas kuasa
Apa gerangan mukjizat agung
Nikmatkan hati bahagia begini
Lembutkan, lunakkan derita
Yang selalu datang dengan manjanya?

Sepancar surya, habis tembusi dedaunan
Jatuh di laut pasangmengimbak-imbak
Terang sekarang, gemilang dunia
Dalam paduan caya kencana surya

Permainan caya dan warna
Pameran ditentang mata mesra dan hati kecil yang terpesona
Hembuskan doa syukur tulus rela

Mukjizat ternyata tiga!
Di hamparan mutiara cair gemerlapan
Dipahatkan aksara padanya oleh surya
Cinta, Persahabatan, Simpati

Cinta, Persahabatan, Simpati
Berdesau ombak datang bisikan kembali
Berdendang baju dan pohon
Pada si anak manusia menganga bertanya

Manis membelai terdengar
Nyanyi gaib ombak dan bayu
Seluruh, seluruh dunia
Jiwa setia bakal bersua!

Tiada tenaga kuasai lerai
Apapun pangkat, martabat
Tiada peduli segala
Tangan pun berjabatan!

Dan bila jiwa telah seia
Retak tidak, tali abadi
Mengikat erat, setia arungi segala
Rasa, Jarak, dan Masa

Tunggal dalam suka, satu dalam duka
Seluruh hidup gagap ditempuh!
Oi, bahagianya dia si penemu jiwa seia
Yang Maha Kuasa dia suntingkan



Read More

(Puisi hari kartini) ra kartini era modern


Mentari selalu adil membagi sinarnya
Menerangi adam dan hawa
Namun mengapa hanya adam saja
Yang mampu bangkit dalam cahayanya

Apa yang tersembunyi dalam hati
Ia tumbuh bagai bunga mati
Di tengah-tengah budaya patriarkhi
Hak-haknya telah dicuri

Hari-harinya rindu akan kesetaraan
Rindunya ia labuhkan pada kesejajaran
Segala tempa ia jadikan sandaran
Agar kelak ia bisa memimpin jalan

Kau mengawali revolusi dengan langkah mulia
Kau sumbangkan ide yang mampu mendobrak dunia
Hati dan tanganmu penuh goresan cita
Menyambung hari esuk yang belum terbuka

Kau seperti angin yang tak pernah diam tak pernah berhenti
Bergerak untuk sebuah eksistensi
Kau adalah bunga yang dicerdaskan oleh IIlahi
Diutus memajukan derajat wanita pribumi

Jasamu yang mulia
Membangkitkan benih keberanian pada wanita
Mengobarkan api dalam dadanya
Menjemput emansipasi dan segala haknya

Oh Raden ajeng Kartini. . . . . . . .
Kau ubah kerapuhan menjadi keteguhan
Derita dalam mata tak lagi ada
Kamipun siap untuk memimpin jalan

Read More