Tampilkan postingan dengan label puisi hari besar nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi hari besar nasional. Tampilkan semua postingan

Puisi Hari Kopassus 16 April

Puisi memperingati hari Kopassus (Komando Pasukan Khusus) Tanggal 16 April. Jangan terlalu serius, berikut puisi kisah cinta tentang Kopassus. Sekedar untuk hiburan sekaligus partisipan meramaikan hari penting Nasional. Kalo bukan kita siapa lagi. Selamat membaca.

I Love You Kopassus

Kopassus oh kopassus
Jasamu besar tiada tertebus
Andai jodohku kopassus

Pucuk dicinta ulam tiba
Cinta sejatiku mulai bersemi
Sejak pandangan pertama di warung mini

Kata orang kamu Kopassus
Keren namamu
Keren tampangmu
Bikin merinding kudukku

Berangkat Petang pulang subuh
Tiap hari kau begitu
Ku amati setiap waktu
Betapa giat kau dengan tugasmu
Sungguh pria idamanku

Terbayang menyanding pria bergelar
Betapa hati berbinar
Namun lamunan segera bubar
Mengapa kamu ditenteng petugas keamanan

Oh sialan…
Ternyata kau kopassus gadungan
Bukan komando pasukan Khusus
Melainkan Komplotan Manusia Berkasus
Cinta sejatinya panding dulu wus

Read More
Puisi Hari Wanita Internasional

Puisi Hari Wanita Internasional

Puisi Hari Wanita Internasional

Puisi hari wanita Internasional untuk memperingati hari wanita/ perempuan Internasional tanggal 8 Maret. Selamat membaca, semoga terhibur.

Aku seorang wanita
Hanya seorang wanita
Tercipta dari tulang rusuk sang Adam
Dengan kokohku, ku jaga kalbu Adam
Aku amat dekat dengan jantung
Tempat dimana semua kehidupan dimulai

Namun tak jarang ku disiakan
Kala itu kaumku tak berharga
Namun hal itu buatku lebih tegar
Buatku siap lalui kehidupan dan menerjang
Bukan tuk lampaui sang Adam
Hanya kesetaraan agar ku seimbang
Karna aku bagian dari kehidupan
Karna takdirku tuk dampingi sang Adam
Dan melahirkan generasi pengisi kehidupan

Karna aku seorang wanita
Hanya seorang wanita
Pelaku sejarah
Sama seperti lainnya

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Puisi Hari Gizi dan Makanan 25 Januari

Puisi Hari Gizi dan Makanan 25 Januari

Puisi Hari Gizi dan Makanan 25 Januari


Puisi hari gizi dan makanan nasional tanggal 25 Januari , puisi gizi, puisi makanan, puisi sehat, puisi anak.

Aku anak sehat
Setiap hari makan banyak
Sayur dan buah tak pernah terlewat
Pun minum susu agar ku kuat

Aku anak sehat
Tubuhku kekar dan kuat
Olahraga tak pernah telat
Lari pagi bersama teman sejawat

Aku anak sehat
Karena ibu rajin dan cermat
Sejak bayi ku selalu dijaga dan dirawat
Agar tak sakit dan senantiasa sehat
Read More

Puisi Hari Gerakan Satu Juta Pohon 10 Januari

Puisi menyambut Hari Gerakan Satu Juta Pohon tanggal 10 Januari. Puisi alam unik, puisi pohon.

Pohon...
Ku berpikir takkan pernah menemukan sebuah puisi indah
Indah layaknya keindahan pohon

Sebuah pohon yang menancap tajam di permukaan tanah
Tepat didepan rumah

Sebuah pohon yang mengangkat lengan berdaun hijau
Berayun-ayun saat angin bertiup sepoi

Sebuah pohon penghijau pandangan
Penyejuk ruang dunia tanpa batasan

Sayangnya hanya sebuah pohon
Bagaimana jika satu juta pohon

Ah,, ini hanya puisi biasa
Yang dibuat orang-orang bodoh layaknya saya

Namun yang buat saya puas
Walau secarik dua carik kata
Saya mampu mempuisikan pohon ciptaan Yang Maha Esa
Bagaimana dengan anda?!
Read More
Puisi Pohon, Hari Menanam Pohon Nasional

Puisi Pohon, Hari Menanam Pohon Nasional

Puisi memperingati Hari Menanam Pohon Nasional 28 November. Puisi tentang pohon, puisi pohonku, puisi alam.



Ku lihat pagi ini
Kau masih seperti yang dulu
Sejuk udara dibawahmu
Karna daunmu yang hijau mendayu

Angin menggoyangkanmu
Hujan membasahimu
Panas matahari bukan masalah buatmu

Akar.. batang..
Tetap tangguh menancap kokoh perut bumi
Batang.. ranting..
Bermahkotakan daun
Ku harap kau tetap seperti itu
Seperti saat buyutku menanammu
50 tahun yang lalu

Pohon itu...
Batang itu...
Ranting itu...
Daun itu...
Ku harap kau tetap seperti itu
Agar alamku hijau sejuk olehmu
Read More
Puisi untuk Kawan bukan Lawan

Puisi untuk Kawan bukan Lawan

Puisi Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional 22 Desember. Puisi untuk Teman. Puisi untuk Sahabat.



Hai teman..
Kau adalah harta
Walau bukan satu-satunya yang paling berharga
Ku tak pernah pinta kau tuk sehidup semati
Namun kau selalu ada dalam tiap mainku
Sebagai lawan dalam obrolku
Tersenyum jika aku bercanda
Marah jika ku buat kecewa
Hahaha

Kita memang teman
Sejak TK hingga remaja
Kemana mana berdua
Aku punya kau minta
Kau punya ku minta
Jangan bertengkar...
Demikian pesan ortu kita

Semoga pertemanan ini hingga lanjut usia
Karena dunia milik kita berdua
Mulai dari kelereng hingga binaraga
Mulai dari permen hingga pizza
Semoga kita selalu bahagia
Teman...
Read More
Puisi HAM untuk Hari HAM Nasional

Puisi HAM untuk Hari HAM Nasional

Puisi Hak Asasi Manusia untuk memperingati hari HAM Nasional 10 Desember. Anda pemerjuang HAM? Anda wajib baca puisi berikut.



HAM...
Itu bukan nama makanan
Pun bukan merek barang
Hak asasi manusia, demikian kepanjangannya

Setiap orang punya HAM
Sudah selayaknya diperjuangkan
Namun ada hak ada kewajiban
Kewajiban harus ditunaikan

Malang melintang anak Adam
Mencari hak dan lupakan kewajiban
Tuntaskan kewajiban
Niscaya hak wajib anda dapatkan

Munir pemerjuang HAM
Namun tewas dalam misi perjuangan
Apakah ini keadilan?
Jangan takut menjadi munir berikutnya
Jika hak dan keadilan tak jua tiba
Maka Tuhan yang akan berkata
Keridhoan dan kasih sayangnya menanti anda

Dan janganlah lupa
Inilah kehidupan
Yang memang harus diperjuangkan
Berjuang tunaikan kewajiban
Lantas berjuang dapatkan hak dan keadilan

Demikian puisi asal jadi
Semoga anda terinspirasi
Biarpun isinya ngelantur tak tentu arah
Yang penting anda tuntas membacanya
Hahahaha
Read More
Puisi Untuk Guru "Wahai Guruku"

Puisi Untuk Guru "Wahai Guruku"

Puisi memperingati HARI GURU 25 Nopember. Puisi sanjungan untuk guru. Puisi pujian untuk guru. Puisi perjuangan guru.



Wahai guruku yang khudhu'
Yang mengajariku dengan khusyuk
Yang menerangkan apa itu baik apa itu buruk
Yang menjewerku bila ku ngantuk
Dan saat ku pandai, kau-pun mengangguk-agguk

Wahai guruku yang luhur
Yang mengajariku mengenal segala yang mashur
Mulai dari bel berbunyi hingga dhuhur
Tanpa lelah tanpa lengah tanpa udzur

Wahai guruku yang tegas
Yang mengajar hingga tuntas
Yang memarahiku bila tak kerjakan tugas
Yang menghukumku bila telat masuk kelas
Dan yang memujiku bila ku rangking kelas

Wahai guruku yang terhormat
Aku kan tetap patuh dan taat
Belajar dengan giat dan semangat
Nasihatmu kan slalu ku ingat
Jasamu kan slalu ku kenang, hingga akhir hayat

Wahai guruku yang bijak
Terimakasih kusembahkan dengan hikmat
Semoga kau senantiasa sehat
Senantiasa selamat
Di dunia hingga akhirat

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More
Kumpulan Puisi untuk Ayah

Kumpulan Puisi untuk Ayah

Kumpulan puisi sedih dan gembira untuk ayah dalam rangka memperingati hari ayah 12 Nopember



Ayah..
Kau tak pernah mencari pujian
Kau tak pernah sekalipun bermegahan
Kau hanya berjalan diam-diam
Bekerja tuk mereka yang kau cintai hingga ajal

Ayah..
Mimpimu jarang terucap
Langkahmu pasti dan mantap
Terus berjalan disertai harap
Dengan satu tujuan nan tegap
Yakni membahagiakan mereka dengan dekap penuh hangat
Read More

Puisi "Palang Merah Indonesia (PMI)"


Dalam rangka memperingati hari Palang Merah Indonesia 17 September. Cocok dibaca sebagai hiburan dalam acara sosial PMI dan atau peringatan hari PMI nasional. Semoga Anda terhibur dan selamat membaca.

Penjajahan cinta di belantara dusta
Menyisakan luka dan asa
Hatiku layu sebelum mekar
Karna dirimu yang kurang tahu ajar

Pagi itu hari PMI dirayakan
Ku gontai di gersangnya jalan
Tanpa arah tanpa tujuan
Berharap siraman dan kesejukan

Ku singgah diposko pendonoran
Meski hatiku hancur namun budi tetap ku pegang
Ku Donorkan darah barang setetes
Berharap Tuhan mengganti dengan berkah nan tuntas

Pucuk dicinta ulam tiba
Kalau jodoh takkan kemana
Dia hadir dengan suntikan cinta
Menguras habis kesedihan dan gundah

Semoga donor ini awal dari berkah
Berkah tuk cinta kita
Detik ini sampai akhir masa
I lv u mas Palang Merah Indonesia
Read More