PUISI PENDEK BERANTAI TENTANG CINTA DAN TAKDIR

Cinta tak harus memiliki , semua sudah di atur oleh illahi, manusia hanya bisa berencana dan tuhanlah penentu segalanya, jangan menangis karena cinta menangislah karena dosa, dan masih banyak lagi kata mutiara yang keluar bergitu saja baik sadar atau tidak sadar , berikut ini beberapa status indah yang semiliwer di timline twitter,facebook dan lain sebagainya , kita kumpulkan dan jadikan puisi .

1- ingin kutulis apa saja dilembar malam tentang purnama yang hampir padam takdir dan lika liku kehidupan kelam lalu tersungkur dipusara makam.

2- Senja ini akan terus berganti Bergulir mengikuti putaran takdiri Pun nasib dan kehidupan warna warni Semua berjalan sesuai titah Ilahi.

3- Al Fatihah untuk rinduku yang salah arah Untuk tengah malamku yang berlumur gelisah..."

4- Padamu penggenggam hatiku... Ijinkanlah aku untuk menyesap indahnya merindu pada yang kau kasihi.. Bimbinglah aku temui jalan pulang..

5- Segenap rasa, penglihatan, pendengaran akan suasana apapun jua, jiwa penyair tetap mlahirkan Kata2 sama..."Keindahan"

6- Untuk apa
Wajah tampan
Jika sikapmu
Kepada Tuhan
Selalu tak mengenakkan.

7- Untaian rindu dalam kata tak akan padamkan kegusaran. Ia hanya nyalakan api kian membakar. Padamkanlah ia dengan shalawat .

8- IBU Ingin kulahap semua sesalku Kulumat habis segala rinduku Lalu merangkak menuju sepi pusaramu Memeluk dengan sekuat doaku.

9- ingin kupeluk hujan tapi apa daya aku hanyalah airmata tanpa doa doa yang jatuh selepas senja.

10- IBU Ingin kulahap semua sesalku Kulumat habis segala rinduku Lalu merangkak menuju sepi pusaramu Memeluk dengan sekuat doaku.

11- Engkaulah rencana bahagiaku, tiap malam kuketuk pintu halal itu dengan jemari doaku, andai Engkau tahu...

12- Mari kita dirikan masjid digelap malam, agar tak ada yang tahu siapa yang paling dekat dengan pencipta alam.

13- Nama tuhan yg begitu indah sampai merasuk kejiwa yg penuh noda itulah penyampaian ibadah.

14- aku hanyalah org gila yg menanti mukjizat d balik serangkaian dosa, berharap Tuhan anugrahi cinta d kedalaman ht yg penuh dusta.

15- tentang hati yang patah mungkin Tuhan ingin mengajarimu tabah.

16- Tuhan, izinkan bulir tasbih ini menjadi rumahku, di mana aku singgah khusyu mengulir bahagia di malam-malamku.

17- Tuhan, izinkan bulir tasbih ini menjadi rumahku, di mana aku singgah khusyu mengulir bahagia di malam-malamku.

18- kepadaMu kularutkan diriku dalam dedaunan dalam ranting ranting ruang kosong dan sunyi kepadaMu aku ingin terlelap pada hangat cintaMu.

19- Dan aku ingin menjadi bening pagi, ketika asa dan rasa menjadi lahir kembali, mari mulai dengan setangkup doa doa.

20- Semoga kita tak cuma sepasang harapan yang tanggal di pelataran pelaminan, semoga halal memeluk sampai renta dalam buaian iman.

21- Tangisku Hanya tawa bagiMU Kusadari hidayahMU berlalu Aku mulai lagi Al Fathihah-ku.

22- puisiku luruh seperti tanah merah terguyur hujan seperti kebenaran lumur tersiram fitnah akhir zaman.

23- Lambat laun kita akan menyadari
Bahwa ribuan hikmah mengalir pada takdir
Tuhan tak pernah terlambat
Kitalah yang sering tak merasa dekat.

24- Tangismu yang menggerimis dilangit waktu Biarlah menjadi penyubur di pelataran hatimu Kelak ia akan kembali menjadi uap cinta bagi dirimu.

25- *Ramadlan*
Sengaja kulambatkan waktuku
Detik perdetik seperti menunggu
Aku ketakutan berpisah denganmu
Dalam tak tentu jumpa lagi denganmu
Read More

PUISI PENDEK BERANTAI "RENUNGAN SEPERTIGA MALAM"

Berikut ini puisi pendek berantai di ambil dari berbagai sumber , sebagai renungan dan nasehat di sepertiga malam, mudah mudahan bermanfaat untuk kita semuab,tak banyak bisa saya sampaikan kepada penulis puisi ini , kecuali ucapkan rasa terima kasih yang sebesar besarnya . Mudah mudahan tulisan anda semua , jadi sumber inspirasi kepada orang banyak untul sadar dan merenung dan kemudian suka berbuat baik, amin....khusus yang sudah baca jangan lupa jika baik puisinya bantu sebarkan walau hanya satu bait saja , sebagai bentuk simpati kebaikan. Terima kasih dan selamat menikmati.

1- Pada hening menjelang malam ini
Aku tak menemukan apa apa kecuali cinta
Ya Ilahi anta rabbi..padaMu aku menghamba dan mengabdi.

2- Tak ada
ribuan alasan
untuk bertahan
pada ujian
kecuali doa doa.

3- Kalau sudah waktunya, pintu pelaminan akan terbuka, kita qabiltu bersama, halal dan cinta mekar bahagia, lalu menua bersama tanpa luka.

4- Dari kejauhan kulangitkan doaku, agar kelak bahagia menyaru dalam langkahku, bersamamu.

5- Waspadalah terhadap kesombongan, sebab pada akhirnya kamu kelak akan kembali ke tanah dan tubuhmu akan dimakan oleh cacing ~Abu Bakar RA.

6- Asbahna asbahna
Alam berdzikir memuji Tuhan
Tunduk pasrah tanpa paksaan
Ajarkan makrifat cinta penghambaan
Kepada dunia dengan segala godaan.

7- Pada alif lam mim pagi
Kuketuk doa2 digerbang mimpi
Berhamburlah ribuan pengharapan
Terlepaslah ikatan kejumudan
Melangit menuju Tuhan

8- Maha suci Engkau
Yang memecah langit
Mengguncang semesta
Menerbangkan awan dan gunung
Menggelegarkan petir dan cahaya
Allah..Allahu rabbuna

9- Siang diberanda jiwa
Kemana lagi kusandarkan luka
Angin kemarau tak lagi berdesir
Memeluk tubuh penuh semilir
Rabbi..akulah hamba yang fakir

10- Sudahi air mata sedihmu, waktu kita tak sebanyak itu, dunia tak sepanjang hujan sampai ke bumi, tak selama pancaroba mewarnai alam ini.

11- Jika kebahagiaan adalah rangkaian ikhtiar, seharusnya kita tersenyum pada setiap detiknya .

12- Ribuan puisi tak akan mampu menggambarkan sifat agungmu
Bahkan seluruh shalawat tak bisa pula menyanjungmu dengan utuh
Ya Nabi..salam padamu

13- Jika dunia
tak menemukan
bahagianya
Bukan berarti
Tuhan melenyapkan
sisi baiknya

14- Sebelum lidahku terkunci dan enggan berhenti menyakiti, sebelum nyawa tercerabut dari akarnya, tolong maafkan khilafku tuan dan puan...

15- Kulambari hari ini dengan al ikhlas
Agar cerita hidupku tak lagi ampas
Kualasi waktu dengan alfatihah
Agar setiap langkah menjelma berkah

16- Iqra..
kubaca wajahku sendiri dicermin hati
Menangis aku mendapati cacat cela diri
Duh Allah..sedihku menggerimis perih
Ampuni kami...ampuni

17- Kubisikkan namamu disajadah rindu
Kulangitkan inginku untuk bersamamu
Kau, sehalal sesurga denganmu
Pintaku kepada Tuhan tanpa ada jemu

18- Pada hening pagi
Kunyalakan "qulhu" ditengah ladang sunyi
Untuk bekal hari ini dan seterusnya
Sebab kemurnian tauhid adalah segalanya.

19- Aku ingin tersungkur diwajah bumi, menikmati kesedihan ujian ilahi, airmata adalah isyarat, bahwa Tuhan selalu menyukai taubat.

20- Kunamai rindu, ketika hujan enggan berhenti diberanda kalbu, dan kita sibuk tentang jodoh yang belum ketemu.

21- Kubuka mushaf alam dibalik lembar lembar pagi, ada wahyu Tuhan tersembul dibalik indah dan dinginnya, energi cinta dari pintu gerbang dunia.

22- gerimis turun meritmis
menyiram lirih wajah pagi
terciptalah puisi cinta
antara langit dan Tuhan
antara bumi dan hujan

23- Berlayar dilautan malam
Sampanku adalah sajadah
Tempat aku melarungkan munajah
Mengais cinta dan selaksa berkah.

24- ketika nafsu membuncah enggan istirah, dan keinginan kadang begitu liar, aku hanya mampu diam dengan ribuan istighfar.

25- Kucoba menahan air mata agar tak menggenang, nyatanya berubah hujan deras di atas pusaramu yang tenang, aku gagal terlihat senang, ~IBU.

Demikian beberapa puisi berantai singkat untuk renungan, mudah mudahan bermanfaat.
Read More

SAMBUNG PUISI PENDEK MALAM ROMANTIS TERBARU

Masih bersama kami di puisina,kumpulan puisi-puisi terbaru yang singkat dan mudah di cerna, di ambil dari berbagai sumber di sajikan untuk anda. Berikut ini ada beberapa bait puisi pendek yang sangat singkat dan padat dan penuh makna .

1- Sajak itu denyut hatiku
ungkapan aksara dari rindu
yang kurangkai lewat pena
dan kumainkan melalui diksi indah nan sederhana.
~@muli_yulini

2- Saat cinta menyadari Ada yang mati kala bersemi Perlahan ia menepi Menangisi yang telah terjadi ~@AdiMachmud

3- Aku seperti tokoh antagonis dalam sebuah drama, mengejar seseorang yang jelas lebih mencintai pemeran utama. ~@S_Yulwa13

4- Percayalah, sayapku tak patah. Hanya basah oleh air kerinduan. 'Kan kubiarkan mentari pagi menghangati hingga mengering. ~@donay77

5- rasa ini membeku... begitu perih, kau taburi hati yang penuh dengan luka dan benci, musnah semua harapan. ~@BundaApri2

6- Terkurung aku... Melihat di antara celah bambu, Senyuman bahagia. Terkurung aku... Menunggu, Dalam dinding, Penantian. KEBEBASAN. ~@mhinust

7- Wanitaku, jika ada tempat kursus bagaimana memahami bahasamu, aku ikut, dan takkan pulang. ~@RekahKata

8- Mana lelakimu? Lantas aku yang salah jika kau sedih, engkau mencari pundakku. ~@RekahKata

9- Ada yang tak bisa kau campuri Seperti gerimis ini Dan rindu yang tak kunjung menepi Semua menggunung tinggi Setelah kau pergi ~@Air_Sunyi

10- 1 November 2017 Mungkin ini saatnya waktu yang paling tepat untuk berjuang 'mengecilkan perut' demi sesuatu yang lebih besar. ~@Air_Sunyi

11- mungkin senyummu harafiah dari pagi, sederhana, yang penuh kehangatan. ~@Bellenggu

12- Aku bisa saja memendam segala keluh kesahku terhadapmu, tapi tidak dengan rinduku. ~@_Stkhoiriyah.

13- Jika hanya sebatas berkabar rindu tetap saja bergaduh, sebab obat rindu adalah temu, dan kapan kau akan lakukan itu, Tuanku? ~@_Stkhoiriyah

14- Jika tak rumit bukan namanya perasaan tetapi cuma keinginan. November kala. ~@awalrachmat

15- Sekarang aku akan baik-baik saja Denganmu, tanpamu Aku akan hidup seribu tahun lagi Di dalam keranjang kenangan. ~@FahruLJ

16- Nikmat yang tak terhingga Menikmati karunia-Nya Sekecil apa pun Bersyukur ~@aryanto2011

17- Kau janjikan senyuman pagi namun yang kudapat hanya tangis, sebenarnya apa inginmu? ~@Rita_Suho

18- Lagi dan lagi ketika aku kembali menemukan inspirasi saat menulis puisi selalu dalam keadaam hati yang patah. @PelangiPuisi

19- Maaf, bukan 'ku tak mau Tapi kumerasa malu Biarlah hanya Allah yang tahu Hati dan perasaanku ~@sulisvrf

20- Dan mentari pun bersinar lagi, menerangi seisi bumi. Puji syukur kuucapkan padaMU YA RABBI, kumasih melihat indahnya pagi ini. ~@AlInsani3

21- Hujan di awal November… Moga lebih berkah lagi… Maaf meski sumbang terdengar, kau masih jadi topik utama dalam lirik puisiku. ~@KManyawang

22- Meramu kopi hitammu Di depan sana, kau duduk membisu Penyesalankah itu di rautmu? Sebab kutahu kini hatimu tak lagi untukku. ~@xxflarrr

23- Bila senja tiba, mengubah jadi kekasihku, Bersediakah hatimu menampung rindu? Sementara waktu telah membeku. ~@thenaffy1

24- Kertas hati yang pernah kau isi. Telah robek bersama nurani. Jangan tangisi. Sebab ini bagian dari mimpi. ~@thenaffy1

25- Segelap kopi di tanganmu Aku menyimpan seribu rindu Tanpa pernah memiliki temu. ~@thenaffy1
Read More

SAMBUNG PUISI SINGKAT "SENJA AWAL NOVEMBER"

Gaya baru baca puisi keroyokan sambung menyambung seperti berbalas pantun , puisi lebih hidup dan lebih bisa di rasakan bersama , lebih dari sekedar ungkapan rasa dari penulisnya saja, tapi pendengar dan pembacanya. Berikut ini ada beberapa puisi pendek yang menceritakan tentang senja awal november , dan kebetulan puisi ini di terbitkan pada awal november 2017 , mudah-mudahan berkenan di hati anda, selamat menikmati .

1- Senja pertama di bulan November, masih saja kau Mustika anugrah tuhan yang indah dan selalu akan ku jaga. ~ @SandyCuplizz

2- Aku ingin menulis puisi tentang rinai hujan di bulan november. Tentang jingga dikala senja. Tentang bahagia yang pulang pada rumahnya.

3- November;Ketika senja jaranga nampak indah, dan rindu seperti harap yang tak lelah @bidadri sipit

4- aku ingin sesetia senja menanti mentari, sesetia embun menanti fajar, sesetia hujan menanti november, sesetia tanganku menanti genggamanmu.

5- Saya baru saja memublikasikan " Senja Tak Berkisah " dari cerita saya " Cahaya Di Bulan November ".

6- Agustus sudah jauh terlewatkan. September sempurna dilalui. Oktober ini itu hampir terselesaikan. November? Gonna be better.

7- tiada yg lebih baik dari senja dibulan oktober. yha tapi aku lebih mencintai senja di bulan april dan merindukan senja di akhir november.

8- Jika rindu bisa berdarah, mungkin sudah sederas hujan di bulan November, tubuhku sudah semerah senja di penghujung sore.

9- "menunggu mu balas mencintaiku,bagai menunggu senja dibulan November. Mustahil." – Aku,Sang Penulis

10- Senja muLai bersemayam diLangit jingga. Secepat itu november berLaLu, hai desember how are you ?

11- Senja tadi aku temui kamu yg begitu dingin. Bahkan lebih dingin dibanding november di kala hujan.

12- Merapal senja dalam butiran doa, semoga masih ada ruang bagi narasi juga metafora bukan epilog pada lembar terakhir November .

13- aku ingin menulis puisi tentang rinai hujan di bulan november, tentang jingga dikala senja, dan tentang bahagia yg pulang pada rumahnya.

14- November!
Bulan bunga-bunga tersenyum
Diva beraksi mengiring senja
Tenggelam dalam sir, khofi
Mencium malam
Harapan.

15- Masih dalam hujan, pada senja minggu ke empat di november. Dan tatap matamu selalu penuh kilau pelangi. Sisakan untukku buat esok.

16- Jelang senja ke 24 di November dan hujan, cuaca Banjarnegara sedang romantis romantisnya. -andai ada kamu.

17- Aku ingin menulis puisi tentang rinai hujan di bulan november. Tentang jingga dikala senja. Tentang bahagia yang pulang pada rumahnya.

18- November itu hujan sayang, bidadari senja pun menghilang, dalam rintiknya, ntah kapan kembali datang memberi senyuman.

19- November itu hujan sayang, bidadari senja pun menghilang, dalam rintiknya, ntah kapan kembali datang memberi senyuman.

20- November rain. Di sini tidak hujan, Sayang. rindu menjelang senja. Awan hitam mulai turun, Dingin! Sayang pelukmu jauh.

21- Satu hari di bulan November, sapa gemercik November. Tapi jangan kali ini. Sekali saja, hadirkan secarik senja, agar api dapat menyala.

22- November dengan gelisah sisa hujan bulan Juli. Dan aku terus sendiri menatap lembah senja dengan pepucuk rindu yang hijau, kian memanjang.

23- aku ingin sesetia senja menanti mentari, sesetia embun menanti fajar, sesetia hujan menanti november, sesetia tanganku menanti genggamanmu.

24- Sehabis oktober, ku bunuh bulan-bulan pahit dengan senyum. Sehangat kopi pagi di awal november, yang selalu disemogakan penuh berkah.

25- Sedingin November, kau kaku di mataku. Gigil dihantam hujan, dan diterpa angin Asia. Diamlah jika itu maumu. Aku pasrah.
Read More

PUISI PENDEK SEDIH ROMANTIS CINTA PERSAHABATAN KENANGAN

Hampir setiap kita punya masa lalu dan sudah pasti punya kenangan ,entah itu kenangan indah atau pahit , itu semua bagiab hiduo kita , adakalanya kita lupa dan tak jarang kita ingat dan terngiang. Puisi puisi ini bisa jadi sumber inspirasi untuk mengungkapkan rasa sedih bahagia baik dengan bahasa romantis atau datar saja. Jangan lupa jika anda punya coretan kecil bisa di kirim lewat kotak komentar.

1- Perihal sepi; hujan malam ini sayang, kesedihanku yang kau tinggalkan. Saat kebersamaan direnggut tangisan. ~

2- Semesta membisu, dan malam melekatkan pekat di tiap tempias cahaya bulan. Aku meragu, sudahkah kehilangan merecoki kelelapanku? ~

3- Kau telanjangi malam dengan bahasa yang kau duga sebagai kebenaran, namun kuharap angin menamparmu keluar dari sajak-sajak itu. ~

4- Sesekali kabarilah keadaan, meski menjenguk melalui pendengaran. Agar kau tahu dimana ketabahan kurahasiakan. ~

5- Rinduku seperti angin, tak terlihat, tak berwujud, namun dapat kau rasakan tepat di hatimu. ~ @rikairmaputri

6- Hanya yang tertinggal sisa lamunan, begitu kuyub terbasuh hujan, cepatlah mengering lalu terbang dan menghilang. ~ @Total_Aksara

7- Syairku monolog sepi, dimana puisi; adalah rindu yang berbincang sunyi, sendiri yang menjadi isi. ~ @rindu_kelanaa

8- Kini, aku hanya mampu melukismu pada kanvas ingatan. Sebab lenganmu luput dari dekapan. ~ @Darknesstm

9- Detak hati makin menciut, detik arloji suatu yang kutakut. Sebab titik akhir kata, ketetapan Tuhan tepat pada waktunya. ~ @rindu_kelanaa

10- Di dalam syairku, puisi adalah rindu, beranak pilu. Ketika kata-kata tak pernah usai menceritakan; kamu. ~ @rindu_kelanaa

12- Sepi masih menjerat, di hati yang pasrah; terikat. Dan air mata bercucuran, menangisi sepi berantai tali. ~ @rindu_kelanaa

13- Seakan tak rela melepas Agustus, September bersiap menyapa tulus. Rindu relakan cinta hilang, bak angin berhembus. ~ @yulialiman

14- Bara luka kian pedih, menyeruak hingga ke ulu hati, kan ku basuh dengan kapan doa dan sebutir senyuman. ~ @Total_Aksara

15- Sorot matamu menuang cakrawala, hingga bahagia bercucuran dalam dada. ~ @alim_oi

16- Kelak coretan-coretan ini yang akan menghidupkan kembali ia yang bahkan telah mati. terbunuh sepi. ~ @sayman_19

17- Merindukanmu dalam sunyi, adalah cinta yang suci, yang telah aku sabdakan dalam kitap puisi. ~ @hadisunyi.

18- Iya, sejak pandanganmu hari itu aku tak pernah lagi bisa menghilangkan bayangmu dari pelupuk mataku. ~ @Penulis24

19- Terkadang rindu seperti karang, yang tenggelam dan tak mampu di terjang obak yang lentang. ~ @hadisunyi

20- Di balik awan yang cerah, ada burung berkicau mesra, mengikuti aksara yang kau baca, ketika kau ucap manis kata kata cinta. ~ @catatan_q

21- Ku sapa engkau pagi ini, saat mentari sudah meninggi. Butiran embun pun telah pergi seirama dengan gelap yang pamit. ~ @trisnu5

22- Terpaku di atas kursi, menunggu tawa menghampiri, hanya baitbait doa yang menemani, saat jenuh mengiringi. ~ @Total_Aksara

23- Pada senja aku berteriak agar maalm tak selalu gelap. Dan pada malam aku berharap agar mimpiku menjadi nyata. ~ @trisnu5

24- Untuk melupakanmu aku tak butuh waktu, namun hujan dari mataku mampu menghapus kenangan itu. ~ @hadisunyi

25- Untuk setiap detik diantara kekal, untuk setiap waktu diantara abadi; kaulah satu selamanya dihati. ~ @Reffitiarizkii
Read More

SAMBUNG PUISI PENDEK SELAMAT DATANG NOVEMBER

Berikut ini kumpulan puisi pendek di bulan november yang menerangkan cinta air mata kesedihan dan lain sebagainya . Kopi puisi senja dan pagi pena dan hati.
1- SELAMAT PAGI NOVEMBER "Doaku agar november ku indah umpama bicara puisi hati, mekar berlagu,semekar rasa yang selalu ada dihati" insyaallah…

2- Selamat datang November, ketika banyak puisi & kata2 manis menyebutmu: tentang cinta, hujan, patah hati, keriangan, asmara basah, senyuman.

3- 1 November 2017 Mungkin ini saatnya waktu yang paling tepat untuk berjuang 'mengecilkan perut' demi sesuatu yang lebih besar.

4- Jika tak rumit bukan namanya perasaan tetapi cuma keinginan.
November kala.

5- Hujan di awal november.. Moga lebih berkah lagi.. Maaf meski sumbang terdengar,kau masih jadi topik utama dalam lirik puisiku.

6- Setelah hujan reda di bulan oktober, kini rinduku yang mulai basah di awal november. Kau buat duka yang sempurna.

7- Apa yang kau mau?
Dibawah rintik hujan bulan November
Tanpa mengucap sepatah kata
Hanya senyum getir yang tertinggal .

8- Salam pagi, November yang mula, semoga duka cinta menjelma kata-kata .

9- November, selamat pagi.
Kau biasa menyapaku dengan wangi kopi dan puisi;
tapi aku suka menyambutmu dengan kecup di dahi.

10- Di kalender November, angka-angka yang dilingkar mekar menjadi puisi yang tak ingkar.

11- Senandung pagi;
tujuh november hari ini,
rahasia kita tersimpan rapi,
hanya bercerita lewat puisi,
padamu misteri terkunci.

12- November,
saat malam menjelang pagi
dia tawarkan cinta yang tak kudamba,
dan dan berkata;
kau hanya perlu memintaku saja.

13- Segala nurani 'kan tertuang dicangkir puisi pagi ini pun kopi dengan hangat menyambut hari pertama november; benarbenar kopi puisi.

14- Pagi di awal November kau telah menulis puisi. Tetapi kau menyebutnya, daun yang gugur dari ranting sepi.

15- Laki laki yang jahat adalah dia yang melewatkan hujan di pagi hari bulan november tanpa membuatkan puisi untuk orang yang dikasihi.

16- kita pernah mengingat, hari-hari basah bulan november, cahaya yang malu tampak, juga puisi yang menceritakan kau.

17- Aku berharap, hujan di sepanjang November kelak mempersembahkan puisi-puisi pelangi, yang melengkung indah di langit hati.

18- dengan puisi, aku mengawali november ketika embun menyapa kaca jendelamu, lebih dulu dari cahaya matahari.

19- Tak perlu kelabu untuk nampak sederhana tapi beri warna untuk lebih gembira, pagi november ceria.

20- Pagi diawal November; rindu kian mendebar di dadaku, kamu--dermaga yang kutuju.

21- Tanpa sadar puisi ada dalam hati kita dalam kehidupan sehari-hari. Selamat pagi bulan november.

22- Awal November disuguhi dengan pagi yang mendung, banyak keinginan yang terkandung, seperti tangisan yang tak terbendung.

23- HUJAN selalu mengingatkan aku, pada tapak kakimu,ketika kita menyusuri pematang sawah.pada pagi di awal november.

24- Sehabis oktober, ku bunuh bulan-bulan pahit dengan senyum. Sehangat kopi pagi di awal november, yang selalu disemogakan penuh berkah.

25- Dan akhirnya kopi pun di temani hujan di pertengan bulan november di akhir sepertiga pagi.

Bagi yang ingin menambahkan silahkan kirim di kotak komentar menggunakan akun googleplus.
Read More

SAMBUNG PUISI PENDEK "SELAMAT SORE SENJA"

Bagi yang suka puisi pendek atau suka menulis puisi pendek atau lagi cari cari inspirasi untuk buat status di sosialmedia, berikut ini ada beberapa kumpulan puisi pendek yang bisa di gunakan . Jika punya ide jangan lupa gunakan kolom komentar untuk menulis.

1- Pujangga ingin bertemu kekasihnya di kala senja. Malang nasib, kekasih hanya tahu sore. Mereka tak pernah bertemu. Tamat.

2- senja sore telah menyapa, menawarkan hadirnya malam, dengan malam aku dapat bertemu denganmu; sebatas mimpi.

3- Kau wujudkan mimpiku Di setiap malam Kau remukkan harapanku Di setiap pagi Dan aku bahagia, duduk berdua denganmu Di setiap sore.

4- Jangan hancurkan mood demi seekor kuda berjalan tegak. Ga worth it. Coba ngopi sambil baca buku puisi, ntar sore juga ujan.

5- "Kau begitu cantik pikirku?" Lagi2 kau berpikir, dia menjawab pikiranku Lupakan berpikir. Peluk pinggangku dan bawa aku menari.

6- Seperti senja yang mengantarkan sore pada malam, lembaran puisimu menyesatkanku pada kenangan.

7- Malam tanpa bintang, aku hiraukan Sore tanpa senja, aku hiraukan pula Namun jika hati boleh memilih, kamu pilihan terbaikku.

8- Sore resah menjumpai senja, senja gundah menggamit malam, malam bertanya kepada purnama, mengapa mereka seperti tak bahagia..?

7- Tubuhmu yang cantik, Mei telah kupersembahkan kepada api Kau pamit mandi sore itu Kau mandi api.

8- Kau seperti cuaca hari kemarin, terasa hangat ketika pagi kemudian menjadi dingin saat sore dan malam hari.

9- Deras hujan yang turun sore ini mengingatkanku kisah tentang kita, dan aku masih setia mengenangnya, Tuan.

10- Enyahkan saja kalimat senja dari lamunanmu. Sebab sore selalu saja kau jadikan istri kedua dalam setiap bait puisimu.

11- Tak ada rahasia yang kubagi bersama hujan sore ini. Kecuali satu. Dirimu yang datang sebagai bayangan dalam mimpiku.

12- Enyahkan saja kalimat senja dari lamunanmu. Sebab sore selalu saja kau jadikan istri kedua dalam setiap bait puisimu.

13- Enyahkan saja kalimat senja dari lamunanmu. Sebab sore selalu saja kau jadikan istri kedua dalam setiap bait puisimu.

14- Cahaya sore membasuh wajah teduhmu, lihatlah sayang... Sinarnya memantul ke hati, cantikmu membelengguku.

15- Sore ini Ingin ku langitkan dzikirku pada tawakkal yang tak berpintu.

16- Yang terbaik dari sore hari; kopi dan sebuah usaha menulis puisi.

17- Suatu sore ku sendiri..memandang lsngit yg cerah..pikiran penat ku singkirkan dulu..ku busng jauh kesana..agar dpt menikmati udara yg sejuk.

18- di matamu malam mencari muara sore. sebab, pd senja ia hanya menemukan serpihan puisi. yg kau kirim lewat petang tadi.

19- Sore menikmati senja Meski sedikit meredup Namun Jingga nya tak terkalahkan! Aroma latte yg merona Meski hal biasa Namun menghapus duka

20- Pelangi yang muncul setelah hujan adalah janji alam bahwa masa buruk telah berlalu dan masa depan akan baik-baik saja.

22- sebatang rok0k. Puisi ini bercerita tentang secangkir kopi, yang membayangkan nikmatnya kopi diseruput di kala bersantai sore ini

23- Sepanjang sore menjelang malam Ada yang kerap bertahan dengan logika tak tergoda oleh emo geratisan oleh meme dan puisi colongan.

24- menolak sunyi setelah senja, ayo ngobrol santai tentang puisi. Sore ini ada persembahan puisi dari saudar

25- Ketika sore datang rindu tersulut.. Meledakkan isi hati.. Membuat buyar pikiran... Dan hanya doa yang mampu meredamnya.

Read More