Tampilkan postingan dengan label Puisi Mesra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Mesra. Tampilkan semua postingan
Puisi Naksir Bukan Kentir "Arjuna Linglung"

Puisi Naksir Bukan Kentir "Arjuna Linglung"

Puisi Naksir Bukan Kentir_ Untuk kesekian puisi yang kuambil dari senyummu sebagai inspirasi. Puisi yang satu ini inspirasinya untuk kamu saja, sumber dan maksudnya ya kamu juga dan cintanya ya buat kamu juga. Selamat membaca..

Puisi Naksir Bukan Kentir

jika mulai sering kulirik senyum mu
artinya aku mulai suka

jika mulai kusapa
artinya mulai tumbuhlah rasa

dan jika terkadang secara tak sadar
kusebut namamu
hingga kubawa dalam mimpiku
artinya telah muncul rindu

percayalah..
yang tak perlu banyak kau fikir
bahwa aku benar-benar naksir
bukan sekedar kentir

sehingga puisi..
adalah salah satu caraku
untuk menyampaikan maksud hati
karena saking inginnya untuk memiliki

_____
Terima kasih dan semoga puisinya menghibur ...
Read More
Puisi Alunan Hati By Sky Shucaya

Puisi Alunan Hati By Sky Shucaya

Puisi Alunan Hati By Sky Shucaya_Selamat malam para pemilik hati,, bagaimana degupmu disisa sabit bulan ini? apakah masih bergetar rindu atau malah terbujur kaku? rasanya aku pun juga tak tahu. Karenanya,, puisi kiriman ini kami sampaikan, dari pembaca hatimu untuk penentram jiwamu.. Selamat membaca.

Puisi Alunan Hati By Sky Shucaya

Kenapa kita mempersoalkan cinta kawan.

Ketika mentari datang sinarnya semakin cemerlang.
Saat langit mendung semua menjadi keruh.
Kesungguhan cinta adalah mengagungkan.
Malam di hunus siang bukan perdebatan hebat karena takdir berkata iya.
Aku meradang,aku senang
Cinta merona dan di butuhkan.

Aku seorang gila atau seorang pentahta cinta mengayomi,
Seorang lemah jadi kuat,
Seorang kaut jadi pecundang.
Cinta itu energi tanpa tandingan
Dia menatap di balik keangkuhan
Terkadang tersenyum di atas segala demi kebahagiaan.

Maka cinta di utus menaburkan kasih sayang di atas dunia,
Menjelma menjadi pemburuan.
Cinta wujud kebebasan dan kebesaran.
Tak bisa berselimut kebohongan
Dia akan berkata nyata.

Aku mengagumimu.
Dari hati saat turun hujan pagi ini,
Dan angin mengigil di pelukanku

Hormat kami,
sky shucaya | skyshucaya@gmail.com

Terima kasih atas kiriman puisinya kawan. Semoga dengan seiring jalan,, tutur karya ini tak hanya menjadi ramah dunia maya, namun bisa kita saling jabat tangan didunia nyata. 
Read More

2 puisi cinta . perjalanan cinta sejati bisma dan amba "edisi arjuna linglung"

selamat malam sahabat puisina semua.
Puisi ini kami ambil dari kisah pewayangan. yang menceritakan perjalanan cinta antara bisma dan dewi amba
Bisma adalah kakek dari kurawa dan pandawa
Semoga cerita ini bisa menghibur.
Kalau anda suka beritahukan pada teman anda
Kalau tidak suka silahkan hubungi autor

Kisah cinta yang mendalam
Terhalang oleh sumpah selibat
demi Darma pada orang tua
Juga keutuhan bangsa dan negara

Amba,ambika,ambalika
tiga putri dari sayembara
Di peristri sang adik pewaris tahta
kecuali amba,sbgai etika ksatria

karna tlah berkekasih dengan prabu salwa
Bisma antar amba ke salwa
kekasih tercinta
Namun ditolak sbgai etika
dan wujud kekalahan sayembara

Amba meminta pertanggungjawaban bisma
dia menolak walaupun cinta
dengan panah bisma menakutinya
Tak sengaja melesat menembus dada

Dalam pelukan bisma
Disertai pengakuan saling cinta
Mamun terhalamg sumpah selibatnya
Amba berjanji akan kedepanya

Reengkarnasi tuk menjemput ajal bisma
Agar bisa bersatu dialam lainya
Bisma menyanggupinya dengan lega
Amba mati dalam pangkuan cinta

============================

Waktu terus berjalan walau pelan
Beberapa generasi tlah dilaluinya
Tiba saatnya takdir perang saudara
Antara kurawa dan pandawa

Bisma berada dipihak kurawa
Karna janji setia pada negara
Namun hati yang sebenarnya
Pihak Pandawa lambang kebenaran

Genderang perang berkumandang
Bisma berdiri menghunus pedang
Namun kaget bukan kepalang
Saat melihat srikandi maju perang

Titisan amba,sosok yang dia kenang
bisma diam tercengang
Saat panah srikandi melesat melayang
Menembus dada bisma terjungkal mengerang

Saat menjelang ajal datang
Bisma teringat sumpah amba mendiang
Akir petualangan bisma bertemu amba
Mengukir cinta di alam lainya

Read More

6 puisi aku penjaga kupu-kupu  cintaku "edisi arjuna linglung"


Kasih . . . . . .
selaksa ulat nan cantik
Kasih sayang dan cinta tulus ini
Membuat daku penuh harap dikau
Kan berubah menjadi kupu-kupu
Paling manis di hatiku

Semoga dapat menghibur
Apabila anda suka katakan pada teman anda
Pabila kurang berkenan tolong sampaikan pada Autor

SELAMAT MEMBACA..!

Kasih . . . . . .
selaksa ulat nan cantik
Kasih sayang dan cinta tulus ini
Membuat daku penuh harap dikau
Kan berubah menjadi kupu-kupu
Paling manis di hatiku

Takkan kau sadari
Dengan penuh rasa abadi
Cinta dan sayangku
Kan Menjagamu selalu

Masih ingatkah kasih . . .
Banyak ancaman memburu
Burung liar mengintai
Ingin mematukmu

Dengan paruhnya yang tajam
Kala itu ku Mendekapmu
Penuh rasa cinta
Takkan ku biarkan
Seekorpun mengganggumu

=======================================

Tatkala kau sedang berbaring lemah
Aku selalu hadir
Dengan ciuman indah
Penuh rindu kasih

Mengertikah kupu-kupuku
Aku mau kau menjadi ratu
Di kerajaan hatiku
Sedetikpun tak ku biarkan
Dirimu dalam duka lara

Sewaktu ku menatap mata kecilmu
Detak jantungku berpacu
Hingga darah menggelora
Menggetarkan jiwa

Kepada sang Penguasa Alam
Hamba telah luruh
Mencintainya . . . . .
Dalam kesungguhan jiwaku

Tapi tangan angkuhnya keadaan
membuat diriku
Hidup di tengah padang
Gersang nan tandus

=======================================

Kupu-kupu nan cantik slalu
Masih ingatkah dirimu
Ketika teriakanmu
Menghentikan nafasku

di kau sang Penjaga kedamaian
Tolonglah jiwa raga ini
sedang terancam
Jari-jari kebohongan kembali lagi

Datang menjamah . . . .
dan menipuku . . . . .
begitulah . . . . .
Suara teriakanmu

Jeritanmu teramat mengerikan
Dari taman bunga kembang
Laksana sinar mentari siang
Dengan segenap jiwa

Aku terbang tinggi
Berusaha mengusir takut
Di setiap desir
Dan desah nafasmu

=======================================

Kasih. . . . .
Aku ini hamba dan penjagamu
Dari itu ku datang untukmu
Memberi damai rindu
Dari cinta terdalam di hatiku

Kurasakan hatiku pilu
Tersiksa melihatmu
dalam belenggu
Kulit keras kepompongmu

Pintaku. . . . .
Usah dikau menyalah angin
Apalagi. . . . . .
Menyalahkanku

Karna cangkang yang menyiksamu
Adalah duka dari congkakmu
Pedih dari luka jatuhmu
Tatkala lari mengejar bayangan semu

 
=======================================

Takkan tega pecinta sejati
Melukai hati kekasih diri
Karna ku sangat mencintaimu
Takkan mungkin luka yang ada dari
Sikapku

dan taklain nafsumulah
Yang membawamu berlari
Mengejar luka
Bukan diri ini

Kasih . . . . .
Semestinya kau ingat dulu
Ketika kau kuras air mataku
Hingga meninggalkan bekas
Lebam mata bengkak menghias

Ku ingin jadikan semua ini
Laksana air nan segar alami
Yang memupuk taman bunga berseri
Tempatmu bermain hati

Kini pandanganku . .
Semakin kabur
Saat memandang mentari
Berpamit pulang menyendiri

=======================================

Kasih . . .
Kupupuk rasa cinta ini
Dengan sabar dengan cinta sejati
Mengantar dirimu menjadi bidadari kecil
Kupu-kupu nan indah sekali

Cantik. . . . .
Sayapmu indah berwarna
Ibarat lukisan Dewa asmara
Setiap saat membuat pandangan jadi
Silau ingin membelai

Gambaran merdu suaramu sayang
Bak denting kecapi dewi cinta
Di terang cahaya rembulan
Yang sanggup membuai
Menghanyutkan jiwa menuju damai

Kelopak indah matamu
Sangat bening selaksa cahaya ranu
Tatapanmu sanggup menerangi
Kalbu jiwa kelabu nan sunyi

Kupu-kupuku sungguh cantik jelita
Mau diri ini terbang melayang
Indah di taman bunga sari
Bersama awan kita berseri

Read More

Karena kau adalah suamiku - Bidadari Linglung

Malam mulai menggulirkan kematian
Kau dan aku mulai mewujudkan kehidupan
Pada luapan tanpa batas di antara rindu
Kita salaing meraba batin lewat belaian

Sementara detak waktu menyumphai geliat kita
Kau dan aku bergumul menyamai detak waktu
Suasana dinginpun membias dalam keringat
Kita bersentuhan lembut namun penuh gelora

Duhai cintaku...
Terima kasih telah kau sentuh hatiku
Hingga tiada sadar kau terpekik penuh nikmat!
Aku terbius merasakan nikmat dalam sekejab!

Penyatuan yang sangat luar biasa
Penyatuan yang telah menghancurkan laraku
Penyatuan yang membuat aku ketakutan
Penyatuan yang menciptakan hasrat setia!

Sungguh cintaku...
Penyatuanmu sangat menjerumuskan aku
Tetaplah menyatui aku hingga mau menjemput
Tetaplah setia pada satu tujuan murni
Karena kau adalah keabadianku
Karena kau adalah suamiku...
Read More