Tampilkan postingan dengan label Puisi Terbaik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Terbaik. Tampilkan semua postingan
Puisi Terima Kasih Untuk Kekasih

Puisi Terima Kasih Untuk Kekasih

Puisi Terima Kasih Untuk Kekasih _ Salam suit suit,, pembaca Puisina, untuk anda yang sedang kasmaran, dimabuk asmara atau semua sebangsanya keromantisan dengan kekasih anda. Masih bingung bagaimana mengungkapkannya? Ada baiknya anda baca puisi berikut ini kemudian sampaikan padanya, okeh? Selamat membaca,,

Puisi Terima Kasih Untuk Kekasih

Untuk seluruh waktumu berada di sampingku
untuk seluruh kenyataan yang kulihat karenamu
untuk semua kebahagiaan yang kau bawa ke dalam hidupku
untuk semua kesalahanku yang telah kau luruskan
untuk semua mimpi yang kau wujudkan
untuk semua cinta yang kutemukan di dirimu
Selamanya aku kan berterima kasih sayang

kaulah yang menopangku
tak pernah membiarkanku terpuruk
Kaulah yang menuntunku melewati semua ini
Kau memberiku sayap dan membuatku terbang
Kau sentuh tanganku hingga aku mampu menyentuh langit

Saat aku kehilangan keyakinan, kau mengembalikannya
seperti katamu "tak ada ada bintang yang tak teraih"

kau berada disisiku dan aku berdiri tegak
kumiliki cintamu dan serasa ku memiliki segalanya 

Aku berterima kasih untuk setiap hari yang berikan padaku
mungkin tak banyak yang tahu
Namun aku tahu semua yang kurasakan itu nyata
merasa terberkati karena dicintai olehmu.


Salam puisina,, semoga puisi diatas bermanfaat untuk anda.
Read More
Puisi Gerhanaku

Puisi Gerhanaku

Sebuah pusi lama dan kini terbit untuk menghiasi suasana. Walau tak ada gerhana yang penting perpuisi.




Gerhanaku

Sepintas bias
Bayangmu kau bawa
Walau jejak tinggal setapak kan lukiskan rindu
Serta menyibak, bayang-bayang sepiku
Celah kehidupan semu
Sunyi
Sauh
Remuh
Tinggal tanpa suara

karya:Nurul


Terimaksih kepada +Aey Naowarat +AEileen
Read More
PUISI CINTA : SAYA SADAR, AKU MENCINTAIMU

PUISI CINTA : SAYA SADAR, AKU MENCINTAIMU

 PUISI CINTA : SAYA SADAR, AKU MENCINTAIMU_ Salam sejahtera PUISINA, minggu malam menghitung gerimis, biar puisina makin eksis lewat senyum manis tanpa bengis. Malam ini puisina masih mengambil tema CINTA. Yap, biar awal tahun selalu romantis kinyis-kinyis, puisi berikut ini di ambil dari lagu romantis milik SAVAGE GARDEN. Lagu yang tentu tidak asing bagi pembaca puisina. Mari kita simak dengan penuh penghayatan, siapkan tisue jika pelu. :)

PUISI CINTA : SAYA SADAR, AKU MENCINTAIMU

mungkin ini firasat
namun beberapa hal, kamu seperti mengucap "jangan kau pertanyakan"
seperti yang nampak dimatamu
saya melihat masa depanku dalam sekejap
dan itu memiliki kelanjutan

aku tahu, aku mencintaimu sebelum aku bertemu denganmu
saya pikir, saya memimpikanmu dalam kehidupanku
saya sadar, aku mencintaimu sebelum aku bertemu denganmu
dan aku telah menantimu sepanjang hidupku.

saya pikir,
saya telah menemukan seorang sahabat
saya sadar,
bahwa mungkin itu terdengar lebih dari sedikit kegilaan
tetapi saya percaya,

tidak hanya sajak atau alasan
hanya saja, pengertian ini sebuah penyelesaian
dan di matamu
aku melihat potongan-potongan yang hilang
aku mencari
dan aku merasa menemukan jalan ke rumah
saya sadar,
bahwa mungkin itu terdengar lebih dari sedikit kegilaan
tetapi saya percaya,

seribu malaikat menari disekitarmu
dan selesai
sekarang aku menemukanmu.


Demikian puisi ini disampaikan, semoga pembaca puisina yang sedang diiringi rasa bahagia akan selalu kekal di manapun berada.
Puisi khusus saya berikan untuk teman saya yang baru saja menempuh hidup baru, bahagia semangat sentosa selama-lamanya. +Fani Hanifah +fharis khumaidi +vira Kotakomjember +Nao Mei +Maisarah Aisya +Vina Istiasari +Zulfa Putri Bungsu 
Read More
Bisnis Investasi

PUISI TERBAIK " PESAN IBU PERTIWI "

Berikut ini adalah salah satu 100 puisi terbaik yang saya ambil dari inti.or.id , puisi ini berjudul PESAN IBU PERTIWI Karya : Tohir . Oke sip selamat membaca puisi ini mudah mudahan bisa jadi renungan .

 PESAN IBU PERTIWI
Karya : Tohir

Untuk Kau….
Putera Ibu yang berambut keriting
Ibu bertanya…,
Apa yang sebabkan kau merasa beda?
Bukankah bila kau terluka
Darah yang keluar berwarna merah,
Sama dengan warna darah putera Ibu yang berambut lurus

Untuk Kau….
Puteri Ibu yang berkulit putih
Ibu bertanya…,
Apa alasan kau merasa lebih?
Bukankah bila lapar
Kau memakan sari pati tanah Indonesia
Sama dengan yang di makan puteri Ibu yang berkulit hitam

Untuk kalian semua….
Putera puteri kebanggaan penopang pandu Ibu Pertiwi
Ibu berpesan
Apapun agama yang mendasari keyakinan kalian
Siapapun nama Tuhan yang jadi panutan dalam setiap langkah kalian,
Jangan jadikan kalian enggan
Tuk’ terus menopang pandu Ibu ini

Justru kalian harus satukan lengan, jadi satu kekuatan
Yang dapat menjaga kokohnya pondasi penyangga pandu ini
Dari goncangan-goncangan ego dari hantaman badai keserakahan
Yang akan coba runtuhkan pandu Ibu pertiwimu

Read More