Selamat siang puisina . mengisi waktu luang dengan menulis puisi memang menyenangkan , di samping hiburan juga bisa membantu orang mengungkapkan perasaan lewat tulisan . Barang kali ada yang memiliki masalah sama tapi belum bisa mengungkapkanya , misalnya masalah ketulusan. Selamat membaca .

Terbalik... jika kau hanya punya daftar tuntutan
Berharap ini berharap itu
Harus begini dan harus begitu
Jika langkahmu lesu ngeras diri paling pilu

Lihatlah kedepan dan tengok juga ke belakang
Apa yang sudah kau berikan
Apa yang sudah kau kerjakan
Pantas tidakkah dapat sebuah penghargaan

Kau punya harapan
Apakah mereka tidak punya keinginan
Tentu sama saja , sepertinya punya harapan semua
Punya keinginan semua dan punya tuntutan semua

Tapi cobalah menunduk...
Terbang sedikit lebih tinggi dan tengoklah kebawah...
Mereka saling menuntut harapan bahkan sampai memaksakan
Tapi apakah mereka sudah menjalani apa yang telah di wajibkan

Berharap ketulusan tanpa embel embel tuntutan
Berharap pemberian tanpa atribut keterikatan
Sepertinya hanya ada di dongeng kayalan
Cerita fiktif-fiktif orang tua kepada anaknya....

Ketulusan sesungguhnya adalah...
Penghargaan bagi yang berjuang...
Pemberian bagi yang berprestasi....
Bukan untuk mereka yang berdiam diri , rukuk dan sujud di dunia kayali...

Menulis merangkai dalam hati
Bermain imaginsasi
Seakan orang suci yang dekat dengan Illahi
Padahal hanya diam diri tanpa ada tindakan yang pasti .