puisi cinta : KIDUNG SENJA III Edisi PUBER ( Puisi Bersambung )
Sabtu, April 05, 2014
Puber,
Puisi Bersambung,
Puisi Cinta,
Puisi Kangen,
Puisi Rindu,
Puisi Romantis,
Silvia Kresna
Edit
kepada hujan, yang sore ini mengacaukan hatiku.
aku tidak meminta engkau datang kali ini.
tapi kenapa kau nakal juga?
tak cuma butir mu, tapi juga sisa-sisa kecewaku.
tapi kenapa kau nakal juga?
tak cuma butir mu, tapi juga sisa-sisa kecewaku.
lihat itu,
senjaku hilang ditelan mendung kelabumu.
kau jahat.
aku mengumpat.
senjaku hilang ditelan mendung kelabumu.
kau jahat.
aku mengumpat.
hujan..
hujan..
ku minta satu permintaan.
hujan..
ku minta satu permintaan.
jika alirmu bermuara ke laut.
ijin kan rinduku dan rindunya bertaut.
hingga dipisah oleh maut.
ijin kan rinduku dan rindunya bertaut.
hingga dipisah oleh maut.