Biasanya bila melihat petir saling menyambar-nayambar ditemani guntur mengelegar pasti kita akan takut, ada yang menutup kuping, ada yang istigfar, ada juga yang diam saja. Ya begitulah bila mendegar suara petir, raungan petir mengegelegar. Yuk simak puisinya:
Meraung Takut Gelap
Datang petir menggelegar
Guntur memercikan api
Kilat menemani
Ketika biru menjadi hitam
hitam pekat sunyi
Celorot kilat terlihat
Menutup telinga rapat-rapat
Katakan kepada angin
bisakah menghentikan kilat
aku rasa tidak
Langit mulai nampakkan kebiruan
Penuh akan awan
Awan putih ditemani
Tetesan lembut air
Sisi gelap hidup warnai
bangkit lebih baik lagi
By: Dalang Wanataka 10:2014
Meraung Takut Gelap
Datang petir menggelegar
Guntur memercikan api
Kilat menemani
Ketika biru menjadi hitam
hitam pekat sunyi
Celorot kilat terlihat
Menutup telinga rapat-rapat
Katakan kepada angin
bisakah menghentikan kilat
aku rasa tidak
Langit mulai nampakkan kebiruan
Penuh akan awan
Awan putih ditemani
Tetesan lembut air
Sisi gelap hidup warnai
bangkit lebih baik lagi
By: Dalang Wanataka 10:2014
Advertisement
Advertisement
