Tampilkan postingan dengan label Bidadari Linglung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bidadari Linglung. Tampilkan semua postingan

Puisi Muslimah, "Jika Aku Jatuh Cinta" Bidadari Linglung

Puisi gadis muslimah mendamba cinta fillah. Edisi bidadari linglung
majalah puisi online Puisina. Selamat membaca, semoga anda terhibur.

Ya Rabb..
Izinkan daku tuk jatuh cinta pada saatnya
Dan jika ku telah jatuh cinta

Izinkan semua telah terbalut ridhaMU
Izinkan semua telah halal secara syar'i

Ya Rabb...
Jika ku telah jatuh cinta
Izinkanlah dengan lelaki yang dapat dekatkan ku pada MU
Yang dapat bimbingku taat pada MU
Yang dapat bantuku raih surgaMU

Ya Rabb...
Jika ku jatuh cinta
Buatlah cintaku ini,,
Teruntuk lelaki yang mencintaiku karenaMU
Lelaki yang menerima keluargaku karenaMU
Lelaki yang bertanggungjawab dan taat karenaMU
Lelaki yang membahagiakan dunia dan akhiratku karenaMU

Ya Rabb...
Izinkan...
Izinkanlah ya Rabb

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Cinta Beda Agama "Bidadari Linglung"

Puisi cinta beda agama terupdate dan penuh makna. Cocok dibacakan
untuk kekasih beda agama anda. Selamat membaca, semoga terhibur.

Yank...
Cinta kita terlarang
Nikahanpun tak dibolehkan
Apalagi kawin lari
Tak mugkin ku lakukan

Cinta kita..
Ibarat sebuah sepeda
Roda depan dan belakang tak kan pernah berdampingan

Ku tak salahkan cinta
Tak pula agama
Apalagi Tuhan
Yang ku tahu,
Perbedaan itu ada
Tuk buat kita menjadi logis
Dan lebih dewasa

Yank...
Hubungan ini kan jadi cinta segitiga
Antara aku, kamu
Dan juga Tuhan



Yank...
Cinta dicipta tuk satukan perbedaan
Meski Agama yang menjadi perbedaannya

Memang...
Ada yang salah dengan cinta kita
Keyakinan yang tak sama
Tak dapat dipaksa tuk sama
Kau tak mungkin jadi milikku
Tapi hati berharap sungguh
Kau mau memilih untuk bersamaku


Kunci cinta kita
Adalah tetap mencinta
Dan menerima perbedaan
Katakan...
Kemana ku harus temui Tuhan-mu? Biar dy tau
Cinta kita harus bersatu

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Cinta Segitiga "Bidadari Linglung"

Puisi optimistis menghadapi cinta segitiga yang menyesakkan dada.
Semoga anda terhibur dan selamat membaca.

Awalnya..
Tak ada rasa
Kenalpun tak ingin
Sama-sama asing


Namun Tuhan berkehendak lain
Pertemanan terjalin
Kau teramat baik
Hingga hati terpaut balik

Kau bagai malaikat tanpa cacat
Yang hadir memberi suasana hangat
Namun taklah lama cinta tercatat
Malaikat yang nampak tanpa luka
Mulai berkilah tanpa rasa dosa
Menyakiti hati ini tiada hingga

Yang kutakuti terjadi
Cinta segitiga menghampiri
Antara aku, kau dan sahabatku
Tak adakah yang lain dibumi ini
Hingga kebahagiaanku harus terkebiri

Sudah pergilah kalian
Pergi jauh dan jangan kembali
Kan ku rawat hati ini
Bukan untuk tersakiti oleh hal seperti ini

Masaku masih panjang
Berlari kuterjang masa
Menyongsong kehidupan
Bukan sekedar cinta segitiga
Yang menyesakkan dada

Kini..
Aku masih bisa bahagia..
Tanpa kalian berdua..

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Senja, Cinta Kala Senja "Bidadari Linglung"

Puisi senja terbaru, puisi cinta singkat bermakna. Ditulis untuk
pembaca puisina yang berbahagia, selamat membaca.

Sore itu..
Anganku menerawang
Menembus awan

Melampaui ruang berbatas

Dan meninggalkan bumi tempatku berpijak


Rona jingga sang surya
Yang berpendar di ufuk barat

Seolah menutup cerita hari itu

Terbanam,, berlalu begitu saja


Kini mulai terlihat bintang Berpendar cantik diangkasa luar

Bertaburan menghias cerita malam

Mengubah duka menjadi tawa

Menghapus air mata
Menawar luka

Mendamaikan hati
Menghangatkan sanubari


Ah… cinta

Artimu lekat di setiap sukma

Letakmu tersembunyi dan tak terlihat

Entah seperti apa wujudmu


Biarlah malam berjalan
Dengan gelora cinta didada
Hingga mentari esok bercerita
Dan hari ini tinggal sejarah

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Menanti Kakasih Hati "Bidadari Linglung"

Puisi penantian, buat jomblowan dan jomblowati, tak ada salahnya baca
puisi ini supaya hati makin sedih. Gak percaya? Coba aja baca.

Puisiku hanya tinta

Kutulis dengan tangis
Diatas kertas bekas
Yang mungkin jadi sampah

Aksara ini punya makna
Sarat dengan hati yang terluka

Takkan terbuang sia-sia
Meski raga tak lagi berharga

Puisi apa ini
Akupun tak dapat memahami
Puisi dari hati
Yang kalut dan belum terobati

Kini ku menanti
Hati tulus yang mencintai
Menghargai dan menyayangi
Menerimaku dan menemani
Hingga akhir hayat ini

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Ada Rindu di Perantauan "Bidadari Linglung"

Puisi rindu pada kekasih yang jauh diperantauan. Cocok buat mengirim
pesan berupa puisi untuk kekasih pujaan yang tak kunjung datang.
Selamat membaca.

Menyambung cerita
Di seberang samudra
Aku disini.. wahai Arjuna

Memandangpun tiada bisa
Terhalang waktu dan jarak


Hanya angin mendesah
Bertiup membawa berita

Seperti Aku
Ku yakin
kaupun rindu

Aku menunggumu sayang

Di bumi asal kelahiran
Tak begitu jauh antaranya
Tak begitu lama masanya

Berharap kaupun datang

Bertemu muka
Bertanya kabar
Dan berpeluk sayangan

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Pompa Semangatmu !!

Keutuhan jati diri
Ditentukan diri sendiri
Tindakan yang diwujudkan
Untuk kematangan hidup
Yang lebih matang

Diperlukan proses perjuangan
Untuk membakar cahaya kegelapan
Dan menyalakan cahaya kemenangan

Jangan tunda waktu
Apalagi dihamburkan
Pintar pintarlah
Tangkap peluang
Jadikan landasan terbang

Lepas belenggu kehidupan
Bangunkan impian
Di setiap kehidupan

Pompa semangatmu !!
Dalam gairah penuh harap
Tuk raih rembulan
Di perjalanan hidup
Yang tak pernah henti

Read More

Puisi Tatapan Kosong

Selamat pagi sahabat Puisina....
Puisi ini akan menemani Anda ( para Galauers ) di jum'at yang cerah ini..
Selamat membaca....

Tatapan kosong
Tidak ada lagi gairah
Pada perjalanan cintaku

Dahulu kita....
Saling menyapa suara alam
Menyambut kemenangan

Namun kini....
Semua telah lama hilang
Ditelan kenangan

Ku menatap kembali
Rasa bosan dan gundah
Semakin merasuk
Merusak jiwaku

Pesakitan yang melelahkan
Mengunci hati
Pada hitungan waktu
Yang kini berserakan

Read More

Puisi Merajut Sukma

Cintaku mulai runtuh
Pun retak
Saat pintu hati
Tadinya mulai terbuka

Ia terpikat
Pada embun embun yang jatuh
Cintanya runtuh
Saat daun muda menggodanya

Dan cintaku sekarang hanya
Keindahan yang usang
Melumpuhkan segala daya
Sebuah mimpi buruk

Tapi bukan aku
Jika lari dari kenyataan
Menghanyutkan segala daya

Aku akan merajut sukma
Melekatkan segala harapan yang tersisa
Membangun diri
Untuk hidup kembali
Mengutuhkan hidupku

Read More

Puisi Galau Menyayat Hati

Selamat malam sahabat Puisina.... mari galau,,, Puisi ini untuk mewakili kegalauan anda pembaca ya,, tumpahkan lepaskan tuliskan semua kegalauan sampai habis ujung baris. Agar esok hari jum'at,, tetap berkah tanpa tangis. selamat membaca...,


Cinta yang terbuang
Kepedihan dan luka
Menjelmakan kegalauan
Nganga kehancuran

Kenyataan hidup
Percintaan yang terbangun
Seiring berjalan waktu
Mengendap dan layu

Meski tlah kuterima
Ribuan janji manis
Yang melekat
Dan terpatri
Lekat di hati

Semua kini kandas
Semua lepas
Terbang dan hilang
Tanpa bekas
Read More

Puisi harapan, Inikah Cinta "Bidadari Linglung"

Puisi Harapan cinta yang membahagiakan. Tidak setiap cinta membawa
bahagia, namun setiap orang akan rasakan bahagianya mencinta, dicinta
dan bercinta. Selamat membaca.

Mencintai api, ku terbakar

Mencintai angin, ku terhempas

Mencintai air, ku tenggelam

Mencintai laut, ku terdampar

Mencintaimu, ku tercampakan

Mencintaimu, ku tersiksa


Hatiku luka

Teriris tajamnya cinta

Jantungku remuk

Tertimbun beratnya cinta

Jiwaku lapuk

Terkikis derasnya cinta

Cinta, beginikah dirimu?
Selalu menyakitiku
Kapan kau bahagiakan aku
Kan selalu ku tunggu

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Pria Pujaan "Bidadari Linglung"

Puisi harapan dan muhasabah buat pembaca puisina. Semoga anda terhibur
dan selamat membaca. Salam hangat Puisina.

Langkahku sesat

Jalanku hitam
Jiwaku legam
Terombang-ambing dan bimbang
Terlena dalam kesesatan


Diriku kotor

Sangat kotor

Debu hitam melekat dalam diri
Semkin banyak
yang menyelimuti Ingin ku siram dan ku hilangkan

Namun kubutuh bantuan
Ku butuh pendamping yang beriman
Yang dapat dekatkanku pada Tuhan
Tuk perbaiki segala kekhilafan
Bukan hanya bersenang-senang

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More

Puisi Politik Cinta "Bidadari Linglung"

Puisi cinta gaya politik terbaru dan terampuh terutama untuk pasangan
yang baru jadian. Selamat membaca. Semoga terhibur.



Pertama kali ku mengenalmu

Timbul hasrat tuk menguasaimu
Ku spikulasi tuk dapatkan simpatimu

Ku buaikan janji manis padamu

Tak peduli meski kau anggap pencitraan


Waktuku habis tuk kampanye di hadapmu

Bahkan, waktu tanggung jawabku
Terkorupsi demi kamu


Ku berharap opini publik melintas di telingamu

Menyadarkanmu bahwa jiwa ini ingin terintegrasi dengan jiwamu


Menyadari sinyal cintamu menuju hatiku

Tak ubah seperti aku sedang menguasai dunia ini

Aku pun bergegas menyampaikan aspirasi

Dan berharap suara mayoritas cintamu menerimaku

Hingga tiada sabar telinga ini mendengar kebijakanmu


Akhirnya...

Hasil rekapitulasi kadar cintamu pun terlontar

Kebijakanmu membuat hati ini terbang


Cintaku telah diterima pujaan

Kita berdua berjanji akan menjalin hubungan liberal

Tanpa sikap otoriter yang mengganjal

Aku percaya sama kamu
Begitupun kamu percaya sama aku

Karena cinta ini berasal dari kita, oleh kita, dan untuk kita

Semoga masa periode cinta kita abadi selamanya
Read More

Puisi Kebodohan Semakin Menggunung

Dunia semakin berputar
Kepada rakyat kecil
Kebodohan semakin menggunung
Mencakar cakar kehidupan

Peristiwa yang sangat jelas
Membuyarkan harapan
Membius kehidupan
Akan kemiskinan

Tapi bukan untuk mereka
Mereka yang berdasi
Mereka kaya

Dialog mereka jelas
Tapi tidak terlaksana
Justru malah
Menambah pesakitan

Read More

Puisi Anak - Anak di Hipnotis

Selamat pagi sahabat Puisina....

Percakapan hari ini
Tentang anak anak
Banyak lupa sekolahnya
Tak betah di sekolah

Di rumah
Menutup buku
Dan merapikan buku
Itu saja

Selanjutnya
Duduk di hadapan televisi
Berfantasi dalam pikiran
Menghipnotis mereka

Anak anak terkepung televisi
Dari pagi
Hingga malam hari
Tiada henti

Read More

Puisi Telah Lenyap

Moral semakin susut
Peradaban menghilang
Tak usah kita pungkiri

Negeri ini telah kotor
Penjahat berkeliaran
Berbohong dan mendustai
Mencari materi

Kebeningan hati
Jiwa yang suci
Telah lenyap
Sudah tiada bekas
Tak lagi dapat ditemui

Read More

Puisi Cinta itu Ngeri

Selamat malam sahabat Puisina....
Puisi ini hanya sebagai pesan untuk kita agar tidak mudah dibutakan oleh cinta..
Selamat membaca....

Cinta....
Mengaburkan pandangan
Tak peduli kawan
Melupakan peradaban

Belum aku pahami
Bagaimana mungkin
Mereka berebut kemenangan
Dengan saling memukul dan dipukul

Seakan hidup dan mati
Telah jadi kebiasaan
Hanya demi cinta....

Semua bodoh
Mereka mudah tertipu
Akan nama " cinta "

Sadarlah dan hindari!
Jebakan cinta
Agar kau mengerti
Bahwa sebenarnya
Cinta itu ngeri

Read More

Puisi Hiduplah dengan Kepastian

Hidup hanya sekali
Perlulah kita teliti
Tuk langkah yang pasti

Goresan hitam selalu ada
Cobaan dan rintangan
Sebagai cambuk
Dari kehidupan

Kobaran yang semu
Itu hanya sia sia
Itu hanya belantara rumit
Jurang kehidupan

Lantas sekarang bagaimana?
Hiduplah dengan kepastian
Agar kian berkembang
Untuk masa depan

Berdo'alah pada-Nya
Percayalah pada-Nya
Akan beri hidupmu lebih baik

Read More

Puisi Manusia Tiada Arti

Selamat malam sahabat Puisina....
Di zaman sekarang ini, yuk kita banyak merenung, introspeksi diri atas hal yang telah kita perbuat....

Bintang malam
Aku ingin bercerita
Maukah kau..?

Batinku berontak
Mungkin juga kau
Noda ulah manusia
Tak bisa lepas
Dari roda hidup ini

Manusia penuh nafsu
Ia terlahir akibat itu semua
Jiwa mudah goyah
Hingga sesat pun di iyakan

Di zaman ini
Manusia tiada arti
Semua iri dan dengki

Dan semuanya
Akan hilang di malam gelap
Kiamat....

Read More

Puisi Batuk Pembawa Jodoh

Puisi tentang batuk, batuk tak selamanya menyiksa, adakalanya pembawa
berkah, seperti puisi dibawah ini. Penasaran? Selamat Membaca.

Duduk sendiri baca koran
Di kafe seberang saat hujan
Tiada pacar tiada teman
Hanya lalu lalang pelayan
Dan suara bising batuk gegatelan
Sampai koranku beterbangan

Batuk tak bosan bercengkrama Serak suara tak bernada

Tak disangka tak diduga
Datang secangkir jahe
Dengan asap mengepul darinya

Astaga...
Minum ini untuk siapa...
Belum sempat ku bertanya
"Jahe hangat buat anda"
Sedikit tak percaya
Sempat bengong menengadah

"Ayo diminum"
Manis...
Bukan gulanya
Tapi ucapnya
Hangat...
Bukan jahenya
Tapi mesrahnya

Singkat kata singkat puisinya
Aku jatuh cinta
Diapun membalasnya
Kan datang kerumah
Dengan peningset dan cincinnya
Berkat batuk pembawa anugerah

Oleh: Rochmatul Hidayah
Read More