Thursday, February 05, 2015

Sejengkal Tanah Leluhur

ABU NAWAS Sejengkal Tanah Leluhur

Perjalanan panjang tuna wisma Berteduh di kolong langit Kolong jembatan Emperan toko Ingin melanjutkan hidup Untuk hidup Di atas kaki...

Baca Selengkapnya
Perjalanan panjang tuna wisma
Berteduh di kolong langit
Kolong jembatan
Emperan toko

Ingin melanjutkan hidup
Untuk hidup
Di atas kaki bayang redup
Mati rasa
Sampai mimpipun tak bisa

Tak ada tangis...
Tak ada air mata tersisa
Tak ada tawa
Tak ada tenaga

Hidup berjalan
Entah sampai kapan
Dan entah di mana
Bersama siapa
Untuk apa

Kotbah di mana-mana
Ceramah ceramah menggema
Tuna wisma tetap tuna wisma
Barisan kata tak merubahnya

Diam...
Tak menangis
Tak meminta
Tak berharap...
Diam...
Diam..
Diam...
Demi sejengkal tanah leluhur
Yang tergusur orang makmur...


Advertisement

Setiap puisi menjadi tanggung jawab penulis , jika ada masalah silahkan laporkan ke Contact Admin . Terimkasih
KOMENTAR 1
Comments
0 Comments
Komentar

0 komentar:

Post a Comment

Cara Kirim Komentar Via Hp :
1. Pilih Profile sebagai Name/Url
2. Isi Kolom Nama dengan namamu
3. Isi Kolom Url dengan Http://puisina.blogspot.com atau kosongkan saja
4. Isi Kalimat yang mau di kirimkan
5. Publish

Breaking News
Loading...
Kirim Puisi
Press Esc to close
Copyright © 2013 Puisina All Right Reserved