Wajah Malaikat Hati Setan Laknat

 Puisi ungkapan kecewa , lumayan keras , tapi puisi tetaplah puisi yang tafsir isinya tentu beda-beda sesuai kehendak pembacanya . cocok ga cocok , ini sebatas puisi . jangan di anggap serius-serius amat , santai saja .
Dengan gincu tipis
Bedak tebal kau taburkan senyum
Merekah Murah dan meriah

Siapa lagi yang akan kau bohongi
Dengan cinta - cinta palsumu
Dengan senyum-senyum jahanam
Yang menjerat leher pemujamu

Apa dah tak ada lagi harga cinta
Hingga kau buang sia-sia
Apa tak ada lagi hati
Seakan semuanya hanya sebatas materi

Sampai kapan engkau begini
Apakah sampai dapat yang kau ingini
Atau sampai dunia ini di tanganmu
Dan langit ada di genggaman mu

Siapa lagi yang akan kau jerat ?
Untuk mendapatkan apa yang kau mau
Mungkin wajahmu bak malaikat
Tapi hatimu adalah setan laknat